cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020): September 2020" : 4 Documents clear
Kesiapan Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Perkuliahan Daring Miftahul Jannah; Nurbaity Bustamam; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemic covid-19 mempengaruhi semua sektor kehidupan tidak terkecuali pendidikan. Memasuki tahun ajaran baru semester ganjil 2020-2021 pandemi covid-19  belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir maka proses pembelajaran di lingkungan pendidikan tetap dilanjutkan secara daring termasuk di Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala. Universitas Syiah Kuala perlu memperhatikan bagaimana kesiapan diri mahasiswa dalam menerapkan pembelajaran daring baik dari segi fisik, psikis dan materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan diri mahasiswa bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala dalam menghadapi perkuliahan daring. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan format deskriptif. Subjek responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala angkatan 2017, 2018 dan 2019. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner online. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner berupa sejumlah pertanyaan dan pernyataan kepada responden secara online dengan total jumlah subjek responden adalah 158 mahasiswa. Hasil penelitian diperoleh secara umum mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala sudah siap 75% secara fisik. Namun mahasiswa aktif tetap mengalami kelelahan terlalu lama berhadapan dengan laptop/gawai dan membutuhkan waktu untuk adaptasi dengan metode daring.  Secara psikis mahasiswa aktif Bimbingan dan Konseling Universitas Syiah Kuala sudah siap 56,25%. Disisi lain mahasiswa juga merasa kesulitan untuk berkonsentrasi, kesulitan memahami pelajaran karena terbiasa dengan metode tatap muka dan belum menyukai metode daring namun tetap megikuti perkuliahan sesuai jadwal yang dipilih. Secara materil mahasiswa sudah siap 75%  namun sebagian mahasiswa tetap kesulitan mendapatkan sinyal yang kuat untuk proses perkuliahan daring. Rekomendasi dari penelitian ini bagi mahasiswa, diharapkan memahami materi perkuliahan dan berpartisipasi aktif secara baik serta mampu meningkatkan konsentrasi dan semangat selama perkuliahan daring, Bagi pihak perguruan tinggi, diharapkan mampu menyediakan kuota internet selama perkuliahan daring berlangsung. Bagi dosen, diharapkan bisa menggunakan metode yang lebih bervariasai dan mampu memersiapkan diri terutama pemahaman tentang penggunaan media dan aplikasi yang digunakan dalam perkuliahan daring. Bagi peneliti selanjutnya bisa mengembangkan model pembelajaran efektif untuk perkuliahan sistem daring dan dapat meneliti lebih lanjut mengenai kesiapan dari segi pendidik (dosen) dan lembaga.
Kerjasama Keluarga, Sekolah Dan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Di Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang Rodhiah Ruslan; Martunis Yahya; Syaiful Bahri
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah kerjasama antara sekolah, keluarga dan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba pada remaja. “Kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga dan masyarakat” memberikan kontribusi positif dalam menanggulangi narkoba pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pencegahan narkoba dan mengetahui  kerjasama dari berbagai pihak terkait masalah narkoba pada remaja di Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang. Adapun subjek penelitian ini adalah stake holder atau orang-orang yang terlibat kerjasama dari keluarga, sekolah dan masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba pada remaja di Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang, sebanyak 13 responden.”Metode penelitiian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kerjasama sekolah, keluarga, dan masyarakat di Desa Kota Lintang Kabupaten Aceh Tamiang dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja tidak terlaksana dengan baik, pelaksanaan kerjasama dilakukan dalam bentuk sosialisasi, diskusi kelompok dengan menghadirkan pihak BNN, petugas kesehatan dan juga pemasangan spanduk tentang bahaya narkoba. Serta menambah kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk pramuka, olahraga dan kegiatan rohani lainnya. Upaya pencegahan narkoba yang paling sering dilakukan di sekolah, keluarga dan masyarakat adalah sosialisasi tentang narkoba.Hambatan yang terjadi dalam upaya pencegahan adalah kurangnya waktu untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi. Kerjasama yang dilakukan juga terbatas antara sekolah dengan keluarga dan masyarakat. Pemahaman keluarga dan masyarakat tentang narkoba masih minim sehingga masalah narkoba menjadi berkembang, hambatan lain dalam melakukan sosialisasi tentang narkoba adalah sulitnya menyesuaikan waktu peserta dalam melakukan kegiatan sosialisasi sehingga banyak peserta yang tidak hadir.
Identifikasi Tingkat Stres Akademik Siswa SMP Negeri di Kota Banda Aceh Rahmah Wardah; Nurbaity Bustamam; Jamilah Aini Nasution
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik ialah stres yang bersumber dari kegiatan akademik siswa, di mana tuntutan akademik yang dihadapi siswa melebihi batas kemampuannya untuk menghadapinya sehingga terjadinya stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat stres akademik siswa SMP Negeri di Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX di 8 SMP Negeri di Kota Banda Aceh. Metode pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel yang dijadikan responden penelitian sebanyak 375 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket tingkat stres akademik dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres akademik siswa SMP Negeri di Kota Banda Aceh hampir setenganya berada dalam kategori rendah dengan persentase 47,2%, selanjutnya terdapat sebagian kecil siswa yang mengalami stres pada tingkat yang sangat tinggi sebesar 0,8%, dan pada tingkat yang tinggi sebesar 6,9%. Pada tingkat sedang sebesar 25,9% dan sangat rendah sebesar 19,2%. Artinya, tingkat stres siswa SMP Negeri di Kota Banda Aceh rata-rata berada pada kategori sedang.
Penerimaan Sosial Warga Sekolah Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Pada SMPN Inklusi di Banda Aceh Istifa Daturrohmah; Syaiful Bahri; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social acceptance is the acceptance of individuals within a group with no qualifications or, let's just say, "a standing acceptance." The study is aimed at recognizing the social acceptance of school residents to special needs students at the institution school in Banda Aceh and seeing how the school views institution education. The study employs a qualitative approach with the narrative type. The research was done on the two schools of inclusion in Banda Aceh which is the SMPN 7 Banda Aceh and the SMPN 18 Banda Aceh. The subject of retention numbered 14 people in each school of vice principals, guidance and counseling teachers, homeroom teachers, subjects, regular students, cafeteria guards, security guards. Data collection techniques using interviews and observations. Data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion. Studies show that the social acceptance of the school's citizens is unfavorable toward the special-needs students since most new schools receive special-needs students on certain conditions they want. That certainly goes against the theory of social acceptance expressed by Viscott because the social recipient is accepting an entire person who does not reject a certain part of himself. Keywords: Social acceptance, social acceptance aspects, special needs students ABSTRAKPenerimaan sosial adalah diterimanya individu dalam suatu kelompok tanpa adanya syarat atau bisa dikatakan penerimaan tanpa syarat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan sosial warga sekolah terhadap siswa berkebutuhan khusus pada sekolah inklusi yang ada di Banda Aceh dan melihat pandangan warga sekolah terhadap pendidikan inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis narasi. Penelitian dilakukan pada dua SMPN inklusi di Banda Aceh yaitu SMPN 7 Banda Aceh dan SMPN 18 Banda Aceh. Subyek penelitian berjumlah 14 orang yang terdiri masing-masing 1 orang dalam tiap sekolah berupa wakil kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru wali kelas, guru mata pelajaran, siswa reguler, penjaga kantin, satpam. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerimaan sosial warga sekolah kurang baik terhadap siswa berkebutuhan khusus, karena dari hasil penelitian sebagian besar warga sekolah baru menerima siswa berkebutuhan khusus dengan ada syarat-syarat tertentu yang diinginkan. Hal itu tentu saja bertentangan dengan teori penerimaan sosial yang di kemukakan oleh Viscott karena penerimaa sosial adalah menerima keseluruhan diri seseorang yang tidak menolak bagian tertentu dari dirinya.Kata Kunci: Penerimaan Sosial, Aspek Penerimaan Sosial, Siswa Berkebutuhan Khusus

Page 1 of 1 | Total Record : 4