cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AKSIOMA
ISSN : 20862725     EISSN : 25797646     DOI : -
Core Subject : Education,
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika adalah jurnal dalam bidang matematika dan pendidikan matematika yang memfasilitasi guru, mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam menerbitkan karya ilmiah atau artikel hasil penelitian maupun studi pustaka. Jurnal Aksioma ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 495 Documents
PERANAN SISTEM MODULO DALAM PENENTUAN HARI DAN PASARAN Agung Handayanto
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i2/Septembe.59

Abstract

Pada paper ini dikemukakan berbagai macam rumus guna menentukan hari dan pasaran dalam kalender jawa dari tanggal yang diinginkan. Dengan menggunakan algoritma yang sesuai dengan rumus-rumus, dapat dibuat program dalam komputer, sehingga tidak diperlukan lagi perhitungan secara manual. Kata kunci :?é?á pasaran, modulo
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM MENENTUKAN NILAI OPTIMUM DENGAN METODE COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA PROGRAM KEAHLIAN PEMASARAN SMK N 2 TEMANGGUNG Muh. Idris .
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v3i1/Maret.228

Abstract

Hasil belajar matematika siswa kelas XI Pemasaran SMK N 2 Temanggung dengan peserta didik 39 siswa relatif rendah, rata-rata nilai ulangan harian pertama adalah 53,08, nilai terendah 25 dan nilai tertinggi 75 dan frekuensi terbanyak ada pada rentang 40 sampai dengan 75. yang tuntas KKM untuk mata pelajaran Matematika 15 siswa. Untuk standar kompetensi kedua tentang?é?á program linier?é?á rata-rata nilai ulangan harian 49 degan nilai terendah 30 dan tertinggi 80, frekuensi tarbanyak pada rentang 40 sampai dengan 75. Siswa yang tuntas KKM sebanyak 21 siswa. Rata-rata nilai siklus I : 56,91, terendah 25 dan tertinggi 75. Siswa tuntas KKM mata pelajaran matematika?é?á 17 siswa. Untuk siklus II?é?á rata-ratan 61,18, terendah 35 dan tertinggi 80. Dari 39 siswa tuntas KKM?é?á 24 siswa. Dilihat dari rata-rata siklus I dan II di atas, nilai rata- rata siklus I lebih rendah dari siklus II, yaitu rata-rata siklus I adalah 56,91 dibulatkan menjadi 57. Bagi siswa SMK Pemasaran nilai 57 untuk pelajaran matematika termasuk nilai yang rendah. Hasil pengamatan tindakan yang dilaksanakan pada siklus I diperoleh: dari 39 siswa yang tidak aktif sebanyak 11 siswa, maka persentasi tingkat keaktifannya 71,79 % aktif dan 28,20% tidak aktif ?é?á Kata Kunci:?é?á Nilai optimum permasalahan model matematika.
PENGEMBANGAN CD PEMBELAJARAN BERBANTU AUTOGRAPH DENGAN MODEL PBL DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Achmad Buchori
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i1/MARET.557

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan guru dalam menciptakan inovasi baru selama proses belajar mengajar berlangsung sehingga yang didapat hanyalah kurangnya minat siswa selama proses belajar mengajar dan itu mengakibatkan banyak siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan suatu media pembelajaran berupa CD Pembelajaran Berbantu Autograph sehingga menghasilkan media pembelajaran yang valid dan layak digunakan selama proses belajar mengajar berlangsung. Penggunaan CD Pembelajaran Berbantu Autograph diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, serta dalam menggunakan CD Pembelajaran Berbantu Autograph Berbasis Model Pembelajaran PBL lebih baik ataukah tidak dibandingkan dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianResearch and Development. Penelitian pengembangan menggunakan modifikasi model 4-D dengan tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Dan dalam penelitian eksperimen, populasi dalam penelitian ini adalah kelas X SMA Negeri 1 Semarang, dipilih dua kelas, kelas X H sebagai kelas eksperimen dan kelas X F sebagai kelas kontrol. Sebelum diujicobakan di lapangan, CD Pembelajaran Berbantu Autograph terlebih dahulu dilakukan uji validasi CD Pembelajaran Berbantu Autograph oleh ahli media dan ahli materi. Selain itu diperlukan angket tanggapan siswa mengenai CD Pembelajaran Berbantu Autograph. Hasil dari validasi ahli dan angket siswasebagian besar berkriteria baik. Jadi media pembelajaran tersebut valid untuk diujicobakan. Hasil uji coba lapangan menunjukkan thitung> ttabel yaitu 1,83 > 1,67 maka, hipotesis H0 ditolak,sehingga dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan CD Pembelajaran berbantu Autograph berbasis Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Semarang pada materi Segiempat dan Segitiga.Kemudian juga dari data analisis awal rata-rata nilai matematika di kelas ekperimen adalah 65,47 meningkat menjadi . Hal tersebut menunjukkan bahwa CD Pembelajaran berbantu Autograph berbasis Model Pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci :CD Pembelajaran, Software Autograph, Model Pembelajaran PBL
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MATIKLOPEDIA BERBASIS CHARACTER BUILDING DI SEKOLAH DASAR WILAYAH KEDUNGSAPU Lusi Rachmiazasi; Masduki Masduki; Sri Surtini
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v6i1/Maret.866

Abstract

Penelitian tahunkedua ini bertujuan untuk mengembangkan medial pembelajaran Character Building melalui Matiklopedia bagi siswa?é?á SD di wilayah kedungsapur yang ditinjau dari keefektifannya melalui ?é?átes. Teori Pengembangan yang digunakan adalah plomp (1997) sebagai dasar dalah melaksanakan tahapa penelitian. Tahapan penelitian tersebut meliputi: (1) penelitian awal (fase preliminary investigation), (2) perancangan ( fase design), (3) realisaasi/konstruksi (fase realization/construction), (4) tes, evaluasi dan revisi, (fase tes, evaluation & revition) dan (5) implementasi (fase implementation). ?é?áKhusus tahunkedua ini diakukan postest di?é?á 10 sekolah pada wilayah kewdungsapur Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner .analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengacu kepada pendapat Miles dan Huberman (1992), yang membagi tiga alur kegiatan analisis, dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis pada penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara data dengan kriteria-kriteria, yaitu efektif. Untuk mengetahui efektifitas penggunaan matiklopedia SD di wilayah?é?á 10 (sepuluh) sekolah dasar di 5(lima) kabupaten wilayah kedungsapur meliputi kabupaten grobogan, kabupaten demak, kabupaten kenpada materi satuan volume dan debit air, kabupaten semarang dan kota salatiga diperoleh prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol. Kelas eksperimen yaitu berasal dari sekolah Negeri dan kelas kontrol berasal dari sekolah Swasta dengan menggunakan uji-t pihak kanan, yaitu didapatkan thitung sebesar 2,15 dan ttabel sebesar 1,86 sehingga setelah dibandingkan antara thitung dan ttabel maka?é?á thitung > ttabel yaitu 2,15 > 1,86, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media Matiklopedia Berbasis Pendidikan Karakter lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. ?é?á Kata Kunci: Media Matiklopedia, Character Building, Matematika SD
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBANTU CABRI 3D DENGAN PENDEKATAN PBL (PROBLEM BASED LEARING) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Dika Agustina
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v7i1.1411

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini yaitu kurangnya media pembelajaran yang kreatif daninovatif pada kegiatan pembelajaran, sehingga pembelajaran menjadi monoton dan siswa bosan serta tidakmau berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitan dan pengembangan ini adalah model ADDIE.Terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan),Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi).Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbantu Cabri 3D padamateri persamaan garis lurus untuk mengetahui kevalidan serta untuk meningkatkan kemampuan pemecahanmasalah pada materi persamaan garis lurus kelas VIII semester ganjilMTs SULTAN FATTAHDemaktahunajaran 2014/2015.Dengan teknik “Cluster Random Sampling” dipilih kelas VIII A sebagai kelaseksperimen, VIII B sebagai kelas kontrol, VIII C sebagai kelas uji coba.Hasil dari uji coba didapatkan 8 soal yang digunakan sebagai soal evaluasi. Sebelum dilaksanakanevaluasi, terlebih dahulu dilakukan uji kesamaan kemampuan yaitu menganalisis hasil ulangan harian Bab Ikelas eksperimen dan kelas kontrol, didaptkan hasil bahwa kedua kelas tersebut memenuhi uji normalitasdan homogenitas.Hasil dari uji coba lapangan menunjukkan bahwa kelas ekperimen dan kelas kontrol berasal daripopulasi normal dan mempunyaivarians yang sama (homogen).Dari analisis diperoleh thitung=1,752 dan ttabeldidapatkan dari table distribusi student dengan tingakat signifikan 5%dan dk  3836 2  72diperoleh ttabel = 1,68 karena thitung>ttabel maka H0 ditolak sehingga dapatdikatakan rata-rata nilai kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata nilai kelas control.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Modul pembelajaran Matematika berbantu Cabri 3D layakdan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada materi persamaan garis lurus kelas VIII SMP.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN CTL (Contextual Teaching and Learning) DILENGKAPI DENGAN AA (Authentic Assessment) BERBANTUAN FLIPBOOK MAKER UNTUK SMA KELAS X Wahyu Wijayanti
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v7i2.1422

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh situasi belajar mengajar di sekolah yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional, penggunaan bahan ajar kurang memadai serta penerapan penilaian autentik yang masih terbatas dalam prosedur dan alat penilaiannya. Model penelitian yang digunakan adalah ADDIE yaitu (A)nalysis, (D)esain, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Hasil penelitian 1) Modul yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan hasil presentase secara menyeluruh ahli media 82%, ahli materi 81% dan respon siswa 92% dengan kriteria masing – masing Sangat Baik. 2) Modul yang dikembangkan efektif digunakan berdasarkan uji t diperoleh rata – rata hasil belajar siswa yang menggunakan modul lebih baik daripada rata – rata hasil belajar siswa yang tidak menggunakan modul. Kesimpulannya adalah modul yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANISTIK BERBASIS KONSTRUKTIVISME MENGGUNAKAN ICT MATERI SEGI EMPAT KELAS VII Dwijayanti, Ida
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v2i2/Septembe.34

Abstract

Dalam konsep humanistik, belajar adalah pengembangan kualitas kognitif, afektif dan psikomotorik. Hal ini sesuai dengan fungsi pendidikan yang tertera dalam UU No. 20 Tahun 2003. Dari hasil analisis lapangan menunjukan perangkat pembelajaran yang ada tidak memaksimalkan potensi peserta didik, untuk itu pengembangan perangkat pembelajaran dengan pendekatan humanistik sangat diperlukan. Pengembangan dilakukan melalui tahap pendefinisian, perencanaan dan pengembangan. Dalam tahap pengembangan dilakukan validasi ahli dan validasi lapangan untuk mengetahui keefektifan perangkat pembelajaran. Rancangan uji coba lapangan menggunakan Quasi- Experimental sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling procedure. Hasil validasi ahli menyatakan semua perangkat dikembangkan dengan baik dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil uji coba lapangan menghasilkan nilai sig (2-tailed) pada uji one-Sample T Test adalah 0,089; nilai Z pada uji proporsi sebesar 0,90; nilai sig pada uji regresi adalah 0,000 dengan nilai R 88,2% , serta nilai sig (2-tailed) pada uji Independent sample t-test sebesar 0,007. Kata Kunci : humanistik, ICT, Konstruktivisme
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH 8 DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI PROGRAM LINIER KELAS XI muna, hidayatul; Nizaruddin, Nizaruddin; Murtianto, Yanuar Hery
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i2.1686

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran matematika yang inovatif menyebabkan kurangnya minat belajar siswa, sehingga masih terdapat banyak siswa yang mendapat nilai rendah. Oleh karena itu, muncullah ide untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengetahui pendefinisian, pendesainan, dan pengembangan serta menghasilkan video pembelajaran matematika berbantuan Macromedia Flash 8 dengan pendekatan kontekstual pada materi program linier kelas XI yang valid dan efektif.  Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode 4-D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), dan Develop (Pengembangan). Subjek penelitian ini adalah siswa SMA 1 Bae Kudus kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol, dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen. Tahap define, dilakukan analisis kebutuhan yang dijadikan acuan pengembangan. Tahap design, menghasilkan instrumen penelitian dan rancangan video pembelajaran matematika. Tahap develop menyatakan bahwa video pembelajaran ini layak digunakan berdasarkan validasi ahli media sebesar 84,3% dan ahli materi sebesar 87,6% masing-masing berasal dari 21 butir indikator penilaian yang menunjukkan kriteria valid serta tanggapan positif sebesar 83,63% dari 34 siswa. Uji t pihak kanan didapat thitung ttabel yaitu 3,150 1,669, sehingga disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang menggunakan video pembelajaran matematika berbantuan Macromedia Flash 8 dengan pendekatan kontekstual pada materi program linier kelas XI lebih baik daripada siswa yang tidak menggunakannya. Ketuntasan Belajar Individu dan Ketuntasan Belajar Klasikal kelas eksperimen sebesar 85,29% dan kelas kontrol 60,61%. Sehingga video pembelajaran ini memenuhi kriteria efektif.
SISTEM DEDUKTIF AKSIOMATIS DALAM MATEMATIKA DAN MATEMATIKA SEKOLAH Amin Suyitno
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i2/Septembe.54

Abstract

In school mathematics, words definition, axiom, or theorem tend to be avoided. Expert of mathematics education (in Indonesia) seem to have fear, so that the words definition, axiom, or theorem are taboo to appear in a Mathematics Textbook for students.?é?á Seem to worry if the words such as definition, axiom, or theorem that appear in math textbooks, then students in Indonesia is estimated to be scared and stay away from mathematics. Really? Are not definitions, axioms, or theorems are the strong pillars supporting the beautiful buildings of Mathematical structure, able to distinguish it from other sciences? Mathematics has the characteristics: (1) abstract objects, (2) based-on agreements, (3) fully using deductive thinking, and (4) consistent, which is preceded by the previous truths. If consistent with the characteristics of this mathematics, the school mathematics should also reflect these characteristics. Key words :?é?á axoims, define
PENELUSURAN PROSES BERPIKIR KRITIS DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA BAGI SISWA DENGAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TINGGI ., Rasiman
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v3i1/Maret.221

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh profil proses berpikir kritis siswa SMA dalam menyelesaikan masalah matematika bagi siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Hal ini berarti penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengungkap terjadinya proses berpikir siswa, yaitu proses?é?á berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah matematika ?é?ábagi siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Penelitian ini menghasilkan profil proses berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika bagi siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sebagai berikut: (1) memahami masalah, subjek mengidentifikasi fakta-fakta dalam masalah matematika dengan jelas dan logis, serta merumuskan pokok-pokok permasalahan dengan cermat, maka subjek sudah menggunakan proses berpikir kritis. Pada tahap ini, subjek dapat menjawab pertanyaan peneliti dengan lancar dan tepat serta memberikan alasan yang logis, hal ini menunjukkan bahwa data atau informasi yang ada pada permasalahan sudah dipahami. Selain mengetahui apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, subjek juga mengetahui data atau informasi yang ada pada masalah, (2) rencana penyelesaian, pada tahap mengindentifikasi langkah rencana penyelesaian subjek penelitian tidak mengalami hambatan. Demikian juga pada tahap mengungkap ?é?ákonsep/aturan yang akan digunakan untuk menyelesaikan subjek sudah dapat mengaitkan dengan fakta yang ada, sehingga dengan segera menemukan aturan dengan tepat. Namun subjek belum berusaha mencari alternatif lain untuk menyelesaikan masalah tersebut,?é?á (3) pelaksanaan rencana, dalam memilih metode/mengungkap teorema dapat dilakukan dengan tepat dan dengan pertimbangan yang logis dan subjek tidak memerlukan waktu lama untuk mengingat teorema-teorema?é?á yang sudah dikenal sebelumnya. Dalam proses perhitungan, subjek dapat mengerjakan dengan benar dan relatif cepat, hal ini menunjukkan bahwa prosedur berpikirnya sudah cukup baik, dan (4) memeriksa kembali, subjek telah melakukan evaluasi tentang langkah-langkah dalam menyelesaikan dengan seksama, karena subjek mencoba kembali langkah-langkahnya satu persatu dengan cermat. Subjek penelitian meyakini kebenaran jawaban akhir,?é?á karena telah melakukan perhitungan ulang dan hasilnya tetap sama. Dalam hal ini subjek penelitian sudah dapat membedakan antara kesimpulan yang didasarkan pada logika yang valid?é?á dan tidak valid.Berdasar hasil penelitian ini, maka profil proses berpikir kritis siswa dapat diimplementasikan dalam pembelajaran matematika khususnya dalam menyelesaikan masalah matematika, juga dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut yang bersifat verifikasi dan modifikasi. ?é?á Kata kunci: berpikir kritis,masalah matematika, kemampuan matematika

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 3 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2022): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2021): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2018): AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2016): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/september (2014): aksioma Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 5, No 1/MARET (2014): AKSIOMA Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 4, No 1/MARET (2013): AKSIOMA Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 3, No 1/Maret (2012): Aksioma Vol 2, No 2/Septembe (2011): AKSIOMA Vol 2, No 2/September (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 2, No 1/Maret (2011): AKSIOMA Vol 1, No 2/Septembe (2010): AKSIOMA Vol 1, No 2/September (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA More Issue