cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TRANSISTOR Elektro dan Informatika
ISSN : 1411366X     EISSN : -     DOI : -
TRANSISTOR EI (Jurnal Elektro dan Informatika) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel bidang teknik elektro yang mencakup ketenagaan, elektronika, instrumentasi, telekomunikasi, kendali; serta bidang teknik informatika yang mencakup sistem informasi, software engineering, computer network, robotika, kecerdasan buatan, dan data mining. Jurnal ini adalah kelanjutan dari Jurnal Transistor yang terakreditasi DIKTI tahun 2004 s.d. 2007 (SK No. 39/Dikti/Kep/2004). Jurnal ini berubah nama menjadi Jurnal TRANSISTOR Teknik Elektro dan Teknik Informatika (TRANSISTOR-TETI) untuk menegaskan fokus bidang ilmu dari artikel yang diterbitkan yaitu bidang teknik elektro dan teknik informatika. Kedua bidang tersebut sangat dekat dan banyak beririsan dan saling bersinergi sehingga dijadikan tema dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2022)" : 8 Documents clear
Presensi Karyawan Perguruan Tinggi Berbasis Aplikasi Mobile Menggunakan Geolocation dan Verifikasi Biometrik Sigit Ardianto; Imam Much Ibnu Subroto; Sam Farisa Chaerul Haviana
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.181-189

Abstract

Presensi memegang peranan penting sebagai penunjang pengambilan keputusan untuk menilai kedisiplinan dan keaktifan pegawai oleh manajer. Proses presensi dosen yang diterapkan saat ini pada lingkup Universitas Islam Sultan Agung masih menggunakan mesin presensi fingerprint dengan proses sinkronisasi manual. Sehingga perlu dibuat sistem presensi yang mampu me-monitoring presensi secara realtime. Untuk memudahkan kegiatan presensi maka sistem yang dibuat adalah aplikasi mobile dengan memanfaatkan teknologi GPS dan validasi presensi menggunakan id perangkat serta sensor biometric. Metode geolocation digunakan untuk mengidentifikasi lokasi terkini dari smartphone dengan memanfaatkan teknologi GPS dan kegiatan presensi dapat tercatat apabila pengguna berada dalam area lokasi yang sudah diatur didalam sistem, karena ketika pengguna berada diluar area tersebut tidak dapat melakukan kegiatan presensi. Pengujian akurasi geolocation dilakukan sebanyak 132 kali dengan rincian 11 area gedung dengan 4 titik yaitu didalam gedung, pinggir dalam gedung, pinggir luar gedung, dan diluar gedung sebanyak 3 kali percobaan pada setiap titik. Dari hasil pengujian yang dilakukan memperoleh hasil yang sesuai yaitu menampilkan nama gedung tersebut dengan tingkat akurasi 90,9 %, dan di pinggir dalam gedung memperoleh tingkat akurasi 78,7 %. ketika di luar gedung memperoleh hasil yang sesuai yaitu menampilkan nama “Unknown” dengan tingkat akurasi 100 % dan tidak dapat melakukan presensi karena lokasi diluar area. Pengujian di pinggir luar gedung memperoleh tingkat akurasi 66,7 %. Jadi kegiatan presensi supaya berjalan dengan lancar sebaiknya presensi dilakukan didalam gedung.
Sistem Monitor Barang Logistik dalam Ruang Gudang dengan Teknik Presence Detection menggunakan Bluetooth Beacon di Perusahaan Pengiriman Logistik Abdul Rohman Soleh; Imam Much Ibnu Subroto; Sri Mulyono
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.152-161

Abstract

Logistik adalah istilah penyimpanan suatu barang dalam sekala besar yang tak dapat di pisahkan dengan bidang industri, termasuk juga pada industri jasa pengiriman logistik. Perusahaan pengiriman logistik sering mengalami kendala dalam mempertahankan kinerja memanajemen logistik di gudang. Kendala tersebut sering terjadi saat melonjaknya pasokan logistik di gudang, dan terkadang kurangnya manajemen atau komunikasi saat pembongkaran logistik disaat angkutan logistik datang yang terkadang asal masuk kedalam gate gudang, dimana perusahaan mempunyai gudang yang banyak. membuat para pekerja mengalami kesulitan dalam mencari keberadaan logistik di gudang. Penelitian bertujuan mengatasi permasalahan perusahaan pengiriman logistic dengan menggunakan teknik presence detection pada teknologi bluetooth beacon sehingga mempermudah pekerja dalam menemukan logistik di gudang diharapkan dapat mempersingkat waktu. Metode deteksi logistic dengan Bluetooth beacon menunjukkan bahwa sensor tersebut dapat mendeteksi lokasi keberadaan logistic setiap ruang Gudang dengan baik dengan jarak maksimal 100 meter. Integrasi sensor dalam sebuah sistem informasi management memudahkan admin dan manager mudah melaukan monitoring pengiriaman logistic dari dan ke Gudang logistic.
Analisa Drop Tegangan pada Feeder K3 Gardu Induk Kota Kabupaten Ida Widihastuti; Dedi Nugroho
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.208-217

Abstract

Feeder 3 Gardu Induk Kudus memliki panjang feeder mencapai 16,62 km, oleh karena itu untuk mengantisipasi drop tegangan berlebihan maka sistem tegangan disisi pangkal feeder tersebut menggunakan tegangan 20,9 kV atau 4,5% dari tegangan standar PLN 20 kV. Untuk mengetahui unjuk kerja sistem tegangan tersebut terhadap drop tegangan di titik – titik tertentu sepanjang feeder, maka diperlukan perhitungan drop tegangan. Metode  yang digunakan dalam riset ini adalah melakukan perhitungan drop tegangan disepanjang seksi – seksi feeder  berdasarkan data-data ril, diantaranya panjang seksi feeder, jenis, ukuran dan impedansi konduktor dan beban harian rata – rata feeder. Perhitungan dilakukan untuk kondisi real time dengan tegangan 20,9 kV dan perhitungan secara simulasi dengan asumsi tegangan sumber feeder 20 kV, mengacu pada tegangan nominal PLN untuk feeder primer. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa drop tegangan di titik ujung feder dengan tegangan real sumber 20,9 kV adalah 19,06 kV atau mengalami drop tegangan 8,88 %.   Jika merujuk pada tegangan standar PLN untuk tegangan sistem 20 kV maka batas maksimum drop tegangan diizinkan adalah 5% atau 19 kV, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sistem feeder tersebut diatas telah mengalami kondisi kritis, meskipun masih dapat dizinkan, namun  dampaknya beban – beban diujung feeder akan mengalami gangguan seperti ketidakstabilan tegangan karena tegangannya berada diambang kritis, oleh sebab itu perlu adanya upaya untuk memperbaiki profil tegangan tersebut.
Face Recognition Metode Viola-Jones dan Local Binary Patterns Histograms Sistem Pemantauan Pengunjung di Laboratorium Muhammad Ni’am; Sri Mulyono; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.162-170

Abstract

Laboratorium Teknik Informatika Unissula merupakan tempat pengembangan teknologi IT di kota Semarang yang berfokus pada pendidikan. Perkembangan teknologi yang semakin cepat memicu kebutuhan laboratorium untuk mengembangkan alat yang dapat bekerja dengan otomatis untuk mengawasi aktivitas di laboratorium. Face recognition adalah salah satu teknologi yang mulai marak digunakan untuk mengenali seseorang dari sebuah gambar. Dengan memanfaatkan teknologi ini di hasilkan sebuah kamera yang dapat mengenali wajah dan menyimpan datanya untuk presensi keaktifan secara real time. Algoritma Viola-Jones di pakai pada penelitian ini untuk mendeteksi objek wajah dan algoritma LBPH di gunakan untuk pengenalan wajah. Percobaan pada penelitian ini dilakukan dengan tiga jarak yaitu 50 cm, 80 cm, 110 cm. Dari tiga jarak ini di dapatkan hasil akurasi terbaik dari percobaan adalah pada jarak 80 cm dengan hasil akurasi total yang di dapatkan mencapai 84,28 %.
Sistem Monitoring Dan Kontrol Kualitas Air Pada Kolam Ikan Koi Berbasis Internet of Things (IoT) Andhika Bayu Pratama; Imam Much Ibnu Subroto; Andi Riansyah
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.171-180

Abstract

Saat ini ikan koi banyak diminati oleh beberapa pecinta ikan hias pada kolam rumah atau perkantoran. Melihat ikan koi berenang di dalam kolam dapat menurunkan tekanan darah & denyut jantung, selain itu juga dapat dijadikan sebagai stress relief pada tubuh manusia. Ikan koi merupakan ikan hias yang sangat sensitif terhadap kualitas air, oleh karena itu kualitas air sangat berperan penting terhadap perkembangan ikan koi itu sendiri. Tidak sedikit pengelola ikan koi yang dapat mengetahui parameter-parameter apa saja yang dibutuhkan ikan koi supaya dapat berkembang dengan baik. Oleh karena itu perlu adanya suatu sistem yang dapat memonitor dan mengontrol kualitas air pada kolam ikan koi. Sistem ini bertujuan untuk mengetahui parameter air yang dibutuhkan ikan koi sekaligus dapat mengontrol parameter air tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode forward chaining, yaitu merupakan metode yang dapat melakukan pencarian dari masalah yang ditujukan untuk mencari solusi. Hasil pengujian sistem ini adalah dengan menggunakan metode forward chaining kualitas air telah dikendalikan dengan baik dalam menentukan keputusan dan pengendalian sesuai aturan pakar. Selain itu sistem dapat menjalankan fungsi pengambilan data, pengambilan keputusan, pengiriman data ke cloud dan dapat menjalankan aktuator.Keyword : forward chaining, ikan koi, Internet of Things (IoT)
Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbor dan Algoritma A-Star pada Sistem Navigasi Ruangan Berbasis Wi-Fi Fingerprint Positioning Lanang Bagus Prakarsa; Badieah Badieah; Sri Mulyono
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.190-201

Abstract

Area publik merupakan suatu area dimana lokasi tersebut menjadi pusat masyarakat umum untuk beraktifitas. Sebuah area publik biasanya mempunyai area yang luas dengan berbagai sub area yang terdapat di dalamnya. Contoh dari area public adalah mall, bandara, stasiun, museum, alun-alun, dan lain-lain. Pengunjung baru suatu public area biasanya kebingungan saat ingin menulusuri tempat-tempat di dalamnya. Akan sangat memudahkan jika suatu sistem navigasi dapat diterapkan pada fasilitas umum seperti ini. Area publik dapat berbentuk indoor maupun outdoor. Sistem navigasi berbasis satelit seperti GPS mempunyai keterbatasan jika diterapkan pada area indoor disebabkan oleh suatu kondisi yang disebut line of sigh yaitu suatu kondisi dimana tidak memungkin terjadinya transmisi sinyal yang tidak terhalang antara perangkat dan satelit. Wi-fi fingerprint positioning merupakan salah satu metode alternatif dalam sistem penentuan posisi dengan memanfaatkan wi-fi access point sebagai transmitter. Jangkauan sinyal wi-fi yang cukup luas dan kebutuhan perangkat yang minimal dapat menjadi solusi optimal untuk membangun suatu sistem navigasi dalam ruangan. Prototipe sistem navigasi dalam ruangan dikembangkan di area lantai 3 gedung Fakultas Teknologi Industri Unissula sebagai studi kasus penelitian. Prototipe diimplementasikan dengan metode fingerprint positioning dan algoritma k-NN untuk dapat melakukan pemposisian, serta algoritma A-star untuk melakukan pencarian rute navigasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe dapat menentukan posisi pengguna serta memberikan rute navigasi dengan baik.
Pemanfaatan Midtrans Sebagai Gateway pada Sistem Pembayaran Administrasi Sekolah Johan Hamuda; Moch Taufik; Dedy Kurniadi
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.202-207

Abstract

Perkembangan teknologi mengalami peningkatan sangat pesat, Hal ini  berkaitan banyak penggunaan internet  diberbagai  kalangan masyarakat. Seperti peserta didik saat ini (SMA),para peserta didik  SMA Alma’arif Demak Kegiatan pelayanan Administrasi masih dilakukan secara manual dengan  melakukan pencatatan kartu pembayaran peserta didik  kemudian data  pembayaran di rekap pada buku besar. Selain itu masih kurangnya informasi dari pihak sekolah kepada orangtua dan peserta didik mengenai transaksi pembayaran SPP peserta didik. Untuk membuat sebuah sistem membantu  proses pengolahan data dan administasi pembayaran SPP  SMA Alma’arif Demak.
Pengukuran Kecepatan Menggunakan Sensor GNSS Mochammad Yusril Artato; Muhammad Khosyiin; Munaf Ismail
TRANSISTOR Elektro dan Informatika Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ei.4.3.217-225

Abstract

GPS sudah banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam berbagai bidang aplikasi yang menuntut informasi tentang posisi, kecepatan, percepatan ataupun waktu yang teliti. GPS dapat memberikan informasi posisi dengan ketelitian bervariasi dari beberapa millimeter (orde nol) sampai dengan puluhan meter.Dalam prakteknya, kecepatan kendaraan mempunyai peraturan dengan batas batas tertentu, sesuai dengan daerah ataupun kondisi jalan nya, Dalam sistem navigasi yang handal, akurasi pembacaan kecepatan merupakan hal yang sangat penting karena adanya peraturan tersebut. Maka dari itu penelitian kali ini akan menguji perangkat Pixhawk 2.1 dengan GPS Here 2 dan GPS Here 3 yang digunakan untuk pengukuran kecepatan dengan variasi kecepatan yaitu 10,20,30,40, dan 50 km/jam. Dari hasil pengujian akurasi kecepatan GNSS lebih tinggi daripada akurasi kecepatan IMU, dimana hasil rata rata akurasi kecepatan GNSS yaitu 98,95% sedangkan hasil rata rata akurasi kecepatan IMU yaitu 97,80%. Pada pengujian yang dilakukan di lokasi dengan sedikit penghalang yaitu Madukoro Raya mendapatkan hasil akurasi kecepatan GNSS Here 2 tertinggi sebesar 99,60% pada saat kecepatan pengujian maksimal 10 km/jam, sedangkan akurasi kecpatan GNSS Here 3 tertinggi sebesar 99,94 % pada saat kecepatan maksimal 40 km/jam. Pada pengujian yang dilakukan di lokasi dengan banyak penghalang yaitu Marina Raya mendapatkan hasil akurasi kecepatan GNSS Here 2 tertinggi sebesar 99,84 % pada saat kecepatan pengujian kecepatan maksimal 10 km/jam, sedangkan akurasi kecpatan GNSS Here 3 tertinggi sebesar 99,00% pada saat kecepatan pengujian maksimal 30 km/jam. Perangkat yang paling bagus untuk pengukuran kecepatan yaitu GPS Here 2 dikarenakan hasil rata rata akurasi GPS Here 2 mencapai 99,41% sedangkan hasil rata rata akurasi GPS Here 3 sebesar 98,49% .

Page 1 of 1 | Total Record : 8