cover
Contact Name
Sri Langgeng Ratnasari
Contact Email
dsarisucahyo@yahoo.com
Phone
+62778-392752
Journal Mail Official
dimensijurnal2012@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pahlawan No,99 Batuaji Batam - Kepulauan Riau Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI" : 13 Documents clear
ANALISIS KEBIJAKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN SOSIAL EKONOMI DAERAH TERTINGGAL ( P2SEDT) Puspitasari, Meri Enita
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.506 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.35

Abstract

Kemiskinan dapat didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Pemahaman mengenai “kemiskinan” mestilah beranjak dari pendekatan berbasis hak (right based approach). Dalam pemahaman ini harus diakui bahwa seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, mempunyai hak-hak dasar yang sama. Kemiskinan juga harus dipandang sebagai masalah multidimensional, tidak lagi dipahami hanya sebatas ketidakmampuan ekonomi, tetapi juga kegagalan dalam memenuhi hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau sekelompok orang dalam menjalani kehidupan secara bermartabat. Pendekatan right based approach mengandung arti bahwa negara berkewajiban untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak dasar masyarakat miskin secara bertahap.Hak-hak dasar yang diakui secara umum antara lain meliputi terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan, dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial politik, baik bagi perempuan maupun bagi laki-laki. Hak-hak dasar tidak berdiri sendiri tetapi saling mempengaruhi satu sama lain sehingga tidak terpenuhinya satu hak dapat mempengaruhi pemenuhan hak lainnya. Keinginan menangggulangi kemiskinan sebenarnya bukanlah hal baru. Dari lembar-lembar PJP I, terlihat bahwa menjelang pelaksanaan Repelita III (1979/1980-1983/1984) , pemerintah telah encanangkan dua pokok kebijakansanaan pembangunan yaitu : (1) mengurangi jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskina dan (2) melaksanakan delapan jalur pemerataan.
A STRUCTURAL DISCOURSE ANALYSIS OF THE ADVERTSISMENT OF “JOB CAREER “ IN THE BATAM POS DAILY NEWSPAPER Suswanto Ismadi Megah
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.412 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.72

Abstract

In recent days the advertisement is a most effective way to sell or to market new products of the businessmen or producers. Due to the case, advertisement has great role in selling or marketing of the product. The producers use interesting advertisements to introduce their product by using interesting or different language style. This study focuses on the structural discourse of the advertisement used in Batam Pos daily newspaper in Batam island. Sample of the data obtained from job career column in January 2013. The advertisement consist of the opening, the body and the closing of the advertisement.
PEMBERDAYAAN SEKTOR EKONOMI INFORMAL : SUATU TINJAUAN EMPIRIS Nasution, Ade Parlaungan
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.141 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.40

Abstract

Permasalahan sektor Ekonomi informal yang terjadi seakan-akan menjadi suatu permasalahan rutin di masyarakat, seperti perputaran siklus, tidak pernah berhenti meskipun secara teoritis sektor ini bukanlah suatu fenomena yang baru. Sektor informal ada di sekeliling kita sejak manusia ada di muka bumi. Karena sektor ini muncul sejak manusia ada di muka bumi, maka mereka melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara menciptakan lapangan kerja sendiri atau self employed. Akan tetapi, sektor informal selalu mendapatkan predikat sebagai “penghambat” pembangunan. Predikat tersebut selalu saja menuai permasalahan yang kian hari kian sempit ruang geraknya. Akibatnya, sektor informal semakin sulit untuk mengembangkan usahanya demi memenuhi kebutuhan hidup.Namun pada kenyataannya Sektor informal mengisi setidaknya dua pertiga dari perekonomian nasional yang menyebabkan mesin perekonomian menjadi jalan yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan meingkatkan pertumbuhan ekonomi dan  perlu dicatat bahwa struktur dari ekonomi informal ini merupakan bagian strategis di dalam sistem ekonomi Indonesia
TINJAUAN KUAT TEKAN BETON TERHADAP APLIKASI BAHAN ADITIF PLASTIMENT VZ DENGAN VARIASI DOSIS 0,15%; 0,20%; 0,25% DARI BERAT SEMEN (STUDI KASUS PROYEK “GEOTECHNICAL IMPROVEMENT AT PEMPING GAS STATION) Aria Alhadi
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.789 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh persentase dosis aditif optimum. Jenis aditif yang digunakan berupa retarder dan plastisicer merk Plastiment-VZ produk Sika Indonesia. Variasi dosis yang akan dicoba yaitu 0,15%; 0,20%; 0,25% terhadap berat semen. Jumlah total benda uji yaitu 12 buah, dengan rincian jumlah sampel  untuk setiap variasi dosis terdapat  3 benda uji  dan ditambah 3 benda uji beton normal.Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah benda uji silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm.  Benda ujii beton normal dengan variasi dosis bahan aditif direncanakan pada kuat tekan rencana K-250 (menggunakan rencana campuran metode American Concrete Institutes) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum dicapai pada dosis aditif terendah (0,15%) dengan kuat tekan yang dicapai 321,88 kg/cm2 dan nilai slump sebesar155 mm. Nilai slump meningkat seiring bertambahnya dosis, pada variasi beton dengan dosis aditif  0,20% diperoleh nilai slump 160 mm, dan untuk dosis 0,25% diperoleh nilai slump 165 mm. Meningkatnya nilai slump tidak berbanding lurus dengan nilai kuat tekannya.  Untuk beton variasi dosis 0,20% dicapai kuat tekan 311,83 kg/cm2, dna pada dosis 0,25% dicapai kuat tekan 306,30 kg/cm2.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM Rasal, Amrullah
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.998 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.42

Abstract

Setiap organisasi akan berusaha untuk selalu meningkatkan kinerja pegawainya demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Menurut Prawiro, dalam (Tika, 2006) mengemukakan bahwa kinerja adalah hasil yang dicapai seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi dalam rangka mencapai tujuan organisasi dalam periode tertentu. Berbagai cara dapat ditenpuh organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawainya diantaranya dengan mewujudkan kepuasan kerja pegawai melalui kepemimpinan dan budaya organisasi.Kepemimpinan dalam organisasi dalam organisasi pemerintahan mempunyai peranan yang cukup penting. Dikarenakan kesuksesan atau kegagalan dalam pelaksanaan tugas dan penyelenggaraan pemerintah, akan dipengaruhi oleh kepemimpinan. Kepemimpinan didukung oleh kapasitas organisasi pemerintah yang memadai, maka penyelengaraan tata pemerintahan yang baik ( Good Governance ) akan terwujud, sebaliknya kelemahan kepemimpinan merupakan salah satu sebab keruntuhan kinerja birokrasi di Indonesia.Menurut Hasibuan ( 2003 ) “ Kepemimpinan adalah cara seseorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan agar mau bekerja sama dan bekerja secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi “. Dengan demikian kepemimpinan ( leadership ) dapat dikatakan sebagai cara dari seseorang pemimpin ( leader ) dalam mengarahkan, mendorong dan mengatur seluruh pegawai untuk mencapai suatu tujuan organisasi yang diinginkan. Kemampuan pemimpin dalam mengerakkan dan memberdayakan pegawai akan mempengaruhi kinerja. Pemimpin dikatakan tidak berhasil jika tidak bisa memotivasi, menggerakkan, dan memuaskan pegawai pada suatu pekerjaan dan lingkungan tertentu.Olehkarena itu seorang pemimpin perlu mempunyai gaya kepemimpinan, dan apabila gaya kepemimpinan yang diterapkan dapat dengan tepat mengarahkan tujuan organisasi dengan aspek-aspek atau tujuan yang diharapkan pegawai atas atas pekerjannya maka semakin tinggi kepuasan kerjanya. Gaya kepemimpinan yang baik akan mampu memberikan dorongan dalam diri pegawai untuk melaksanakan tugasnya dengan semangat dan gembira, sehingga akan dapat menghasilkan kinerja yang baik. Dengan meningkatkan kinerja pegawai berarti tercapainya hasil kerja pegawai dalam mewujudkan tujuan organisasi.
PENDEKATAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) UNTUK PENENTUAN NILAI EKONOMI LAHAN Vera Methalina Afma
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.706 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.37

Abstract

Tanah atau lahan merupakan salah salah satu sumber daya yang mempunyai peranan strategis dalam pembangunan perkotaan. Perkembangan pembangunan kota yang semakin pesat dan tingginya laju pertumbuhan penduduk merupakan faktor pendorong meningkatnya kebutuhan tanah di perkotaan. Sementara itu, tanah yang tersedia di daerah perkotaan terbatas. Hal ini menimbulkan permasalahan tanah perkotaan, seperti peningkatan harga tanah yang tak terkendali akibat adanya konflik kepentingan. Kebutuhan tanah bagi industri dan berbagai kegiatan ekonomi bersaing dengan kebutuhan tanah bagi perumahan yang terus meningkat. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi nilai ekonomis lahan.            Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis lahan dan mengetahui maka nilai bobot dari masing-masing faktor. Dalam mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis ini dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada para masyarakat, yang kemudian dioleh dengan AHP (Analytical Hierarchy Prosess).            Hasil penelitian menyimpulkan faktor yang mempengaruhi nilai ekonomis lahan adalah peruntukan lahan, aksesibilitas dan jarak ke pusat kegiatan. Sedangkan nilai bobot masing-masing faktor adalah bobot peruntukan lahan 0,09, bobot faktor aksesibilitas sebesar 0,64, dan bobot faktor jarak sebesar 0,27.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS (CDA) OF SINDO NEWSPAPER (CDA A MODEL OF VAN DIJK) Yana, Dewi
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.079 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.41

Abstract

This study aims at describing the text analysis, social cognition, social context, and ideology of sindo newspaper of  Wednesday December 11th 2013 edition.. This study uses Critical Discourse Analysis method  with  a Teun A Van Dijk  approach model.  The data were in the form of news entitled “Putusan Luthfi Hasan Diharapkan Jadi Efek Jera”. The data were analyzed with integrating the third dimension of Teun A Van Djik Discoure model in the unity analysis, they were text, social cognition, and social context. The results found that the Sindo Newspaper supported the work of the Corruption Eradication Commission (KPK) and the presiding judge of Corruption Court (Tipikor). The news in the edition of Wednesday, December 11th, 2013 “the  ideology of Sindo Newspaper practically used  to build the image of KPK and TIPIKOR to be more better in the society.
OTOMASI REAL TIME SYSTEM TESTER EQUIPMENT OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. ABC Missyamsu Algusri
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.214 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.38

Abstract

Sebuah pabrik tanpa sebuah tampilan unjuk kerja seperti sebuah mobil yang tidak mempunyai speedometer.  Anda mungkin mengerti kemana akan pergi tetapi anda tidak akan tahu  kapan  sampai ke tujuan.  Otomasi akuisisi data dilakukan untuk membangun sistem informasi manufaktur dengan cara mengambil kondisi tester status yang diadopsi dari faktor six big looses di dalam konsep OEE. Komputerisasi  memungkinkan penampilan waktu nyata proses produksi,  detail kinerja elemen produksi, penelusuran status equipment,  dan   sistem peringatan untuk equipment major down. Metode RAD dipilih untuk pengembangan karena lingkup yang tidak terlalu besar  tetapi rentang waktu singkat dengan keunggulan pengakomodasian keinginan pemakai  dengan proses pengulangan untuk penyempurnaan. Sistem OEE terotomasi yang menggantikan sistem manual dapat meningkatkan kualitas informasi, akses instan ke informasi produksi memungkinkan supervisor atau engineer memonitor kinerja sistem produksi dan bereaksi dengan cepat dan tepat telah meningkatkan produktifitas yang diukur dari cycle time produk.
STRATEGI PROMOSI SEKTOR PARIWISATA PEMERINTAH KOTA MATARAM N, Nurhayati
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.967 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.43

Abstract

Strategic management is the formulation of the comprehensive plan on how to promote tourism sector and to attract investors as done by the Department of Culture and Tourism of Mataram City to increase the number of tourist visits. One of the reasons to support this tourism sector is because it is very beneficial for the growth and the development of both central and local governments. Though it is understood that developing tourism is important, in practice there are a variety of fairly complex problems which require serious attention from the local government. Such problems as the promotion of tourism itself and the investments intended for tourism sector are common matters that often appear to the public. Based on this situation, the problems of the study are then formulated. They deal with the strategies of the Department of Culture and Tourism of Mataram City in the promotion and the investment on tourism sector and the ways to manage the promotion to attract the investments.This study aimed to: (1) know the strategies of the Department of Culture and Tourism of Mataram City, and (2) describe the promotion policies the tourism sector. The study used a qualitative approach in which the data were collected by library studies, observations and also interviews.The study concluded the followings. The strategies of the Department of Culture and Tourism of Mataram City to promote tourism and attract investment were varied. They included the promotion in national and international levels, the promotion through printed media and electronic media (internet), the promotion through exhibition and tourism events, art festivals and cultural performances on the tourism objects. The ways of doing the promotion were in the forms of improving the infrastructure on tourism objects, creating regulatory guidance and supervision of the business climate in tourism, and also developing cooperation with BPPD, IHRA, ASITA and other related institutions. The obstacles that the local government faced were related to the limited number of tourism objects that Mataram has especially when compared to the other regencies in the province of West Nusa Tenggara, the inadequate human resources on tourism, the limited number of tourism experts, the limited facility and infrastructure in the objects, the lack of public’s awareness on the importance of tourism, and lack of management of the street vendors in the tourism objects.The study provides some recommendations. Firstly, it is expected that the local government improves the promotion especially on the attractions or objects which are still unknown to many tourists and increase the awareness and the active participation of the community in the tourism activities as an effort to improve the quality of tourism attractions. Secondly, considering the poor quality and quantity of human resources in the tourism sector, the central and local governments are expected to seriously address the identified problems by professionally structuring the employees with consideration on the quality and quantity of the experts in the field of tourism.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN SETTING KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS, KEPERCAYAAN DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Nina Agustyaningrum
JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.782 KB) | DOI: 10.33373/dms.v4i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dengan setting kooperatif tipe kancing gemerincing terhadap kemampuan komunikasi matematis, kepercayaan diri, dan prestasi belajar matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap ketiga variabel dependen secara simultan, digunakan uji statistik Multivariate Analysis of Variance (Manova), sedangkan untuk menganalisis pendekatan manakah yang lebih unggul terhadap masing-masing variabel dependen, digunakan uji statistik Independent Sample T-test. Hasil penelitian pada taraf signifikan 5% menunjukkan bahwa ada pengaruh pendekatan CTL dengan setting kooperatif tipe kancing gemerincing terhadap kemampuan komunikasi matematis, kepercayaan diri, dan prestasi belajar matematika pada siswa SMP. Berdasarkan analisis yang dilakukan, pembelajaran matematika menggunakan pendekatan CTL dengan setting kooperatif tipe kancing gemerincing lebih unggul daripada pendekatan konvensional dalam hal kemampuan komunikasi matematis, kepercayaan diri, dan prestasi belajar matematika pada siswa SMP.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026) Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025) Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025) Vol 14, No 1 (2025): JURNAL DIMENSI (MARET 2025) Vol 13, No 3 (2024): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2024) Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024) Vol 13, No 1 (2024): JURNAL DIMENSI (MARET 2024) Vol 12, No 3 (2023): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2023) Vol 12, No 2 (2023): JURNAL DIMENSI (JULI 2023) Vol 12, No 1 (2023): JURNAL DIMENSI (MARET 2023) Vol 11, No 3 (2022): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2022) Vol 11, No 2 (2022): JURNAL DIMENSI (JULI 2022) Vol 11, No 1 (2022): JURNAL DIMENSI (MARET 2022) Vol 10, No 3 (2021): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2021) Vol 10, No 2 (2021): JURNAL DIMENSI (JULI 2021) Vol 10, No 1 (2021): JURNAL DIMENSI (MARET 2021) Vol 9, No 3 (2020): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2020) Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020) Vol 9, No 1 (2020): JURNAL DIMENSI (MARET 2020) Vol 8, No 3 (2019): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL DIMENSI (JULI 2019) Vol 8, No 1 (2019): JURNAL DIMENSI (MARET 2019) Vol 7, No 3 (2018): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 2 (2018): JURNAL DIMENSI (JULI 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 7, No 1 (2018): JURNAL DIMENSI (MARET 2018) Vol 6, No 3 (2017): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2017) Vol 6, No 2 (2017): JURNAL DIMENSI (JULI 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 6, No 1 (2017): JURNAL DIMENSI (MARET 2017) Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 No.3 2016 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 No.2 2016 Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2016) Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI (JULI 2016) Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI (MARET 2016) Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 5, No 1 (2016): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No.2 2015 Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2015) Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI (JULI 2015) Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI (MARET 2015) Vol 4, No 3 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 2 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 4, No 1 (2015): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 No.1 2014 Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2014) Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI (JULI 2014) Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI (MARET 2014) Vol 3, No 3 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 2 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 3, No 1 (2014): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2013) Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI (JULI 2013) Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI (MARET 2013) Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 3 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 2 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 2, No 1 (2013): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2012) Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI (JULI 2012) Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI (MARET 2012) Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 3 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 2 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI Vol 1, No 1 (2012): JURNAL DIMENSI More Issue