cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2015)" : 5 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH MAKAN UNTUK PAKAN IKAN LELE DI UPR MITRA CAMBAI PRABUMULIH Ferdinand Hukama
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2392

Abstract

Kelurahan Cambai terletak di pinggiran kota Prabumulih yang letaknya strategis. Salah satu potensi daerah yang saat ini sedang dikembangkan, sebagian kecil adalah untuk budidaya ikan. Selama ini kegiatan budidaya ikan yang dilakukan masyarakat belum mencapai hasil maksimal dan penggunaan pakan komersil selama ini masih sangat mendominasi daripada penerapan penggunaan pakan buatan secara mandiri. Rangkaian kegiatan pengabdian meliputi: 1) Teknik formulasi pakan buatan ikan dengan bahan baku utama limbah rumah makan, 2) Pembuatan pakan ikan (pelet) skala rumah tangga, 3) Manajemen pakan dan kesehatan ikan budidaya, serta 4) Manajemen usaha budidaya ikan yang baik melalui penerapan best management aquaculture selama masa pemeliharaan ikan lele dumbo dengan pemberian pelet ikan buatan. Pemberian bantuan meliputi benih ikan lele dumbo, pakan starter, garam ikan, termometer dan methylen blue. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan teknologi pengolahan limbah rumah makan (usus, jeroan dan kulit ayam) dan bahan fitofarmaka lokal (Phaleria macrocarpa) sebagai bahan baku utama pelet ikan lele, sehingga dapat meminimalisir biaya produksi (pakan) dan meningkatkan pendapatan petani. Tanggapan masyarakat sekitar terhadap kegiatan yang dilaksanakan sangat antusias untuk mengikuti arahan-arahan yang diberikan, baik selama kegiatan pelatihan maupun pendampingan. Dari hasil pengamatan, terlihat bahwa teknik dan metodologi yang dikembangkan oleh tim pengabdian dapat diterima dengan baik oleh khalayak sasaran. Perkembangan ikan lele dumbo yang dipelihara juga cukup menjanjikan, ditinjau dari pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Kegiatan ini berhasil mengembangkan usaha budidaya ikan lele dumbo skala rumah tangga secara berkesinambungan.
MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN RENDAH SODIUM UNTUK MENIGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK ITIK PEGAGAN DI DESA 1 KOTA DARO II KECAMATAN RANTAU PANJANG KABUPATEN OGAN ILIR Meisji Liana Sari
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2393

Abstract

Desa Kota Daro II  merupakan daerah yang potensi untuk budidaya ternak itik,  hal ini memungkinan produk yang dihasilkan dari budidaya tersebut yaitu berupa telur juga bisa meningkat. Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat,  mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Tujuan dari kegiatan pengbdian ini  untuk meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat melalui peningkatan minat konsumsi telur asin rendah sodium. Dalam kegiatan ini metode yang digunakan  adalah sosialiasasi dan penyuluhan, pelatihan  dan demontrasi pembuatan telur asin  dan pembinaan. Penyuluhan ini cukup berhasil,  walaupun  dari jumlah beserta hanya 15 orang akan tetapi jumlah pertanyaan yang muncul selama diskusi cukup banyak.  Pada peserta sangat antusius  dengan penyuluhan  yang dilakukan oleh tim pengabdian. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah telur asin sangat potensial dikembangkan untuk meningkatkan kebutuhan gizi dan ekonomi masyarakat Desa Kota Daro II.
PETERNAKAN KAMBING ETAWA DI KABUPATEN TANAH DATAR Dwi Yuzaria
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2395

Abstract

Most of Community of Kenagarian Barulak, District Tanjung Baru, Tanah Datar livelihood is farming crops, horticulture and animal husbandry Etawa goat. Waste food crops such as rice, maize, cassava and sweet potatoes are materials forages for goats and waste goat manure can be organic fertilizer on their farms, thus increasing the efficiency of production costs both areas, but the potential is not used optimally in accordance with good farming practice model. One group of farmers in this area are farmers group Boncah Saiyo cooperation with SME Top Boncah in the marketing of milk. The main objective of this IbM activity was Income generating or increased revenues of Boncah group farmers through the introduction of knowledge as good breeding management, knowledge of fodder, knowledge of reproduction, post-harvest technology and marketing management. It is also necessary knowledge of the factors of the marketing mix such as a) the diversification of products into pasteurized milk, yoghurt, ice cream, soap and other products, so that products can be accepted by consumers in the broader market, b) the determination of the selling price which is affordable for consumers, c) the expansion of marketing network both locally and outside the region, even outside the province to increase sales volume, d) the introduction of ways of promotion to farmers in order to introduce processed products to the public by opening outlets in several strategic places of interest and print brochures. The results of IbM's activities for coaching, training and mentoring the breeders group effort to increase the population, milk production, post harvest and marketing their product including : 1) improve the entrepreneurship spirit of breeders as an effort to support the development of the group; 2) business group has the ability of business planning, 3) improve the ability of the breeders group in conducting business operations; 4) enhance cooperation networks business.
PENERAPAN SISTEM KAWIN SODOK DAN MESIN TETAS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ITIK PEGAGAN Sofia Sandi
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2412

Abstract

Kegiatan Pengabdian  kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kotodaro Kecamatan  Ranjau Panjang Kabupaten Ogan  Ilir Sumatera Selatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah . melatih peternak menggunakan mesin tetas dan kawin sodok pada itik pegagan. sehingga dapat menambah pengetahuan dan keterampilan serta memberikan wawasan berpikir masyarakat umumnya di desa kotodaro  dan khususnya kelompok peternak   untuk menggunakan kawin sodok dan mesin tetas dalam meningakatkan produksi itik pegagan  yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan peternak. Karakteristik peserta menunjukkan bahwa  peserta  partisipasi aktif  tidak hanya dalam bentuk kehadiran waktu penyuluhan dan pelatihan, tetapi aktif berkomunikasi atau berdialog mengenai  cara menggunakan mesin tetas dan kawin sodok pada itik pegagan Petani-ternak merasa tertarik dengan teknik kawin sodok dan mesin tetas itik pegagan. Dengan ditemukannya inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatan populasi itik pegagan  sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah  Pelatihan penggunaan sistem kawin sodok dan teknologi mesin tetas merupakan cara yang sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya peternak di kotodaro dalam upaya mengurangi biaya pemeliharaan dan meningkatkan Produksi itik pegagan. Peternak itik di kotodaro mampu menyerap dan dapat mengaplikasikan teknologi penggunaan teknologi mesin tetas dan sistem kawin sodok pada Itik pegagan.
PENGOLAHAN PANGAN BERBAHAN DASAR JAGUNG MENJADI BERBAGAI PRODUK MAKANAN Elly Rosana
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2374

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Judul Pengolahan pangan berbahan dasar jagung menjadi berbagai produk makanan telah selesai dilaksanakan di Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.  Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada ibu-ibu yang berminat pada pengolahan jagung menjadi berbagai produk makanan dan penentuan jadwal kegiatan.  Bahan baku yang digunakan adalah buah jagung segar yang sudah dipipil dan dihaluskan.  Bahan baku  diolah menjadi rolade jagung, bubur jagung sehat dan es jagung manis.Pemberian materi penyuluhan dilakukan, secara langsung dengan demontrasi membuat produk olahan pangan. Manfaat dari kegiatan ini antara lain adalah: 1) meningkatkan pengetahuan dan memberikan informasi kepada khalayak sasaran bagaimana mengolah jagung menjadi berbagai pangan olahan dan 2) meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui usaha skala rumah tangga.

Page 1 of 1 | Total Record : 5