cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 11 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN SOAL TES TERTULIS MELALUI KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK DI SKH ADITIYA SILIH ASIH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2016 sutar yono
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.549 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3566

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru SKh Aditiya Silih Asih dalam menyusun soal tes tertulis bentuk pilihan ganda, menjodohkan dan isian, serta langkah-langkah yang tepat dalam pelaksanaan supervisi akademik untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun soal tes tertulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitia tindakan sekolah, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal tes tertulis yang ditandai dengan bertambahnya jumlah soal dengan kategori baik menjadi 737 butir soal pada siklus II dari sebelumnya 484 butir soal atau terjadi peningkatan 32%. Penelitian juga menemukan bahwa jumlah soal dengan kategori harus diperbaiki menurun 6,6% dari 216 butir soal menjadi 29 butir soal. Selain itu kategori soal yang harus diganti juga berkurang 8,5% dari 80 butir soal menjadi 14 butir soal. Keyword : Kemampuan guru, Soal tes tertulis, Supervisi akademik 
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI MEDIA PERMAINAN KARTU BILANGAN PADA MURID TUNAGRAHITA RINGAN KELAS DASAR II SKH AL KHAIRIYAH, CILEGON BANTEN war tinah
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.782 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3561

Abstract

Masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah kemampuan berhitung pada murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon melalui penerapan media permainan kartu bilangan sikluas I ? (2) Bagaimanakah kemampuan berhitung pada murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon melalui penerapan media permainan kartu bilangan siklus II ? (3) Apakah penerapan media permainan kartu bilangan dapat meningkatkan kemampuan berhitung pada murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon? Dan (4) Bagaimanakah keaktifan murid dalam penerapan permainan kartu bilangan pada pelajaran berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon?. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empirik tentang: (1) kemampuan berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon melalui penerapan media permainan kartu bilangan baik siklus I maupun siklus II,  (2) peningkatan kemampuan berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon melalui penerapan media permainan kartu bilangan, dan (3) keaktifan murid dalam penerapan permainan kartu bilangan pada pelajaran berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan dengan dua siklus. Adapun fokus penelitian ini adalah; keaktifan murid dalam pembelajaran, kemampuan berhitung, baik pada siklus I maupun siklus II. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berhitung, Data keaktifan murid dalam pembelajaran diperoleh melalui observasi. Data tentang kemampuan berhitung dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif uji rata-rata, sedangkan data keaktifan murid dianalisis dengan teknik analisis deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II di Skh Al Khairiyah, Cilegon pada siklus I termasuk dalam kategori tidak mampu (TM), (2) Kemampuan berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II di Skh Al Khairiyah, Cilegon pada siklus II termasuk dalam kategori  mampu (M), (3) Penggunaan media permainan kartu bilangan dapat mingkatkan kemampuan berhitung murid tunagrahita ringan kelas dasar II di Skh Al Khairiyah, Cilegon, dan (4) Terjadi peningkatan keaktifan murid dalam pembelajaran matematikan pada kompetensi kemampuan berhitung melalui penggunaan media permainan kartu bilangan pada murid tunagrahita ringan kelas dasar II Skh Al Khairiyah, Cilegon,
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN 1 – 10 MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS II SDLB DI SKH NEGRI 02 LEBAK nia yustiana rahmat
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.539 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3567

Abstract

Pengenalan bilangan 1 – 10 pada anak tunagrahita diperlukan sebagai salah satu kompetensi dasar dalam mata pelajaran Matematika yang harus dikuasainya. Kemampuan ini tentunya berguna bagi anak untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kehidupan sosialnya. Mengatasi permasalahan yang timbul dalam kegiatan pembelajaran mengenal bilangan 1 – 10 pada anak tunagrahita, dapat menggunakan beberapa alternatif tindakan, dengan menggunakan media pembelajaran yang dapat membantu anak lebih mudah memahami materi pelajaran, antara lain media pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan, yaitu Permainan Ular Tangga mengenal bilangan 1 – 10
MONITORING PELAKSANAAN KONSEPSI PEMBELAJARAN FRAGMATIKA DINAMIS OLEH KEPALA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS GURU PADA PEMEBALAJARAN IPA DI SEKOLAH KHUSUS TRI DHARMA CILEGON mas 'udi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.218 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3562

Abstract

Monitoring kepala sekolah sebagai pemantau kegiatan pemebelajaran disekolah sangatlah dibutuhkan terlebih demi menciptakan suasana belajar yang saling mengisi antara guru dan Kepala sekolah sehingga senantiasa terjalian suasana harmanis diantara kedua belah fihak. Dari hubungan yang harmonis itulah diharapkan menumbuhkan kreatifitas, ide-ide baru yang muncul seiring dengan metode yang diterapkan dalam Pelaksanaan Pemebelajaran didalam kelas.Penelitian berdasarkan permasalahan, (a) Apakah pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas berpengaruh terhadap hasil belajar Pengetahuan Sosial? b) Bagaimanakah pengaruh pembelajaran terstrutur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar siswa?Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pelaksanaan Konsepsi pembelajaran fragmatika dinamis terhadap hasil belajar Pengetahuan Alam. (b) Untuk mengungkap pembelajaran terstruktur dengan pemberian tugas terhadap motivasi belajar Pendidikan Kwarganegaraan siswa kelas V Sekolah Khusus Tri Dharma, Cilegon Banten .Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV Sekolah Khusus Tri Dharma, Cilegon Banten . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Monitoring pelaksanaan konsepsi pembelajaran dinamis  oleh Kepala sekolah sebagai upaya meningkatkan kualitas  guru pada pembelajaran IPA di Sekolah Khusus Tri Dharma, Cilegon Banten , serta model ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.Kata Kunci: Monitoring Konsepsi, Fragmatika Dinamis
GAGASAN KONSEPTUAL SUPERVISOR PENDIDIKAN TENTANG PEMBELAJARAN INOVATIF MODEL LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR GUNA MENINGKATKAN MUTU GURU MENGAJAR nani rochaeni
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.512 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3568

Abstract

Usia sekolah anak sekolah dasar adalah pada masa anak lebih mudah bernalar ketika berfikir menggunakan benda yang bersifat Konkrit, atau nyata yang biasa sehari-hari mereka jumpai. Sehingga peneliti ber keinginan menjadikan media pembelajaran yang mudah murah dan tepat guna yaitu lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.  Permasalahan yang ingin dikaji dalam dalam penelitian tindakan ini adalah: (a) Apakah pembelajaran inovatif model lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil Siswa Sekolah Khusus Pelita Insani, Kab. Serang Banten ? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)  dengan diterapkannya metode Pembelajaran inovatif model lingkungan sekitar? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif Lingkungan sekitar terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) . (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)  setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model lingkungan sekitar pada siswa Kelas IV Sekolah Khusus Pelita Insani. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Khusus Pelita Insani Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60,71%), siklus II (75,00%), siklus III (89,29). Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model lingkungan sekitar dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IV Sekolah Khusus Pelita Insani serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) . Kata Kunci: Gagasan Konseptual Supervisor, Pembelajaran Inovatif Lingkungan Sekitar.   
PENGGUNAAN METODE FAST MATH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN VERTIKAL DI SKH GALUH KINANTI, PANDEGLANG BANTEN kisno darso
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.997 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3563

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kenyataan di lapangan bahwa siswa di SKh Galuh Kinanti, Pandeglang Banten dalam pelajaran matematika, khususnya pada materi perkalian vertikal atau bersusun ke bawah belum mampu menyelesaikan soal dengan benar. Hal ini disebabkan siswa sering mengalami kekeliruan dalam menempatkan nilai tempat bilangan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya upaya perbaikan atau metode dalam meningkatkan kemampuan mengerjakan perkalian vertikal. Karena itu peneliti ingin mengadakan penelitian tentang “Penggunaan metode fast math dalam meningkatkan kemampuan berhitung perkalian vertikal.” Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pembelajaran matematika dengan menggunakan metode fast math. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas  6 SDLB  SKh Galuh Kinanti, Pandeglang Banten, yang memiliki kemampuan masih kurang dalam pengerjaan operasi hitung perkalian vertikal bilangan puluhan dengan puluhan. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Secara garis besar prosedur  penelitian tindakan kelas terdapat empat tahapan yang  dilalui, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Tehnik pengumpulan data yang digunakan  adalah hasil prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan tes tertulis dan hasil observasi terhadap guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan pada siklus ke satu nilai rata-rata 45,7 dan siklus ke dua nilai rata-rata 72,5. Dari data tersebut telah menunjukan adanya peningkatkan hasil belajar matematika dalam operasi hitung perkalian vertikal dengan menggunakan metode fast math. Analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode fast math dapat meningkatkan kemampuan berhitung perkalian vertikal di kelas 6 SDLB. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan tes hasil belajar pada tiap siklus. Dalam pembelajaran matemetika dapat menerapkan atau menggunakan metode fast math sebagai alternatif dalam menyajikan materi khususnya pada materi perkalian vertikal puluhan dengan puluhan. Kajian lebih lanjut kepada peneliti selanjutnya dalam penelitiannya dapat  menggunakan  metode fast math pada operasi hitung perkalian vertikal antara bilangan ratusan dengan puluhan atau bilangan ratusan dengan ratusan. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI KOMPUTER TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 11-20 PADA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SEKOLAH KHUSUS YKDW 01 TANGERANG rd epi ratna nur ganepi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.614 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3569

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang, Banten, terdapat dua siswa anak tunagrahita sedang yang mengalami kesulitan dalam belajar yaitu belajar mengenal lambang bilangan 11-20. Kedua siswa sering mengalami kesalahan dalam meyebutkan lambang bilangan yang ia lihat, menunjukan lambang bilangan yang sesuai dengan yang ia dengar, menuliskan dan memasangkan lambang bilangan yang mewakili benda yang ia bilang. Hal tersebut dapat menjadi indikator bahwa anak tidak mengenal lambang bilangan dengan baik. Anak cepat bosan dalam menerima materi pelajaran mengenal lambang bilangan 11-20, hal tersebut dikarenaka dalam proses pembelajaran mengenal lambang bilangan 11-20 pada anak yang dilakukan oleh guru kelas masih menggunakan metode drill menggunakan tugas pada buku tulis dan media kartu bilangan sederhana, hal tersebut mengakibatkan kejenuhan bagi anak sehingga anak tidak menaruh perhatian terhadap materi pelajaran yang diberikan.Berdasarkan judul penelitian ini, yakni, maka penelitian ini digolongkan ke dalam penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil pretes di kelas dasar IV pada Sekolah Khusus Ykdw 01 Tangerang, menunjukkan bahwa dari 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS, dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik walaupun masih banyak kekurangan dalam peroses pembelajaran dikelas. Hal ini menggambarkan bahwa tingkat kemampuan memahami tugas yang berhubungan dengan konsep menghapal dan atau memaahami masih kurang sehingga siswa sulit menyelesaikan tugas yang diberikan Setelah diberikan pembelajaran Matematika dengan menggunakan media animasi komputer dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 11-20 sebanyak 6 kali pertemuan dengan waktu 2 x 35 menit setiap pertemuan kemampuan mengenal bilangan 11-20 pada siswa tunagraita kelas dasar IV mengalami peningkatan yang berarti.Berdasarkan hasil tes pada siklus ke II terhadap 2 subjek penelitian yaitu ST dan RS sesudah diberikan perlakuan melalui aktivitas mengenal bilangan 11-20 dengan media animasi komputer, kemampuan mengenal bilangan 11-20 siswa tunagrahita sedang kelas dasar IV Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang. dikategorikan meningkat. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan  kemampuan aktivitas mengenal bilangan 11-20 tunagrahita sedang kelas dasar IV dari rata-rata cukup mampu, mengalami peningkatan menjadi memuaskan.Adanya peningkatan kemampuan mengenal bilangan 11-20 murid tunagrahita ringan menunjukkan adanya pengaruh dari latihan atau media animasi komputer yang diberikan oleh guru dalam mata pelajaran matematika, artinya penggunaan media animasi komputer dapat meningkatkan kemampuan mengenal bilangan 11-20 pada murid tunagrahita sedang kelas dasar IV di Sekolah Khusus YKDW 01 Tangerang.
PENGEMBANGAN TEKNIK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA TUBUH PADA ANAK TUNANETRA DALAM BERKOMUNIKASI de den
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.052 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3564

Abstract

Penelitian ini menghasilkan sebuah teknik pembelajaran untuk membantu anak tunanetra mengembangkan keterampilan berbahasa tubuhnya. Dalam penelitian ini dilakukan terhadap dua orang siswa yang ada di kelas peneliti,  Peneliti mengembangkan strategi berkomunikasi terhadap subyek penelitian dengan menambahkan Bahasa tubuh dalam berkomunikasi dilakukan dengan teknik percakapan (simulasi).Hasil penelitian menunjukkan  dengan strategi yang dikembangkan, Keterampilan berbahasa tubuh pada anak tunanetra dapat meningkatkan keterampilan berkomunikasi yang lebih baik.           Kata kunci: Berbahasa Tubuh, Berkomunikasi, Teknik Pembelajara  
SUPERVISI KEPALA SEKOLAH KHUSUS MARKUS TANGERANG BANTEN SEBAGAI UPAYA PENGAMATAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TERPADU MODEL CONNECTED LEARNING (MCL) ade yanto heryanto
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.413 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3570

Abstract

Kepala sekolah sebagai penanggung jawab dalam seluruh kegiatan pembelajaran dalam satuan pendidikan memiliki peran sentran sebagai motivator dalam pelaksanaan seluruh kegiatan disekolah, dan salah satunya ketika saat pembelajaran berlangsung. Kepala sekolah berhak memberikan suatu masukan positif terkait pelaksanaan pembelajaran oleh guru guna meninggkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran yang pada akhirnya bisa membawa hasil maksimal dalam proses pembelajaran yang diterima oleh siswa. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan Kompetensi dan kinerja Guru dengan diterapkannya supervise kepala sekolah? (b) Bagaimanakah pengaruh Model Connected learning terhadap guru Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan pembelajaran guru setelah diterapkannya Supervisi oleh kepala sekolah. (b) Ingin mengetahui pengaruh setelah diterapkannya Model Connected Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Guru SDN Jetis Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (65,25%), siklus II (91,50%)Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran Model Connected Learning dapat berpengaruh positif terhadap Kompetensi dan Kinerja Guru SDN Jetis Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun,. Kata Kunci: Supervisi kepala Sekolah, Model Connected Learning.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETRAMPILAN MENGELOLA WARUNG KOPERASI SEKOLAH MELALUI METODE PROJEK (PROJECT METOD) PADA SISWA KELAS II SMALB TUNARUNGU AL-KHAIRIYAH CILEGON BANTEN darmawati fatimah
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.888 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3565

Abstract

ABSTRAKKehidupan siswa SMALB Tuna Rungu setelah lulus akan menjadi problema kita bersama antara guru, orang tua dan masyarakat. Pada kenyataannya kemampuan intelektual, emosional, ketrampilan, minat dan bakat masing-masing siswa berbeda antara satu dengan yang lain. Sekolah harus bisa memberikan ketrampilan yang bisa dijadikan bekal untuk kehidupan setelah mereka lulus. Hal ini disebabkan karena tidak semua siswa setelah lulus bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Disamping itu siswa yang telah lulus belum semua terserap oleh lapangan kerja yang ada. Hal tersebut dikarenakan belum banyak instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta  yang bersedia merekrut mereka sebagai tenaga kerjanya. Untuk mengatasi probema tersebut  peneliti melakukan penelitian tindakan kelas  pada pembelajaran ketrampilan yang dititik beratkan pada pendidikan ketrampilan kecakapan hidup   ( life Skill ) bagi anak Tunarungu.  Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan dan beberapa siklus pembelajaran.    Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ilmu ketrampilan kepada siswa siswi SMALB Tuna Rungu agar bisa mengasah  bakat dan ketrampilan yang dimiliki secara optimal agar   setelah lulus nanti dapat memanfaatkan ketrampilannya tersebut untuk kehidupan selanjutnya sehingga bisa mandiri.Kata Kunci :  Keterampilan mengelola warung, project metod ( Metode Proyek ), siswa SMALB Tunarungu

Page 1 of 2 | Total Record : 11