cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 8 Documents clear
STRATEGI DAN PENGGUNAAN MODIFIKASI DALAM KESANTUNAN TINDAK TUTUR MEMOHON OLEH MAHASISWA JEPANG PADA PROGRAM BAHASA INDONESIA PENUTUR ASING (BIPA) Diana Kartika
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.17 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1418

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya kesantunan berbahasa yang harus diperhatikan dalam proses komunikasi. Dalam kesantunan tindak tutur memohon diperlukan strategi dan penggunaan modifikasi yang digunakan oleh mahasiswa BIPA. Penelitian ini merupakan penelitian naturalistik. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa strategi yang digunakan meliputi, yaitu strategi imperatif (kategori permohonan langsung), strategi menanyakan kemampuan atau kemauan (kategori tindak tutur tidak langsung secara konvensional berorientasi petutur), dan strategi isyarat (kategori permohonan paling tidak langsung). Adapun modifikasi internal berupa peranti sintaktik digunakan untuk memperhalus tindak tutur memohon, yaitu menggunakan pertanyaan dan penyisipan. Modifikasi eksternal berupa penggunaan alasan pendukung di awal dan akhir tuturan. Peranti modifikasi internal berupa syntactic down-graders dan phrasa or lexical graders dalam bentuk pertanyaan dan klausa kondisional. Adapun peranti phrasal atau lexical down-graders berupa pemarkah kesantunan dan penanda antarpribadi. Data penelitian tidak menunjukkan adanya penggunaan modifikasi eksternal oleh mahasiswa BIPA. This study focuses on the importance of language politeness to be considered in the communication process. In the politeness of speech acts requested the necessary strategies and use of modifications used by BIPA students. This research is a naturalistic research. Based on the analysis, it can be concluded that the strategies used include imperative strategy (direct application category), strategy of ability or willingness (indirect speech acts, and the signaling strategy (the most indirect category of petition). The internal modification in the form of syntactic devices used to refine the act of invoking speech, which is using questions and insertion. External modifications include the use of supporting reasons at the beginning and end of the speech. Internal modification devices are syntactic down-graders and phrases or lexical graders in the form of questions and conditional clauses. The phrasal or lexical down-graders device is a marker of politeness and an interpersonal marker. The research data did not show any use of external modification by BIPA students.
PEMBELAJARAN MENULIS ESAI MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBASIS LIFE SKILLS Emah Khuzaemah; Lilik Herawati
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.997 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1360

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon memerlukan penanganan yang serius. Sebagai calon guru, mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Indonesia (TBI) perlu memperoleh pembekalan kemampuan menulis yang baik. Pembelajaran berbasis life skills akan mengarahkan mahasiswa untuk terampil menyelesaikan permasalahan-permasalahan kehidupan yang semakin kompleks. Pemilihan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) didasarkan atas pertimbangan bahwa lahirnya sebuah gagasan memerlukan stimulus. Untuk itu, dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis esai mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran CIRC berbasis life skills. Penelitian ini dilakukan di Jurusan TBI semester 2, tahun akademik 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis mahasiswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, baik dari aspek kemampuan dalam memilih tema, merumuskan judul, mengorganisasikan gagasan, menganalisis, maupun teknik penulisan. Dengan demikian, penerapan model CIRC efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran menulis esai.The low skill of writing IAIN student Syekh Nurjati Cirebon requires serious handling. As a prospective teacher, students of Tadris Bahasa Indonesia (TBI) need to obtain good writing skill. Life-based learning skills will lead students to skillfully solve complex life problems. The selection of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) is based on the consideration that the birth of an idea requires a stimulus. For that purpose, a classroom action research is conducted to know the improvement of students' essay writing skills through the application of CIRC learning model based on life skills. This research was conducted in Department of TBI semester 2, academic of 2015/2016. The results showed that students' writing ability improved in each cycle, either from the aspect of ability in choosing the theme, formulating the title, organizing ideas, analyzing, and writing techniques. Thus, the application of the CIRC model is effective to apply in essay writing.
DAKWAH, WEALTH AND DESIRE OF SEXUALITY IN ISLAM: THE CONCEPT OF LOVE IN HABIBURRAHMAN EL-SHIRAZY’S AYAT-AYAT CINTA 2 Koh Young Hun; Ummi Hani Abu Hassan
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.174 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1458

Abstract

Dalam rangka melanjutkan misi dakwah, Habiburrahman El-Shirazy yang dikenal sebagai penulis fenomenal novel populer Islam di Indonesia menulis novel terbaru, berjudul Ayat-Ayat Cinta 2 (2015). Novel ini mempertahankan tema cinta seperti dalam novel sebelumnya, Ayat-Ayat Cinta (2014). Isu yang dikemukakan tentang cinta seorang gadis dan kepahlawanan seorang pemuda yang dikaitkan dengan tema dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penggabungan tema Islam dengan hasrat cinta kasih dalam Ayat-Ayat Cinta 2. Penelitian ini mengamati kecenderungan cinta sebagai konsep yang digunakan oleh novelis-novelis Indonesia untuk mengacu pada fase perkembangan dalam kesusastraan Indonesia. Selanjutnya, penelitian ini juga menggunakan sosiologi kesusastraan untuk menghubungkan pokok bahasan cinta dengan latar belakang penulis, misi penerbit, dan realitas kemasyarakatan. To continue the mission of Islamic dakwah, Habiburrahman el Shirazy known as a phenomenal author of Islamic popular novel in Indonesia presents his latest novel, Ayat-Ayat Cinta 2 (2015). More significantly, this novel maintains a theme of love in his previous novels including Ayat-Ayat Cinta (2014). The ugly heroin, the lascivious hero and a sexual interest have been connected with the theme of dakwah. To fathom how the theme of Islam can be combined with the sexual desire, this study explores the concept of love in Ayat-Ayat Cinta 2. The study observes the inclination of love as a concept used by the Indonesian preacher-novelist in reference to the developmental phase in the Indonesian literature. Furthermore, this study also uses the sociology of literature to link the subject of love with the author’s background, the publisher’s mission, and the reality of community.
PENERAPAN LANGUAGE EXPERIENCE APPROACH DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA Tati Sri Uswati; Itaristanti Itaristanti
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.486 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1377

Abstract

Apabila seseorang memiliki keterampilan berbicara yang baik, dia akan memperoleh keuntungan sosial maupun profesional.Pada pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah, guru kurang mengajak siswa untuk lebih aktif menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan berbicara siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada kompetensi menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkan Language Experience Approach (LEA). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di MAN 2 Kota Cirebon. Teknik pengumpulan data, meliputi: angket, observasi, wawancara, dan tes keterampilan bercerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi LEA dapat meningkatkan keterampilan bercerita. Peningkatan tersebut ditunjukkan dari kualitas pembelajaran yang tercermin pada keaktifan, perhatian dan konsentrasi, minat selama pembelajaran, serta keberanian siswa bercerita di depan kelas. If a person has good speech skills, he or she will gain both social and professional benefits. In the implementation of Indonesian language learning in schools, teachers do not invite students to be more active in listening, speaking, reading and writing. This condition results in low student speaking ability. This study aims to improve speaking skills on the competence of retelling the contents of the short story by applying the Language Experience Approach (LEA). This class action research (PTK) is conducted in MAN 2 Kota Cirebon. Data collection techniques, including: questionnaires, observations, interviews, and skills test storytelling. The results showed that the implementation of LEA strategy can improve the storytelling skills. The improvement is reflected in the quality of learning reflected in liveliness, attention and concentration, interest during learning, and the courage of students telling stories in front of the class.
KOMPETENSI KESUSASTRAAN GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI WILAYAH TANGERANG SELATAN Ahmad Bahtiar
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.163 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1386

Abstract

Kompetensi kesusastraan kini tengah dikritisi oleh berbagai pihak yang memperhatikan lemahnya pembelajaran sastra di sekolah, khususnya sekolah menengah. Untuk itu penelitian dengan sasaran atau responden guru bahasa dan sastra Indonesia sekolah menengah di wilayah Kotamadya Tangerang Selatan dilaksanakan. Tulisan dengan metode deksriptif-analisis ini mendeskripsikan kompetensi yang mencakup memahami pengetahuan sastra, keberminatan dan pengalaman sastra serta keikutsertaan dalam perkembangan sastra. Data yang diperoleh dianalisis serta dikomparasikan dengan standar kompetensi kesusastraan yang ideal. Sehubungan itu intrumen yang digunakan untuk tulisan ini yaitu angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa dan sastra Indonesia di wilayah Kotamadya Selatan berdasarkan kompetensi kesusastraan masih jauh dari kriteria guru bahasa dan sastra Indonesia ideal. Untuk itu perlunya upaya meningkatkan kompetensi guru bahasa dan sastra Indonesia khususnya berkenaan dengan kesastraan. Literary competence is now criticized by the experts who pay attention on the weakness of the literature teaching-learning at schools, especially secondary schools. Therefore, this research focusing on the Indonesian language and literature teacher in secondary schools in the Municipality of Tangerang Selatan was conducted. Ths is a descriptive analysis research which explains the competencies including understanding literary knowledge, students’ literary interest and experience, and participation in developing literary activities. The data of this researchs were analyzed and compared to the ideal literary competence standards. The instrument of this research was questionnaire. The results of this research show that based on the literary competence, the Indonesian language and literature teachers in the municipality of Tangerang Selatan do not meet required standards as an ideal teacher. Therefore, it is proposed that some efforts to improve the competency of Indonesian language and literature teachers in the literature understanding and implementing on the teaching-learning process are necessary.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MENULIS CERITA PENDEK YANG BERORIENTASI PADA KARAKTER CINTA TANAH AIR Agung Nasrulloh Saputro
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.762 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Mantingan Ngawi. Tahapan penelitian, meliputi: pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produksi awal, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk, uji lapangan, revisi produk akhir, dan desiminasi serta implementasi. Hasil pengembangan buku ajar ditunjukkan pada tahap-tahap sebagai berikut. Validasi buku ajar dinilai oleh dua validator yang menunjukkan bahwa buku ajar termasuk dalam kategori baik karena persentase ≥ 75%. Uji coba terbatas melalui angket, wawancara guru, dan observasi pengamat. Hasil uji coba lapangan diperoleh nilai siswa dalam menulis cerita pendek rata-rata 80. Jadi, dapat disimpulkan bahwa buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air layak digunakan sebagai buku ajar menulis cerita pendek kelas VIII. This study aims to develop textbooks to write a short story with the character of love homeland. The research was conducted at SMPN 1 Mantingan, Ngawi. Research stages include: initial information collection, planning, development of initial production formats, preliminary trials, product revisions, field trials, product revisions, field tests, final product revisions, and dissemination and implementation. The results of textbook development are shown in the following stages. The textbook validation was assessed by two validators indicating that the textbook was included in either category because the percentage was ≥ 75%. Limited trials through questionnaires, teacher interviews, and observer observations. The results of the field test obtained the value of students in writing an average short story 80. So, it can be concluded that the textbook writing short stories with the character of love the homeland worthy of use as a textbook to write a short story class VIII.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS RISET DI JURUSAN TADRIS BAHASA INDONESIA FITK IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Indrya Mulyaningsih; Nina Nurfiana; Mohammad Ali Zahidin
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.022 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pembelajaran, (2) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis riset, dan (3) mendeskripsikan pendapat mahasiswa terhadap model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksplanatif. Adapun data penelitian berupa 11 mata kuliah pada Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Data dikumpulkan dengan tiga (3) cara, yakni observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan teknik triangulasi, baik sumber data maupun metode pengumpulan data. Data dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara umum, pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia menggunakan ceramah dan diskusi; 2) hanya satu mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran berbasis riset; 3) mahasiswa beranggapan bahwa model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati kurang variatif. This study aims to: (1) describe the learning, (2) describe the research-based learning model, and (3) describe the opinion of students to the learning model used in the Indonesian Education Department. This study was a descriptive explanation. The research data on 11 subjects Semester, Academic Year 2015/2016. Data collected by three (3) different ways, including observation, interviews and document analysis. The validity of the data using triangulation techniques, both data sources and data collection methods. Data were analyzed using interactive analysis. These research results show that 1) in general, learning at the Indonesian Education Department using lecture and discussion; 2) only one course that uses research-based learning model; 3) students thought that learning model used in the Indonesian Education Department, IAIN Syekh Nurjati less varied.
MODEL PENEMUAN KONSEP BERBASIS TEKS PADA PEMBELAJARAN SASTRA Nazla Maharani Umaya
Indonesian Language Education and Literature Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.066 KB) | DOI: 10.24235/ileal.v2i2.1292

Abstract

Salah satu materi dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah sastra. Keberhasilan pembelajaran sastra di SMP perlu ditinjau ulang, terutama di Kota Semarang, Indonesia. Pembelajaran hendaknya memenuhi kebutuhan siswa. Anak berusia 12-15 tahun memiliki karakter dominan pada unsur intelegensi, kepraktisan, kepekaan, dan sikap memilih. Penelitian ini bertujuan untuk memberi alternatif bahan ajar pada pembelajaran sastra. Penelitian ini berdesain deskriptif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, yakni analisis pada teks dan konsep model aplikasi model. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat dibuktikan bahwa pembelajaran berbasis teks dapat menjadi alternatif model pembelajaran sastra. Kelebihan bahan ajar ini adalah dapat mencapai tujuan belajar serta dapat menemukan konsep dan menentukan keputusan dalam bersikap secara sosial. Oleh karena itu, teks sastra realis dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan bahan ajar. One learning Indonesian hearts material is literary. Learning success in junior high literature should be reviewed, especially in Semarang, Indonesia. Learning should fulfill student needs. Child with 12-15 year olds have the character of a dominant element on intelligence, practicality, sensitivity, and attitude vote. This research aims to review the alternative providing learning materials with open literature. This research desaign use descriptive explanative. Data were collected through document analysis, the analysis of text and model at application concept model. Based on the analysis can be proved that the text-based learning can be an alternative become learning model literature. Excess teaching materials literature is can be achieve the learning objectives as well as can be found the concept and determine the decision hearts operating be social. So, text realist literature can be utilized as a source and teaching materials.

Page 1 of 1 | Total Record : 8