Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik
Journal of Economics and Public Policy (hence JEKP) is a national journal providing authoritative source of scientific information for the policy maker, researcher, and student. We publish original research papers, review articles, and case studies focused on economics and public policies as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two reviewers. JEKP is released and published by Centre for Research, Expert Body of The House of Representatives of The Republic Indonesia and managed to be issued twice a year.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2011)"
:
8 Documents
clear
KEBIJAKAN PRIVATISASI DALAM UPAYA PROFITISASI PT. KERETA API
. Sukarna
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.128
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah salah satu pilar penting dalampemasukan pendapatan negara melalui kinerja atau kontrubusi keuanganyang besar terhadap pembangunan nasional. Lagi pula, peningkatankontribusinya terhadap PDB dan modalnya harus ditingkatkan supayaBUMN siap untuk meningkatkan pengeluarannya dalam upaya perbaikansarana dan prasarana BUMN tersebut. Di sini, PT. KAI (Kereta ApiIndonesia) sebagai BUMN dibidang transportasi perlu diprivatisasi dalamupaya meningkatkan modalnya tersebut guna menutupi pengeluaranpengeluarandalam biaya operasional serta perbaikan sarana danprasarananya melalui skema IPO (Initial Procedure Obligation) atau PSO(Public Service Obligation). Makalah ini akan menginvestigasi kinerja PT.KAI, terutama kinerja atau pengelolaan PT. KCJ melalui skema PSO.
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PRODUKSI GARAM NASIONAL
. Izzaty;
Sony Hendra Permana
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.122
Garam memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusiasebab garam digunakan untuk konsumsi dan industri setiap hari. Produksigaram nasional masih jauh di bawah kebutuhan masyarakat Indonesia,padahal Indonesia adalah Negara kepulauan yang luas lautnya lebih luas daridaratan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Pemerintah danalternatifnya dalam mendorong peningkatan produksi garam. Hasil kajianmenunjukkan bahwa permasalahan industri garam seperti lemahnyainstitusi kelembagaan, dan posisi tawar petambak garam akibat tidakmemadainya infrastruktur dan fasilitas produksi akibat lahan potensial tidak semuanya dimanfaatkan untuk memproduksi garam dan masih dikelola secara tradisional. Selain itu masalah permodalan, regulasi yang menyangkut pengaturan penetapan harga awal dan pengaturan garam impor, isu tata niaga yang terkait dengan impor, serta masih tingginya deviasi harga, serta terjadinya penguasaan kartel perdagangan garam pada tingkat lokal dan regional. Kebijakan penanganan impor garam dan pemberdayaan usaha garam rakyat diharapkan mampu meningkatkan produksi garam nasional. Di samping itu pembentukan buffer stock (stok penyangga) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pangan nasional, khususnya garam, sudah mendesak untuk segera direalisasikan.
PENGARUH INVESTASI ASING DAN HUTANG LUAR NEGERI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
Niken Paramita Purwanto;
Dewi Restu Mangeswuri
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.123
Penanaman modal asing dan hutang luar negeri merupakan indikatorekonomi yang sering menjadi pembicaraan akan pengaruhnya terhadappertumbuhan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji danmenganalisis bagaimana pengaruh hutang luar negeri dan penanaman modal langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini merupakan analisis terhadap data sekunder. Data yang digunakan adalah data time series dari tahun 1981 sampai tahun 2010. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear. Di mana pertumbuhan ekonomi digunakan sebagai indikator Produk Domestik Bruto (PDB) riil sebagai variabel dependen dan hutang luar negeri dan penanaman modal asing sebagai variabel independen. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat pengaruh yang signifikan antara pertumbuhan ekonomi dengan hutang luar negeri dan penanaman modal asing. Besarnya pengaruh variabel tersebut sebesar 57,4 persen, sedangkan 42,6 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Secara lengkap variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan dengan probabilitas 5 persen. Untuk variabel hutang luar negeri diperoleh probabilitas sebesar 0,003 dengan arah positif. Ini menunjukan bahwa hutang luar negeri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan probabilitas untuk penanaman modal asing adalah 0,009 dengan arah positif. Ini menunjukan bahwa penanaman modal asing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
DILEMA KEBIJAKAN SUBSIDI HARGA BAHAN BAKAR MINYAK DAN ALTERNATIF SOLUSINYA
Juli Panglima Saragih
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.119
Hingga saat ini kebijakan subsidi BBM terus diberlakukan dan menjadidilema bagi Pemerintah ketika posisi APBN mengalami defisit. Jika hargaBBM bersubsidi dinaikkan maka akan menyebabkan inflasi, sehingga dayabeli masyarakat akan turun, khususnya masyarakat berpenghasilan rendahdan miskin. Posisi ini terus menjadi dilema bagi Pemerintah. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pada kurun waktu kondisiterkini terkait dengan kebijakan subsidi. Berdasarkan analisis tersebut, salahsatu upaya untuk mengurangi beban anggaran subsidi dalam APBN adalahdengan menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut. Pilihan kebijakanmenaikkan harga BBM merupakan alternatif yang paling tepat di antaraberbagai alternatif. Beberapa strategi untuk menaikkan harga BBMbersubsidi, yaitu (1) kenaikan secara bertahap (perlahan dan tidak drastis),(2) ada periodisasi, dan (3) mempertimbangkan atau memperhitungkankondisi perekonomian nasional terakhir.
PERKEMBANGAN PASAR MODAL DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: ANALISIS VECTOR AUTOREGRESSIONS (VAR)
. Lisnawati;
Eka Budiyanti
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.124
Hubungan antara sektor finansial dan pertumbuhan ekonomi telah ditelitisejak awal abad ke-20 dan telah menjadi bahan perdebatan diantara paraahli ekonomi. Pasar modal merupakan salah satu dari sektor finansial yangberkembang sangat pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji danmenganalisis bagaimana hubungan antara pasar modal denganpertumbuhan ekonomi Indonesia. Data yang digunakan adalah data IHSGdan pertumbuhan ekonomi kuartalan dari tahun 1999 sampai tahun 2011.Teknik analisis yang digunakan adalah Vektor Autoregresi (VAR).Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Pasar modal mempengaruhipertumbuhan ekonomi di Indonesia secara signifikan,variabel yangmempengaruhi PDBt secara signifikan yaitu variabel IHSGt-3,PDBt-2,PDBt-3, dan PDBt-4. Namun pertumbuhan ekonomi tidak mempengaruhi perkembangan pasar modal di Indonesia, Variabel yang mempengaruhi IHSGt secara signifikan hanya variabel IHSGt-1.
DESAIN KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MENGHADAPI KRISIS GLOBAL
Telissa Aulia Falianty
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.120
Krisis global telah menyebar ke seluruh dunia dan menimbulkan pesimismedi berbagai belahan dunia. Krisis di Amerika Serikat dan Eropa telahmenyebabkan pertumbuhan ekonomi dunia secara rata-rata melambat.Krisis global ini harus ditangani dengan menggunakan kebijakan publik yangtepat. Makalah ini akan membahas desain kebijakan publik untukmenangani krisis baik dari kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakansektoral. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptifdilengkapi dengan metodologi kuantitatif di beberapa bagian. Analisis darikajian menunjukkan bahwa Indonesia harus mengambil serangkaiankebijakan baik di kebijakan fiskal, moneter, maupun sektoral untukmenangani dan memitigasi krisis.
MASALAH KEBIJAKAN DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Achmad Wirabrata;
T Ade Surya
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.126
Mendesaknya kebutuhan infrastruktur untuk menopang pertumbuhanekonomi sudah tidak bisa terbantahkan lagi. Kendala utamanya adalahpengadaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendalakebijakan pengadaan tanah seperti apakah yang menyebabkan lambatnyapembangunan infrastruktur di Indonesia. Analisis dilakukan secara deskriptifkualitatif. Data dan informasi bersumber dari dokumen-dokumen dan studiliteratur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala kebijakan berasal dariimplementasi kebijakan itu sendiri. Selain itu, masalah nilai ganti rugi tanahyang selama ini seringkali menjadi masalah utama, ternyata disebabkan olehcara penetapan Panitia Pengadaan Tanah yang tidak independen.
PEMBERLAKUAN ASAS KESETARAAN KEPEMILIKAN SAHAM PERBANKAN TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA
Rafika Sari;
Edmira Rivani
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22212/jekp.v2i2.121
Kebijakan perizinan kepemilikan saham perbankan melalui PP Nomor 29Tahun 1999 yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sejak krisis finansialpada tahun 1997-1998 membuka kesempatan pihak asing untuk memilikisaham perbankan hingga 99 persen proporsi saham industri bank. Hinggasaat ini, kebijakan tersebut masih terus berjalan dan menyebabkan semakinmeningkatnya kepemilikan saham perbankan oleh pihak asing. Hal inimemberikan dampak positif dan dampak negatif terhadap pertumbuhanindustri perbankan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui perkembangan kepemilikan asing saham perbankan diIndonesia, dan mengetahui pemberlakuan asas kesetaraan kepemilikansaham perbankan terhadap pertumbuhan industri perbankan yang perlu diterapkan di Indonesia, dengan melakukan perbandingan atas kebijakan pembatasan kepemilikan di negara lain.