cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2020)" : 16 Documents clear
Tindak Tutur Direktif Humanis Langsung dalam Film “Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo” Putri, Nurlaili Irias; Zulaeha, Ida
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.4942

Abstract

The purpose of this study was to analyze the form of direct speech acts and the function of explicit humanist directive speech acts. The data source in this research is the film “Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo” by the director Mirwan Arfah. The data were collected using the observation method, basic tapping techniques, advanced technique of listening to the free to speak competently, and the advanced technique of note-taking. The validity of the data used triangulation: source, technique, and time. Data were analyzed using the practical matching method with the basic technique of sorting the determinants. Based on the mode, it includes: declarative, interrogative, and imperative. The function of direct humanist directive speech acts includes: asking, begging, inviting, asking, ordering, prohibiting, forgiving, and advising.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk tindak tutur langsung dan fungsi tindak tutur direktif humanis langsung. Sumber data dalam penelitian ini adalah film “Anak Negeri Kisah Masa Kecil Ganjar Pranowo” Sutradara Mirwan Arfah. Data dikumpulkan dengan metode simak, teknik dasar sadap, teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik lanjutan catat.Keabsahan data menggunakan triangulasi: sumber, teknik, dan waktu. Data dianalisis menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP). Berdasarkan modusnya, meliputi: deklaratif, interogatif, dan imperatif. Fungsi tindak tutur direktif humanis langsung, meliputi: meminta, memohon, mengajak, bertanya, memerintah, melarang, memaafkan, dan menasihati.
Perempuan dalam Novel “Bidadari Bermata Bening” Karya Habiburrahman El Shirazy Anita, Anita; Rafli, Zainal; Ansoriyah, Siti
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.5363

Abstract

Women are considered weak and are considered inferior to men. This is widely used in novels as a form of literary work that can provide changes in thinking. The purpose of this research is to examine the value of women "Ayna" in the novel "Bidadari Bermata Bening" in terms of the theme. This qualitative research uses content analysis methods. The data sources are in the form of words, phrases and sentences in the novel. Based on the first theme, women experience family conflicts and are used for political purposes. Ayna is depicted as a figure of a woman who is acted on from a human rights perspective. The second theme is Ayna's struggle to achieve her dreams and love. Ayna is a smart woman who always carries out religious orders. The love that Ayna has is well guarded and finally, Ayna finds happiness.Perempuan dianggap kaum lemah dan dianggap lebih rendah dari laki-laki. Hal tersebut banyak diangkat dalam novel sebagai bentuk karya sastra yang mampu memberikan perubahan pemikiran. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji nilai perempuan “Ayna” dalam novel “Bidadari Bermata Bening” ditinjau dari tema. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode analisis isi. Sumber data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam novel. Berdasarkan tema pertama, perempuan mengalami konflik keluarga, dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Ayna digambarkan sebagai sosok perempuan yang tertindak dari segi hak kemanusiaan. Tema kedua adalah perjuangan Ayna dalam meraih cita-cita dan cintanya. Ayna menjadi sosok perempuan cerdas dan selalu menjalankan perintah agama. Cinta yang dimiliki Ayna dijaga dengan baik dan akhirnya Ayna mendapatkan kebahagiaan.
Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Rianto, Rianto
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.7225

Abstract

This study aims to describe the making of interactive multimedia independent learning applications based on articulate storyline 3. The research method used is research and development or Research and Development with a development model consisting of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results showed that the feasibility level of a multimedia application based on articulate storyline 3 which was named PERI GITA or digitalization independent learning for interactive learning in the Digitalisasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia was declared very suitable for use as interactive multimedia learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembuatan aplikasi multimedia interaktif pembelajaran mandiri berbasis articulate storyline 3. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan model pengembangan yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan aplikasi multimedia berbasis articulate storyline 3 yang diberi nama PERI GITA atau pembelajaran mandiri digitalisasi untuk pembelajaran interaktif pada mata kuliah Digitalisasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dinyatakan sangat layak digunakan sebagai multimedia pembelajaran interaktif.
Penyimpangan Pemakaian Kaidah Fungtor Kalimat Pada Artikel Jurnal Elu, Priscila Felicia; Rahardi, R Kunjana
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6078

Abstract

Conjunctions are part of the construction of a sentence. In writing, there is often a deviation from the sentence function rules related to the conjunction. This study aims to describe the errors of sentence functions in Indonesian. This qualitative research data source is the Indonesian Language Education Master Program students, Sanata Dharma University Yogyakarta. This research's data are sentences in journal articles that deviate from the rules of Indonesian sentence functions. From 100 data, 45 functional errors, 31 conjunction errors, four-function, and conjunction errors at once, and 20 idea ineffectiveness. These functions' errors were categorized into 14 errors in the subject function, 15 errors in the predicate function, three errors in the object function, and 13 errors for both the subject and predicate functions.Konjungsi merupakan bagian dari konstruksi sebuah kalimat. Dalam sebuah tulisan, acap kali terjadi penyimpangan kaidah fungtor kalimat berkaitan dengan konjungtor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan fungtor-fungtor kalimat berbahasa Indonesia. Sumber data penelitian kualitatif ini adalah para mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Data penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam artikel jurnal yang menyimpang dari kaidah fungtor-fungtor kalimat bahasa Indonesia. Dari 100 data, ditemukan 45 kesalahan fungtor, 31 kesalahan konjungtor, empat kesalahan fungtor dan konjungtor sekaligus, dan 20 ketidakefektifan gagasan. Adapun kesalahan fungtor tersebut dikategorisasikan menjadi 14 kesalahan pada fungtor subjek, 15 kesalahan pada fungtor predikat, tiga kesalahan pada fungtor objek, dan 13 kesalahan untuk fungtor subjek dan predikat sekaligus.
Bahan Ajar Pembelajaran Cerita Pendek Berbasis Integrasi Keilmuan di Sekolah Menengah Pertama Khuzaemah, Emah; Ummi, Hikmah Uswatun
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6978

Abstract

This study aims to develop short story teaching materials based on scientific integration. This study focuses on the analysis of needs and the development of teaching materials in junior high schools. Needs analysis was carried out using a questionnaire technique. Based on the results of the needs analysis, this scientific integration-based teaching material is urgently needed by Indonesian language teachers at MTs. The teaching materials developed are entitled "Bahan Ajar Cerpen Berbasis Integrasi Keilmuan, menggali makna kehidupan melalui cerpen". This teaching material is prepared in addition to improving the Indonesian language skills of grade nine MTs / SMP students, it can develop students 'spiritual intelligence in understanding the meaning of life and students' critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar cerita pendek berbasis integrasi keilmuan. Penelitian ini berfokus pada analisis kebutuhan dan pengembangan bahan ajar di Sekolah Menengah Pertama. Analisis kebutuhan dilakukan dengan menggunakan teknik angket. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, bahan ajar berbasis integrasi keilmuan ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru bahasa Indonesia di MTs. Bahan ajar yang dikembangkan berjudul Bahan Ajar Cerpen Berbasis Integrasi Keilmuan, menggali makna kehidupan melalui cerpen. Bahan ajar ini disusun selain untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia siswa MTs/SMP kelas sembilan, dapat mengembangkan kecerdasan spiritual siswa dalam memahami makna kehidupan dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Intonasi Perasaan Senang Tuturan Bahasa Melayu Langkat dengan Menggunakan Metode Average Erwina, Emmy
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.7228

Abstract

This study describes the intonation pattern of Langkat Malay speech in happy emotions. This research is an experimental phonetic study to experiment with happy speech among the ordinary people and the aristocracy in Tanjungpura, Langkat Regency, North Sumatra. Data obtained from the utterances of six informants and 40 respondents who were tested. This study uses the acoustic-phonetic theory and Praat program. The target speech in the study for happy emotions is [sәnãή benã amba mәndeήãr kabήã jo]. The research method used in this research is by using the Average method. The data obtained will be processed to determine how much the intonation of happy feelings in Malay language utterances is still used. The results showed that the average person's emotional content was higher than among the aristocrats, and there was a difference in the duration of the pronunciation. By making changes to happy emotional speech, namely decreasing several sts, the result still shows the meaning of happy emotions. Even when it is raised a few sts, the result becomes a pleasing emotional meaning.Penelitian ini mendeskripsikan pola intonasi tuturan bahasa Melayu Langkat dalam emosi senang. Penelitian ini merupakan kajian fonetik eksperimental, yaitu melakukan percobaan berupa tuturan senang pada kalangan orang kebanyakan dan kaum bangsawan yang berada di Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Data diperoleh dari tuturan enam informan dan 40 responden yang diujipersepsikan. Penelitian ini menggunakan teori fonetik akustik dan program Praat.Tuturan target dalam penelitian untuk emosi senang adalah [sәnãή benã amba mәndeήãr kabarήã jo]. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Average. Data yang didapatkan akan diolah sehingga mendapatkan presentase seberapa besar intonasi perasaan senang pada tuturan bahasa melayu langkat yang masih digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan emosi senang dari kalangan orang kebanyakan lebih tinggi dibandingkan dengan kalangan kaum bangsawan dan terdapat perbedaan durasi pada saat pengucapan. Dengan melakukan perubahan tuturan emosi senang, yaitu menurunkan beberapa st hasilnya masih tetap menunjukkan makna emosi senang, tetapi ketika dinaikkan beberapa st maka, hasilnya menjadi makna emosi sangat senang.
Pembelajaran Menulis Teks Anekdot dengan Menggunakan Metode Discovery Learning Sobari, Teti; Ramadhan, Mutiara
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.4246

Abstract

One of the texts used in language learning is anecdotal text. This study aims to improve students' knowledge and skills on anecdotal text material. This research was conducted in two cycles, each of which consisted of two meetings. The stages in this research consist of planning, implementing and reflecting. The method in this research is Classroom Action Research. Subjects taken in this study were all students of class X Multimedia 1 SMK TI Garuda Nusantara Cimahi. Based on the research results obtained, it can be concluded that the level of difficulty of the learning material can affect student outcomes. This can be seen from the assessment of students' knowledge skills, which are better than writing skills. Learning using the discovery learning method can increase students 'knowledge of anecdotal texts and improve students' ability to write anecdotal texts.Salah satu teks yang digunakan pada pembelajaran bahasa adalah teks anekdot. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan siswa pada materi teks anekdot. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang tiap siklusnya terdiri atas dua pertemuan. Tahapan dalam penelitian ini terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Multimedia 1 SMK TI Garuda Nusantara Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kesulitan materi pembelajaran dapat memengaruhi hasil siswa. Hal tersebut dilihat dari penilaian kemampuan pengetahuan siswa lebih baik dibandingkan kemampuan menulis. Pembelajaran dengan menggunakan metode discovery learning dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai teks anekdot serta meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot.
Status Sosial Unsur Penokohan Pada Cerita Pendek “Sang Guru Juki” Karya Ahmad Tohari Nurhadi, Ardhian; Adriyanti, Nova Daniar
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.3816

Abstract

This study aims to examine and determine the function of social status and role of the behaviour and character of figures in the community system. The data source in this study is a short story entitled "Sang Guru Juki" by Ahmad Tohari. The resulting data is in the form of quotes that contain aspects of social values and status in the short stories. Researchers' data collection techniques used the observation and note technique. The results of the short story analysis contain vital social elements and values, especially in the characterization elements. Some of the intrinsic aspects conveyed in the story have a strong comparison in giving the message through the characters, especially the Juki character. The social element developed in the report include moral aspects, ethical aspects, and educational aspects. The Juki character depicted in the story has a profession as a teacher. However, the behaviours and attitudes that are built into the story do not show Juki's character as a teacher who must be emulated by his students. Juki tends to take advantage of their social status and role to fulfil their desires and desires.Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mengetahui fungsi status sosial dan peran dalam hubungannya dengan perilaku dan watak tokoh dalam sistem masyarakat. Sumber data pada penelitian ini adalah cerpen berjudul Sang Guru Juki karya Ahmad Tohari. Data yang dihasilkan berupa kutipan-kutipan yang memuat aspek-aspek nilai sosial dan status dalam cerpen. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik simak dan catat. Hasil analisis cerpen memuat unsur dan nilai sosial yang kental terutama pada unsur penokohannya. Beberapa unsur intrinsik yang disampaikan dalam cerita memiliki komparasi kuat dalam penyampaian amanat melalui tokoh-tokohnya terutama tokoh Juki. Aspek sosial yang dikembangkan dalam cerita meliputi aspek moral, aspek etika, dan aspek pendidikan. Tokoh Juki digambarkan dalam cerita memiliki profesi sebagai seorang guru. Namun perilaku dan sikap yang dibangun dalam cerita tidak menunjukkan watak Juki sebagai seorang guru yang harus diteladani oleh muridnya. Juki cenderung memanfaatkan status dan peran sosialnya untuk memenuhi nafsu dan keinginannya sendiri.
Pembelajaran Menulis Puisi di Sekolah Menengah Atas Sutikno, Sutikno; Winarni, Retno; Suyitno, Suyitno; Wardani, Nugraheni Eko
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.7338

Abstract

This study aims to describe learning to write poetry in high schools in Brebes Regency. (1) the importance of developing learning to write poetry for high school students that is attractive and fun, (2) the importance of the dimensions of the knowledge construction process in the learning process, (3) there is no model deemed appropriate for learning to write poetry, (4) the importance of the media used in learning to write poetry for high school students, and (5) the importance of introducing students to multiculturalism in learning to write poetry. Things that are needed by teachers and students in learning to write poetry include: (1) easy-to-use media, (2) an interesting and fun learning atmosphere, (3) can develop students' talents and interests, (4) can increase social feelings between friends, and (5) can train courage and self-confidence.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis puisi di SMA se-Kabupaten Brebes. (1) pentingnya pengembangan pembelajaran menulis puisi siswa SMA yang menarik dan menyenangkan, (2) pentingnya dimensi The knowledge construction process dalam proses pembelajaran, (3) belum adanya model yang dianggap tepat untuk pembelajaran menulis puisi, (4) pentingnya media yang digunakan dalam pembelajaran menulis puisi siswa SMA, dan (5) pentingnya mengenalkan kepada siswa tentang multikultural dalam pembelajaran menulis puisi. Hal yang diperlukan guru dan siswa pada pembelajaran menulis puisi, meliputi: (1) media yang mudah digunakan, (2) suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, (3) dapat mengembangkan bakat dan minat siswa, (4) dapat meningkatkan rasa sosial antarteman, dan (5) dapat melatih keberanian dan percaya diri.
Pemerolehan Bahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus Rahmania, Leni; Pratiwi, Anggia Suci; Permana, Rahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.6689

Abstract

Children's language acquisition is not only influenced by stimulation factors, but also by responding to a set of tools. This study aims to describe the language acquisition of children with special needs in SDIT Idrisiyyah Tamansari, Tasikmalaya City, West Java. Data were collected using observation, interviews, and documentation. The validity test was carried out by expert judgment and triangulation. The results showed that the acquisition of syntactic language through several components, namely: sentences, clauses, phrases, and words. The syntactic acquisition is in the form of being able to say, but there is still an incorrect pronunciation.Pemerolehan bahasa anak bukan hanya dipengaruhi faktor rangsangan, tetapi juga dengan mengadakan respon pada seperangkat peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak berkebutuhan khusus di SDIT Idrisiyyah Tamansari, Kota Tasikmalaya Jawa Barat. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan dengan expert judgment dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan bahasa sintaksis melalui beberapa komponen, yaitu: kalimat, klausa, frasa, dan kata. Pemerolehan sintaksis berupa mampu mengatakan, tetapi masih ada pengucapan yang tidak tepat.

Page 1 of 2 | Total Record : 16