cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PEBATASAN TIMUR INDONESIA Rabiatul Adawiyah; Chenny Seftarita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.986 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di daerah perbatasan Timur Indonesia tepatnya di pulau besar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder periode 2001-2013 yang bersumber dari Badan Pusat Statistika (BPS)  dengan menggunakan data Panel model log. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka.Hal ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Muliani (2009) menggunakan estimasi Ordinary Least Square (OLS) tahun 1986-2008 menjelaskan inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan. Dan pertumbuhan Ekonomi berpengaruh negatif dn signifikan terhadap pengangguran terbuka, semakin tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi maka pengangguran akan berkurang, begitu pula sebaliknya.Kata kunci : Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat pengangguran Terbuka
ANALISIS INFLASI IMPOR INDONESIA Safitri -; Fakhruddin -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1930.396 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya Inflasi Impor di Indonesia karena pemenuhan kebutuhan impor yang dilakukan saat kondisi Kurs melemah. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Vector Error Corection Model (VECM) dengan menggunakan data kuartalan dari tahun 1991:01 hingga tahun 2014:04. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya Inflasi Impor di Indonesia, hal ini jelas terlihat dari hasil uji kausalitas dimana antara variabel Inflasi dan Kurs memiliki hubungan satu arah. Tingginya kandungan impor pada berbagai barang mengakibatkan besarnya dampak depresiasi Kurs terhadap biaya produksi dalam negeri, yang pada akhirnya menyebabkan Inflasi di dalam negeri. Hasil uji kausalitas juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan dua arah antara variabel Inflasi dan Produk Domestik Bruto, varibel Produk Domestik Bruto dan Kurs. Hasil estimasi Vector Error Corection Model  (VECM) juga menunjukkan bahwa Inflasi sekarang signifikan secara positif di pengaruhi oleh Kurs 1 periode sebelumnya. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar dapat memasukkan variabel Indek Harga Impor untuk menjelaskan lebih spesifik mengenai inflasi impor.Kata Kunci : Inflasi Impor, Kurs, PDB, Vector Error Corection Model (VECM)
ANALISIS PENGARUH ENERGI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA Syahlan Gifarri; Cut Zakia Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.331 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi energi terhadap indeks pembangunan manusia Indonesia dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2015 pada 34 provinsi di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel konsumsi energi listrik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pemerintah untuk kedepannya diharapkan dapat lebih memperhatikan permasalahan sektor energi agar dapat mendorong tingkat IPM menjadi lebih tinggi dan merata disetiap provinsi. Penelitian selanjutnya diharapkan meneliti mengenai konsumsi energi listrik per kapita terhadap indeks pembangunan manusia atau mengenai rasio elektrifikasi di Indonesia.Kata kunci : Energi Listrik, IPM, Analisis Regresi Data Panel
PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PETANI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH BESAR Desi Ade Trya; Eddy Gunawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.223 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh alih fungsi lahan pertanian terhadap petani perempuan di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, menggunakan data primer. Penelitian dilakukan di Kabupaten Aceh Besar dengan mengambil 2 sampel kecamatan berdasarkan intensitas konversi, yaitu Kecamatan Ingin Jaya dan Kecamatan Krueng Barona Jaya dengan jumlah 100 responden. Model penelitian dengan regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian cenderung semakin meningkat, diketahui bahwa harga lahan yang semakin hari semakin meningkat dan letak lahan yang strategis menjadi pertimbangan para petani untuk menjual atau mengalih fungsikan lahan pertanian yang dimiliki.Hasil penelitian juga menunjukan bahwa faktor usia tidak mempengaruhi pendapatan petani perempuan sedangkan faktor tingkat pendidikan dan luas konversi lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani perempuandi Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci :Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pendapatan, Harga Lahan, Pendidikan, Usia.
ANALISIS KAUSALITAS ANTARA INFLASI DAN KONSUMSI DI INDONESIA Niki Ermija Oktavia; Amri Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.627 KB) | DOI: 10.24815/jimekp.v2i1.2479

Abstract

Consumption and inflation is the economic variables that can be used to view the condition of the economy of a country. Inflation is an indicator that can be used to measure the stability of the economy, while consumption is one of the fundamental building blocks of national income fluctuations that can affect the economy of a country. This study aimed to examine the causality between inflation and consumption in Indonesia. The data in this study using secondary data with a span of 21 years (1994-2014). Estimation is done using a model ECM (Error Correction Model) and the model of Engel-Granger. The results of causality test to mention that there is a causal relationship between the variables of inflation is one way to variable consumption, meaning that any increase or decrease in inflation will affect household consumption. Another finding of this study is long-term and short-term negative effect on the consumption of inflation in Indonesia, meaning that when consumption increases, inflation will decline.  Konsumsi dan inflasi merupakan variabel ekonomi yang dapat digunakan untuk melihat kondisi perekonomian suatu negara. Inflasi merupakan indikator yang dapat digunakan untuk mengukur stabilitas perekonomian, sedangkan konsumsi merupakan salah satu komponen pembentuk pendapatan nasional yang dapat mempengaruhi fluktuasi perekonomian suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kausalitas antara inflasi dan konsumsi di Indonesia. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dengan rentang waktu selama 21 tahun (1994-2014). Estimasi dilakukan dengan menggunakan model ECM (Error Correction Model) dan model Engel-Granger. Hasil uji kausalitas menyebutkan bahwa terdapat hubungan kausalitas satu arah antara variabel inflasi terhadap variabel konsumsi, artinya setiap peningkatan atau penurunan inflasi akan berpengaruh terhadap konsumsi rumah tangga. Temuan lain dari penelitian ini adalah dalam jangka panjang dan jangka pendek konsumsi berpengaruh negatif terhadap inflasi di Indonesia, artinya ketika konsumsi meningkat maka inflasi akan menurun.
PENGARUH BENCANA ALAM TERHADAP ALIRAN MASUK FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) KE INDONESIA Muammar Muammar; Fikriah Fikriah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.358 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kejadian bencana alam terhadap aliran masuk Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia periode 1981–2014 dengan menggunakan model regresi linier berganda (multiple linear regression model) dan menggunakan GDP per capita sebagai variabel kontrol. Teknik Ordinary Least Square (OLS) digunakan untuk mengestimasi model. Hasil menunjukkan bahwa jumlah kejadian bencana alam yang terjadi berpengaruh negatif terhadap aliran masuk FDI ke Indonesia. Bencana alam yang terjadi secara negatif memengaruhi persepsi para investor asing dalam memilih tujuan investasi. Selanjutnya, penetapan zona larangan pembangunan (no build zone) di daerah rawan bencana seharusnya dapat diterapkan di Indonesia untuk meminimalisir dampak yang dapat terjadi akibat bencana alam. Selain itu, kerjasama yang berkelanjutan dalam penyediaan informasi dan kolaborasi penelitian kebencanaan perlu dilakukan demi mendapatkan informasi kebencanaan yang akurat sehingga dapat dijadikan acuan dalam kegiatan mitigasi bencana alam sehingga pada gilirannya akan menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang kondusif.Kata Kunci: Foreign Direct Investment (FDI), Bencana Alam, Ordinary Least Square (OLS), Indonesia.
ESTIMASI KEBUTUHAN LAHAN PEMAKAMAN DI KOTA BANDA ACEH Nubuwat Farhan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.152 KB)

Abstract

The purpose of this research is to estimate the needs of burial grounds, factors affecting land requirements in the form of total population, mortality and economic growth. This study uses primary data from interviews and secondary data. The sample in this study were 100 respondents by 9 districts of Banda Aceh. The analysis model is descriptive and qualitative analysis. The analysis showed that 57 percent of them chose to be buried in Banda Aceh. 23 percent have a private burial grounds and 20 percent chose to be buried in their homeland. Based on this study of limited land led to the need for special attention from the government of Banda Aceh to seek provision of burial grounds outside the district of Banda Aceh, particularly the public cemetery of Banda Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kebutuhan lahan pemakaman, faktor yang mempengaruhi kebutuhan lahan berupa Jumlah penduduk, angka kematian dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data primer dari hasil wawancara dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 responden berdasarkan 9 kecamatan Kota Banda Aceh. Model analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 57 persen diantaranya memilih untuk dimakamkan di Banda Aceh. 23 persen memiliki lahan pemakaman pribadi dan 20 persen memilih untuk dimakamkan di daerah asal. Berdasarkan penelitian ini keterbatasan lahan menyebabkan perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengupayakan pengadaan lahan pemakaman di luar daerah Kabupaten Kota Banda Aceh, pemakaman umum khususnya masyarakat Kota Banda Aceh.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG TENAGA KERJA MELAJU DARI KABUPATEN ACEH BESAR KE KOTA BANDA ACEH Ayu Simah Bengi; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.833 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong tenaga kerja melaju dari Kabupaten Aceh Besar ke Kota Banda Aceh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dari 50 responden yang ditentukan melalui snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umumnya tenaga kerja yang melaju dari Kabupaten Aceh Besar ke Kota Banda Aceh bekerja sebagai karyawan swasta dan sebagai wiraswasta, kesempatan kerja di Kota Banda Aceh juga lebih banyak, faktor-faktor yang mendorong tenaga kerja melaju adalah status pernikahan, umur, jenis kelamin, dan keluarga. Jarak dari tempat tinggal ke tempat bekerja bukanlah  suatu permasalahan dalam melaju karena berapa pun jaraknya responden tetap mau melakukan perjalan untuk bekerja, selain itu hampir seluruh responden memiliki kendaraan yang layak digunakan sebagai sarana transportasi ke Kota Banda Aceh. Kata kunci:    Melaju, Tenaga Kerja, Analisis Deskriptif Kualitatif,  Keluarga, snowball sampling.
VARIABEL MAKROEKONOMI DAN REMITANSI INDONESIA (STUDI LITERATUR) Eko Wahyu Andika; Taufiq C. Dawood
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 2 (2018): May 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.555 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pengaruh dari variabel makroekonomi seperti PDB, Inflasi dan Nilai tukar terhadap Remitansi Indonesia. Model analisis yang digunakanpada penelitian ini yaitu ARDL (AutoRegressive Distributed Lag). Menggunakan data kuartalan tahun 2005 Q1 hingga tahun 2016 Q4. Hasil menunjukkan bahwa dalam jangka pendek variabel PDB memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Remitansi.Variabel Inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan, Variabel Nilai Tukar memiliki pengaruh Positif dan tidak signifikan Terhadap Remitansi. Sedangkan Dalam jangka panjang baik PDB, Inflasi maupun Nilai Tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap Remitansi. Keadaan ini menunjukkan dalam jangka panjang pekerja tetap melakukan Remitansi tanpa dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut.Kata Kunci: Remitansi, PDB, Inflasi, Nilai Tukar, ARDL
PENGARUH SEKTOR RIIL DAN SEKTOR KEUANGAN TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Armayanti Armayanti; Cut Zakia Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.796 KB) | DOI: 10.24815/jimekp.v2i1.2457

Abstract

This research aimed to analyze impact of real sector (price of rice and crude oil prices) and financial sector (money supply and BI Rate) to inflation in Indonesia. Analysing methods used in this research is Ordinary Least Square (OLS) by using time series yearly data from 2000 to 2014. The result indicate that price of rice and crude oil prices have a positivive but not significant to inflation in Indonesia. While BI Rate has a significant positive to inflation in Indonesia. These findings are expected monetary authorities be carefull in their policy related to interest rate in controlling inflation in Indonesia. Make sure the policy is capable responded by commercial banks in order to run the policy effective to controlling inflation in Indonesia.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor riil (harga beras dan harga minyak dunia) dan sektor keuangan (JUB dan BI Rate) terhadap inflasi di Indonesia. Model analisis yang digunakan dalam penelitian adalah Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan data time series tahunan 2000-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif namun tidak signifikan antara variabel harga beras dan harga minyak dunia terhadap inflasi di Indonesia. Sementara variabel BI Rate mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap inflasi di Indonesia. Berdasarkan temuan ini diharapkan otoritas moneter berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan tingkat suku bunga dalam pengendalian inflasi di Indonesia. Pastikan kebijakan tersebut mampu direspon oleh bank-bank umum agar kebijakan tersebut benar-benar efektif untuk dijalankan dalam pengendalian inflasi di Indonesia.

Page 11 of 37 | Total Record : 366