cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL KEGURUAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
Peningkatan Kemampuan Lompat Jauh Peserta Didik dengan Menggunakan Media “KB” di Kelas VI SD Negeri 060925 Medan Amplas Noisen Siagian
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan tahapan-tahapan pelaksanaan meliputi; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama dua siklus, maka dapat disimpulkan: 1) Rata-rata skor perolehan kemampuan lompat jauh peserta didik dari siklus I ke siklus 2 terjadi peningkatan. Selain skor rata-rata ketuntasan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II juga terjadi peningkatan. Hal ini disebabkan karena penggunaan alat peraga Kardus Bekas (KB) dengan perbaikan manajemen kelas yang lebih baik yang dilakukan secara berkelompok; 2) Terjadi peningkatan kualitas pembelajaran peserta didik yang ditandai dengan peningkatan keaktifan peserta didik baik dalam bentuk minat belajar, perhatian terhadap pelajaran, angka partisipasi, dan presentasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran Penjaskes dengan menggunakan alat peraga Kardus Bekas (KB).Kata Kunci: Lompat Jauh, Media Karton Bekas (KB).
Peningkatan Hasil Belajar Tata Busana (Pola Dasar) Siswa Kelas X Busana-1 SMK Negeri 10 Medan Melalui Penerapan Metode Peta Konsep/Mind Map Erlina Rangkuti
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan didasarkan pengamatan rendahnya hasil belajar tata busana (pola dasar) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Tindakan yang dilakukan menerapkan model pembelajaran Peta Konsep/Mind Map. Untuk menyelesaikan masalah digunakan instrumen pengamatan aktivitas belajar siswa, instrumen penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan aktivitas guru, serta nilai hasil evaluasi setiap selesai pertemuan. Nilai data yang diperoleh menjadi bahan refleksi untuk dilakukan di siklus berikutnya. Ketika dilakukan refleksi awal hasil belajar siswa sekitar 57,75 (sangat kurang). Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 74,3 (cukup), pada siklus II 80,0 (cukup), dan pada siklus III menjadi 83,1 (tinggi). Sehingga disimpulkan penerapkan metode Peta Konsep/Mind Map di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan dapat meningkatkan hasil belajar tata busana (pola dasar).Kata Kunci: Hasil Belajar, metode Peta Konsep/Mind Map
Peranan Bimbingan dan Konseling Pada Siswa dalam Mengatasi Kesulitan Belajar oleh Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Parbuluan Hinsa Simanjuntak
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bimbingan dan konseling. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII beserta guru matematika XII SMA N 1 Parbuluan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dan setiap akhir siklus diadakan evaluasi. Tiap siklus terdapat 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, refleksi. Pelaksanaan penelitian dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 76,07 dan ketuntasan hasil belajarnya 80,95%, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalah 82,29 dan ketuntasan hasil belajarnya 92,86%. Keaktifan siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai 70,83% dan pertemuan kedua mencapai 75%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama adalah 77,08% dan pertemuan kedua adalah 81,25%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan dan konseling dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa.Kata Kunci: Bimbingan dan Konseling, Kesulitan Belajar.
Pengaruh Model Kooperatif Teams Games Tournament dengan Media Power Point Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Asam Basa Wilda Wani Siregar
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Model pembelajaran kooperatif TGT merupakan model pembelajaran berkelompok yang mengandung unsur permainan dan memberikan kesempatan kepada untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan temananya dalam mencapai tujuan pembelajaran. Pada model pembelajaran ini tiap kelompok terdiri dari 5 orang yang dipilih secara heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif TGT dengan media Power Point. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 2 kelas. Sampel yang digunakan adalah random sampling. Data yang diperoleh menunjukkan populasi berdistribusi normal yaitu memiliki kemampuan yang setara dimana Lhitung ˂ Ltabel (0,1229˂0,190) untuk nilai post-test kelas eksperimen (Power Point). Uji Homogenitas data diperoleh nilai Fhitung ˂ Ftabel (1,03˂2,31) pada hasil post test menyatakan bahwa kemampuan populasi berarti homogen. Nilai rata-rata post-test pada kelas eksperimen (Power Point) adalah x = 82 dengan standar deviasi adalah (S) = 6,158. Berdasarkan uji hipotesis nilai pre-test thitung ttabel yaitu 0,827 1,71 maka H0 ditolak, nilai post-test thitung ttabel yaitu 1,81 1,71 maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci: Model, Kooperatif TGT, Power Point, Peta Konsep, Hasil Belajar, Asam Basa
Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Pembelajaran IPA Melalui Pola Pelatihan Implementasi Dan Evaluasi (PIE) Pada SD Negeri 028288 Binjai Tahun Pelajaran 2014/2015 Zisperdi Zisperdi
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan guru dengan menerapkan model pembelajaran IPA melalui pola PIE. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: Pada Pra Siklus, Kemampuan Guru dalam Menyusun Perencanaan Kegiatan Pembelajaran dengan nilai rata-rata 64,00, pada siklus I meningkat menjadi 70,30 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 92,80. Data Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran Pada Pra Siklus dengan nilai rata-rata 55,60 pada siklus I meningkat menjadi 68,50 dan kemudian pada siklus II meningkat menjadi 90,40. Dengan demikian Penerapan Pola PIE dapat meningkatkan kemampuan guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran pada pelajaran IPA.Kata Kunci: Pembelajaran IPA, Model Pembelajaran Pola PIE
Upaya Meningkatkan Efektivitas Belajar Lempar Cakram dengan Menggunakan Media Modifikasi Piring Plastik di Kelas VI SD Negeri 068343 Medan Tuntungan Sariani Br Bangun
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas belajar lempar cakram dengan menggunakan media modifikasi piring plastic di kelas VI SD Negeri 068343 Medan Tuntungan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelass yang dilakukan selama dua siklus. Berdasarkan hasil dikemukakan kesimpulan bahwa aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran Lempar Cakram dengan menggunakan media modifikasi piring plastik di kategorikan aktif. Dan setelah dilakukan siklus kedua, aktivitas siswa mengalami peningkatan keaktifan rata-rata sebesar 75%. Kalau mengacu pada Indikator Keaktifan Siswa maka besaran keaktifan sebesar 75% termasuk kriteria Aktif. Rata-rata Ketuntasan Belajar untuk aspek Awalan mencapai 97,5% putra dan putri mencapai 75%.Kata Kunci: Lempar Cakram, Media Modifikasi Piring Plastik.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 4 Pematangsiantar Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Melalui Strategi Pembelajaran Reciprocal Teaching Rianita Simamora
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 4 Pematangsiantar pada materi sistem persamaan linear dua variabel melalui strategi pembelajaran Reciprocal Teaching. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan menentukan satu kelas sampel penelitian yang diambil secara acak (random) sebagai kelas eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2016/2017. Populasi terdiri dari 11 kelas dengan jumlah siswa 385 orang yaitu mulai kelas VIII-1 sampai VIII-11. Pengambilan sampel anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan perbedaan yang ada, artinya semua kelas mempunyai kesempatan menjadi sampel penelitian. Dalam penelitian ini, sampel penelitian adalah kelas VIII6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII4 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa yang diberi pembelajaran dengan strategi pembelajaran Reciprocal Teaching lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diberi pembelajaran konvensional.Kata Kunci: Hasil Belajar Matematika, Reciprocal Teaching, dan Pembelajaran Konvensional.
Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam dengan Menerapkan Model Pengajaran Tuntas pada Siswa Kelas II SD Negeri 060910 Medan Denai Nurintan Sianturi
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Ingin mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam setelah diterapkannya model pembelajaran tuntas. (b) Ingin mengetahui pengaruh model pembelajaran tuntas dalam meningkatkan prestasi dan motivasi belajar terhadap materi pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas II SD Negeri 060910 Medan Denai. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (75,56%), siklus III (86,67%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran tuntas dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas II SD Negeri 060910 Medan Denai tahun pelajaran 2014/2015, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Pengajaran Tuntas.
Peningkatkan Hasil Belajar Produktif Tata Busana (Dasar Pola) Siswa Kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division Erniaty Erniaty
Keguruan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan didasarkan pengamatan rendahnya hasil belajar produktif tata busana (dasar pola) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus yang terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Tindakan yang dilakukan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division. Untuk menyelesaikan masalah digunakan instrumen pengamatan aktivitas belajar siswa, instrumen penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan aktivitas guru, serta nilai hasil evaluasi setiap selesai pertemuan. Nilai data yang diperoleh menjadi bahan refleksi untuk dilakukan di siklus berikutnya. Ketika dilakukan refleksi awal hasil belajar siswa sekitar 57,75 (sangat kurang). Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 74,3 (cukup), pada siklus II 80,0 (cukup), dan pada siklus III menjadi 83,1 (tinggi). Sehingga disimpulkan penerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division di kelas X Busana-1 SMKN 10 Medan dapat meningkatkan hasil belajar produktif tata busana (dasar pola).Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division.
Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Siswa pada Materi Pokok Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Melalui Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kelas X SMA Negeri 1 Parbuluan Karolina Simamora
Keguruan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa pada materi SPLDV melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Parbuluan. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah kemampuan menyelesaikan oal cerita melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tes akhir siklus 1 diperoleh rata-rata nilai sebesar 5,81 dengan persentase ketuntasan belajar baru mencapai 51,9% dan keaktifan siswa 70%. Sedangkan pada siklus II diperoleh hasil ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 77,8% dengan rata-rata 7,65 serta lebih dari 75% siswa aktif mengikuti pembelajaran maka dapat disimpulkan dengan melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita siswa kelas X SMA Negeri 1 Parbuluan tahun pelajaran 2015/2016 dan aktivitas siswa pada materi pokok Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.Kata Kunci: Soal Cerita, Pembelajaran Berbasis Masalah

Page 5 of 12 | Total Record : 115