cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
ISSN : 25027638     EISSN : 25028391     DOI : -
Core Subject : Education,
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is registered with p-ISSN 2502-7638 and e-ISSN 2502-8391 is a scientific journal of Mathematics Education Department Universitas PGRI Semarang which focuses on the delivery of information on mathematics education from elementary school to university high. JIPMat is published 2 times a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
PROFIL REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS XII SEKOLAH MENENGAH ATAS DALAM PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN PERSPEKTIF KEMAMPUAN MATEMATIKA Zuhri, Muhammad Saifuddin; Rubowo, Maya Rini
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil representasi matematis siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah berdasarkan perspektif kemampuan matematika.. Pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan pertimbangan: siswa kelas XII Sekolah Menengah Atas sudah cukup memperoleh banyak materi pokok matematika, kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat baik secara lisan dan tertulis, dan siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes tertulis dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan data hasil tes tertulis dan data hasil wawancara. Kemudian dilakukan triangulasi metode untuk menghasilkan data dari subjek penelitian yang valid. Hasil yang diperoleh adalah siswa dengan kemampuan matematika tinggi kelas XII Sekolah Menengah Atas dalam pemecahan masalah adalah: membuat persamaan matematik dari representasi yang diberikan, penyelesaian masalah dengan melibatkan ekspresi matematik, menyajikan kembali data atau informasi dari suatu representasi ke representasi grafik, diagram atau tabel, menggunakan representasi visual untuk menyelesaikan masalah Membuat situasi masalah berdasarkan representasi yang diberikan, menjawab permasalahan dengan menggunakan kata-kata atau teks tertulis.
TAHAP DEFINE DAN DESIGN PENGEMBANGAN ASESSMENT MATEMATIKA BERBASIS WEBSITE DI PERGURUAN TIGGI Kartono Kartono; Masrukan Masrukan; Achmad Buchori; Rina Dwi Setyawati
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1080

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa assessment matematika online pada mata kuliah matematika SMA yang valid dan layak digunakan di program studi pendidikan matematika di Universitas PGRI Semarang dan Universitas Negeri Semarang. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang pada pelaksanaannya hanya sampai pada tahapan pendefinisian danpendesainan media authentic asessment?é?á yang valid oleh ahli. Tahapan ini validasi ahli oleh 4 dosen yaitu 2 dosen ahli materi dan 2 dosen ahli media dari perguruan tinggi Universitas PGRI Semarang dan UniversitasNegeri Semarang. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa produk media Authentic Asessment Matematika Online telah divalidasi oleh ahli , yaitu: (1) validasi ahli?é?á materi pertama dengan prosentase untuk aspek umum sebesar 87,5%, aspek substansi materi sebesar 91,7%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 94,4% (2) Validasi ahli materi kedua sebesar 88%, aspek substansi materi sebesar 92%, dan aspek kelayakan bahasa sebesar 88,9% (3) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar?é?á 88%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 85%, aspek kelayakan bahasa sebesar 75%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 82,14% (4) Validasi media dengan prosentase untuk aspek umum sebesar?é?á 81,25%, aspek penyajian pembelajaran sebesar 75%, aspek kelayakan bahasa sebesar 81,25%, dan aspek Kelayakan Kegrafikan 75%. Dari prosentase hasil validasi ahli tersebut produk yang dihasilkan dikatakan valid. Kevalidan produk tersebut diharapkan dapat memudahkan dosen dan mahasiswa dalam belajar dalam melaksanakan proses pembelajaran dan penilaian, kemudian dilakukan uji terbatas terhadap produk authenticasessment diperoleh rata-rata hasil belajar mahasiswa lebih dari 80. Hal ini menunjukkan bahwa dengan media authentic asessment math ini membuat proses penilaian dan penguasaan materi mata kuliah matematika SMA?é?á lebih mudah.
KONSEP REVISI TAKSONOMI BLOOM DAN IMPLEMENTASINYA PADA PELAJARAN MATEMATIKA SMP Ramlan Effendi
JIPMat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i1.1483

Abstract

Tujuan kajian ini adalah agar dapat menyusun soal-soal matematika sesuai konsep revisi taksonomi bloom. Taksonomi Bloom merupakan suatu tingkatan dalam mengidentifikasikan keterampilan siswa dari jenjang yang dasar sampai  yang tertinggi. Tingkatan dalam revisi taksonomi bloom yang dilakukan oleh Kratwohl dan Anderson meliputi mengingat (C1), memahami (C2), mengaplikasikan (C3), menganalisis (4), mengevaluasi (5) dan mencipta (6). Tingkatan 44,5, dan 6 sering diklasifikasikan sebagai tingkat keterampilan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills). Guru perlu mengembangkan soal-soal sesusai revisi taksonomi bloom khususnya  level C4, C5 dan C6 agar siswa terbiasa menyelesaikan soal yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi tersebut.
IDENTIFIKASI KESULITAN DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Lalu Muhammad Fauzi
JIPMat Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i1.2286

Abstract

Pemecahan masalah mengacu pada kemampuan untuk menggunakan pengetahuan awal, fakta, dan data untuk memecahkan masalah secara efektif. Dalam beberapa penelitian mengungkapkan berbagai temuan terutama pada kesulitan siswa lamam memecahkan masalah matematika. Kemampuan awal siswa sebagai dasar pengetahuan yang dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan menyelesaikan masalah-masalah matematika. Siswa sebagian besar mengalami kesulitan pada kemampuan verbal yakni memahami dan menafsirkan soal dalam bentuk matematika disamping rasa percaya diri siswa terhadap kemampuannya sendiri. Berberapa solusi yang ditawarkan dengan membangun dialog dalam bentuk refleksi dengan siswa, menguatkan kemampuan awal siswa, menggunakan beragam metode pengajaran, dan memotivasi siswa untuk yakin terhadap kemapuannya dalam memecahkan masalah matematika.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MATHEMATICAL PROBLEM POSING SISWA SMK KELAS XI Lilik Ariyanto; Lilik Santoso
JIPMat Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i1.1478

Abstract

Kemampuan mengajukan masalah matematis penting dilatihkan kepada siswa karena memerlukan tingkat berpikir yang lebih tinggi dibanding sekedar memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh PBL dan discovery learning terhadap Mathematical Problem Posing. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment  yang dilakukan di salah satu SMK Kota Jepara. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif PBL dan Discovery terhadap Mathematical Problem Posing. Selain itu, Mathematical Problem Posing kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol dan apabila dilihat dari peningkatan menggunakan N-gain kelas Problem Based Learning lah yang mempunyai dilai N-gain paling tinggi jika dilihat secara keseluruhan.
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN TRADISIONAL SUNDA MANDA DALAM MENINGKATKAN MULTIPLE INTELEGENSI SISWA DAN MAHASISWA Lusi Rachmiazasi Masduki; Eem Kurniasih
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1980

Abstract

Belum banyaknya tutor yang menggunakan model pembelajaran berbasis permainan tradisional dalam proses tutorial, membuat mahasiswa belum mengenal secara spesifik kegunaan permainan tradisional dalam pembelajaran di kelas, oleh sebab itu mahasiswa UT khususnya di pokjar kota semarang perlu dikenalkan model permainan tersebut untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme terhadap permainan yang ada di Indonesia, sedangkan mata kuliah yang diambil adalah pembelajaran matematika SD karena mata kuliah ini sangat cocok diajarkan bagi para mahasiswa yang mayoritas guru sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Model pembelajaran berbasis permainan tradisional sunda manda pada mata kuliah pembelajaran matematika SD di Universitas Terbuka sehingga dapat meningkatkan multiple intelegensi mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp dengan Model ini terdiri dari lima fase, yaitu (1) fase investigasi awal, (2) fase desain, (3) fase realisasi, (4) fase tes, evaluasi, dan revisi, dan (5) fase implementasi. Data diambil melalui validasi ahli untuk uji produk berupa model pembelajaran dan validasi lapangan untuk uji implementasi di sekolah dasar dan di perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk desain Model Permainan Tradisional Sunda Manda untuk Meningkatkan Multiple Intelegensi telah divalidasi oleh 2 orang validator dari Universitas Islam Sultan Agung yaitu ahli desain pembelajaran berbasis multiple intelegensi dan ahli materi matematika dengan rata-rata validasinya 92 dan 84 artinya produk pengembangan model permainan sunda manda layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran mata kuliah pembelajaran matematika SD di universitas terbuka.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MENGGUNAKAN SOCIO HUMANISM Ida Dwijayanti
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1088

Abstract

Pendidikan bukanlah sekedar mendidik manusia supaya well-informed tetapi mengenal dan menguasai kebudayaannya dan menguasai ilmu pengetahuan, pengembang intelektual yang berarti pengembang dirinya sendiri dimasa depan. PR kita ialah bagaimana merumuskan suatu strategi pembelajaran yang mampu mengakomodir seluruh nilai budaya yang dibawa oleh masing-masing siswa dalam pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan melalui prosedur model pengembangan Thiagarajan yang telah dimodifikasi. Metode pengumpulan dan analisis data yang digunakan ialah metode dokumentasi untuk mendapatkan data perangkat sebelum dikembangkan, observasi untuk memperoleh data nilai budaya pada peserta didik sebelum pengembangan perangkat, angket untuk mendapatkan data validasi ahli dan keterbacaan oleh guru dan peserta didik serta tes untuk memperoleh data kelayakan instrument tes. Seluruh data dianalisis secara deskriptif, kecuali data kelayakan instrument tes dianalisis secara statistik menggunakan uji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda dari hasil validitas ahli diperole keseluruhan perangkat dapat digunakan dengan sedikit revisi pada tiap bagian. Dari uji coba instrument tes menghasilkan informasi bahwa 4 soal dari 5 soal yang dikembangkan dapat digunakan karena memiliki validitas, reabilitas dan daya pembeda yang baik serta tingkat kesukaran yang bervariasi. Sedangkan dari simulasi penggunaan perangkat, menghasilkan informasi bahwa penggunaan perangkat yang dikembangkan dapat menstimulus peserta didik untuk mengembangkan nilai budaya?é?á seperti yang direncanakan.
KESALAHAN PENALARAN DALAM PEMBUKTIAN MASALAH STRUKTUR ALJABAR Mohamad Waluyo; Christina Kartika Sari
JIPMat Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v2i2.1975

Abstract

Penelitian ini mempunyai fokus pada kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam membuktikan suatu masalah dalam struktur aljabar. Secara umum kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan penalaran yang terkait dengan cara berfikir mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah dalam aljabar abstrak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian yaitu pekerjaan 101 mahasiswa pada mata kuliah Struktur Aljabar Abstrak. Tugas-tugas dan hasil ujian mahasiswa dianalisa setiap langkah pengerjaannya. Beberapa kesalahan penalaran yang ditemuka dikategorikan menjadi empat: (1) Kesalahan penggunaan contoh dalam pembuktian (2) Penggunaan asumsi yang tidak tepat (3) Pembuktian biimplikasi yang tidak lengkap (4) Penggunaan definisi yang tidak tepat.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Materi Pola Barisan Bilangan Tri Mulyaningsih; Novisita Ratu
JIPMat Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v3i1.2187

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika pada materi pola barisan bilangan. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Salatiga tahun pelajaran 2017/2018 yang memiliki kemampuan matematika tinggi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1 subjek mampu memperlihatkan tingkat kemampuan berpikir kreatif 4 atau sangat kreatif, 1 subjek mampu memperlihatkan tingkat kemampuan berpikir kreatif 3 atau kreatif dan 1 subjek memperlihatkan tingkat kemampuan berpikir kreatif 1 atau kurang kreatif. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam jenjang pendidikan yang sama. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan sumbangan berupa rekomendasi bagi guru untuk mengembangkan strategi inovatif agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa khususnya pada materi pola barisan bilangan.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KELILING KELOMPOK (ROUND CLUB) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI SEMARANG PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DISKRIT Maya Rini Rubowo
JIPMat Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v1i1.1082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerangka pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematik mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah Matematika Diskrit. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah mahasiswa kelas 7B Program Studi Pendidikan Matematika FPMIPATI Universitas PGRI Semarang tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang dengan pertimbangan kemudahan komunikasi antara peneliti dengan mahasiswa karena peneliti adalah dosen dan subjek penelitian adalah mahasiswa yang bersangkutan, serta masih jarang penelitian tentang kemampuan komunikasi matematik untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Pembelajaran berbasis model pembelajaran Round Club dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika Diskrit. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa yang jelas untuk membuat presentasi, dan untuk menjelaskan serta membenarkan solusi ketika melaporkan untuk berbagai tujuan dari pendengar yang berbeda; rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan simbol matematika, label, satuan dan konvensi dengan benar; rata-rata kemampuan mahasiswa dalam menggunakan kosa kata matematika dengan tepat. Data pendukung lainnya adalah pada siklus 1, mahasiswa yang tuntas belajar atau yang mendapat nilai = 60,00 sebanyak 28 mahasiswa atau 60% dari 40 mahasiswa dengan nilai rata-rata kelas 70,5, kemudian pada siklus 2 mahasiswa yang tuntas belajar atau yang mendapat nilai = 60,00 sebanyak 37 siswa atau 92,5% dari 40 mahasiswa dengan nilai rata-rata kelas mencapai 82,5.

Page 2 of 21 | Total Record : 201