cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sari Pediatri
ISSN : 08547823     EISSN : 23385030     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2016)" : 14 Documents clear
Gambaran Terapi dan Luaran Infeksi Saluran Kemih oleh Bakteri Penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase pada Anak di RSUD Dr. Soetomo Surabaya Ahmad Muhajir; Priyo Budi Purwono; Samsriyaningsih Handayani
Sari Pediatri Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp18.2.2016.111-6

Abstract

Latar belakang. Kasus infeksi saluran kemih oleh bakteri penghasil extended spectrum beta-lactamase (ESBL) dilaporkan sudah banyak terjadi di dunia. Informasi terkait ESBL di Indonesia sangat sedikit, terutama pada pasien anak.Tujuan. Mengkaji gambaran terapi serta luaran pasien infeksi ESBL di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari-Juni 2014.Metode. Penelitian observasional dengan studi deskriptif, digunakan data rekam medis pasien anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari-Juni 2014. Variabel penelitian meliputi bakteri, uji sensitivitas, terapi serta status luaran pasien.Hasil. Pasien anak berjumlah 56, terbanyak penyebab ISK Klebsiella pneumoniae (60,7%). Uji sensitivitas tertinggi meropenem (90,5%). Pilihan terapi definitif meropenem (25%), status luaran membaik 78,57%.Kesimpulan. Meropenem merupakan pilihan terapi infeksi ESBL pada pasien dengan keadaan klinis membaik. Kontrol penggunaan antibiotik secara rasional dibutuhkan untuk pencegahan infeksi ESBL
Akurasi Kadar Ferritin Serum dan Saturasi Transferin dalam Memprediksi Laju Pertumbuhan Pasien Thalassemia Mayor Dian Maya Sari; Aditiawati Aditiawati; Erial Bahar; Dian Puspita Sari
Sari Pediatri Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.549 KB) | DOI: 10.14238/sp18.2.2016.87-92

Abstract

Latar belakang. Pasien thalassemia dapat mengalami toksisitas besi yang dapat menyebabkan gangguan laju pertumbuhan. Parameter untuk memprediksi laju pertumbuhan agar gangguan pertumbuhan dapat terdeteksi lebih dini sangat diperlukan. Kadar ferritin serum dan saturasi transferin merupakan petanda iron overload yang rutin diperiksa pada anak thalassemia.Tujuan. Mengetahui apakah kadar ferritin serum dan saturasi transferin akurat untuk memprediksi laju pertumbuhan pada pasien thalassemia mayor.Metode. Penelitian uji diagnostik pada pasien thalassemia mayor usia 3 tahun - prepubertas dilakukan di bangsal anak RSUP dr. Mohammmad Hoesin bulan April – Desember 2015. Pengukuran ferritin serum dan saturasi transferin dilakukan pada semua subyek saat masuk penelitian. Laju pertumbuhan ditentukan mengikuti pertambahan tinggi badan hingga enam bulan. Dilakukan analisis receiver operator curve (ROC) untuk menentukan nilai diagnostik kadar ferritin serum dan saturasi transferin untuk memprediksi gangguan pertumbuhan pada anak thalassemia.Hasil. Terdapat 66 subyek berusia 3,5-15 tahun. Kadar ferritin serum memiliki sensitivitas 58,9%, spesifisitas 60%, dan akurasi 59,1%, sedangkan saturasi transferin memiliki sensitivitas 56,9%, spesifisitas 53,3% dan akurasi 56% dalam memprediksi pertumbuhan terlambat. Proporsi usia tulang terlambat pada kelompok subyek dengan gangguan pertumbuhan lebih besar meski perbedaannya secara statistik tidak bermakna.Kesimpulan. Kadar ferritin serum dan saturasi transferin tidak cukup akurat untuk memprediksi laju pertumbuhan.  
Seng dan Respons Imun pada Talasemia Teny Tjitra Sari
Sari Pediatri Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp18.2.2016.157-63

Abstract

Infeksi merupakan morbiditas dan mortalitas yang penting pada pasien talasemia. Mekanisme terjadinya infeksi yang berperan adalah gangguan respons imun akibat patofisiologi penyakit talasemia, kelebihan besi, splenektomi dan defisiensi seng. Seng merupakan zat penting pada respons imun yang dihubungkan dengan akivitas timulin. Kadar feritin yang tinggi juga memengaruhi kadar seng pada pasien talasemia. Suplementasi seng memperbaiki kadar seng yang berakibat pada perbaikan stres oksidatif dan respons imunpada pasien talasemia.  
Skor prediktor kematian sepsis neonatorum awitan dini Rizki Kawa Ramadani; Alifah Anggraini; Setya Wandita
Sari Pediatri Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp18.2.2016.117-21

Abstract

Latar belakang. Sepsis neonatorum awitan dini memiliki angka kematian tinggi dan sering memerlukan perawatan intensif. Beberapa sistem skor dikembangkan sebagai prediktor luaran, tetapi sering hanya pada berat lahir rendah atau memerlukan banyak pemeriksaan penunjang. Sistem skoring baru yang mudah, sederhana, cepat, dan dapat diaplikasikan akan memudahkan klinisi memprediksi luaran untuk pemilihan intervensi maupun konseling.Tujuan. Mengembangkan model skor sebagai prediktor kematian sepsis neonatorum awitan dini.Metode. Penelitian kohort retrospektif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menggunakan data sekunder bayi lahir bulan Januari 2014 – Mei 2015 dengan sepsis neonatorum awitan dini sesuai kriteria klinis. Bayi dieksklusi jika memiliki kelainan bawaan mayor atau data tidak lengkap. Pengembangan sistem skoring dengan metode Spiegelhalter Knill-Jones. Pembobotan skor digunakan nilai koefisien regresi logistik, sedangkan penentuan nilai titik potong skor digunakan kurva receiver operating characteristics (ROC).Hasil. Seratus delapan subjek memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Mortalitas sebesar 24%. Pengambilan skor 6 variabel yang memenuhi nilai LR, yaitu usia kehamilan (≤33 minggu: skor: 2, >33 minggu: skor -4), asfiksia (ya: 4, tidak: -5), leukopenia (≤5000: 10, >5000: 0), Trombositopenia (≤100.000: 5, >100.000: 0), absolute neutrophyl count (≤2000: 18, >2000: -1), dan biakan kuman (tumbuh: 10, tidak tumbuh: -3). Area under curve (AUC) adalah 83,8% (74,3%-92%). Titik potong pada skor 2 memiliki sensitivitas 84,6%, spesifisitas 64,4%, nilai ramal positif 43%, nilai ramal negatif 93%, likelihood ratio (LR) positif 2,39, dan LR negatif 0,24.Kesimpulan. Skor ≥2 dapat memprediksi kematian sepsis neonatorum awitan dini. 

Page 2 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 4 (2025) Vol 27, No 3 (2025) Vol 27, No 2 (2025) Vol 27, No 1 (2025) Vol 26, No 6 (2025) Vol 26, No 5 (2025) Vol 26, No 4 (2024) Vol 26, No 3 (2024) Vol 26, No 2 (2024) Vol 26, No 1 (2024) Vol 25, No 6 (2024) Vol 25, No 5 (2024) Vol 25, No 4 (2023) Vol 25, No 3 (2023) Vol 25, No 2 (2023) Vol 25, No 1 (2023) Vol 24, No 6 (2023) Vol 24, No 5 (2023) Vol 24, No 4 (2022) Vol 24, No 3 (2022) Vol 24, No 2 (2022) Vol 24, No 1 (2022) Vol 23, No 6 (2022) Vol 23, No 5 (2022) Vol 23, No 4 (2021) Vol 23, No 3 (2021) Vol 23, No 2 (2021) Vol 23, No 1 (2021) Vol 22, No 6 (2021) Vol 22, No 5 (2021) Vol 22, No 4 (2020) Vol 22, No 3 (2020) Vol 22, No 2 (2020) Vol 22, No 1 (2020) Vol 21, No 6 (2020) Vol 21, No 5 (2020) Vol 21, No 4 (2019) Vol 21, No 3 (2019) Vol 21, No 2 (2019) Vol 21, No 1 (2019) Vol 20, No 6 (2019) Vol 20, No 5 (2019) Vol 20, No 4 (2018) Vol 20, No 3 (2018) Vol 20, No 2 (2018) Vol 20, No 1 (2018) Vol 19, No 6 (2018) Vol 19, No 5 (2018) Vol 19, No 4 (2017) Vol 19, No 3 (2017) Vol 19, No 2 (2017) Vol 19, No 1 (2017) Vol 18, No 6 (2017) Vol 18, No 5 (2017) Vol 18, No 4 (2016) Vol 18, No 3 (2016) Vol 18, No 2 (2016) Vol 18, No 1 (2016) Vol 17, No 6 (2016) Vol 17, No 5 (2016) Vol 17, No 4 (2015) Vol 17, No 3 (2015) Vol 17, No 2 (2015) Vol 17, No 1 (2015) Vol 16, No 6 (2015) Vol 16, No 5 (2015) Vol 16, No 4 (2014) Vol 16, No 3 (2014) Vol 16, No 2 (2014) Vol 16, No 1 (2014) Vol 15, No 6 (2014) Vol 15, No 5 (2014) Vol 15, No 4 (2013) Vol 15, No 3 (2013) Vol 15, No 2 (2013) Vol 15, No 1 (2013) Vol 14, No 6 (2013) Vol 14, No 5 (2013) Vol 14, No 4 (2012) Vol 14, No 3 (2012) Vol 14, No 2 (2012) Vol 14, No 1 (2012) Vol 13, No 6 (2012) Vol 13, No 5 (2012) Vol 13, No 4 (2011) Vol 13, No 3 (2011) Vol 13, No 2 (2011) Vol 13, No 1 (2011) Vol 12, No 6 (2011) Vol 12, No 5 (2011) Vol 12, No 4 (2010) Vol 12, No 3 (2010) Vol 12, No 2 (2010) Vol 12, No 1 (2010) Vol 11, No 6 (2010) Vol 11, No 5 (2010) Vol 11, No 4 (2009) Vol 11, No 3 (2009) Vol 11, No 2 (2009) Vol 11, No 1 (2009) Vol 10, No 6 (2009) Vol 10, No 5 (2009) Vol 10, No 4 (2008) Vol 10, No 3 (2008) Vol 10, No 2 (2008) Vol 10, No 1 (2008) Vol 9, No 6 (2008) Vol 9, No 5 (2008) Vol 9, No 4 (2007) Vol 9, No 3 (2007) Vol 9, No 2 (2007) Vol 9, No 1 (2007) Vol 8, No 4 (2007) Vol 8, No 3 (2006) Vol 8, No 2 (2006) Vol 8, No 1 (2006) Vol 7, No 4 (2006) Vol 7, No 3 (2005) Vol 7, No 2 (2005) Vol 7, No 1 (2005) Vol 6, No 4 (2005) Vol 6, No 3 (2004) Vol 6, No 2 (2004) Vol 6, No 1 (2004) Vol 5, No 4 (2004) Vol 5, No 3 (2003) Vol 5, No 2 (2003) Vol 5, No 1 (2003) Vol 4, No 4 (2003) Vol 4, No 3 (2002) Vol 4, No 2 (2002) Vol 4, No 1 (2002) Vol 3, No 4 (2002) Vol 3, No 3 (2001) Vol 3, No 2 (2001) Vol 3, No 1 (2001) Vol 2, No 4 (2001) Vol 2, No 3 (2000) Vol 2, No 2 (2000) Vol 2, No 1 (2000) More Issue