cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2018)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL LAJU REAKSI BERBASIS KONSTRUKTIVISME LIMA FASE NEEDHAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI PALEMBANG Made Sukaryawan; Saripah Salbiah; Muhd Ibrahim Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8399

Abstract

Pengembangan Modul Laju Reaksi Berbasis Konstruktivisme Lima Fase Needham dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Siswa di Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul laju reaksi berbasis Konstruktivisme Lima Fasa Needham (K5FN). Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengaruh modul K5FN terhadap hasil belajar siswa. Modul K5FN dikembangkan berdasarkan model Rowntree-Tessmer yang meliputi tiga tahap: perencanaan, pengembangan prototype dan penilaian. Instrumen penelitian terdiri dari pra tes, pos tes, angket dan pedoman wawancara dan instrumen  penelitian  ini telah dipastikan kevalidannya  oleh panel pakar. Penelitian kuasi  eksperimen  dijalankan  dengan  melibatkan  189  siswa  kelas  sebelas  di  tiga  buah sekolah menengah di Kota Palembang. Sejumlah 89 siswa dalam kumpulan eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan modul K5FN, selebihnya kumpulan kontrol melalui  pembelajaran  konvensional.  Data  penelitian  dianalisis  secara  deskriptif  dan inferensi menggunakan statistik ancova untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  modul  laju  reaksi  yang  dihasilkan  valid  aspek  materi dengan nilai K=0,88 aspek pedagogi K=0,93 dan aspek desain K=1. Interpretasi Kappa semuanya katagori sangat baik. Hasil uji terbatas satu lawan satu diperoleh rerata 3,97 skala likert dan kelompok kecil diperoleh rerata 4,01 skala likert, kategori praktis. Nilai Gain diperoleh 0,73 berarti modul yang dihasilkan memiliki keefektifan yang tinggi. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan signifikan (F=31.417, p=0.000) terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan modul K5FN dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional. Kesimpulannya, penggunaan modul laju reaksi berbasis K5FN dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BUDIDAYA IKAN PATIN DENGAN PAKAN AMPAS KELAPA TERINTEGRASI STEM-PBL MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN Nindy Prastika; K Anom; Effendi Effendi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8423

Abstract

Penelitian  ini  merupakan  penelitian  pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan Modul Kimia Muatan Lokal terintegrasi STEM-PBL “Pengaruh Pakan Ampas Kelapa Terfermentasi Terhadap Pertumbuhan Ikan Patin” yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE dengan evaluasi formatif Tessmer. Langkah-langkah model pengembangan ADDIE meliputi Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Tahapan  evaluasi  formatif  Tessmer  dalam penelitian ini meliputi  self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil tahap expert review didapatkan skor rata-rata 0,72 dengan kategori tinggi. Hasil uji kepraktisan didapatkan skor rata-rata one to one 0,84 dan small group 0,76 dengan kategori tinggi. Hasil uji field test didapatkan skor rata-rata 0,72 dengan kategori tinggi.Berdasarkan hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA TERINTEGRASI KEWIRAUSAHAAN, PENDEKATAN STEM DAN PBL K Anom; Made Sukaryawan; Maefa Eka Haryani
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8419

Abstract

Tujuan penelitian adalah tersusunnya Modul Pembelajaran Kimia pada Mata Kuliah KewirausahaanTerintegrasi STEM dan PBLuntuk berwirausaha yang valid,   praktis,    dan   efektif.   Manfaat   Penelitian,   berwirausaha   alternatif menciptakan lapangan pekerjaan membantu meningkatkan kesejahtaraan manusia. Hasil uji coba Modul Pembelajaran ini memenuhi kriteria efektif. Hal ini dikarenakan saat uji coba memecahkan masalah lapangan pekerjaan telah dapat menyusun desain pemecahan diantaranyaAgrobisnis di Belitang, Sumatera Selatan. Simpulan, Modul ini valid, praktis, dan efektif. Modul ini dinyatakan valid berdasarkan penilaian ketiga validator, validaasi pedagogi 4,00 (sangat valid), validasi content  3,88  (sangat  valid) dan validasi disain 3,83 (sangat logis/sistematis). Kepraktisan Modul ini didapat dari hasil wawancara pada tahap one-to-one  dan  small  group.  Nilai  yang  diperoleh  pada  tahap  one-to-one  4,0 (sangat praktis) dan tahap small group 4,0 (sangat praktis)
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DIKELAS X MIA 5 SMA NEGERI 5 PALEMBANG Isti Dwi Anggraini; Desi Desi; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8393

Abstract

Abstrak:  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  hasil  belajar  kimia  siswa dengan menerapkan model pembelajaran Inkuiri di kelas X MIA 5 SMA Negeri 5 Palembang.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  tindakan  kelas  yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Siklus I dan II terdiri dari dua kali pertemuan, sedangkan siklus III satu kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada T0 69,09 dengan ketuntasan 36,36% meningkat menjadi 73,93 dengan ketuntasan 45,45% pada siklus I. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,21 dengan ketuntasan 75,75%, meningkat menjadi 87,57 dengan ketuntasan belajar 87,87%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi proses perbaikan dalam pembelajaran dengan Model Pembelajaran Inkuiri dan terjadi peningkatan hasil belajar siswa, sehingga guru yang memiliki permasalahan yang sama dapat menerapkan model pembelajaran Inkuiri
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI KELAS XI SMA May Zul Fathulain; Effendi Effendi; Fakhili Gulo
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8421

Abstract

Pengembangan lembar kerja peserta didik interaktif telah dilakukan dan diterapkan untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan dikelas XI IPA 6SMAN 3 Palembang. Pengembangan dilakukan menggunakan model ADDIE yang dimodifikasi dengan evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari analysis, design, development, self evaluation, one to one, small group dan field test. Data dikumpulkan melalui wawancara, uji ahli, angket dan tes. Kevalidan lembar kerja peserta  didik  interaktif  dinilai  oleh  2  ahli  materi,  2  ahli  desain  dan  2  ahli pedagogik. Diperoleh nilai validitas desain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi, nilai validitas pedagogik sebesar 0,84 dengan kategori tinggi dan nilai validitas materi sebesar 0,72  dengan kategori tinggi. Rata-rata nilai validitas sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Rata-rata skor kepraktisan pada tahap one to one sebesar 0,94  dengan kategori tinggi,  dan pada  tahap  small group  sebesar  0,81  dengan kategori tinggi. Keefektifan lembar kerja peserta didik interaktif diukur dari hasil belajar siswa pada tahap field test, diperoleh N-gain sebesar 0,72 dengan kategori keefektifan tinggi. Hasil penelitian menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (MPPKB) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Paramita Dewi; Andi Suharman; Jejem Mujamil
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8422

Abstract

Penelitan ini  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Tanjung Raja dengan menggunakan Model Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir  (MPPKB).  Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data  dilakukan  dengan  menguunakan  tes  yang  dilakukan  diakhir siklus. Terjadi peningkatan pemahaman konsep kimia siswa yang tercermin dari rata-rata hasil belajar dan ketuntasan siswa. Hasil belajar dan ketuntatsan siswa sebelum tindakan adalah59.2 dan 22.22% , siklus I 61.98  dan 25%, siklus II 73.26 dan 58.33%, siklus III 80.91 dan 86.11%.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) INTERAKTIF UNTUK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT DI SMA Dwita Novita; Fakhili Gulo; M Hadeli
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8404

Abstract

Pengembangan LKS interaktif materi larutan elektrolit dan non elektrolit telah dilakukan dan diterapkan di kelas X SMA Islam Az-Zahrah Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan metode Development Research (penelitian pengembangan). Kevalidan bahan ajar ini dinilai oleh tiga ahli yakni ahli materi, ahli pedagogik, dan ahli media. Kevalidan materi memiliki rerata skor sebesar 3,94 dengan  kategori  valid,  kevalidan  pedagogik  memiliki  rerata  skor  sebesar  4,14 dengan kategori valid, dan kevalidan media memiliki rerata skor 3,79 dengan kategori valid. Kepraktisan bahan ajar ini dilihat dari skor rata-rata angket pada tahap one to one dan small group. Skor rata-rata kepraktisan adalah 4,16 dengan kategori praktis. Keefektifan bahan ajar ini tampak dari tes hasil belajar yang dilakukan pada tahap field test. Berdasarkan hasil field test diperoleh n-gain score sebesar 0,71 dengan kategori keefektifan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa LKS interaktif  ini  tergolong  efektif  untuk  digunakan  dalam  pembelajaran  larutan elektrolit dan non elektrolit.
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI INSTRUMEN EVALUASI LITERASI LINGKUNGAN Ratna Parwati; Anna Permanasari; Harry Firman; Tatang Suhery
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8415

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang pengembangan instrumen evaluasi literasi lingkungan yang diujicobakan pada mahasiswa calon guru kimia. Instrumen ini dibuat dengan merujuk pada konsep literasi sains, yang terdiri dari kompetensi lingkungan, pengetahuan lingkungan, dan sikap terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dan validasi. Instrumen ini divalidasi konten oleh tujuh orang ahli dan diuji coba kepada 158 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 42% item dari instrumen tersebut dinyatakan layak oleh ahli, sedangkan 58% lainnya harus diperbaiki. Setelah dilakukan uji coba, instrumen evaluasi   literasi   lingkungan   memiliki  reliabilitas  sebesar   0,7,   yang  artinya acceptable untuk digunakan. Lebih rinci lagi ditemukan bahwa 12 dari 20 item soal esai telah layak digunakan untuk mengukur  kompetensi lingkungan  mahasiswa [reliabilitas, ? = 0,71]. Enam belas dari 24 item soal pilihan ganda telah layak digunakan untuk mengukur pengetahuan lingkungan mahasiswa [? = 0,71]. Lima belas dari 25 item pernyataan sikap telah layak digunakan untuk mengevaluasi sikap mahasiswa terhadap lingkungan [? = 0,78]. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen evaluasi literasi lingkungan layak digunakan. Instrumen evaluasi ini masih mungkin untuk diuji coba pada skala yang lebih besar agar tingkat kelayakannya dapat menjadi lebih baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANSTUDENT TEAMS ACHIEVEMENTDEVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KIMIA KELAS XI SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Eko Dianto; A Rachman Ibrahim; Bety Lesmini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8389

Abstract

Abstak: Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran kimia sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kimia kelas XI IPA 2 SMA Srijaya Negara Palembang melalui penerapan model Student Teams Achievement Devisions (STAD). Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Student Teams Achievement Devisions (STAD) terdiri dari lima tahap presentasi kelas, tim, kuis, skor kemajuan individual dan rekognisi tim. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Srijaya Negara Palembang dengan jumlah siswa 30 orang. Penelitian inidilaksanakan sebanyak 3 siklus. Rata-rata hasil belajar siswa sebelum tindakan (T0) sebesar 69,17 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 43,3%. Rata-rata hasil belajar siswapada siklus I (T1) adalah 73,79 dengan persentase ketuntasan belajar 58,6%. Pada siklus Ihasil belajar tergolong rendah, hal ini dikarenakan terdapat kekurangan pada sintaks penyajian materi, tahap belajar kelompok dan  tahap presentasi kelas, kekurangan tersebutdibenahi pada siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II (T2) adalah 77,86 denganpersentase ketuntasan 75,9%, pada siklus II hasil belajar siswa tergolong tinggi, akan tetapi  belum mencapai ketuntasan klasikal, hal tersebut disebabkan masih terdapat kelemahan pada tahap penyampain materi oleh guru dan tahap belajar kelompok, kelemahan tersebut diperbaiki pada siklus III. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus III (T3) adalah 83,33 dengan persentase ketuntasan belajar belajar 86,7%. Berdasarkan data observasi keaktifan siswa, terjadi peningkatan aktivitas siswa yaitu pada siklus I sebesar 54%, siklus II sebesar 71,3% dan siklus III sebesar 79,9%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Student Teams Achievement Devisions (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA Sucilia Saputri; Fuad Abd Rachman; Hartono Hartono
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8416

Abstract

Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Proses Sains pada MateriLarutan Penyangga telah dilakukan dan diterapkan di kelas XI IPA 6 SMA Negeri3 Palembang. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan Modul Berbasis  Keterampilan  Proses  Sains  pada   Materi  Larutan  Penyangga   yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan berdasarkan model pengembangan Rowntree dan dimodifikasi dengan evaluasi Tessmer. Kevalidan bahan ajar diperolah dari tiga ahli yaitu ahli pedagogik, materi, dan desain.  Kevalidan  pedagogik  diperolah  rerata  sebesar  0,78  dengan  kategori validitas tinggi, kevalidan materi diperoleh rerata sebesar 0,67 dengan kategori validitas tinggi ,dan kevalidan desain modul diperoleh rerata sebesar 0,58 dengan kategori validitas cukup. Kepraktisan modul dilihat dari skor rerata angket pada tahap one to one dan small group. Skor rerata kepraktisan adalah 0,80 dengan kategori kepraktisan tinggi. Keefektifan modul dapat dilihat dari hasil tes belajar yang dilakukan pada tahap field test. Pada tahap field test didapatlah n-gain sebesar0,68   dengan   kategori   keefektifan  sedang.   Dari  nilai  yang  telah   diperolehmenunjukkan bahwa modul berbasis keterampilan proses sains telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10