cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesia Medicus Veterinus
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24776637     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, karena kami berpandangan suatu penelitian merupakan suatu kerja sama untuk menghasilkan sesuatu karya. Artikel yang diterima adalah naskah asli, belum pernah dipublikasikan pada majalah ilmiah atau media masa. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris. Panjang artikel sekitar 3000 kata. Artikel harap dilengkapi dengan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Artikel harus telah disetujui untuk dipublikasikan oleh seluruh penulis yang tercantum dalam artikel yang ditandai dengan bubuhan tanda tangan pada hard copy yang dikirim ke redaksi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8 (2) 2019" : 15 Documents clear
Ekstrak Etanol Kulit Manggis Meminimalkan Lesi Histopatologis pada Trakea dan Paru-Paru Mencit (Mus musculus) Husain, Anugrah Fitria; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; Winaya, Ida Bagus Oka
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (2) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1443.9 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian kombinasi ekstrak etanol kulit manggis dalam meringankan lesi histopatologis pada organ trakea dan paru-paru mencit yang diberikan monosodium glutamate (MSG). Penelitian ini menggunakan 27 ekor mencit jantan yang diberi perlakuan 0 (kontrol/P0), perlakuan 1 diberikan MSG 1% dalam air minum (P1), dan perlakuan 2 diberikan air minum mengandung MSG 1% ditambah dengan ekstrak etanol kulit manggis 4,5% (P3). Pada hari ke-30 pasca perlakuan mencit dieuthanasia, organ trakea dan paru-paru diambil untuk pembuatan preparat histopatologi. Variabel yang diamati adalah lesi degenerasi, nekrosis dan peradangan pada trakea, bronkus, dan parenkim paru. Hasil analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian MSG melalui air minum terhadap lesi degenerasi, nekrosis, dan peradangan trakea dan paru-paru. Terdapat perbedaan yang signifikan antara perlakuan P0 dengan P1 dan P2 berdasarkan perubahan degenerasi, nekrosis dan peradangan. Hasil pemeriksaan histopatologi adalah mencit yang diberi MSG pada jaringan trakea dan paru-paru ditemukan degenerasi, nekrosis, dan peradangan, sedangkan yang diberi perlakuan kombinasi antara MSG dan ekstrak etanol kulit manggis pada jaringan trakea dan paru-paru ditemukan degenerasi, nekrosis, dan peradangan dengan derajat lebih ringan.
Studi Kasus: Cystolithiasis Akibat Infeksi pada Anjing Purbantoro, Steven Dwi; Warditha, Anak Agung Gde Jaya; Wirata, I Wayan; Gunawan, I Wayan Nico Fajar
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (2) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.684 KB)

Abstract

Cystolithiasis adalah kondisi adanya urolith pada vesica urinaria yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Adanya kasus seperti tersebut, maka diperlukan penanganan yang tepat. Seekor anjing jantan campuran berumur 8 bulan dengan bobot 5,8 kg diperiksa dengan keluhan hematuria. Pemeriksaan ultrasonografi menunjukkan adanya urolith yang terlihat sand-like dengan penebalan dinding pada vesica urinaria. Selain itu, sedimen menunjukkan adanya jamur, kristal urat, struvit, dan bilirubin. Hasil kultur bakteri urin didapatkan bakteri E. coli. Hewan didiagnosa cystolithiasis akibat infeksi bakteri. Hewan kemudian ditangani dengan cara cystotomy. Penanganan pascaoperasi, hewan kasus diberikan antibiotik Ciprofloxacin dan analgesik Meloxicam. Hari ke-7 pascaoperasi, luka dan urinasi mengalami kesembuhan secara fisik.
Pemberian Infusa Daun Dadap (Erythrina Subumbrans) Terhadap Profil Eritrosit Ayam Broiler yang Mengalami Stres Transportasi Putra, Rama Adi; Merdana, I Made; Sudira, I Wayan
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (2) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.716 KB)

Abstract

Kegiatan transportasi dapat menimbulkan stres transportasi pada ayam broiler yang akan mengakibatkan penurunan bobot badan dan mortalitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian vitamin C dan infusa daun dadap terhadap profil eritrosit ayam broiler yang mengalami stres transportasi dilihat dari total eritrosit, hematokrit dan hemoglobin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima kelompok perlakuan dan enam ulangan dengan total 30 sampel darah. Kontrol negatif dengan hanya pemberian minum (P0), pemberikan vitamin C dosis 2 gram/L sebagai kontrol positif (P1), kelompok perlakuan P2, P3, dan P4 dengan pemberian infusa daun dadap dengan dosis 1000 ppm, 2000 ppm, dan 3000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total eritrosit, hematokrit dan hemoglobin dari kelompok kontrol negatif mengalami penurunan, kontrol positif mengalami peningkatan, sedangkan perlakuan dengan pemberian infusa daun dadap dengan dosis 1000 ppm mengalami peningkatan mendekati kontrol positif dan kelompok perlakuan dengan dosis 2000 ppm dan 3000 ppm menunjukkan peningkatan pada total eritrosit namun mengalami penurunan nilai hematokrit dan hemoglobin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dosis infusa daun dadap 1000 ppm menunjukkan hasil yang paling mendekati kontrol positif (kelompok pemberian vitamin C) dilihat dari total eritrosit, hematokrit dan hemoglobin.
Profil Sel Darah Merah Anjing Penderita Venereal Sarcoma yang Dikemoterapi dengan Vincristine Sulfate Takariyanti, Dzikri Nurma'rifah; Jayawardhita, Anak Agung Gde; Kendran, Anak Agung Sagung
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (2) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1445.042 KB)

Abstract

Transmissible venereal tumour (TVT) merupakan salah satu penyakit penting yang menyerang anjing muda produktif dan dapat dengan mudah ditularkan aktif secara seksual karena sifat penularannya dan insidensinya berkembang pesat di daerah subtropis maupun tropis termasuk Indonesia. Kemoterapi menggunakan vincristine sulfate menjadi alternatif pengobatan yang paling sering digunakan dan terbukti efektif sebagai agen kemoterapi tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil sel darah merah (total eritrosit, hemoglobin dan Packed Cell Volume) anjing penderita TVT sebelum dan sesudah kemoterapi dengan vincristine sulfate. Penelitian ini menggunakan lima sampel darah anjing penderita TVT sebelum dan setelah sembuh dikemoterapi menggunakan vincristine sulfate dengan dosis 0,025mg/KgBB dan interval pemberian tujuh hari dalam dua injeksi (n=3), empat injeksi (n=1) dan 6 injeksi (n=1). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan paired sample T-test. Hasil menunjukan bahwa pemberian kemoterapi menggunakan vincristine sulfate tidak berbeda nyata (P> 0,05) pada profil sel darah merah (total eritrosit, hemoglobin, dan PCV). Kesimpulannya vincristine sulfate adalah obat yang aman digunakan untuk kemoterapi anjing penderita TVT.
Studi Kasus: Lynxacariasis pada Kucing Persia Lestari, Devi Latifah Puji; Raharjo, Yudha Yaksa Crada Yoga Arum
Indonesia Medicus Veterinus Vol 8 (2) 2019
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.692 KB)

Abstract

Seekor kucing persilangan Persia bernama Dom berumur dua bulan mengalami alopesia hampir di seluruh tubuh, pruritus, hyperkeratosis, dan scale. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh diagnosa pasti. Pemeriksaan pada kerokan kulit, tricogram dan tape smear pada mikroskop terlihat adanya tungau Lynxacarus radovskyi. Pemeriksaan hematologi rutin menunjukkan terjadinya leukositosis, limfopenia dan eosinophilia. Kucing pada kasus ini didiagnosa Lynxacariasis. Terapi yang diberikan berupa pemberian ivermectin, diphenhydramine dan sampo Ectonil. Evalusi pada hari ke tujuh setelah menunjukkan rambut kucing mulai tumbuh dan sedikit mengalami kegatalan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15