cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2018)" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN UANG MELALUI METODE PEMBELAJARAN LUAR KELAS (Outdoor Learning) BAGI SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS V DI SKh. NEGERI 01 KAB. TANGERANG ENI NURHAYANI
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.348 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6370

Abstract

Dalam menguasai kemampuan matematika diperlukan ketekunan, keuletan dan konsentrasi. Bagi anak tunagrahita menguasai keterampilan matematika dengan baik merupakan pekerjaan rumah tersendiri bagi guru dan orangtua. Hal ini dikarenakan anak tunagrahita mengalami keterbatasan dalam kecerdasan. Salah satu materi pada mata pelajaran matematika adalah menggunakan uang. Bagi anak tunagrahita kemampuan menggunakan uang menjadi sangat penting untuk dikuasai karena merupakan salah satu kemampuan yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan uang guru menggunakan metode pembelajaran luar kelas dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menggunakan uang melalui penggunaan metode pembelajaran luar kelas pada siswa tunagrahita SDLB kelas V di SKh. Negeri 01 Kab. Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan subyek yang diteliti sebanyak 6 siswa tunagrahita kelas V SDLB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes berupa tes lisan dan perbuatan dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data diketahui bahwa siswa yang mencapai nilai KKM selalu mengalami peningkatan. Dari hanya 0% (tidak ada siswa yang mencapai nilai KKM) pada pra tindakan menjadi 50% (3 siswa) pada siklus I dan meningkat terus menjadi 100% (6 siswa) pada siklus II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode pembelajaran luar kelas dapat meningkatkan kemampuan menggunaan uang pada siswa tunagrahita kelas V SDLB di SKh. Negeri 01 Kab. Tangerang.
Pengaruh Media Sempoa Dalam Menngkatkan Kemampuan Menyelesaikan Oprasi Hitung Perkalian Bagi Siswa Tunanetra Low Vision Kelas Vii Pada Pembelajaran Matematika Di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Serang Ernawati Ernawti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.945 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6375

Abstract

Pengaruh Penggunaan Media sempoa Dalam Meningkatkan Kemampuan Dalam  Menyelesaikan Oprasi Hitung Perkalian Bagi Siswa Tunanetra Low Vision kelas VII  Pada  Pembelajaran Matematika  Di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Serang. Tujuan penelitian ini untuk Meningkatkan kemampuan berhitung siswa tunanetra kelas VII dengan Media sempoa  di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Serang dan melatih motoric halus,  kecepatan, ketepan dan konstrasi . Subyek dalam penelitian ini adalah  1 anak  perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Khiusus Negeri 01 Kota Serang yang berlokasikan di jln Bayangkara 118 Sumur Pecung  Kota Serang dimula pada semester I dengan  pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Tindakan dapat dinyatakan berhasil apabila subyek mengalami peningkatan kemampuan menyelesaikan perhitungan dengan tepat dan cepat  . Hasil penelitian ini membuktikan terdapat peningkatan kemampuan siswa pada pembelajaran matematika menyelesaikan oprasi hitung perkalian  pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1)  pengarug menggunakan media sempoa dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan oprasi hitung perkalian  bagi Siswa  Tunanetra kelas VII Pada Pembelajaran Matematika   di Sekolah Khusus Negeri 01 Kota Serang.   
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENGGUNAAN METODE KARYAWISATA BAGI SISWA TUNAGRAHITA KELAS III SDLB DI SKh. YKDW 01 KOTA TANGERANG Himayuri Himayuri
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.367 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6371

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sangat perlu bagi siswa Sekolah Dasar Luar biasa Tunagrahita Ringan karena berfungsi untuk mengenalkan siswa pada lingkungan sosial. Melalui mata pelajaran IPS peserta didik diarahkan, dibimbing dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif dan fungsional yang harus siap menghadapi tantangan berat karena kehidupan masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Dalam rangka untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa tunagrahita, guru menggunakan metode karyawisata dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam satu siklus dengan subyek yang diteliti sebanyak 6 siswa tunagrahita kelas III SDLB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes pengetahuan tertulis dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Dari analisis data diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa tunagrahita kelas III pada setiap siklusnya. Hal ini terlihat dar persentase ketuntasan belajar siswa. Dari hanya 33% (2 siswa) pada pra tindakan menjadi 67% (4 siswa) pada siklus I dan meningkat terus menjadi seluruh siswa (100%) pada siklus II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode karyawisata dapat meningkatkan hasil belajar IPS khususnya materi mengenal alat transportasi pada siswa tunagrahita kelas III SDLB di SKh. YKDW 01 Kota Tangerang.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT PENDETEKSI WARNA TERHADAP KEMAMPUAN BINA DIRI TUNANETRA Febri, Reza; Sundari, Tita; winengsih, yayu; Nurkholifa, Rifkia; khairunnisa, mita; Farhati, Indi; Simatupang, Maria; Arif, Syafrizal; Yudha, Toni
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.734 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat pendeteksi warna terhadap kemampuan bina diri pada tunanetra. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan jenis penelitian single subject research (SSR). Desain yang digunakan adalah desain A-B-A. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Tunanetra  (Totally Blind) Semester II Jurusan Pendidikan Khusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berinisial WD. Waktu penelitian adalah tanggal 5 mei  2019  sampai 26 Mei 2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline-1 ke baseline-2 mengalami peningkatan. Pada fase baseline-1 diperoleh persentase tingkat penguasaan sebesar  50% dan 52% berada dalam kategori kurang. Fase intervensi (B) diperoleh persentase tingkat penguasaan sebesar 62%, 64%, 66%, dan 71% berada dalam kategori baik. Fase intervensi mengalami peningkatan dibandingkan dengan fase sebelumnya. Dan pada fase baseline-2 (A2) diperoleh tingkat penguasaan yaitu 56,25% dan 57,25% berada dalam kategori cukup. Persentase pada fase baseline-2 mengalami penurunan dari fase inervensi, tetapi mengalami peningkatan dibandingkan dengan fase baselin-1.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS VII SMPLB DI SKh. DHARMAWATI ARIEF KOTA TANGERANG Muksaromah Muksaromah
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.168 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6372

Abstract

Pengenalan kerangka tubuh dan fungsinya merupakan hal yang penting diberikan kepada anak tunagrahita ringan, karena merupakan bagian terdekat pada diri anak dan salah satu langkah awal untuk mengenal dirinya sendiri. Bagi anak tunagrahita kemampuan untuk mendeskripsikan struktur kerangka manusia dan fungsinya tidak semudah bagi anak normal. Oleh karena itu perlu bimbingan dan pengajaran khusus supaya target pembelajaran tercapai sehingga perlu kiranya melakukan inovasi pada proses pembelajaran sehingga tujuan yang diharapkan dalam pembelajaran ini dapat tercapai. Dalam rangka untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa tunagrahita, guru menggunakan metode mind mapping dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan subyek yang diteliti sebanyak 8 siswa tunagrahita kelas VII SMPLB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes pengetahuan tertulis dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data diketahui bahwa aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran dikategorikan sangat aktif. Hasil analisis rata–rata aktivitas siswa menunjukkan peningkatan  yakni pada siklus I sebesar 55,75% naik menjadi 77,625% pada siklus II. Demikian pula dengan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklus, yakni dari 47,50 pada pra siklus naik menjadi 65 pada siklus I dan terus meningkat menjadi 84 pada siklus II. Adapun ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan yakni dari 8 orang siswa yang mengikuti tes hanya 2 orang (25%) pada pra siklus yang tuntas kemudian naik menjadi 5 orang (62,50%) dan terus naik pada siklus II menjadi 8 orang (100%) yang tuntas hasil belajarnya. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode mind mapping dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA khususnya pokok bahasan struktur kerangka manusia dan fungsinya pada siswa tunagrahita kelas VII SMPLB di SKh. Dharmawati Arief Kab. Tangerang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PENGGUNAAN METODE DRILL PADA PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VII SDLB DI SKh YKDW 01 KOTA TANGERANG NANI SURYANI
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.954 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6373

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penggunaan metode drill pada peserta didik tunagrahita kelas VII di SKh. YKDW 01 Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan subyek penelitian sebanyak 6 peserta didik tunagrahita kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan tes tertulis dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data diketahui bahwa keterampilan membaca permulaan selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar peserta didik dari hanya 0% (0 peserta didik) pada pra tindakan menjadi 33% (2 peserta didik) pada siklus I dan meningkat terus menjadi 100% pada siklus II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode drill dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik tunagrahita kelas VII di SKh. YKDW 01 Kota Tangerang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI GERAK TARI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA CD (VIDEO) PADA SISWA KELAS VI SDLB TUNARUNGU DI SKH NEGERI 01 KABUPATEN TANGERANG Atas Keksiningsih
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.265 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6369

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan memahami gerak tari dengan media CD (Video) pada siswa kelas VI Tunarungu SKh Negeri 01 Kabupaten Tangerang tahun Pelajaran 2017/2018. Strategi penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Prosedur pelaksanaannya mengacu model yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Penelitian dikatakan berhasil jika siswa mencapai ketuntasan belajar pada siklus I sampai  siklus II.Ketuntasan belajar siswa pada siklus 1 yang mendapat KKM adalah 62, 5% dengan 5 siswa yang tuntas, dan keberhasilan siklus II sebesar 87, 5% dengan 7 siswa tuntas dari 8 siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran SBDP  dengan media CD (Video) dapat meningkatkan kemampuan memahami gerak tari pada siswa. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN SENI MUSIK GURU PENDIDIKAN KHUSUS MELALUI KEGIATAN PELATIHAN DI GUGUS 11 KOTA TANGERANG TEUTEU NURBAYAN
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.925 KB) | DOI: 10.30870/unik.v3i3.6374

Abstract

Pendidikan seni musik merupakan suatu proses pendidikan yang membantu pengungkapan ide/gagasan seseorang yang ditimbulkan dari gejala lingkungan dengan mempergunakan unsur-unsur musik, sehingga terbentuknya suatu karya musik yang tidak terlepas dari rasa keindahan. Saat ini, guru di sekolah khusus atau sekolah luar biasa adalah guru kelas yang memegang semua mata pelajaran yaitu, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan SBDP. Sepertinya guru harus menguasai disemua bidang, padahal disetiap mata pelajaran memiliki kekhususan yang membutuhkan ketrampilan dan pengetahuan untuk bisa membagikan ilmu kepada siswa dengan maksimal. Hal ini menimbulkan kesulitan sendiri bagi guru dalam memberikan materi pelajaran khususnya mata pelajaran SBDP. Berangkat dari masalah di atas maka dirasa perlu untuk mencari jalan keluarnya. Peneliti sebagai kepala sekolah berinisiatif untuk mengadakan pelatihan seni musik bagi guru-guru di Gugus 11 Kota Tangerang. Materi pada pelatihan ini disampaikan oleh seorang instruktur yang sudah ahli dibidangnya dan diikuti oleh seluruh guru di Gugus 11 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru pendidikan khusus di Gugus II Kota Tangerang sebanyak 10 orang. Data yang diperoleh berupa hasil tes  pada setiap akhir siklus. Dari hasil analis didapatkan bahwa persentase ketercapaian nilai berdasarkan indikator keberhasilan tindakan selalu mengalami peningkatan di setiap siklus yaitu dari hanya 10% (1 orang) pada pra tindakan naik menjadi 60% (6 orang) pada siklus I dan terus meningkat menjadi 100% (10 orang) pada siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan  kemampuan seni musik guru pendidikan khusus di Gugus 11 Kota Tangerang. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8