cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam
ISSN : 25033506     EISSN : 25276190     DOI : -
Core Subject : Science,
Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam (E-ISSN: 2527-6190; P-ISSN: 2503-3506) adalah jurnal ilmiah berkala sebagai media desiminasi hasil kerja akademik para peneliti, dosen dan penulis. Jurnal ini memuat artikel-artikel ilmiah konsepsional dan hasil penelitian seputar Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Islam secara umum dan ditinjau dari berbagai aspeknya. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam terbit berkala setiap bulan Juni dan Desember. Dir?s?t: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
Kebijakan Merdeka Belajar dan Implikasinya dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Atas Dina Rohmatika
Dirasat: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kurikulum merupakan bagian terpenting dan tidak dapat dipisahkan dalam sistem pendidikan. Pada tahun 2020, Mendikbudristek mengeluarkan kebijakan baru tentang kurikulum merdeka. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, maka perlu dikaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kurikulum merdeka dan implikasinya dalam pembelajaran di SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. Metode penelitian dalam artikel ini adalah penelitian deskriptip-kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan merdeka belajar menekankan pada enam dimensi profil Pelajar Pancasila yang juga terintegrasi dalam pembelajaran di mana dituangkan dalam kegiatan proyek Pelajar Pancasila. Pada merdeka belajar ini lebih menekankan pada kemandirian siswa, siswa dituntut untuk kreatif, dan bernalar kritis. Selain berimplikasi baik bagi siswa juga berimplikasi baik bagi guru di mana guru diberikan kebebasan dalam menyusun rancangan pembelajaran yaitu dengan menggunakan modul ajar sehingga pembelajaran tidak kaku dan monoton. Abstract: The curriculum is the most important and inseparable part of the education system. In 2020, the Minister of Education and Culture issued a new policy regarding an independent curriculum. With this new policy it needs to be studied more deeply. This study aims to analyze the independent curriculum policy and its implications for learning in SMA Islam Ta’allumul Huda Bumiayu. The research method in this article is descriptive-qualitative research. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the independent learning policy emphasizes the six dimensions of the Pancasila student project activities. In independent learning, this emphasizes more on student independentce, students are required to be creative, and reason critically. In addition to having good implications for students, it also has good implications for teachers where teachers are given freedom in preparing learning designs, namely by using teaching modules so that learning is not rigid and monotonous.