cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
EMOSI POSITIF ANAK USIA DINI DAN STIMULASI “AKU ANAK CERIA” Riana, Mashar
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulasi emosi positif yang disusun dalam modul Stimulasi ?Aku Anak Ceria? terhadap peningkatan emosi positif anak usia dini. Subjek penelitian dipilih secara purposive random sampling, Penelitian dilakukan dengan desain eksperimen with pretest and posttest group, Kelompok eksperimen terdiri dari tujuh subjek penelitian, yang mendapat perlakuan berupa Stimulasi ?Aku Anak Ceria?. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi emosi positif. Skor hasil observasi dianalisis dengan menggunakan metode statistic nonparametric dengan bantuan program SPSS for Windows versi 10.0. Berdasar hasil uji beda peningkatan skor emosi positif antara tes awal dan tes akhir diperoleh hasil nilai Z sebesar -2,371 dengan p = 0,009 (p<0,01), yang berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor emosi positif antara tes awal (pretest) dengan tes akhir (posttest) secara signifikan.
Kesiapan Birokrasi Dalam Menerapkan Kebijakan Sistem Kredit Karakter Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta Hidayatulloh, Paksi; Khisbiyah, Yayah
Indigenous Vol. 4 No. 1, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i1.5956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan dinamika birokrasi dalam perspektif psikologi sosial/politik/organisasi pada pimpinan universitas dan pimpinan fakultas dalam menerapkan kebijakan sistem kredit karakter mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta.  Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan narasumber pimpinan rektorat yaitu wakil rektor 1 dan kabagmawa, pimpinan fakultas psikologi yaitu dekan dan wakil dekan 3 serta fakultas ilmu kesehatan yaitu wakil dekan 3, katua program studi  keperawatan dan kesejahteraan masyarakat. Pengambilan sampel fakultas diawali dengan komunikasi dengan organisasi mahasiswa di sejumlah fakultas Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dalam pengambilan keputusan secara institusi, elemen kebijakan mempunyai  peran yang signifikan dalam merancang bangun kurikulum pendidikan. Sinergisitas pemegang kebijakan, lingkungan kebijakan dan sistem kebijakan merupakan unsur yang menguatkan dan dikuatkan. Kebijakan sistem kredit karakter mahasiswa menjadi alternatif kebijakan dalam meningkatkan kemampuan soft skills peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa fragmentasi antar pengambil kebijakan menjadi dinamika organisasi yang harus segera diselesaikan dan adanya korelasi positif dalam aktifitas kemahasiswaan ketika sistem kredit karakter mahasiswa diimplementasikan.
Kebahagiaan (Happiness) pada Remaja di Daerah Abrasi Herbyanti, Deni
Indigenous Vol. 11, No. 2, November 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i2.1623

Abstract

Kebahagiaan memang sebuah hal yang dirasakan oleh setiap orang, diantaranya adalah kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja. Kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja juga merupakan sebuah perasaan yang dipengaruhi oleh diri sendiri dalam menjalani kehidupan serta adanya keadaan lingkungan tempat tinggal. Remaja yang tinggal di daerah abrasi adalah sebagian remaja yang memiliki makna serta bentuk kebahagiaan sesuai dengan diri dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan makna kebahagiaan yang dirasakan oleh remaja di daerah abrasi. Informan dalam penelitian ini adalah remaja dengan rentang usia 12-16 tahun dan tinggal di daerah abrasi Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah. Metode pengambilan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner terbuka yaitu informan bebas menjawab pertanyaan secara bebas menurut pengertian, logika, istilah dan gaya bahasanya sendiri. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi yaitu perpaduan antara metode kualitatif dan kuantitatif. Analisis yang dipakai termasuk dalam jenis pararel dengan metode kualitatif lebih dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kebahagiaan pada remaja di daerah abrasi adalah kebahagiaan apabila berada dalam sebuah keluarga yang utuh dengan kasih sayang serta berada dalam lingkungan yang tentram dan harmonis, memiliki fasilitas yang tercukupi, memiliki harapan yang tercapai serta memiliki kesehatan. Faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pada remaja adalah memiliki optimis dan berusaha, mendapatkan dukungan, bisa membahagiakan orang tua, kebersamaan dalam keluaga serta kesehatan. Kesedihan yang dirasakan remaja di daerah abrasi adalah kecewa, takut masa depan tidak tercapai serta berpisah dengan orang dekat.
HUBUNGAN ANTARA PEMAKAIAN BAHASA KRAMA DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN PENALARAN MORAL PADA PENUTUR BAHASA KRAMA Patria, Anggara Nur
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i1.1613

Abstract

Derasnya arus modernisasi dan demokratisasi dapat berpengaruh terhadap eksistensi kebudaayaan Jawa, sehingga banyak manusia Jawa sudah tidak menguasai dan tidak memahami nilai moral yang terkandung dalam bahasa krama, apalagi untuk mengamalkan nilai moral tersebut. Padahal penerapan bahasa krama dalam ranah komunikasi masyarakat Jawa turut berperan sakral dalam membentuk moralitas penuturnya. Hal ini mencuatkan isu yang mempertanyakan relevansi bahasa krama terhadap moralitas pada masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Hipotesis yang diajukan ada ada hubungan positif antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral pada penutur bahasa krama. Subjek penelitian ini adalah 90 orang penutur bahasa krama yang berdomisili di kalurahan Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta. Adapun ciri-ciri sampel dalam penelitian ini adalah: a) pendidikan minimal lulus SLTA atau sederajat. b) Berdomisili di Baluwarti. Metode pengumpulan data menggunakan skala pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi ganda atau regresi dua prediktor. Nilai korelasi (R) = 0,411; Fregression = 8,833 dengan p = 0,000 (p < 0,01), menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dan locus of control dengan penalaran moral. Hasil nilai korelasi rx1y= 0,322; signifikansi (p) = 0,008; (p < 0,01) berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara pemakaian bahasa krama dengan penalaran moral. Dengan demikian variabel pemakaian bahasa krama dan locus of control dapat digunakan sebagai prediktor (variabel bebas) untuk memprediksikan penalaran moral, namun generalisasi hasil-hasil penelitian terbatas pada lokasi penelitian dilakukan yaitu kelurahan Baluwarti, kecamatan Pasar Kliwon Surakarta.
KETERTARIKAN SOSIAL ORANG ASING TENTANG MINAT TINGGAL DI KOTA SOLO Nugraha, Galih Adi
Indigenous Vol. 11, No. 2, November 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i2.1661

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketertarikan orang asing tentang minat tinggal di kota Solo. Ketertarikan sosial orang asing tentang minat tinggal di kota Solo diketahui dari hasil wawancara kepada orang asing yang datang ke Solo. Penelitian dilakukan denganjumlah informan sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang asing ingin mempelajari tarian tradisional, terutama tarian kota Solo. Awalnya orang asing melihat pertunjukan tari tradisional Solo di negara asal. Orang asing menilai bahwa tarian tradisional Solo gerakannya anggun, lemah lembut dan selaras apabila dipandang. Orang asing menjadi tertarik untuk mempelajari tarian tradisional kota Solo. Kemudian orang asing datang ke kota Solo untuk belajar tari tradisional kota Solo selama dalam kurun waktu tertentu.
EFEKTIVITAS BRAIN GYM DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK Nuryana, Aryati; Purwanto, Setiyo
Indigenous Vol. 12, No.1, Mei 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v12i1.1558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Brain Gym dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada anak. Anak seringkali harus bergelut dengan agenda pembelajaran tidak hanya ketika di lingkungan sekolah tetapi juga di rumah. Dengan memaksakan otak untuk bekerja sangat keras maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam otak antara otak kanan dan otak kiri, juga dapat menyebabkan kelelahan pada otak sehingga konsentrasi dalam belajar anak menjadi menurun. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Serengan I, No.70 Surakarta yang berumur 10 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling dengan subjek sebanyak 76 orang dengan perincian subjek untuk try out 37 orang dan untuk penelitian 39 orang. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tes konsentrasi anak. Analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik non parametrik uji Mann Whitney U-Test. Diperoleh  nilai sebesar U= 80,000 p= 0.002 (p< 0.05). Nilai rata-rata gainscore konsentrasi belajar subjek pada kelompok eksperimen sebesar 25.50 sedangkan nilai rata-rata gainscore subjek pada kelompok kontrol sebesar 14.21. Nilai rata-rata ini dapat diinter- pretasi bahwa ada perbedaan atau selisih rata-rata pada hasil nilai kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Artinya pemberian Brain Gym sangat efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada anak.
STRATEGI COPING ORANG TUA MENGHADAPI ANAK AUTIS Wardani, Desi Sulistyo
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i1.1628

Abstract

Autis merupakan grey area dibidang kedokteran, yang artinya masih merupakan suatu hal yang penyebab, mekanisme, dan terapinya belum jelas benar. Permasalahan yang dihadapi oleh orang tua yang mempunyai anak autis ini memerlukan pemecahan sebagai upaya untuk beradaptasi terhadap masalah dari tekanan yang menimpa mereka. Konsep untuk memecahkan masalah ini disebut coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi strategi coping yang digunakan oleh orang tua untuk menghadapi anak penderita autis, bagaimana bentuk perilaku coping yang digunakan, dan apa dampak perilaku coping tersebut bagi orang tua. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang mempunyai anak autis yang bersekolah di SD PLUS Harmony. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah interview, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi coping pada orang tua yang mempunyai anak autis berorientasi pada penyelesaian masalah yang dihadapi (Problem Focused Coping), sedangkan bentuk perilaku coping yang muncul yaitu Instrumental Action yang termasuk dalam Problem Focused Coping dan Self-Controlling, Denial, dan Seeking Meaning yang termasuk dalam Emotion Focused Coping. Dampak positif dari perilaku coping yang dilakukan oleh orang tua yaitu Exercised Caution dan Seeking Meaning, sedangkan dampak negatif yang muncul diatasi orang tua dengan Intropersitive, Negotiation, dan Accepting Responbility.
Profil Kepribadian Santri Tahfidzul Qur’an Utami, Dara Aini; Hertinjung, Wisnu Sri
Indigenous Vol. 4 No. 1, 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i1.3053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kepribadian pada santri Tahfidzul Qur?an melalui inventory 16 PF. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 santri yang berusia minimal 16 tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode testing dengan alat inventory 16 PF. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Data penelitian dikelompokkan menjadi dua yaitu, profil kepribadian santri laki-laki dan profil kepribadian santri perempuan. Karakteristik kepribadian yang dimiliki oleh para santri secara keseluruhan hampir sama, namun pada santri laki-laki dan perempuan terdapat beberapa factor yang unik. Karakteristik kepribadian yang unik dari santri laki-laki adalah mereka mempunyai factor I (Sensitive) dan factor E (Dominance) yang rendah. Sementara karakteristik kepribadian yang berbeda untuk santri perempuan menunjukkan factor M (Imagination) dan factor Q4 (Tension) yang tinggi. Kata Kunci : Kepribadian, Santri, Tahfidzul Qur?an, 16 PF
Perilaku Religiusitas dalam Ruwat Sunarno, Sunarno
Indigenous Vol. 11, No. 2, November 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i2.1619

Abstract

Ruwatan sebagai bentuk budaya lokal dengan dalang ruwat sebagai tokoh yang berperan utama dalam prosesi ritual ruwatan yang memiliki religiusitas dalam mengemban tugas ngruwat. Religiusitas dalang ruwat ini adalah religiusitas yang sangat sarat dan erat dengan Agami Jawi. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui seperti apakah religiusitas dalang ruwat, dan bagaimanakah perilaku religiusitasnya. Pertanyaan penelitian ini secara operasional adalah Secara kognitif meliputi konsepsi keTuhanan, konsepsi tentang nabi, dan konsepsi kitab suci. Secara afektif, apakah ada pengalaman-pengalaman religiusitas, dan perasaan-perasaan religius. Sedangkan secara psikomotorik meliputi, seperti apakah bentuk ritual dalang ruwat, dan bagaimanakah perilaku religiusitas riil dalam hidup sehari-hari. Informan dalam penelitian ini adalah dalang ruwat berjumlah 2 orang, dengan karakteristik (a) mereka yang telah lanjut usia, atau setidak-tidaknya dalang yang telah mengawinkan anaknya dalam arti mereka yang telah matang pengetahuannya dalam hal ruwatan; (b) dalang yang keturunan Kyai Panjangmas. Tokoh ini merupakan dalang kenamaan pada zaman Sultan Agung di Mataram (1613-1643M); (c) mereka yang mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, dan (d) berdomisili di Surakarta. Pengumpulan data yang diperoleh dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, catatan lapangan, angket data diri, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah analisa induktif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, konsep keTuhanan dalang ruwat adalah konsep penghayatan terhadap Tuhan dengan tanpa adanya perpisahan antara seluruh alam semesta (panteisme). Kedua, nabi bagi dalang ruwat merupakan sosok yang sempurna. Ia memiliki kualitas-kualitas personal yang sempurna. Ketiga, seluruh alam raya adalah kitab suci Tuhan, karena seluruh jagad raya ini adalah emanasi Tuhan. Keempat, meditasi, samadhi, wening atau pujo broto sebagai ritual. Sedangkan melayani kemanusiaan adalah perilaku riil dalam hidup sehari-hari. Kelima, dampak psikis secara afektif, di antaranya adalah perasaan pasrah total kepada Tuhan, di dalam menjalani hidup rasa tenang dan tenteram, mampu hidup secara apa adanya, bersahaja, ikhlas dan mampu bersyukur atas apa yang Tuhan tetapkan, sering sekali mendapatkan petunjuk petunjuk Tuhan, memiliki kemampuan memprediksi nasib seseorang atau memprediksi sesuatu yang belum terjadi.
INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA PADA ANAK HOMESCHOOLING DAN ANAK SEKOLAH REGULER (Study Deskriptif Komparatif) Setiawati, Eka; Suparno, Suparno
Indigenous Vol. 12, No.1, Mei 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v12i1.1609

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak yang homeschooling dan anak yang sekolah reguler serta membandingkan interaksi antara keduanya. Pada penelitian ini digunakan 2 orang anak homeschooling dan 2 anak sekolah reguler dengan karakteristik yang telah ditentukan sebelumnya. Data diambil dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak homeschooling kurang berkembang bila dibandingkan dengan interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak sekolah reguler. Hal ini dikarenakan anak homeschooling kurang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebayanya, mereka lebih banyak berinteraksi dengan anggota keluarganya sendiri, dan lebih sering berinteraksi dengan orang-orang yang lebih tua, pada aspek tertentu mereka berkembang hampir sama meski tidak sebaik anak sekolah reguler tetapi dalam hal kerjasama, anak homeschooling kurang mampu, hal ini juga dikarenakan kesempatan mereka untuk belajar mengembangkan kemampuan kerjasama (mengemukkan pendapat, menyelesaikan perbedaan pendapat dalam kelompok, dll) memang kurang.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 2 (2020): November Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 4 No. 1, 2019 Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue