cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
ISSN : 25498363     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
JURNAL ILMIAH MAHASISWA EKONOMI PEMBANGUNAN (JIM-EKP) is an open access academic journal of students of Development Economics Department published by Development Economics Department, Faculty of Economics and Business, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Aceh, Indonesia. It is published four times a year in the months of February, May, August and November.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
ANALISIS DETERMINAN PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA MASYARAKAT MISKIN DI KOTA BANDA ACEH Yassir Achmad; Muhammad Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.298 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeluaran konsumsi rumah tangga masyarakat miskin di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai determinan pada variabel yang telah digunakan terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan data primer dengan jumlah sampel sebanyak 100 rumah tangga  yang dilakukan secara purposive sampling. Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh positif dan signifikan, berbeda halnya dengan waktu jam bekerja yang bernilai positif tetapi tidak signifikan. Nilai Variabel pendapatan sebesar 0,81736 atau 81,736 % dan dapat dikatakan bahwa rumah tangga miskin kota Banda Aceh menggunakan 81,74 % dari pendapatannya untuk konsumsi rumah tangga. koefisien determinasi (R²) adalah sebesar 0.6607 yang berarti bahwa variabel bebas mampu menjelaskan 66,07 persen faktor-faktor yang mempengaruhi variabel terikat sedangkan sisanya 33,93 persen dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil, dianjurkan untuk meningkatkan soft skill yang lebih produktif  pada masyarakat miskin di kota banda Aceh agar dapat meningkatkan kemampuan kinerja sehingga dapat memperbaiki taraf  hidup ke jenjang yang lebih baik dan penggunaan waktu dalam bekerja yang lebih efisien dan efektif.Kata Kunci: Konsumsi, Pendapatan, Regresi Linear Berganda, Jam Kerja, Banda Aceh.
ANALISIS PENGARUH INFRASTRUKTUR EKONOMI DAN SOCIAL CAPITAL TERHADAP PDRB DI PROVINSI ACEH Muhammad Fazri Fahlevi; Eddy Gunawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.295 KB)

Abstract

The success of a country's development is measured by the high and low levels of economic growth achieved. Conventional measurement of economic growth usually calculating by the increase in the percentage of Gross Regional Domestic Product (GRDP). This study aims to see how the effects of the economic infrastructure and social capital to the GRDP in 20 districts / cities in Aceh province. Economic infrastructure consists of variable road, electricity, water supply infrastructure and social capital itself includes variable cooperatives. The analysis model that used in this study is the analysis model by using the Cobb-Douglas models using panel data analysis method in which the data used is data from the years 2009-2013. The results made the following conclusions: (1) Infrastructure roads and clean water significantly affect the GRDP to the level of significance (α) 5 percent and (2) Infrastructure electricity and cooperative no significant effect on the level of significance (α) 5 percent to GRDP in Aceh province.Keberhasilan pembangunan suatu negara diukur berdasarkan tinggi rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapainya. Pengukuran pertumbuhan ekonomi secara konvensional biasanya dengan menghitung peningkatan persentase dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh infrasruktur ekonomi dan social capital terhadap PDRB di 20 kabupaten/kota Provinsi Aceh. Infrastruktur ekonomi terdiri dar ivariabel jalan, listrik, air bersih dan infrastruktur social capital itu sendiri mencakup variable koperasi. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis Cobb-Douglas dengan menggunakan metode analisis data panel dimana data yang digunakan adalah data dari tahun 2009-2013. Hasil yang didapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) Infrastruktur jalan dan air bersih berpengaruh secara signifikan terhadap PDRB dengan tingkat signifikansi(α) 5 persen dan (2) Infrastruktur listrik dan koperasi tidak berpengaruh secara signifikan pada tingkat signifikansi(α) 5 persen terhadap PDRB di Provinsi Aceh.
HUBUNGAN SUKU BUNGA KREDIT KONSUMSI DAN INFLASI TERHADAP PENAWARAN KREDIT KONSUMSI Abdi Dzil Ikram; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1912.948 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan variabel suku bunga kredit konsumsi dan inflasi dengan penawaran kredit konsumsi. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Vector Error Correction Model (VECM) dengan menggunakan data bulanan dari tahun 2005:01 hingga tahun 2015:12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan satu arah antara kredit konsumsi dan inflasi. Suku bunga kredit konsumsi dan inflasi memiliki hubungan satu arah karena perubahan suku bunga kredit konsumsi bersifat sementara waktu (temporer) dan akan kembali pada kondisi semula sehingga tidak mempengaruhi perubahan inflasi, serta terdapat hubungan dua arah antara kredit konsumsi dan suku bunga kredit konsumsi. Bank Indonesia hendaknya mengendalikan dan menjaga stabilitas inflasi yang terjadi melalui kebijakan moneter sesuai dengan target dan sasaran yang ditetapkan. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan agar dapat menambah variabel jenis kredit lainnya seperti kredit investasi, suku bunga kredit investasi, kredit modal kerja dan suku bunga kredit modal kerja untuk melihat bagaimana hubungannya dengan inflasi.Kata Kunci: Kredit Konsumsi, Suku Bunga Kredit Konsumsi, Inflasi, Vector Error Correction                      Model (VECM)
PERBANDINGAN KONTROL ARUS MODAL DENGAN STABILISASI NILAI TUKAR DI INDONESIA, MALAYSIA DAN THAILAND Sri Sukma Wahyuni; Cut Zakia Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.357 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keberhasilan penerapan kebijakan kontrol arus modal dengan stabilisasi nilai tukar di Indonesia dan membandingkan kebijakan tersebut dengan Malaysia dan Thailand. Adapun variabel yang digunakan adalah variabel kontrol arus modal sebagai variabel terikat, sedangkan variabel nilai tukar sebagai variabel bebas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 1995-2010 dalam tahunan. Sedangkan model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model deskriptif sejarah komparatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan kebijakan kontrol arus modal yang diterapkan di Indonesia pada  Desember 1999 gagal dalam menghadapi krisis. Akan tetapi kegagalan tersebut bukan karena kebijakan tersebut tidak efektif namun karena kebijakan yang diterapkan Indonesia sangat minim dan masih dalam konteks tidak sempurna sehingga kebijakan tersebut tidak dapat menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. Sedangkan penerepan kebijakan kontrol arus modal di Malaysia dan Thailand diterapkan dengan sempurna dan berhasil menjaga kestabilaan nilai tukar pada saat krisis di masing-masing negara, walaupun tingkat keberhasilan penerapan kebijakan di kedua negara tersebut berbeda.     Kata Kunci: Arus Modal, Kontrol Arus Modal, Nilai Tukar, Deskriptif Sejarah Komparatif
ANALISIS JANGKAUAN KOMUTASI TENAGA KERJA BANDA ACEH TERHADAP DAERAH HINTERLAND Khairunnisa Khairunnisa; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.806 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jangkauan komutasi tenaga kerja terhadap daerah hinterland. Data dalam penelitian menggunakan data sekunder dan primer. Data sekunder berasal dari data BPS Kota Banda Aceh, sedangkan data primer melalui observasi dan wawancara langsung kepada penduduk yang merupakan tenaga kerja komuter dari Kota Banda Aceh ke Kabupaten Aceh Besar dan sebaliknya. Penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive random sampling, yaitu pengambilan sampel secara sengaja dan acak dengan jumlah sampel sebanyak 100 sampel. Faktor yang membuat tenaga kerja melakukan komutasi yaitu karena tuntutan pekerjaan, jarak tempuh yang dekat serta fasilitas kota yang memadai dan kepemilikan rumah pribadi membuat tenaga kerja menetap di daerah tujuan. Pemerintah daerah harus lebih giat lagi untuk membuka lapangan pekerjaan agar membuat daya tarik tenaga kerja produktif tidak meninggalkan daerah asalnya untuk mencari pekerjaan yang sesuai dan upah yang tinggi. Tenaga kerja harus memiliki kemampuan khusus untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri di daerah asal, agar pengangguran dapat berkurang.Kata Kunci : Tenaga Kerja, Jangkauan Komutasi, Daerah Hinterland
ANALISIS PERMINTAAN RUMAH SEWA DI KOTA BANDA ACEH Alwan Sara; Cut Zakia Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.929 KB) | DOI: 10.24815/jimekp.v2i1.2445

Abstract

This research aims to determine the factors that influence the demand for rental housing in the city of Banda Aceh. This study uses primary data by interview using a questionnaire. The sample used in this study were 60 respondents determination of the samples was determined using the descriptive method of correlation. Model analysis using Ordinary Least Square. The results show that the expenditure factor, price, accessibility and comfort positive effect on demand for rental homes in the city of Banda Aceh. Based on this research patrol officers should patrolling security routine in a location that there are many rental homes and homeowners can improve the facility rental house.  Penelititian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan rumah sewa di Kota Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode wawancara menggunakan kuesioner.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 responden penentuan sampel ditentuka dengan menggnkan metode deskriptif korelasi.Model analisis menggunakan Ordinary Least Square.Hasil menunjukkan bahwa faktor pengeluaran, harga, aksesibilitas dan kenyamanan berpengaruh positif terhadap permintaan rumah sewa di Kota Banda Aceh.Berdasarkan penelitian ini sebaiknya petugas patroli keamanan berpatroli rutin di lokasi yang banyak terdapat rumah sewa dan pemilik rumah dapat meningkatkan fasilitas rumah sewa.
PROFIL KEMISKINAN DI KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG KABUPATEN BIREUEN Dessy Arianti; Aliasuddin Aliasuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.183 KB)

Abstract

The purpose of this research is to assess the influence of the households and individual characteristics, community factors and territory factors against poverty in Sub Peusangan Siblah Krueng Bireuen district. This research uses primary data and secondary data. The sample in this research is 82 households drawn from 3 (three) villages in the district Peusangan siblah Iet Alue Krueng the Village, Pante village and village Paloh Mampree. The analysis model used is analytical factors using Confirmatory Factor Analysis (CFA) approach and is processed by using SPSS program. The result of analysis showed that the households and individuals characteristics, community factors, and territory factor significant lyaffect the poverty in the District Peusangan Siblah Krueng. However, household and individual characteristics is a dominant factor as the cause of poverty in Sub Peusangan Siblah Krueng Bireuen district. Based on this research, the government should focus to improve rural infrastructure, housing and most importantly education, to reduce poverty. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakteristik rumah tangga dan individu, faktor komunitas dan faktor wilayah terhadap kemiskinan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 82 rumah tangga yang diambil dari 3 (tiga) desa di kecamatan peusangan siblah krueng yaitu Desa Alue Iet, Desa Pante Karya dan Desa Paloh Mampree. Model analisis yang digunakan adalah analisis faktor menggunakan pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA) diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik rumah tangga dan individu, faktor komunitas, dan faktor wilayah mempengaruhi kemiskinan secara signifikan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Akan tetapi, faktor karakteristik rumah tangga individu menjadi faktor yang dominan sebagai penyebab kemiskinan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen. Berdasarkan penelitian ini pemerintah sebaiknya lebih memfokuskan kepada memperbaiki infrastruktur desa, tempat tinggal dan paling penting adalah pendidikan agar kemiskinan dapat dikurangi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR DAERAH ANTAR PROVINSI DI INDONESIA Dina Intan Fitria; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.53 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi ekspor daerah antar provinsi Indonesia. Penelitian ini menggunakandata cross section yaitu 33 Provinsi di Indonesia dan data time series dari tahun 2011-2015. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu PDRB perkapita ADHB, PDRB perkapita ADHB tahun sebelumnya, ekspor daerah, angkatan kerja, dan PMDN. Hasil model FEM menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor daerah adalah PDRB perkapita, PDRB tahun sebelumnya dan PMDN. Untuk angkatan kerja memiliki hubungan negatif tetapi signifikan pada variabel yang mempengaruhi ekspor, dikarenakan beberapa daerah dengan jumlah angkatan kerja yang banyak tetapi tetapi tidak produktif dalam menciptakan pertumbuhan daerahnya. Oleh karena itu peneliti merekomedasikan agar pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan sesuai minat dan keahlian masyarakat atau dengan pengalihan angkatan kerja yang produktif ke daerah-daerah yang membutuhkan pembangunan ekonomi.Kata Kunci: Pertumbuhan ekonomi, Ekspor daerah, Regresi Panel.
ANALISIS KETERKAITAN ANTAR SEKTOR DI PROVINSI ACEH Riski Maulana; Abd. Jamal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.684 KB)

Abstract

This study aims to analysis which sector the most superior in the province of Aceh. This study uses secondary data processing methods. 9 sectors selected for analysis consisted of Agriculture, Mining and Quarrying Manufacturing Electricity, Gas and Water, Construction, trading, Hotels and Restaurants, Transport and Communication, Finance, Leasing and Business Services and Services. Through his analysis using input-output analysis can be ascertained which sectors are the most crucial as follows: Industrial Products pengilingan Oil and Gas, Land Transport and Industrial Goods sector of Metal, Machinery and Equipment becomes Sector base in the province. Expected for the Aceh government to be able to create policies that can encourage the growth of a sector basis in addition to empowering potential of this sector in terms of supporting the non base. These efforts must be supplied by the government of Aceh in order to provide benefits to the people of Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor manakah yang paling unggul di Provinsi Aceh.Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode diolah. 9 sektor dipilih untuk di analisis yang terdiri dari sektor Pertanian, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan Listrik, Gas dan Air Bersih, Kontruksi, Perdanganan, Hotel danRestoran, Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan danJasa-jasa. Melaluianalisis yang dilakukan menggunakan analisis input-output dapat dipastikan sektor mana yang paling berperan penting sebagai berikut: Industri Produk Pengilingan Minyak dan Gas, Angkutan Darat dan sektor Industri Barang dari Logam, Mesin dan Perlengkapan menjadi Sektor basis di Provinsi Aceh. Diharapkan bagi pemerintah Aceh untuk dapat menciptakan kebijakan yang dapat mendorong tumbuhnya sektor basis di samping memberdayakan potensi sektor pendukung dalam hal ini sektor non basis. Upaya ini harus dapat di penuhi oleh pemerintah Aceh agar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.
PENGARUH SEKTOR MIGAS DAN NONMIGAS TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ACEH UTARA Miftahul Jannah; Sofyan Syahnur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.11 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh sektor migas dan sektor nonmigas terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Aceh Utara periode 2005-2013 dengan menggunakan model regresi linear berganda (Multiple linear regression model). Adapun variabel sektor migas dan sektor nonmigas yang digunakan adalah Produk Domestik Regiona Bruto (PDRB), sedangkan variabel kesejahteraan yang digunakan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel terikat. Teknik Ordinary Least Square (OLS) digunakan untuk mengestimasi model. Hasil menunjukkan bahwa PDRB migas berpengaruh positif terhadap IPM di Kabupaten Aceh Utara. Diharapkan kepada pemerintah daerah dapat memperkuat hubungan diantara keduanya melalui kebijakan yang tepat. Kebijakan yang menempatkan laju pertumbuhan  pdrb sebagai sarana dan pembangunan manusia sebagai tujuan akhir  dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.Kata Kunci: PDRB migas, PDRB nonmigas, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Ordinary      Least Square (OLS).

Page 7 of 37 | Total Record : 366