cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JIM FKP Unsyiah terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): April 2019" : 8 Documents clear
Standarisasi Status Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Seurangga di Kabupaten Aceh Barat Daya Dyva M. Mahda; Rizwan Rizwan; Oni Kandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTFish Landing Base (PPI) Ujung Seurangga didn’t have and meet the criteria of the actual Fish Landing Base (PPI) type. Development and stipulation of PPI Ujung Seurangga status must have standarisation of government regulatory requirements and policies. This research aims to determine and illustrate the status of Ujung Seurangga Fish Landing Base at Aceh Barat Daya based on government policies and regulations. This research was conducted on February-March 2018, located at Ujung Seurangga Fishing Landing (PPI), Aceh Barat Daya District. Research data are grouped into two: primary data (capacity measurement of facilities) and sekundery data (port managers and stakeholder). This research uses comparative analysis, comparing regulation with the existing condition. Result of this research, status Fish Landing Base of Ujung Seurangga can be declared become fishery port class D or called Fish Landing Base (PPI), because capacity some facilities and productivity which is the technical and operational criteria class of fishery ports according to the criteria stipulated in the Minister of Marine and Fisheries of the Republic of Indonesia Number 45 of 2014.Keywords: Basis Landing Fish of Ujung Seurangga, Standarisation, Capacity ABSTRAKPangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Seurangga belum memiliki dan memenuhi kriteria dari tipe Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang sebenarnya. Pembangunan dan penetapan status PPI Ujung Seurangga harus memiliki standarisasi dari syarat-syarat dan kebijakan peraturan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan memberi gambaran terhadap status Pangkalan Pendaratan Ikan Ujung Seurangga di Aceh Barat Daya berdasarkan kebijakan dan peraturan pemerintah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Febuari-Maret 2018, bertempat di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Seurangga, Kabupaten Aceh Barat Daya. Data penelitian dikelompokkan menjadi dua yaitu data primer (pengukuran kapasitas beberapa fasilitas) dan data sukender (pihak pengelola pelabuhan dan instansi-instansi terkait). Penelitian ini menggunakan analisis komparatif, membandingkan regulasi dengan kondisi eksisting. Hasil dari penelitian ini Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujung Seurangga dapat ditetapkan statusnya menjadi pelabuhan perikanan kelas D atau yang disebut Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), karena kapasitas dari beberapa fasilitas dan produktivitas yang merupakan kriteria teknis dan operasional dari kelas pelabuhan perikanan sesuai dengan kriteria yang tertera di Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014.Kata kunci: Pangkalan Pendaratan Ikan Ujung Seurangga, Standarisasi, Kapasitas
Analisis Kebutuhan Kolam Pelabuhan Untuk Aktivitas Kapal Perikanan Di Pangkalan Perikanan (Pp) Sawang Ba’u Aceh Selatan Wahyu Armanda; Rizwan Rizwan; Alvi Rahmah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Pool port is one of the basic facilities that must exist in each fishing port. The size of the pool port will have an effect on the number of ships that will be docked and it will have an effect to the activity of the ship in the pool port. Pool portin Sawang Ba'u fishing port, have been unable to accommodate all the ships docked in the pool, that could be seen from the number of ships that the difficulty in turning the vessel and landing of catches and their needed preparation. In addition to extensive the pool port activity, the depth of the pool port will also have an effect t toe activity of the ship in the pool. The purpose of this research is to know the needs of the size of the pool port and knowing the depth of the pool port in the port that is needed for Sawang Ba'u fishing port activities. Data were colleced as directly spaciousness, to see the maximum number of vessels which docked, extensive pool port (m2), the depth of the pond harbour (m), data width, length and depth of the largest ships (m), the maximum in the tidal ponds harbour (m), and squat or high transport ships sped (m). Results of the study concluded that the present harbor pond no longer able to accommodate all the ships were docked. Spacious Pool port current port of 7,500 m2 with the number of ships as many as 54 units, require an pool area of 40.926,665 m2. The average depth of the pond is currently reaching 2,21 m, and was safe for ships to dock at the port in the pool.Keywords;  Needs breadth and depth of the pool. ABSTRAKKolam pelabuhan merupakan salah satu fasilitas dasar yang harus ada di setiap pelabuhan perikanan. Besar kecilnya kolam pelabuhan akan berpengaruh terhadap jumlah kapal yang akan berlabuh, serta akan berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas kapal didalam kolam. Kolam PP Sawang Ba’u saat ini, sudah tidak mampu menampung semua kapal yang berlabuh didalam kolam pelabuhan yang ada. Hal ini terlihat banyaknya kapal yang kesulitan dalam memutar kapal dan pendaratan hasil tangkapan beserta persiapan kebutuhan melaut. Selain luas kolam yang mempengaruhi kelancaran aktivitas, kedalaman kolam juga akan berpengaruh terhadap aktivitas kapal didalam kolam. Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui besar kebutuhan kolam PP pelabuhan dan mengetahui kedalaman kolam pelabuhan yang dibutuhkan untuk kelancaran aktivitas di PP Sawang Ba’u. Pengambilan data dilakukan secara langsung kelapangan, untuk melihat jumlah kapal yang maksimum berlabuh, luas kolam pelabuhan (m2), kedalaman kolam pelabuhan (m), data lebar, panjang dan kedalaman kapal terbesar (m), pasang surut maksimum didalam kolam pelabuhan (m), dan squat atau tinggi angkutan kapal yang melaju (m). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kolam pelabuhan yang ada sekarang tidak mampu lagi menampung semua kapal yang berlabuh. Luas  kolam pelabuhan saat ini sebesar 7.500 m2 dengan jumlah kapal sebanyak 54 unit, membutuhkan luasan kolam sebesar 40.926,665 m2. Kedalaman kolam rata-rata saat ini mencapai 2,21 m, dan sudah aman bagi kapal-kapal untuk berlabuh di dalam kolam pelabuhan.  Kata  kunci: Kebutuhan luas dan kedalaman kolam. 
Kelimpahan dan Pola Sebaran Balanus amphitrite Yang Berasosiasi Dengan GROPOZAG di Perairan Pantai Ujung Batee Aceh Besar Safrudin Safrudin; Irma Dewiyanti; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe research of the abundance and distribution patterns of Balanus amphitrite associated with GROPOZAG in the Ujung Batee coastal waters of Aceh Besar has been carriet out. This  study analyzed the abundance and distribution patterns of Balanus amphitrite associated with GROPOZAG found in Ujung Batee waters. The method used in this research waspurposive sampling method. The average abundance of March and July Balanus amphitrite reaches 1117.1 ind / m2. and the highest abundance is found in March with 1397.75 ind / m2. The distribution pattern of Balanus amphitrite at the study location showed an group distribution pattern. The results of measurements of water quality parameters in the Ujung Batee Aceh Besar waters are still in good condition to support the life of Balanus amphitrite.Keywords: Balanus amphitrite, GROPOZAG, Ujung Batee Waters ABSTRAKTelah dilakukan penelitian dengan judul kelimpahan dan pola sebaran Balanus amphitrite yang berasosiasi dengan GROPOZAG di perairan pantai Ujung Batee Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan pola sebaran Balanus amphitrite yang berasosiasi dengan GROPOZAG yang terdapat di perairan Ujung Batee. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Kelimpahan rata rata  Balanus amphitrite  Bulan Maret dan Juli mencapai 1117.1 ind/m2. dan kelimpahan tertinggi terdapat pada Bulan Maret dengan jumlah 1397,75 ind/m2. Pola sebaran Balanus amphitrite pada lokasi penelitian menunjukkan pola sebaran  yang mengelompok. Hasil pengukuran parameter kualitas air di perairan Ujung Batee Aceh Besar masih dalam kondisi baik untuk mendukung kehidupan Balanus amphitrite.Kata Kunci: Balanus amphitrite, GROPOZAG, Perairan Ujung Batee
Pengaruh Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava) Pada Sistem Transportasi Berdasarkan Waktu Terhadap Kelangsungan Hidup, Perubahan Glukosa Darah, Dan Respon Tingkah Laku Benih Ikan Betok (Anabas testedineus) Salman Fauzi; Abdullah A. Muhammadar; Nurfadillah Nurfadillah; Siska Mellisa; Sri Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to obtain side-effect increasing of the guava leaves besed on transportation time for survival, changes in blood glucose, and respons climbing gouramy fish. This study was carried on September 2018. The samples were transported for 10 hours trip by car. The manufactured of extract of guava leaves was done in the laboratory Faculty of animal husbandry Syiah Kuala University. The method was used in this study was completely randomized design with 5 treatments and 4 repetitions. The parameters tested were survival, blood glucose, the response, the quality of water temperature, pH, and DO. The treatments of this study were treatment A 0-2 hours, treatment B 2-4 hours, treatment C 4-6 hours, treatment D 6-8 hours, and treatment E 8-10 hours. Based on the results of ANNOVA test showedthat extract of guava leaves real influence P 0,05 against survival, blood glucose, and the respons. The best treatment with the value of the highest survival in this study were treatments A, B, C, and D with the range of value 90,00 %, the change of lowest glucose was obtained in treatment D 6-8 hours with the decline of 6 mg/dL. Keywords : guava leaves, climbing gouramy fish, blood glucose, fish respons ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun jambu biji pada sistem transportasi terhadap kelangsungan hidup, perubahan glukosa darah, dan respon tingkah laku ikan betok. Penelitian ini berlangsung pada bulan September 2018. Transportasi dilakukan selama 10 jam perjalanan menggunakan alat transportasi (mobil). Pembuatan ekstrak daun jambu biji dilakukan di Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Parameter yang diuji adalah kelangsungan hidup, glukosa darah, respon tingkah laku, dan kualitas air yang meliputi suhu, pH, dan DO. Perlakuan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (0-2 jam), perlakuan B (2-4 jam), perlakuan C (4-6 jam), perlakuan D (6-8 jam), dan perlakuan E (8-10 jam). Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji berpengaruh nyata P 0,05 terhadap kelangsungan hidup, glukosa darah. Perlakuan terbaik dengan nilai kelangsungan hidup tertinggi pada penelitian ini adalah perlakuan A, B, C, dan D, dengan nilai berkisar 90,00 %, perubahan glukosa terendah didapatkan pada perlakuan D (6-8 jam) dengan penurunan 6 mg/dL. Kata Kunci:  daun jambu biji, ikan betok, glukosa darah, tingkah laku ikan.
Pengaruh Variasi Periode Penyinaran (Fotoperiode) Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Depik Rasbora tawarensis Maulizar Maulizar; Sayyid A. El-Rahimi; Iwan Hasri; Irma Dewiyanti; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis research aimed to determine the effect of photoperiod on growth and survival rate of depik (Rasbora tawarensis). The research was conducted at Technical Implementation Unit of Fish Breeding center Lukup Badak, Pegasing District, Aceh Tengah on March until April 2018. The method used was Completely Randomized Design (CRD), consisted of six treatments and three different replications. The treatments conducted included A (control), treatment B (6T: 18G), treatment C (12T: 12G), treatment D (18T: 6G), treatment E (24T: 0G) and treatment F (0T: 24G) using Light Emitting Deode (LED) lamp. Parameters measured ware absolute weight, absolute length, specific growth rate, long diversity coefficient, survival rate, and chemical-physics water. Results of ANOVA test indicated the photoperiod significantly affected growth of weight, length growth, specific growth rate, coefficient of diversity and survival. The result continued test of Duncan indicated the treatment D (18T: 6G) highest for the growth of depik (Rasbora tawarensis) and highest for survival with an value of 96.67%.Keywords: Photoperiod, Depik (Rasbora tawarensis), Survival, Growth ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fotoperiode terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan depik (Rasbora tawarensis). Penelitian bertempat di Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Balai Benih Ikan Lukup Badak Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah pada bulan Maret sampai April 2018. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari enam perlakuan dan tiga ulangan yang berbeda. Perlakuan yang dilakukan meliputi A (kontrol), perlakuan B (6T:18G), perlakuan C (12T:12G), perlakuan D (18T:6G), perlakuan E (24T:0G) dan perlakuan F (0T:24G) dengan menggunakan lampu Light Emitting Deode (LED). Parameter pertumbuhan yang diamati adalah berat mutlak, panjang mutlak, pertumbuhan spesifik, koefesien keragaman panjang kelangsungan hidup, dan fisika kimia air. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa fotoperiode berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, pertumbuhan spesifik, koefesien keragaman dan kelangsungan hidup ikan depik. Hasil lanjut Duncan menunjukkan bahwa perlakuan D (18T:6G) merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan ikan depik(Rasbora tawarensis) dan perlakuan terbaik untuk kelangsungan hidup dengan nilai rata-rata kelangsungan hidup sebesar 96,67%.Kata kunci: Fotoperiode, Ikan depik (Rasbora tawarensis), Kelangsungan hidup, Pertumbuhan.
Pengaruh Perbedaan Padat Penebaran Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Suci Utara; Abdullah A. Muhammadar; Siska Mellisa; Irma Dewiyanti; Nurfadillah Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis experiment was conducted to examine the effect of stocking density on the growth of giant gouramy seed cultured in the aquarium. Fish were stocked at the density of 2, 4, 6, 8 and 10 fish /L. Fish were fed ad libitum with feeding frequency 3 times a day. ANOVA test showed that the different stocking density significantly affected absolute length growth, absolute weight growth, and survival rate of Osphronemus gouramy seeds (P0.05), but did not significantly affect the specific growth rate and  diversity coefficient (P0.05). The results of this study indicated that the best stocking density was found in the density of 8 fish/L. The highest value of absolute length growth was 1,23 ±  0,03 cm, absolute weight growth was 0,22 ±  0,05 g, specific growth rate was 2,53 ±  0,61% per day, survival was 87,50 ± 2,50 % and diversity coefficient was 16,29 ±  4,11%.Keywords : stocking density, gouramy, Osphronemus gouramyABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan benih ikan gurami yang dipelihara dalam akuarium. Jumlah ikan yang ditebar pada penelitian ini yaitu 2, 4, 6, 8 dan 10 ekor/liter. Pakan diberikan secara ad libitum dengan frekuensi 3 kali/hari. Hasil uji ANOVA  menunjukkan bahwa perbedaan padat penebaran berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami Osphronemus gouramy (P0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik dan koefisien keragaman panjang (P0,05). Pada penelitian ini diperoleh nilai tertinggi dari pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,23 ±  0,03 cm, pertumbuhan berat mutlak 0,22 ±  0,05 gr, laju pertumbuhan spesifik 2,53 ±  0,61% perhari, kelangsungan hidup 87,50 ± 2,50 % dan koefisien keragaman panjang 16,29 ±  4,11 %  pada padat penebaran 8 ekor/liter. Kata kunci: padat tebar, gurami, Osphronemus gouramy.
Studi Hasil Tangkapan Hiu yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Dedi Andrian; Rizwan Rizwan; Maria Ulfah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the sex ratio of species and the measurement of the morphological characteristics of sharks, find out the maturity level of male sharks, identify the conservation status of sharks caught at VAT Idi Rayeuk. This research was conducted in July, August and September by using the survey method, which is direct observation by looking at the species captured, measuring the body of the fish and seeing the sex. Data analysis was carried out by measuring the morphology of sharks including total length (TL), fork length (FL), standard length (SL), by placing fish on a flat surface then measuring its length using a meter in units of cm. Calculation of sex ratio through a comparison of the number of male and female fish tabulated in excel. The maturity level of male sharks is measured by the length of male genitals (Claspers) starting from the base of the curve of the outer part to the tip. The results showed that 4 of the most dominant shark species were caught by Carcharhinidae Sorrah Sharks, Rhyncbatus australiae, Carcharhinidae melanopterus, and Alopias pelagicus. Size the total length (TL) types of sharks landed in Idi Rayeuk VAT Carcharhinidae Sorrah (Lanjaman shark) 197 cm, Shark-Carcharhinidae melanopterus (shark aron) 110 cm Rhynchobatus australiae(shark epigraph) 204 cm pelagicus and Alopigas (shark monkey) 248 cm. The level of maturity of the male shark research investigation showed only one species in Rhynchobatus australiae (shark epigraph) that the male sex who enter into the category of Non-Full Calcification (NFC) which is almost ready to fertilize females with klasper length 32 cm. The conservation status of sharks being down in Idi Rayeuk VAT of 4 species in Carcharhinidae melanopterus and Carcharhinidae Sorrah in category NT (near threatened) whereas Alopias pelagicus) and Rhynchobatus australiae fall into the category of (vulnerable).Keywords: Sex Ratio, Shark, Idi Rayeuk Fishing port, Conservation Status. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio jenis kelamin terhadap spesies dan pengukuran karakteristik morfologi hiu, mengetahui tingkat kedewasaan hiu jantan, mengidentifikasi status konservasi hiu yang tertangkap di PPN Idi Rayeuk. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli, Agustus dan September dengan menggunakan metode survei, yaitu pengamatan secara langsung dengan melihat jenis yang tertangkap, mengukur tubuh ikan dan melihat jenis kelamin. Analisis data dilakukan dengan mengukur morfologi hiu meliputi dari panjang total (TL), panjang cagak (FL), panjang standar (SL), dengan meletakkan ikan di atas permukaan yang datar kemudian diukur panjangnya dengan menggunakan meteran dalam satuan cm. Perhitungan rasio kelamin melalui perbandingan jumlah ikan jantan dan betina ditabulasi dalam excel. Tingkat kedewasaan hiu jantan, diukur panjang alat kelamin jantan (Claspers) dimulai dari pangkal lekukan bagian luar sampai ujung. Hasil penelitian menunjukan 4 spesies hiu paling dominan tertangkap yaitu Hiu Carcharhinidae Sorrah, Rhyncbatus australiae, Carcharhinidae melanopterus dan Alopias pelagicus. Ukuran panjang total (TL) rata-rata spesies Hiu yang didaratkan di PPN Idi Rayeuk Carcharhinidae Sorrah (Hiu Lanjaman) 88-197 cm, hiu Carcharhinidae melanopterus (Hiu aron) 88-110 cm Rhynchobatus australiae (Hiu lontar) 127-204 cm dan terakhir Alopigas pelagicus (Hiu monyet) 248 cm. Tingkat kedewasaan Hiu Jantan berdasarakan penelitian menunjukan hanya satu spesies  Rhynchobatus australiae (Hiu Lontar) yang berjenis kelamin jantan yang masuk ke kategori Non-Full Calcification (NFC) yaitu hampir siap membuahi betina dengan panjang klasper 32 cm. Status konservasi Hiu yang didaratkan di PPN Idi Rayeuk dari 4 spesies Carcharhinidae melanopterus  dan Carcharhinidae Sorrah   masuk dalam kategori NT (Near threatened) sedangkan Alopias pelagicus dan Rhynchobatus australiae  masuk dalam kategori (Vulnerable).Kata Kunci:Rasio Kelamin, Hiu , PPN Idi Rayeuk,Status konservasi.
Pengkayaan Rotifera (Brachionus plicatilis) dengan Chlorella sp. Untuk Pakan Larva Ikan Kakap Putih ( Lates calcarifer) Teuku C. Darosman; Abdullah A. Muhammadar; S. Satria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 4, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The objective of this research was to determine the effect of the enriched rotifer with Chlorella powder, Chlorellaconcentrate and Chlorella live on the growth and maintenance of snapper larvae (Lates calcarifer). This research was conducted at Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee in March 2018. This study used an experimental method with complete randomized design with 4 treatment levels and 4 replications. Difference of treatments tested were A; feeding of rotifer without Chlorella (control), B; feeding of enriched rotifer with Chlorella powder, C; feeding of enriched rotifer with Chlorella concentrates and D; feeding of enriched rotifer with fresh Chlorella. The results of ANOVA test showed that giving of Chlorella sp. which is different to rotifers, has a significant effect on absolute long growth and survival rate of white snapper larvae (P 0.05). The results of this study indicate that the highest absolute long growth value is found in treatment D with a value of 3.80 mm and a survival rate of 55.5%.Keywords: Chlorella sp., Brachionus plicatilis, Lates calcarifer, snapper. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rotifer yang diperkaya Chlorella tepung, Chlorella konsentrat dan Chlorella hidup terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan kakap putih (Lates calcarifer). Penelitian ini dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee pada bulan Maret 2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan dan 4 kali ulangan. Perbedaan perlakuan yang diuji adalah A; pemberian rotifer tanpa Chlorella (kontrol), B; pemberian rotifer diperkaya Chlorella tepung, C; pemberian rotifer diperkaya Chlorella konsentrat dan D; pemberian rotifer diperkaya Chlorella hidup. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian Chlorella sp. yang berbeda terhadap rotifer, berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak (PPM) dan kelangsungan hidup (SR) larva kakap putih (P0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pertumbuhan panjang mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan nilai 3,80 mm dan tingkat kelangsungan hidup 55,5%. Kata kunci: Chlorella sp., Brachionus picatilis, Lates calcarifer, kakap putih.

Page 1 of 1 | Total Record : 8