cover
Contact Name
Ismarti
Contact Email
ismarti@fkip.unrika.ac.id
Phone
+6281364348485
Journal Mail Official
pythagorasredaksi@gmail.com
Editorial Address
Kampus Universitas Riau Kepulauan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Batuaji Baru No.99 Batuaji Batam Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
ISSN : 23015314     EISSN : 26157926     DOI : https://doi.org/10.33373/pythagoras.v10i2
Core Subject : Education,
Phytagoras: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika is a peer review national journal. This journal is publishing high-quality articles in the field of mathematics education, both research and scientific studies. The aim of the journal is to publish and disseminate the current or new findings of the research, and give a significant contribution to the development of mathematic educaton in several topics, but not limited to: - Mathematic education includes media, method and math learning technology - Applied mathematics and statistic
Articles 241 Documents
ANALISIS TAHAP PEMBUKTIKAN TEOREMA STEWART PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERISTAS KATOLIK WIDYA MANDALA MADIUN Kristanto, Vigih Hery
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.586 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i2.1316

Abstract

The purpose of this research was to find out how the stage of proofing the Stewart theorem was conducted by students of the Mathematics Education Department at Catholic Widya Mandala University of Madiun. This type of research is qualitative research with descriptive data analysis. The number of research subjects consisted of three students. This study describes the stage of proofing Stewart's theorem by students. The data collection process begins with the subject being asked to prove Stewart's theorem and write down the process of proving Stewart's theorem on the answer sheet provided. From the results of data collection, it was found that the verification process carried out by the three students used the direct verification method, there were some similarities between the three students in initiating the verification process, namely: drawing a high line on a triangle and using the pythagoras theorem to add information used in the verification process, to proving that Stewart's theorem required precision when describing an algebraic form and understanding of algebraic concepts from numbers, to prove Stewart's theorem needed time according to the speed of thinking that proves, to prove the Stewart theorem required problem solving skills, logical thinking, critical, analytical and systematic. Thus it can be concluded that, in general the steps of proving Stewart's theorem carried out by students of the Mathematics Education Department, starting with drawing ABC triangles and also describing auxiliary lines (high of CE), collecting information used in the verification process, then use the information obtained to describe the shape of the right side of the equation  becomes the left hand side, so that the equation applies.
Keefektifan Model Pembelajaran TGT dengan TST Terhadap Kemampuan Pemecahan Maslaah Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 38 Batam Hayati, Misna; Gusmania, Yesi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.744 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v6i1.637

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Batam. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematis, hal ini terlihat pada saat pembelajaran matematika. Proses pembelajaran yang digunakan guru masih metode ceramah dan metode diskusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan tipe Two Stay Two Stray (TSTS) serta perbedaan antara TGT dan TSTS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Batam tahun pelajaran 2015/2016.Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Sampel penelitian sebanyak 70 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas VIII.A sebagai kelas eksperimen1 dengan TGT dan VIII.B sebagai kelas eksperimen 2 dengan TSTS. Instrument penelitian yaitu tes. Teknik analisis data terdiri dari uji normalitas menggunakan chi kuadrat dan homogenitas menggunakan Uji F dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji-t dua sampel berpasangan, dan uji dua pihak.Berdasarkan analisis data, didapat pada kelas eksperimen 1 thitung ttabel  (12,92  2,34) sedangkan kelas eksperimen 2 thitung ttabel  ( 13,167  2,290 ). Untuk hipotesis ketiga menggunakan rumus t-test polled variansi (uji dua pihak) dengan hasil bahwa thitung ttabel (3,139 2,000). Maka dapat disimpulkan Model pembelajaran TGT dan TSTS Efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Batam. Dan terdapat perbedaan antara terdapat perbedaan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan TSTS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 38 Batam Tahun Pelajaran2015/2016.Kata Kunci : Model Pembelajaran TGT, Model Pembelajaran TSTS, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis.ABSTRACT  This research in by lowering mathematical trouble-shooting ability of student in finishing mathematics problem especially at items of  VIII class SMP Country 38 Batam. This Matter indicate that the student find difficulties in doing mathematical trouble-shooting problem, this matter is seen at the time of mathematics study. Process the study used by teacher still method deliver a lecture and discussion method. This research using experiment. Sample of research is 70 students. The sample’s determination using cluster random sampling’s technic. VIII.A as eksperimen 1   by TGT class and VIII.B by TSTS’s Class .The reasearch’s instruments is test. Analysis technic data consist on the test of precondition normality with chi kuadrat and homogeneity with Uji F and continued to hypothesis’s test with paired samplet-test and t-test polled varians.Based on data analysed using formula paired sample t-test then obtained in experiment’s class 1 thitung ttabel ( 12,92 2,34) and on experiment’s class 2 thitungttabel ( 13,167  2,290 ).So the conclusion learning model TGT and TSTS is effective on Solve Problem’s Ability Students Class VIII Public Junior High School 38 Batam. And there’s a difference on learning model effectiveness cooperative type TGT and TSTS on Solve Problem’s Ability Students Class VIII on study operation of algebra Public Junior High School 38 Batam School Year 2015/2016. Keyword : Learning Model TGT, Learning Model TSTS, Solving’s Problem 
HUBUNGAN ANTARA KECEMASAN BELAJAR MATEMATIKA DENGAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA DI SMP NEGERI 2 LUWUK Wibowo, Edy
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.891 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i1.1189

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara kecemasan belajar matematika siswa dengan Disposisi matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Luwuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Luwuk kelas VIII Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 304 orang yang tersebar pada 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara proportionate random sampling sebanyak 15% dari banyaknya populasi sehingga diperoleh sampel sebanyak 46 orang. Analisis data penelitian ini dilakukan secara analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan negative dan signifikan. Dengan koefisien korelasi (r) = -0.612 yaitu signifikan , dan thit=  sedangkan ttabel = 1,645 maka diperoleh thit ttabel  atau 10.457 1.645, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif antara kecemasan belajar Matematika siswa dengan Disposisi Matematika, yaitu semakin tinggi tingkat kecemasan belajar Matematika Siswa, akan semakin Rendah Disposisi Matematika.Kata kunci: Kecemasan Belajar Matematika, Disposisi Matematika Abstract. This research aims to determine the correlation between mathematics Anxiety and mathematical Disposition of students in VIII grade of SMP N 2 Luwuk.The Methodology of the research is survey with correlational approach. Population of this research are all of students in VIII grade of SMP N 2 Luwuk of 2016/2017 academic year, which us consist of 304 students in eight classes. Sampling is done by implementing proportionate random sampling in 15% from total population. So ,there is 46 students as research sample. Data analysis of this research are descriptive analysis used in examine the hypotheses are correlation analysis and simple regression.The Results showed that negative and significant relationship. Correlation coefisien (r) = -0.612 is siginificant, and tcount= 10.457, while ttable = 1.645. so tcount ttable or 10.457 1.645 it showed that theher were a negative correlation between mathematics Anxiety and mathematical disposition, which is the higher level of mathematics Anxiety , so lower the mathematical disposition. Keywords: Mathematics Anxiety,Mathematical Disposition.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW DENGAN TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014 Wuryani, Siska; Gusmania, Yesi; Akhmad, Farid
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.246 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v3i2.589

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika dengan menggunakan kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Batam dan sampel yang diambil adalah dua rombongan belajar yang terdiri dari kelas XI IPS.2 berjumlah 44 siswa  dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran tipe jigsaw dan kelas XI IPS.3 berjumlah 46 siswa dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran tipe TGT. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dengan teknik statistik deskriptif dengan menggunakan uji t (t-test) pada kelompok perlakuan dengan taraf signifikan yaitu α = 0,05 tidak terdapat perbedaan pada hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran tipe Jigsaw dengan model pembelajaran tipe TGT.   hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran tipe TGT dengan rata-rata nilai sebesar 76,52 dan dengan menggunakan model pembelajaran tipe Jigsaw dengan rata-rata nilai sebesar 73,18. Kata kunci:  Hasil Belajar Matematika, Jigsaw, TGT
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DAN KANCING GEMERINCING DITINJAU DARI MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP MONDIAL BATAM M.J, Febria Ramadhani; Hanggara, Yudhi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.361 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v8i2.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kancing gemerincing. (2) Perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang berminat tinggi, sedang dan rendah. (3) Interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan kancing gemerincing dengan minat belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 23. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Mondial Batam Tahun Ajaran 2016/2017, dengan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data menggunakan metode tes dan angket. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai prasyarat analisis yaitu uji normalitasdan homogenitas menggunakan uji Liliefors dan uji Bartlett.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diberi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kancing gemerincing. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang berminat belajar tinggi, sedang dan rendah. (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kancing gemerincing dengan minat belajar siswa terhadap hasil belajar siswa.Kata Kunci: jigsaw, kancing gemerincing, minat belajar, hasil belajar Abstract. This research aims to determine: (1) The different in students outcomes between students who are treated by cooperative learning model jigsaw and talking chips type. (2) The different in students outcomes between students who have high, medium and low learning interest. (3) Interaction between cooperative learning model jigsaw and talking chips type with students learning interest.The research usedquasi-experimental design with a 23 factorial design. The population of this research is students of eight grades at Mondial junior high school Batam in Academic Year 2016/2017. The sample taking is done with purposive sampling. The data taking are used test and questioner. As the analysis prerequisite was normality test and the homogeneity used are Liliefors and Bartlett test. The result of research showed that: (1) There is no difference learning outcomes between the students who had given the application of cooperative learning jigsaw and talking chips type. (2) There is a difference in learning outcomes between students who have high, medium and low learning interest. (3) There is no interaction between cooperative learning jigsaw and talking chips type model with students learning interest toward students learning outcomes.Keywords: Jigsaw, talking chips, learning interest, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 53 BATAM Rahmawati, Eka; Gusmania, Yesi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.052 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v6i2.942

Abstract

AbstrakBerdasarkan latar belakang masalah bahwa kurangnya pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 53 Batam yang disebabkan oleh siswa kurang aktif dalam pembelajaran matematika, dan model pembelajaran yang digunakan masih didominasi oleh guru dengan menggunakan pembelajaran konvensional (metode ceramah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian menggunakan pretest-posstest control group design. Sampel penelitian sebanyak 77 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas VIII.A sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran NHT dan VIII.B sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yaitu tes uraian sebanyak 5 soal yang berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data terdiri dari uji normalitas menggunakan chi kuadrat dan homogenitas menggunakan Uji F dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji-t dua sampel berpasangan, dan uji dua pihak. Berdasarkan analisis data menggunakan rumus uji-t dua sampel berpasangan (paired sample t-test) diperoleh kelas eksperimen  thitung ttabel  (7,26  1,66) sedangkan kelas kontrol thitung ttabel  (4,68 1,66 ). Untuk hipotesis ketiga menggunakan rumus t-test polled variansi (uji dua pihak) dengan hasil bahwa thitung ttabel (1,84 1,66). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) dan konvensional terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 53 Batam. Dan terdapat perbedaan antara model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan model pembelajaran konvensional terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 53 Batam Tahun Pelajaran 2016/2017 pada pokok bahasan operasi aljabar. Kata kunci : Numbered Heads Together (NHT), Pembelajaran konvensional, pemahaman konsep matematis. AbstrakBased on the initial survey, known understanding of mathematical concepts eighth grade students of SMP Negeri 53 Batam still low. It is estimated that the lack of understanding of mathematical concepts is caused students are less active in teaching and learning model used has not been effective. The purpose of this study was to examine the influence of students' understanding of mathematical concepts by applying cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT). This study uses quantitative methods to the type of experimental research and research design using pretest-posstest control group design. The research sample as many as 77 students. Determination of the sample using random cluster sampling technique. VIII.A class as an experimental class NHT and VIII.B as conventional control class. The research instruments that test the form pretest and posttest. Data analysis technique consists of the prerequisite test for normality using chi square and continued homogeneity using F test the hypothesis test using t-test two paired samples, and test the two parties. Based on data analysis using the formula samples t-test two pairs (paired sample t-test) then obtained in the experimental class thitung ttabel (7.26 1.66), while the control class thitung ttabel (4.68 1.66) , For the third hypothesis using the formula polled variance t-test (test two parties) with the result that tcount ttabel (1.84 1.66). It can be concluded that there are significant use of the learning model Numbered Heads Together (NHT) and conventional to the understanding of mathematical concepts eighth grade students of SMP Negeri 53 Batam. And there is a difference between cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) with conventional learning models to the understanding of mathematical concepts eighth grade students of SMP Negeri 53 Batam in the school year 2016/2017 on the subject of algebra operations. Keywords: Learning Model Numbered Heads Together (NHT), conventional learning models, understanding of mathematical concepts.
PENGARUH MINAT BELAJAR DAN EMOTIONAL QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA N 4 BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Yesi Gusmania; Leni Marlena
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.212 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v4i1.577

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Apakah ada pengaruh  minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa SMA N 4 Batam. 2) Apakah ada pengaruh emotional quotient terhadap hasil belajar matematika siswa SMA N 4 Batam. 3) Apakah ada pengaruh minat belajar dan emotional quotient secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa SMA N 4 Batam.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-IPA, kelas X-IPS1, X-IPS2, XIPS 3 SMA N 4 Batam tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik sample random sampling dengan perkiraan tingkat kesalahan adalah 5%. Maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 163 orang siswa kelas X SMA N 4 Batam tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Angket. Angket yang diberikan terdiri dari dua bagian yaitu angket tentang minat belajar siswa dan emotional quotient dan untuk variabel terikatnya menggunakan dokumentasi yaitu hasil belajar semester ganjil.Hasil penelitian menunjukkan: 1) minat belajar siswa mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa sebesar 8,35%. 2) emotional quotient mempunyai pengaruh positif dan signifikan sebesar 2,72% terhadap hasil belajr matematika siswa. 3) minat belajar dan emotional quotient secara simultan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan sebesar 8,903% terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata kunci: Minat belajar siswa, Emotional Quotient, Hasil belajar matematika siswa Abstract This study aims to determine 1) Is there any influence of student interest to high school students' mathematics learning outcomes N 4 Batam. 2) Is there any influence of emotional quotient of the high school students' mathematics learning outcomes N 4 Batam. 3) Is there any influence of learning and emotional quotient simultaneously to the high school students' mathematics learning outcomes N 4 Batam.This research is quantitative research. This study consists of two independent variables and the dependent variable. The population of this research is all class X-IPA, class X-IPS1, X-IPS2, XIPS 3 N 4 Batam high school academic year 2013/2014. Sampling using sample random sampling with an estimated error rate is 5%. Then the number of samples in this study were 163 students of class X SMA N 4 Batam 2013/2014 school year. Data collection techniques used in this study were Questionnaire. Questionnaires were given consisted of two parts: a questionnaire about students' learning interest and emotional quotient and use the documentation for the dependent variable is the result of learning semester.The results showed: 1) interest in student learning has a positive and significant influence on the results of students' mathematics learning 8,35%. 2) emotional quotient has a positive and significant impact by 2.72% against the results of the study is to mathematics students. 3) learning and emotional quotient simultaneously provide a positive and significant effect of 8.903% on the results of students' mathematics learning. Keywords: Interest in learning students, Emotional Quotient, results of students' mathematics learning
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN KOMUNIKASI LISAN DAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 BATAM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Amelia, Fitrah
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.13 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v3i1.556

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan antara Kemampuan Komunikasi Lisan terhadap Hasil Belajar Matematika, (2) Hubungan antara Kemampuan Pemahaman Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika, (3) Hubungan antara Kemampuan Komunikasi Lisan dan Kemampuan Pemahaman Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Batam. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik random sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket dan tes. Sebelum digunakan untuk mengambil data terlebih dahulu instrument di uji cobakan untuk melihat validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analis korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Kemampuan Komunikasi Lisan terhadap Hasil Belajar Matematika, hal tersebut ditunjukkan dari nilai koefisien korelasi ( sebesar 0,442 dan diperoleh thitung sebesar 0,726 dengan n = 177, taraf signifikan = 5% dan db = n-2, maka ttabel sebesar 1,653. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih kecil dari ttabel (0,726 1,653). (2) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Kemampuan Pemahaman Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika, hal tersebut ditunjukkan dari nilai koefisien korelasi () sebesar -0,195 dan diperoleh thitung sebesar -2,631 dengan n = 177, taraf signifikan 5%, dan db = n-2, maka ttabel sebesar 1,653. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih kecil dari ttabel (-2,631 1,653). (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara Kemampuan Komunikasi Lisan dan Kemampuan Pemahaman Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika. Hal tersebut ditunjjukan dari nilai koefisien korelasi ganda ( R ) sebesar 0,471 dan diperoleh Fhitung sebesar 27,625 dengan n = 177, taraf signifikan = 5%, db pembilang = k, dan db penyebut = (n-k-1) maka diperoleh Ftabel sebesar 3,047. Hal ini menunjukkan Fhitung lebih besar dari pada Ftabel (27,625 3,047). Dari hasil hipotesis 1, 2, dan 3 dapat disimpulkan bahwa data dan koefisien yang diperoleh dalam sampel tersebut dapat mencerminkan keadaan populasi.Kata Kunci: Kemampuan Komunikasi Lisan, Kemampuan Pemahaman Matematis, Hasil Belajar.AbstractThis study aims to determine: (1) Relationship between Oral Communication Skills for Mathematics Learning Outcomes, (2) the relationship between the ability of mathematical understanding of the Mathematics Learning Outcomes, (3) Relationship between Oral Communication Skills and Understanding of Mathematical Ability to Mathematics Learning Outcomes.The population in this study were all eighth grade students of SMP Negeri 4 Batam. The sample in this study were taken by using random sampling techniques. The research instrument was a questionnaire and tests. Before being used to retrieve the data first instrument in tested to see its validity and reliability. The data analysis technique used is the multiple correlation analysts. The results showed: (1) There is no significant relationship between Oral Communication Skills for Learning Mathematics results, it is shown on the value of the correlation coefficient (at 0.442 and obtained t of 0.726 with n = 177, significance level = 5% and db = n -2, then ttable of 1,653. This shows that tcount smaller than ttable (0.726 1.653). (2) There is no significant relationship between the ability of mathematical understanding of the Mathematics Learning Outcomes, it is shown on the value of the correlation coefficient () of -0.195 and -2.631 tcount obtained with n = 177, the significant level of 5%, and db = n-2, then ttable of 1,653. This shows that t count is smaller than ttable (-2.631 1.653). (3) There is significant correlation between the ability of Oral Communication and Understanding of Mathematical Ability to Mathematics Learning Outcomes. It is shown from multiple correlation coefficient (R) of 0.471 and obtained Fcount of 27.625 with n = 177, significance level = 5%, db numerator = k, and db denominator = (nk-1) is obtained Ftable of 3,047. It shows Fcount greater than the Ftable (27.625 3.047). From the results of hypothesis 1, 2, and 3 can be concluded that the data and coefficients obtained in this sample may reflect the state of the population.Keywords: Oral Communication Skills, Ability Mathematical Understanding, Learning Outcomes
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRIT BERBASIS KONSTRUKTIVISME Siregar, Majidah Khairani; Yenti, Feprina
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.539 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i2.1461

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis konstruktivisme yang valid, praktis dan efektif pada mata kuliah matematika diskrit. Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku kerja matematika diskrit berbasis konstruktivisme. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan yang terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap Pendefenisian, tahap Perancangan dan tahap Pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dinyatakan valid oleh validator, yang artinya bahan ajar valid dan sudah dapat digunakan oleh mahasiswa yang mengambil matakuliah Matematika Diskrit di STKIP Ahlussunnah. Dan hasil analisis validasi RPKPS termasuk dalam kategori valid, artinya RPKPS yang digunakan sudah sesuai dengan bahan ajar yang digunakan. (2) Analisis hasil angket diperoleh dalam kategori praktis, yang artinya bahan ajar mudah digunakan. 3) Analisis hasil tes menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil ujian mahasiswa berada pada tingkat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sudah valid praktis dan efektif. Kata Kunci: Pengembangan; buku kerja; valid; praktisjuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis konstruktivisme yang valid, praktis dan efektif pada mata kuliah matematika diskrit. Bahan ajar yang dikembangkan berupa buku kerja matematika diskrit berbasis konstruktivisme. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan yang terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap Pendefenisian, tahap Perancangan dan tahap Pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dinyatakan valid oleh validator, yang artinya bahan ajar valid dan sudah dapat digunakan oleh mahasiswa yang mengambil matakuliah Matematika Diskrit di STKIP Ahlussunnah. Dan hasil analisis validasi RPKPS termasuk dalam kategori valid, artinya RPKPS yang digunakan sudah sesuai dengan bahan ajar yang digunakan. (2) Analisis hasil angket diperoleh dalam kategori praktis, yang artinya bahan ajar mudah digunakan. 3) Analisis hasil tes menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil ujian mahasiswa berada pada tingkat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar sudah valid praktis dan efektif. Kata Kunci: Pengembangan; buku kerja; valid; praktis
PENGEMBANGAN MODUL STATISTIK PENDIDIKAN BERBASIS CTL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM Hanggara, Yudhi; Amelia, Fitrah
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.553 KB) | DOI: 10.33373/pythagoras.v7i2.1261

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul statistik pendidikan yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa program studi pendidikan matematika FKIP Unrika Batam pada mata kuliah Statistik pendidikan. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan tambahan bahan ajar berupa modul statistik pendidikan berbasis CTL yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa sehingga dapat memudahkan mahasiswa dalam mempelajari statistik pendidikan. Rancangan penelitian berupa penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D atau Four-D (Define, Design, Development, Dissemination). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahan ajar berupa modul statistik pendidikan berbasis CTL yang dihasilkan telah valid, praktis dan efektif dengan tingkat kevalidan sebesar 85,71% dengan kategori sangat baik, tingkat kepraktisan sebesar 81,73% dengan kategori baik dan persentase ketuntasan secara kalsikal sebesar 72,73% dalam kategori baik sehingga dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan efektif.

Page 10 of 25 | Total Record : 241


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022): PYTHAGORAS: JURNAL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 10, No 2 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2021): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2019): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2018): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2017): PYTHAGORAS Vol 6, No 1 (2017): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS Vol 5, No 2 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 5, No 1 (2016): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2015): PYTHAGORAS JOURNAL Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2015): PYTHAGORAS Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2014): PYTHAGORAS Vol 3, No 1 (2014): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika More Issue