cover
Contact Name
-
Contact Email
untagtekniksipil@gmail.com
Phone
+62541743390
Journal Mail Official
untagtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 80 P 75124 Samarinda, East Kalimantan 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : 23392665     EISSN : 25028448     DOI : 10.31293/teknikd
Core Subject : Engineering,
Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (p-ISSN 2339-2665) and (e-ISSN 2502-8448) published three time in a year, in April, August and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media. Any matters relating to the use of the software, citation and copyright permissions made by the author of the article, and the legal consequences it causes, are the sole responsibility of the author of the article. The format of writing scientific articles for publication in scientific journals should follow the guidelines of scientific article writing, which is located on the back of this scientific journal.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2022)" : 5 Documents clear
Sistem transportasi jaringan jalan terkoneksi menuju kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Rosa Agustaniah; Habir Habir; Robby Marzuki; Purwanto Purwanto
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v10i3.6845

Abstract

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan keputusan presiden (Keppres) mengenai penetapan pemindahan ibu kota ke Nusantara. Hal itu tertuang dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Berdasarkan kriteria penentuan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, maka perlu kesiapan sistem transportasi jaringan jalan terkoneksi menuju kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara antar koridor kota-kota penyangga. Pengembangan jaringan jalan ibukota Negara baru yang mencakup aspek penyesuaian dengan arah tata guna lahan di kawasan IKN.
Analisa Tebal Perkerasan Lentur Dengan Metode MDP 2017 dan Austroads 2017 Pada Simpang 4 Outer Ringroads-Bandara Samarinda Baru Samarinda, Kalimantan Timur Trimardiah Rante Samban; M. Jazir Alkas; Budi Haryanto
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v10i3.6846

Abstract

Pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) sebagai Bandara bertaraf internasional di Kota Samarinda memerlukan akses jalan yang baik, menuju ke bandara maupun dari bandara. Namun jalan yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan dan pada jalan ini sering terjadi banjir oleh luapan Sungai Karang Mumus, sehingga dilakukan pembangunan jalan baru pada jalan simp 4 outer Ringroad- Bandara Samarinda Baru.  Perkerasan yang tepat menjadi kunci baiknya masa layan jalan selama umur rencana. Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan Austroads 2017 adalah dua dari beberapa metode perencanaan tebal yang ada. Studi ini menggunakan kedua metode perencanaan tersebut. Didapatkan bahwa perkerasan yang direncanakan dengan metode manual desain perkerasan jalan 2017 lebih tebal dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh metode Austroads 2017 kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui ketahanan terhadap tebal yang dihasilkan dengan program KENPAVE versi 2003. Berdasarkan perbandingan nilai repetisi didapatkan bahwa perencanaan dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 hanya dapat menahan kerusakan rutting tetapi tidak dapat menahan fatique cracking dan  permanent deformation. Hal ini juga terjadi pada perkerasan yang direncanakan dengan Austroads 2017 perkerasan rencana hanya dapat mehanan rutting tetapi tidak dapat menahan fatique cracking  dan permanent deformation.
Analisa Perbandingan Tebal Lapis Perkerasan Jalan Lentur Antara Metode Analisa Komponen SKBI 1987 dan Metode Manual Desain Jalan Lentur Bina Marga 2017 Siti Aminah; Muhammad Jazir Alkas; Ery Budiman
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v10i3.6847

Abstract

Jalan yang baik ditentukan dari bagaimana jalan tersebut dirancang. Dalam merancang perkerasan, terdapat pedoman yang perlu diikuti yang didasarkan dari kondisi lingkungan dimana perkerasan akan dibangun. Indonesia telah memiliki pedoman perancangan perkerasan sendiri yang didasarkan dari pedoman negara maju, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Diantaranya pedoman yang dikembangkan di Indonesia adalah Analisa Komponen SKBI 1987 dan Manual Desain Perkerasan jalan Bina Marga 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kedua manual tersebut dalam mendesain perkerasan lentur. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder. Data-data ini adalah lintas harian rata-rata, dan CBR tanah dasar. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Metode Analisa Komponen SKBI 1987 lebih efektif dalam merancang perkerasan lentur karena kriteria perencanaan dan tahapan perhitungan yang berbeda pada masing-masing metode tersebut.
Pemanfaatan Batu Laterit Sebagai Bahan Substitusi Agregat Kasar pada campuran Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) Ashadi Putrawirawan; Ibayasid Ibayasid; Rafian Tristo
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v10i3.6848

Abstract

Penggunaan batu laterit sebagai bahan agregat kasar dalam campuran perkerasan aspal beton (laston) belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal dan hanya digunakan sebagai bahan timbunan jalan. Potensi dari batu laterit cukup besar karena Kalimantan Timur mempunyai sumber batu laterit yang melimpah, salah satunya dari desa Mulawarman Kecamatan Tenggarong Seberang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sifat-sifat Marshall dan mengetahui besarnya Kadar Aspal Optimum dari penggunaan batu laterit sebagai pengganti agregat kasar. Pada Penelitian ini dibuat benda uji Marshall dengan variasi batu laterit sebagai pengganti agregat kasar pada kadar 0%, 12,5%, 25%, 37,5% dan 50% serta kadar aspal yang direncanakan adalah 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, dan 6% yang kemudian akan diketahui kadar aspal optimum, stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA dan MQ pada campuran Laston Lapis Antara (AC-BC). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penggunaan batu laterit sebagai pengganti agregat kasar pada AC-BC maksimum sebesar 50% dan nilai Kadar Aspal Optimum sebesar 5,48% dengan karakteristik Marshall meliputi nilai stabilitas 1980 kg, flow 3,95%, VIM 4,96%, VMA 16,42%, VFA 72,07% dan MQ 510,63 kg/mm. Hasil penelitian menunjukan bahwa campuran AC-BC dengan pengganti agregat kasar menggunakan batu laterit memenuhi persyaratan untuk lapisan aspal beton AC-BC)
Optimasi Rute Angkutan Sampah Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda Dengan Metodepenyelesaian Vehicle Routing Problem (VRP) Deti Saskia Dela Ferdian; Triana Sharly P. Arifin; Masayu Widiastuti
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v10i3.6844

Abstract

Berbagai aktivitas memperlukan teknologi transportasi yang mampu menyeimbangkan kebutuhan transportasi, salah satunya transportasi terhadap jasa angkutan sampah. Kecamatan Sungai Kunjang dengan luas wilayah 69,03 km2 dalam sehari produksi sampah mencapai 110,171 ton. Proses pengambilan sampah saat ini dilakukan dengan pengambilan secara manual bak rute dan kontainer statis dan tempat pemrosesan akhir (TPA) yang hanya satu di kota Samarinda yaitu tempat pemrosesan akhir (TPA) Bukit Pinang, jumlah armada dan biaya operasional armada angkutan sampah yang terbatas mengakibatkan proses pengangkutan hanya dapat dilaksanakan satu kali putaran perkendaraan yaitu dari pangkalan menuju setiap pembuangan sementara yang ada selanjutnya, dibawa ke tempat pemrosesan akhir (TPA) dan berakhir kembali di pangkalan. Tujuan dari penelitian ini sama dengan tujuan dari vehicle routing problem (VRP) itu sendiri dimana untuk menentukan rute pengantaran yang paling optimal untuk setiap kendaraan, sehingga jarak tempuh total dari seluruh kendaraan dapat diminimalkan. Dinas Lingkungan Hidup kota Samarinda menepatkan dua (2) armada arm roll dengan dua (2) rute angkut atau rute perjalanan menempuh perjalanan sebesar 123,92 km dan waktu operasional selama 3,73 jam dengan kebutuhan bahan bakar sebanyak 24,784 Liter, untuk enam (6) armada dump truck total jarak tempuh dari 6 rute perjalanan adalah 248,12 km yang memerlukan waktu selama 11,69 jam dan 39,98 Liter bahan bakar namun, dengan vehicle routing problem (VRP) nilai penghematan 123,74 km/rit dari rute eksisting, dapat menghemat waktu tempuh selama 4,26 jam/rit dan menghemat kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 24,75 Liter/rit.

Page 1 of 1 | Total Record : 5