cover
Contact Name
Indrya Mulyaningsih
Contact Email
indrya@syekhnurjati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indrya@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Language Education and Literature
ISSN : -     EISSN : 25022261     DOI : -
Indonesian Language Education and Literature is a journal of research publication. The scopes of this research are Indonesian language and literature teaching, either as the first, second, or foreign language. The research can be conducted in elementary schools, junior high schools, senior high schools, and / or university. The journal is regularly published on July and December in collaboration with the cooperation Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI) or The Association of Indonesian Language and Literature Lecturers and Ikatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) or The association of Indonesian Language and Literature Study Program.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 15 Documents clear
Ekspresi Tutur Pejabat Publik dalam Wacana Percakapan Virtual di Facebook (Public Officials' Speech Expressions in Virtual Conversation Discourse on Facebook) Erwin, Erwin
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.14366

Abstract

This article presents the reality of speech expressed by the Governor of West Nusa Tenggara via his Facebook account. Data collection used documentation techniques, namely by capturing images on Bang Zul Zulkieflimansyah's Facebook account which were posted in May 2022. The research results showed that the Governor of West Nusa Tengggara used his Facebook account to express himself in the form of cultural, artistic and culinary appreciation; convey an appeal; greet the public; provide motivation; providing compensation; disaster responsse activities; health information; sports information; information about attending activities; tourist attraction information; meet the characters; joke (entertainment); educational information; responsse to farmer and rancher problems; legal events; and political events. Public officials tend to (dominantly) use Facebook as a means to express themselves as figures who are popular and have social sensitivity.Tulisan ini menyajikan tentang realitas tutur yang diekspresikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat melalui akun Facebook. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, yaitu dengan menangkap gambar pada akun Facebook Bang Zul Zulkieflimansyah yang diposting pada bulan Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gubernur Nusa Tengggara Barat menggunakan akun Facebook-nya untuk mengekspresikan dirinya berupa apresiasi kebudayaan, seni, dan kuliner; menyampaikan himbauan; menyapa masyarakat; memberikan memotivasi; pemberian santunan; kegiatan respons bencana; informasi kesehatan; informasi olah raga; informasi menghadiri kegiatan; informasi objek wisata; bertemu dengan tokoh; lelucon (hiburan); informasi pendidikan; respons masalah petani dan peternak; peristiwa hukum; dan peristiwa politik. Pejabat publik cenderung (dominan) menggunakan Facebook sebagai sarana untuk mengkspresikan dirinya sebagai sosok yang merakyat dan memiliki kepekaan sosial.
Pengaruh Model ARCS dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Menulis Teks Pidato Persuasif (The Effect of the ARCS Model and Learning Motivation on Persuasive Speech Text Writing Skills) Ikhlasani, Inti; Ramadhan, Syahrul; Sihes, Ahmad Johari; Jamaluddin, Norliza
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13705

Abstract

This study aims to (1) explain the effect of the ARCS and conventional learning models on writing skills; (2) explain the effect of the ARCS model Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) on writing skills for students who are highly motivated to learn; (3) explain the effect of the ARCS model on writing skills for students with low learning motivation; and (4) explain the interaction between the ARCS learning model with learning motivation towards writing skills. This type of research is a quasi-experiment. Sampling was done by purposive sampling technique. The research samples are class IXB and IXE. The research findings showed (1) the persuasive speech text writing skills of students taught by the ARCS model were higher than students taught by the conventional model for both students with high learning motivation and low learning motivation; and (2) there is an interaction between the ARCS model and learning motivation in influencing persuasive speech text writing skills.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan pengaruh model ARCS Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dan model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan menulis; (2) menjelaskan pengaruh model ARCS terhadap keterampilan menulis untuk siswa yang bermotivasi belajar tinggi; (3) menjelaskan pengaruh model ARCS terhadap keterampilan menulis untuk siswa yang bermotivasi belajar rendah; dan (4) menjelaskan interaksi antara model pembelajaran ARCS dengan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian, yaitu kelas IXB dan IXE. Temuan penelitian menunjukkan (1) keterampilan menulis teks pidato persuasif siswa yang diajar dengan model ARCS lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan model konvensional baik pada siswa bermotivasi belajar tinggi maupun bermotivasi belajar rendah; dan (2) terdapat interaksi antara model ARCS dan motivasi belajar dalam memengaruhi keterampilan menulis teks pidato persuasif.
Narasi Kearifan Lokal Gerabah Pademawu sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bermuatan Seni Madura (Narrative of Local Wisdom of Pademawu Pottery as Teaching Material Indonesian Containing Madurese Art) Rifki, Mohammad; Ambarwati, Ari
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.11459

Abstract

This study focuses on describing Pademawu pottery which is used as teaching materials for Indonesian Madurean art. The Pademawu community is one of the producers of pottery with the best quality, pottery products have been widely exported abroad. Pademawu pottery contains the values of local wisdom at every stage of its manufacture so that it is strategically arranged as teaching materials for Indonesians. The research method is qualitative descriptive with an ethnographic approach to obtain an overview of the content of virtue and wisdom in Pademawu pottery that can be implemented in Indonesian subjects. The novelty of this research is the study of the narrative of Madurese wisdom on Pademawu pottery as teaching material for Indonesians, especially in affective and psychomotor aspects. The results showed that there is material content in pottery related to the basic competencies of the 2013 Curriculum so it has the potential to be used as teaching materials for Indonesian adaptive Madurese local wisdom.Penelitian ini berfokus mendeskripsikan gerabah Pademawu yang digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan seni Madura. Masyarakat Pademawu merupakan salah satu produsen gerabah dengan kualitas terbaik, hasil gerabah sudah banyak diekspor ke luar negeri. Gerabah Pademawu mengandung nilai-nilai kearifan lokal pada setiap tahap pembuatannya sehingga strategis disusun sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Metode penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memperoleh gambaran muatan kebajikan dan kebijaksanaan pada gerabah Pademawu yang dapat diimplementasikan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kebaruan penelitian ini adalah kajian narasi kearifan Madura pada gerabah Pademawu sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat muatan materi yang ada pada gerabah yang berkaitan dengan kompetensi dasar Kurikulum 2013 sehingga berpotensi dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia adaptif kearifan lokal Madura.
A Gynocritical Reading of Laut Bercerita in Contemporary Indonesian Children's Literature (Pembacaan Kritis Laut Bercerita Sebagai Karya Sastra Anak Indonesia Masa Kini dari Perspektif Ginokritik) Susanti, R. Hariyani; Marlisa, Welli; Sardila, Vera; Fitria, Vany
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13343

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi representasi karakter perempuan dalam sastra anak Indonesia dengan menggunakan pendekatan ginokritik. Objek penelitian adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Penelitian ini menggunakan teori ginokritik yang dikembangkan oleh Elaine Showalter. Penelitian dilakukan melalui analisis kualitatif novel, menggunakan teknik analisis isi dan close reading. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya menerapkan pendekatan ginokritik dalam menganalisis sastra anak, karena hal ini mengungkapkan representasi karakter perempuan yang kompleks dan nuansa dalam novel. Penelitian ini mengungkap bagaimana karakter perempuan dalam Laut Bercerita menunjukkan agensi, pemberdayaan, dan perlawanan terhadap norma patriarki, menantang stereotip gender tradisional. Implikasi penelitian ini mendorong penerapan pendekatan ginokritik dalam menganalisis sastra anak, sebagai alat yang kuat untuk mempromosikan kesetaraan gender dan membangun hubungan gender yang lebih adil dalam masyarakat Indonesia.This study explores the representation of female characters in Indonesian children's literature using a gynocritical approach. The object of the study is the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori. The study employs the gynocritical theory developed by Elaine Showalter, which focuses on the experiences and perspectives of women in literature. The research is conducted through a qualitative analysis of the novel, using content analysis and close reading techniques. The results of the study demonstrate the importance of applying a gynocritical approach in analyzing children's literature, as it uncovers the nuanced and complex representation of female characters in the novel. The study reveals how the female characters in Laut Bercerita exhibit agency, empowerment, and resistance to patriarchal norms, challenging traditional gender stereotypes. The study concludes that gynocritical readings can contribute to broader efforts to promote gender equality, challenging traditional gender stereotypes and promoting more equitable gender relations.
Karakteristik Wacana Tulis Mahasiswa Thailand di IAIN Kediri (Characteristics of Thai Student Written Discourse in IAIN Kediri) Marwan, Iwan
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.11681

Abstract

This study aims to explore the characteristics of thought in written discourse which are marked by the existence of arguments that can be defended for accuracy and truth. This research uses analysis of language structure and argumentation structure. The data source for this study was a collection of writings by Thai students at IAIN Kediri. Data collection was done by reading carefully and repeatedly. The data analysis used was content analysis of text structure and argument structure and the method used was descriptive qualitative research. The study results show that the characteristics of Indonesian written discourse among Thai students at IAIN Kediri include linguistic structure and argument or reasoning structures. These two structures cannot be separated from one another because they have a binding elemental relationship between form and meaning. This research can be a guideline, especially for BIPA learning in improving writing skills.Penelitian ini bertujuan untuk menggali karakteristik pemikiran dalam wacana tulis yang ditandai adanya argumen-argumen yang dapat dipertahankan ketepatan dan kebenarannya. Penelitian ini menggunakan penelitian analisis struktur bahasa dan struktur argumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan tulisan mahasiswa Thailand di IAIN Kediri. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca saksama dan berulang-ulang. Analisis data yang digunakan adalah analisis isi struktur teks dan struktur argumen dan metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik wacana tulis bahasa Indonesia pada mahasiswa Thailand di IAIN Kediri meliputi struktur kebahasaan dan struktur argumen atau penalaran. Kedua struktur ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena memiliki hubungan unsur yang mengikat antara bentuk dan makna. Penelitian ini dapat menjadi pedoman, khususnya bagi pembelajaran BIPA dalam meningkatkan keterampilan menulis.
Pengaruh Group Investigation Berbantuan Media Audiovisual dan Motivasi Belajar terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita (The Influence of Group Investigation Assisted by Audiovisual Media and Learning Motivation on News Text Writing Skills) Pratiwi, Anisa; Atmazaki, Atmazaki
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.10513

Abstract

This research aims to explain the influence of the group investigation method assisted by audiovisual media and the expository method on writing skills. This type of research is quantitative research with experimental methods. The experimental design used is factorial design. Sampling was carried out using a purposive sample technique. The instruments used to collect data were performance tests and questionnaire sheets. Based on the research conducted, it was concluded that the group investigation method assisted by audiovisual media influenced the news text writing skills of class VIII students at SMP Negeri 2 Padang Panjang. This media can be used by teachers in other writing lessons.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh metode group investigation berbantuan media audiovisual dan metode ekspositori terhadap keterampilan menulis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah factorial design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sample. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes unjuk kerja dan lembar angket. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa metode group investigation berbantuan media audiovisual memengaruhi keterampilan menulis teks berita siswa kelas kelas VIII SMP Negeri 2 Padang Panjang. Media ini dapat digunakan oleh para guru pada pembelajaran menulis lainnya.
Foreign Students’ Difficulties in Understanding Indonesian Reading Text (Kesulitan Mahasiswa Asing dalam Memahami Teks Bacaan Bahasa Indonesia) Mufidah, Nida; Latifah, Nor; Mu'in, Fathchul
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.12807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa asing dalam memahami teks bacaan pada program pengajaran bahasa Indonesia untuk mahasiswa asing (BIPA) UIN Antasari Banjarmasin. Subyek penelitian adalah 14 mahasiswa yang berasal dari Sarawak, Malaysia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi selama kegiatan di Program BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menemukan kesulitan dalam memahami teks bahasa Indonesia karena kurangnya pengetahuan tentang topik pelajaran, kurangnya kosa kata, dan masalah dalam mengolah informasi setelah membaca dan penggunaan strategi membaca yang tidak memadai dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini, isi mata pelajaran BIPA bahasa Indonesia perlu diperluas secara terus-menerus dalam pengembangan kurikulum BIPA berdasarkan kesulitan siswa dan budaya lokal.This research aims to determine the difficulties of foreign students in understanding reading texts in the Indonesian language teaching program for foreign students (BIPA) at UIN Antasari Banjarmasin. The research subjects were 14 students from Sarawak, Malaysia. The data collection techniques used were tests, observations, interviews and documentation during activities in the BIPA Program. The research results show that students find difficulties in understanding Indonesian texts due to lack of knowledge about lesson topics, lack of vocabulary, and problems in processing information after reading and inadequate use of reading strategies in the learning process. The implication of this research is that the content of BIPA Indonesian subjects needs to be continuously expanded in the development of the BIPA curriculum based on student difficulties and local culture.
Peningkatan Kompetensi Wirausaha Literasi Mahasiswa Melalui Penerapan Edu-technopreneurship (Improving Literacy Entrepreneurial Student Competence through implementing Edu-Technopreneurship) Ulya, Chafit
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13362

Abstract

This study aims to explain the procedures for implementing edu-technopreneurship in improving student literacy entrepreneurial competence. The research used classroom action research. The research participants were 40 students and one collaborator lecturer. Data collection techniques were taken from journals, questionnaires, observations, interviews, and document analysis. Test the validity of the data using data source triangulation, method triangulation, and informant review, as well as self-validation, peer validation, and academic validation. The data analysis technique used an interactive analysis model. The results of this study indicated that the procedure for implementing edu-technopreneurship consists of four stages, namely planning, implementation, evaluation, and competition. The application of edu-technopreneurship is proven to improve students' entrepreneurial literacy competence in three dimensions, namely knowledge, skills, and entrepreneurial attitude.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan prosedur penerapan edu-technopreneurship dalam meningkatkan kompetensi wirausaha literasi mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Partisipan penelitian adalah 40 mahasiswa dan satu dosen kolaborator. Teknik pengumpulan data menggunakan jurnal, kuesioner, observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data, triangulasi metode, dan review informan, serta validasi diri sendiri, validasi rekan sejawat, dan validasi akademik. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur penerapan edu-technopreneurship terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, evaluasi, dan kompetisi. Penerapan edu-technopreneurship terbukti mampu meningkatkan kompetensi wirausaha literasi mahasiswa pada tiga dimensi, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap berwirausaha.
Bentuk Wacana Fatis dalam Interaksi Sosial Masyarakat Jawa (Forms of Phatic Discourse in the Javanese Social Interaction) Asmara, Rangga; Wijana, I Dewa Putu; Sulistyowati, Sulistyowati
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.12993

Abstract

This research aims to describe the formal forms or manifestations of phatic discourse within the conversational discourse structure among the Javanese community. The data in this research are phatic discourses as units filling conversational/interactive discourse. Data collection was centered in Magelang. Data collection was carried out through non-participant observation techniques involving 22 respondents. During the data collection process, the researcher also conducted recording, notation, and translation. The analytical methods used in this research are referential equivalence, pragmatic equivalence, and distributional methods. Based on the research, in terms of form, phatic discourse is constructed with sentence-forming elements of news, questions, and commands. This proves that phatic discourse can be used in all modes of communication, whether declarative, interrogative, or imperative. However, pure phatic discourse with sentence-forming elements of commands was not found in its usage. In Javanese social interaction, phatic discourse is present and used as words that do not convey meaning but serve a social function.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk formal atau wujud wacana fatis dalam struktur wacana percakapan di kalangan masyarakat Jawa. Data dalam penelitian ini ialah wacana fatis sebagai satuan pengisi wacana percakapan/interaktif. Latar pengambilan data dipusatkan di Magelang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi nonpartisipan yang melibatkan 22 responden. Selama pengumpulan data berlangsung, peneliti juga juga melakukan perekaman, pencatatan, dan pentranslasian. Metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode padan referensial, padan pragmatis, metode agih. Berdasakan penelitian, dari segi bentuk, wacana fatis dikonstruksi dengan unsur pembentuk kalimat berita, tanya, dan suruh. Hal ini membuktikan wacana fatis dapat digunakan pada semua modus komunikasi, baik deklaratif, interogatif, dan imperatif. Namun demikian, wacana fatis dengan unsur pembentuk kalimat suruh murni tidak ditemukan penggunannya. Dalam interaksi sosial masyarakat Jawa, wacana fatis hadir dan digunakan sebagai kata-kata yang tidak membawa arti, melainkan untuk memenuhi suatu fungsi sosial.
Expressing Emotions in Activity Write a Poetry: an Investigation of Literacy Abilities (Ekspresi Emosi pada Aktivitas Menulis Puisi: Sebuah Investigasi Kemampuan Literasi) Turahmat, Turahmat; Afandi, Mohammad; Syamsi, Atikah
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13631

Abstract

Penelitian ini berupaya menawarkan dan menyajikan pembelajaran bahasa Indonesia yang menarik melalui pengungkapan emosi dalam kegiatan menulis puisi sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi berdasarkan pengalaman belajar bahasa siswa sekolah dasar di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental). Penelitian ini mengambil sampel sekolah dasar di Jakarta, Bekasi dan Cirebon dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan observasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 68,52 dan kelas kontrol sebesar 53,70. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan literasi melalui ekspresi emosi membaca puisi cocok untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa, sehingga pembiasaan literasi dapat menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa.This research seeks to offer and present interesting Indonesian language learning through conveying emotions in writing poetry activities as an effort to improve literacy skills based on the language learning experiences of elementary school students in Indonesia. This type of research is quasi-experimental (Quasi Experimental). This research took samples from elementary schools in Jakarta, Bekasi and Cirebon with a total sample of 107 respondents. The data collection techniques used in this research were questionnaires, tests and observations. The research results showed that the average learning outcome for experimental class students was 68.52 and that of the control class was 53.70. This shows that literacy habituation through the emotional expression of reading poetry is suitable for improving students' language literacy skills, so that literacy habituation can be an alternative for teachers to improve students' language literacy skills.

Page 1 of 2 | Total Record : 15