cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2015)" : 8 Documents clear
KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM PERSPEKTIF ISLAM Siti Muhibah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis kepemimpinan nampaknya sedang melanda bangsa ini. Sulit rasanya mencari sosokpemimpin yang memiliki kreadibilitas. Pemimpin pada zaman sekarang cenderung mementingkandiri sendiri atau kelompoknya dan tidak atau kurang perduli pada kepentingan orang lain ataukepentingan lingkungannya, bahkan pemimpin sekarang selalu ingin dilayani bukan menjadi pelayanmasyarakat. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan konsep Islam. Dalam Islam, kepemimpinanadalah amanah, dan pemimpin adalah pelayan ummat.Ada beberapa hal yang menjadi karakteristik kepemimpinan dalam Islam, diantara yaituSiddiq, Tabligh, Amanah dan Fathanah. Dan kepemimpinan yang efektif, adalah memiliki ciri-cirimemiliki sifat jujur, amanah, sederhana, ramah, bertanggungjawab dan bertaqwa kepada AllahSWT, serta memiliki berbagai macam keterampilan seperti mampu mempengaruhi danmenggerakkan orang lain, mampu memecahkan masalah, cerdas, kreatif, memiliki visi kedepan,fleksibel dan memiliki keterampilan social sehingga dapat mencapai tujuan.Kata kunci: Kepemimpinan efektif, Karakteristik Kepemimpinan
PENGARUH PEMBELAJARAN CONTEXTUALTEACHING AND LEARNING (CTL) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAI SISWA KELAS VIII (Studi di SMP Islam Terpadu Al-Izzah Kota Serang) Anis Fauzi; Wiwin Nurhanah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatankreativitas mengajar guru dalam mengelola proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam diSMP, sebagai respon semakin melemahnya kualitas belajar siswa. Guru disekolah-sekolah padaumumnya menempatkan siswa-siswanya sebagai objek belajar yang berperan sebagai penerimainformasi secara pasif, dan siswa lebih banyak belajar secara individual dengan menerima, mencatat,dan menghafal materi pelajaran saja, dan belum menempatkan siswa sebagai subjek belajar.faktor strategi pembelajaran dalam menyajikan materi pelajaran yang kurang menarik patut dicatatsebagai salah satu faktor penyebab rendahnya minat mengikuti pelajaran dan prestasi belajar.Berdasarkan uraian permasalahan di atas, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut:Bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasilbelajar PAI, bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI, dan bagaimanapengaruh Contextual Teaching and Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PAI siswakelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang?Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: Pengaruh strategi pembelajaran Contextual Teachingand Learning (CTL) terhadap hasil belajar PAI, pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajarPAI, dan pengaruh Contextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar terhadap hasilbelajar PAI siswa kelas VIII SMP IT Al-Izzah Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknikobservasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi data.Berdasarkan hasil analisis varians dan uji F menunjukkan bahwa nilai Fhitung = 21.82 lebihbesar dari F tabel = 3,99 pada tara signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak sedangkanH1 diterima. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa strategi pembelajaranContextual Teaching and Learning (CTL) dan motivasi belajar berpengaruh secara signifikan terhadapprestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI.Kata kunci: CTL, Motivasi belajar, PAI.
BUDAYA MALU DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI: IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Wawan Wahyuddin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan sifat malu yang harus dibudayakan oleh seorangguru, (2) mendekripsikan sifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang siswa, (3) mendeskripsikansifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang abdi negara, (4) mendeskripsikansifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang karyawan, dan (5) mendeskripsikan sifat maluyang harus dibudayakan oleh seorang pemimpin. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1)Bagaimana sifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang guru? (2) Bagaimana sifat malu yangharus dibudayakan oleh seorang siswa? (3) Bagaimana sifat malu yang harus dibudayakan olehseorang abdi negara? (4) Bagaimana sifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang karyawan?(5) Bagaimana sifat malu yang harus dibudayakan oleh seorang pemimpin? Penelitian ini menggunakanmetode kajian pustaka. Kajian pustaka dalam suatu penelitian ilmiah adalah salah satubagian penting dari keseluruhan langkah-langkah metode penelitian. Cooper (dalam Creswell)mengemukakan bahwa kajian pustaka memiliki beberapa tujuan, yakni menginformasikan kepadapembaca hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan penelitian yang dilakukan saat itu,menghubungkan penelitian dengan literatur-literatur yang ada, dan mengisi celah-celah dalampenelitian-penelitian sebelumnya. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Bangsa ini sudah semestinyabelajar membudayakan sifat malu. Dengan memiliki rasa malu ini, setiap individu baik rakyatmaupun wakil rakyat; politisi maupun pejabat publik, akan mampu mengendalikan diri, mengatur,sekaligus menjaga lisan dan perilakunya, agar tetap terhormat. Seorang politisi atau wakil rakyatmisalnya, akan malu jika perilakunya tak mencerminkan, bahkan menciderai kehendak rakyat yangdiwakilinya. Begitu pula dengan pejabat publik, akan merasa malu jika dengan jabatannya itu justrumenipu rakyat. (2) Tipisnya rasa malu itulah yang kini terasa sangat mengganggu perjalananbangsa ini. Budaya malu yang sedemikian tipis, bahkan bisa dikatakan sama sekali tak ada itu,telah mendorong para elit politisi negeri ini berlaku tidak pantas: ingin menang sendiri dan tak surutsedikit pun, sekalipun langkah mereka keliru, dan bahkan mengkhianati aspirasi publik. (3) Semestinyakita merasa malu jika gagal mengemban amanah. Belajar memiliki rasa malu itu, sesungguhnyaamat penting bagi kita untuk memelihara negeri ini. Para pejabat publik, wakil rakyat, juga elit politisikita, sudah saatnya untuk memulai belajar, dan membudayakan rasa malu itu. Agar mereka terhindardari perangkap kepentingan-kepentingan pragmatis yang memalukan itu. Mereka mesti memuliakannya,untuk kemudian menjadi lentera bagi publik. Budaya malu ini wajib tumbuh dalam dunia politik,pemerintahan, dan kehidupan dalam berbangsa. Selama kita tidak menumbuhkan rasa malu, selamaitu pula kita akan gagal menciptakan keadaan yang lebih baik bagi bangsa ini. Bagi politisi dan pejabatpublik, memiliki rasa malu itu sangat penting untuk kembali menumbuhkan kepercayaan publik.Dengan menjaga rasa malu itu pulalah, kita akan menjadi bangsa yang bermartabat.Kata Kunci: Budaya Malu, Nilai-nilai Pendidikan Budaya, dan Karakter Bangsa.
PENDIDIKAN KARAKTER DI RUMAH TANGGA Badrudin Badrudin
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidup berkeluarga tidak hanya sebagai tempat berkumpulnya suami, istri dan anak. Lebih dariitu, keluarga memiliki fungsi dan peranan yang signifikan dalam menentukan nasib suatu bangsa.Kerugian terbesar pada hari kiamat nanti adalah ketika kita kehilangan keluarga yang kita sayangi.Untuk itu, ada beberapa hal yang harus terjawab dalam pembahasan tulisan berikut ini, yaitu: (1) Bagaimana pendidikan keluarga itu, dan apa tujuan hidup berumah tangga? (2) Bagaimanaprogram-programnya ? (3) Seperti apa prosedur dalam berumah tangga itu ?, dan (4) Bagaimanabentuk evaluasinya ? pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab apabila memahami hakikat hidupberumahtangga sesuai tuntunan syari’at Allah dan Rasul-Nya.Jenis penelitian yang digunakan penelitian perpustakaan (Library Research), dimaksudkanuntuk mendapatkan informasi secara lengkap dan menentukan tindakan yang diambil dalamkegiatan ilmiah. Dalam penelitian ini data diolah dan digali dari berbagai buku, internet, dan beberapatulisan yang memiliki keterkaitan dengan penelitian ini.Kata kunci: Keluarga, rumah tangga, dan syari’at Allah.
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI DONGENG Hanafi Hanafi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan manfaat dongeng dalam pembentukankarakter anak dan (2) mendeskripsikan teknik penyampaian dongeng yang sesuai dengan usiaanak. Fokus penelitian ini adalah “Bagaimana pembentukan karakter anak melalui dongeng?”Selanjutnya fokus ini dirinci menjadi dua sub-subfokus, yaitu (1) Bagaimana manfaat dongengdalam pembentukan karakter anak? dan (2) Bagaimana teknik penyampaian dongeng yang sesuaidengan usia anak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian pustaka dengan teknikanalisis isi. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku yang membicarakan pendidikan karakter,psikologi kepribadian, dan karya sastra. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Dongeng mempunyaibanyak manfaat, di antaranya adalah (a) dongeng mengajarkan nilai moral yang baik, (b) dongengmengembangkan daya imajinasi anak, (c) dongeng menambah wawasan anak, (d) dongengmeningkatkan kreativitas anak, (e) dongeng mendekatkan anak dengan orang tua, dan (e) dongengmenghilangkan ketegangan (stres). (2) Ada beberapa cara (teknik) yang dapat dilakukan dalammenyampaikan dongeng yang sesuai dengan usia anak, yaitu (a) Anak-anak diminta menyebutkanciri-ciri tokoh dalam dongeng, (b) Anak-anak diminta mengaitkan dongeng dengan lagu tertentu, (c)Orang tua/guru menceritakan fakta yang terkait dengan tokoh dongeng, dan (d) Orang tua/gurumemberi kebebasan kepada anak untuk membuat akhir cerita dongeng. Oleh karena itu, orang tuadan guru sebaiknya menyisihkan waktu untuk memberikan dongeng yang mendidik anak-anakkarena dongeng mempunyai potensi konstruktif untuk mendukung perkembangan mental anak.Selain itu, orang tua dan guru sebaiknya mempunyai keterampilan dalam mendongeng. Orang tuadan guru harus menguasai cara (teknik) penyampaian dongeng yang sesuai dengan usia anaksehingga dongeng yang disampaikan menjadi sangat menarik bagi anak-anak.Kata Kunci: Pembentukan Karakter, Manfaat Dongeng, dan Teknik Penyampaian Dongeng.
BERAKHLAKLAH KAMU DENGAN AKHLAK ALLAH Jakaria Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan manfaat dongeng dalam pembentukankarrakter anak dan (2) mendeskripsikan teknik penyampaian dongeng yang sesuai dengan usiaanak. Fokus penelitian ini adalah “Bagaimana pembentukan karakter anak?” selanjutnya focuspenelitian ini dirinci menjadi dua subfokus, yaitu (1) Bagaimana manfaat dongeng dalampembentukan karakter anak? Dan (2) Bagaimana teknik penyampaian dongeng yang sesuai denganusia anak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian pustaka dengan teknik analisisdata isi. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku yang membicarakan pendidikan karakter,psikologi kepribadian, dan karya sastra. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Dongeng mempunyaibanyak manfaat, di antaranya adalah (a) dongeng mengajarkan nilai moral yang baik, (b) dongengmengembangkan daya imajinasi anak, (c) dongeng menambah wawasan anak, (d) dongengmeningkatkan kreativitas anak, (e) dongeng mendekatkan anak dengan orang tua, dan (f) dongengmenghilangkan ketegangan (stress). (2) Ada beberapa cara (teknik) yang dapat dilakukan dalammenyampaikan dongeng yang sesui dengan usia ana, yaitu (a) anak-anak diminta menyebutkanciri-ciri tokoh dalam dongeng, (b) anak-anak diminta mengaitkan dongeng dengan lagu tertentu,(c) orang tua/guru menceritakan fakta yang terkait dengan tokoh dongeng, dan (d) orang tua/gurumemberi kebebasan kepada anak untuk membuat akhir cerita dongeng. Oleh karena itu, orang tuadan guru sebaiknya menyisihkan waktu untuk memberikan dongeng yang mendidik anak-anakkarena dongeng mempunyai potensi konstruksi untuk mendukung perkembangan mental anak.Selain itu, orang tua dan guru sebaiknya mempunyai keterampilan dalam mendongeng. Orang tuadan guru harus menguasai cara (teknik) penyampaian dongeng yang sesuai dengan usia anaksehingga dongeng yang disampaikan menjadi sangat menarik bagi anak-anak.Kata kunci: Pembentukan karakter, manfaat dongeng, dan teknik penyampaian Dongeng.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Sigit Setiawan Setiawan; Lukman Nulhakim; Nana Hendracipta
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaranIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakanselama 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 1 pertemuan. Instrumen yang digunakan adalahtes dan observasi. Hasil dari penelitian ini didapat hasil dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaranIPA mengalami peningkatan. Ketuntasan hasil belajar siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasanminimal (KKM) pada prasiklus 20%, siklus I 40%, dan siklus II 93%. Selanjutnya aktivitas belajar siswayang mencapai nilai kategori minimal indikator keberhasilan pada siklus I 60% dan siklus II 93%.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan modelcooperative learning tipe group investigation dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci: pembelajaran IPA, cooperative learning tipe group investigation, hasil belajar, aktivitasbelajar
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM Abdurohim Abdurohim
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya nilai-nilai integritas dan identitas nasional dikalangan mahasiswa disebabkanpendidikan di perguruan tinggi umum kurang memperhatikan dampak terhadap perubahan karaktermahasiswa. Salah satu yang diharapkan kontribusinya dalam menyelesaikan masalah tersebutadalah Mata kuliah pengembangan kepribadian pendidikan agama Islam (MPK PAI). Mpk PAI padadasarnya adalah pembentukan karakter, bukan sekedar transfer ilmu atau nilai-nilai. Tujuannyauntuk mewujudkan mahasiswa yang berkepribadian ilahiyah, berpikir paradigmais, bertindakrasional dan mampu memanfaatkan iptek dan seni agar bermanfaat untuk umat manusia. Penelitianini berusaha mengetahui kebijakan, tujuan, pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat sertakeberhasilan penerapan pendidikan karakter dalam MPK PAI di Fakultas Teknik Universitas SultanAgeng Tirtayasa Cilegon.Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatifyang mengharuskan peneliti memahami dan menjelaskan masalah yang diteliti melalui komunikasiintensif dengan sumber data.Suatu pendekatan yang mengandung kriteria, penyataan-pernyataandan data penelitian, sehingga dalam pengolahan data, sejak mereduksi data, menyajikan data,dan memverifikasi, serta menyimpulkannya dilakukan secara kualitatif. Penelitian ini menghasilkanbeberapa kesimpulan. Pertama, MPK PAI di Fakultas Teknik Untirta merupakan mata kuliah yangmenanamkan, membiasakan dan membina aspek pengembangan kepribadiaan mahasiswa agarmenjadi teknokrat yang cerdas, jujur, amanah, bertanggungjawab dan bermanfaat bagi sebanyakbanyaknyaumat. Kedua, penerapan pendidikan karakter dalam MPK PAI di Fakultas Teknik Untirtaterlihat dari metode pembelajaran dan materi isi pembelajaran. Ketiga, faktor pendukung pendukungpenerapan pendidikan karakter adalah kebijakan pimpinan, dukungan moral dan dana,kemampuan dosen, metode perkuliahan, fasilitas perkuliahan, kegiatan yang wajib diikuti, sinergidengan Dewan Kemakmuran Masjid dan Lembaga Dakwah Kampus, antusiasme mahasiswa,kerjasama yang solid, keberadaan Masjid. Adapun faktor penghambat dalam penerapan ini adalahpemahaman mahasiswa yang masih lemah, metode yang kurang variatif, pandangan minor terhadapPAI, belum ditemukannya bentuk evaluasi yang baku, pemikiran mahasiswa yang cenderung eksklusif.Keempat, keberhasilan penerapan pendidikan karakter terlihat dari hasil akademik dan pengamalanmahasiswa terhadap ajaran Islam dalam bentuk terlihat mahasiswa beramai-ramai menuju masjiduntuk melaksanakan shalat berjama’ah, banyaknya kegiatan diskusi kelompok mengenai ajaranIslam di masjid, peringatan hari-hari besar keislaman dan seminar keagamaan selalu semarakdan ramai diikuti oleh mahasiswa.Kata kunci: Pendidikan Karakter, MPK PAI, kebijakan, tujuan, pelaksanaan, faktor pendukung danpenghambat serta keberhasilan, mahasiswa dan dosen.

Page 1 of 1 | Total Record : 8