cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023): April 2023" : 9 Documents clear
PENGARUH KEPUASAN KERJA GURU, KREATIVITAS GURU DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP ETOS KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MA’ARIF NAHDATUL ULAMA SE-KABUPATEN PEKALONGAN Yulianto Yulianto; Nurkolis Nurkolis; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui  pengaruh kepuasan kerja terhadap etos kerja guru; 2) mengetahui pengaruh kreativitas terhadap etos kerja guru 3) mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guru; 4) mengetahui pengaruh secara bersama-sama kepuasan kerja, kreativitas dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guruPenelitian ini merupakan penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Kejuruan Ma’arif Nahdatul Ulama se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 242 orang. Sampel penelitian sebanyak 151 orang dengan teknik menggunakan proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda.Hasil penelitian diketahui bahwa 1) Terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap etos kerja guru sebesar 27%, 2) Terdapat pengaruh kreativitas terhadap etos kerja guru sebesar 62,1%, 3) Terdapat  pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guru sebesar 35,8%, 4) Terdapat pengaruh kepuasan kerja, kreativitas dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama terhadap etos kerja guru sebesar 65%. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu  memberikan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kreativitas dalam proses belajar dan mengajar dan mengapresiasi guru yang mempunyai kemampuan dalam kerja cerdas. Kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas pembinaan  pada guru dan menjalin hubungan yang baik dengan seluruh staf di lingkungan sekolah.Implikasi dari penelitian ini adalah kepuasan kerja terhadap pekerjaannya perlu ditingkatkan melalui pelaksanaan kerja yang inovatif dan pemberian kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kemampuannya dalam proses belajar mengajar. Sekolah perlu memberikan dorongan dan motivasi bagi guru untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan guru dalam mengembangkan kreativitas. Kata kunci :  kepuasan kerja, kreativitas, kepemimpinan, etos kerja guru
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SD SE KECAMATAN BANYUPUTIH KABUPATEN BATANG Muhammad Zuhri; Titik Haryanti; Yovitha Yuliejatiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15053

Abstract

ABSTRACT       The formulation of the problem in this study are: 1) is there any influence of principal's leadership on the quality of graduates in Elementary Schools in Reban District, Batang Regency?, 2) Is there an influence of teacher competence on the quality of graduates in Elementary Schools of Reban District, Batang Regency?, 3) Is there any influence of principal's leadership school and teacher competence together on the quality of graduates in the Reban District Elementary School, Batang Regency?.               This type of research is descriptive correlation study or descriptive association study, which is to examine the relationship between two things, two or more variables. The population in this study were all elementary school teachers in Reban District as many as 249 people. With a research sample of 153 people using a simple random sampling technique with the Slovin formula. The data collection method used is the questionnaire method. Analysis of the data used descriptive analysis, test requirements and hypothesis testing which includes simple linear regression analysis and multiple regression analysis. To analyze the data, the SPSS for windows version 25 program was used.               The results of this study are: 1) Principal leadership has a strong influence on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers throughout Reban sub-district with a value of 64.6%, 2) Teacher competence has a moderate effect on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers throughout Reban sub-district with a score of 63.6%, 3) Principal leadership and teacher competence have a strong influence on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers in Reban sub-district with a value of 74%.               Suggestions in this research are the principal should be able to provide encouragement to all school members by providing advice and improving the work competence of teachers so as to improve the quality of graduates. Keywords: principal leadership, teacher competence, and quality of graduates
PENGARUH PENGELOLAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER, KOMPETENSI GURU PEMBINA EKSTRAKURIKULER, DAN MOTIVASI BERPRESTASI PESERTA DIDIK TERHADAP KINERJA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMP/MTs Dewi Setyaningrum; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi capaian prestasi kegiatan ekstrakurikuler SMP/ MTs di Kecamatan Subah Kabupaten Batang yang belum maksimal. Hal tersebut menunjukkan kinerja kegiatan ekstrakurikuler  belum sesuai harapan. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan tanpa pengelolaan yang baik, guru pembina ekstrakurikuler tidak berkompeten, dan rendahnya motivasi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler, (2) pengaruh kompetensi guru pembina ekstrakurikuler terhadapa kinerja kegiatan ekstrakurikuler, pengaruh motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler, dan (3) pengaruh pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, kompetensi guru pembina ekstrakurikuler dan motivasi berprestasi peserta didik secara bersama-sama terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler SMP/ MTs di Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 118 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 30,098 + 0,533X1; kekuatan korelasi sebesar 0,558 dengan kontribusi 31,2%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh kompetensi guru pembina ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 92,851 + 0,201X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,207  dengan kontribusi 4,3%; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 47,969 + 0,574X3 ; kekuatan korelasi sebesar 0,594  dengan kontribusi 35,3%; (4) ada pengaruh signifikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, kompetensi guru pembina ekstrakurikuler dan motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = - 0,044 + 0,250 X1 + 0,169 X2+ 0,450 X3  dengan kontribusi variabel independen sebesar 45,9 %. Saran pada penelitian ini adalah guru pembina ekstrakurikuler hendaknya memotivasi peserta didik dan meningkatkan kompetensi diri. Kepala sekolah hendaknya mengikutsertakan guru pembina ekstrakurikuler dalam program pendidikan dan pelatihan dan menjamin sarana prasarana. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya  mensosialisaikan dan menyiapkan penyelenggaraan program pelatihan dan pendidikan bagi guru pembina ekstrakurikuler.Kata kunci: Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler, Kompetensi Guru Pembina Ekstrakurikuler, Motivasi Berprestasi Peserta Didik, Kinerja Kegiatan Ekstrakurikuler
PENGARUH KOMITMEN KERJA, KOMPETENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Lydia Karmila Sari
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15126

Abstract

Kemajuan teknologi membuat manusia memasuki suatu era baru yaitu era digital.  Era digital yang bisa disebut juga era globalisasi adalah suatu kondisi zaman di mana seluruh kegiatan yang mendukung kehidupan sudah bisa dipermudah dengan adanya teknologi yang serba canggih.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh komitmen kerja yang signifikan terhadap kinerja guru sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (2) mengetahui pengaruh kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (3) mengetahui pengaruh komitmen kerja, kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 105 orang dari seluruh total jumlah populasi yang tersebar di sekolah dasar Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang yang dipilih secara proporsional random sampling. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas data dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows Release 24.0.Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,881 yang berarti korelasi variabel X1 dengan Y kuat, dengan nilai R Square = 0,658  artinya besarnya pengaruh variabel X1 terhadap Y adalah sebesar  65,8%. (2) Terdapat pengaruh yang positif antara  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,562  yang berarti korelasi variabel X2 dengan Y termasuk kategori sedang, dengan nilai  R Square = 0,316 artinya besarnya pengaruh variabel X2 terhadap Y adalah sebesar  31,6%. (3) Kinerja Guru Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja dan  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru, nilai korelasi (r) = 0,822 dan nilai (Adjusted R Square) = 0, 676  yang artinya bahwa pengaruh variabel Komitmen Kerja dan  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama–sama terhadap variabel Kinerja Guru (Y) adalah sebesar  67,6 % dan sisanya  32,4% dipengaruhi oleh variabel yang lain.Berdasarkan temuan tersebut, maka direkomendasikan. (1) Komitmen para guru SD di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang harus digenjot lagi karena komitmen mereka yang tinggi akan meningkatkan prestasi siswa dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam berbagai isu krusial di dalam perusahaan. (2) Kemahiran guru-guru di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi perlu ditingkatkan lagi karena kemahiran guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi diantisipasi akan berdampak positif terhadap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan guru di lapangan. Kata kunci: Komitmen Kerja, Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Guru
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI SMA NEGERI 1 BATANG Sugiarti Sugiarti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15295

Abstract

ABSTRAKSistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan suatu kesatuan unsur yang terdiri atas kebijakan dan proses yang terkait untuk melakukan penjaminan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan menengah untuk menjamin terwujudnya pendidikan bermutu yang memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. Fokus penelitian ini adalah Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMA Negeri 1 Batang, dengan sub fokus meliputi: pemetaan mutu,  penyusunan rencana pemenuhan mutu, pelaksanaan rencana pemenuhan, evaluasi atau audit pelaksanaan pemenuhan mutu, dan penetapan standar mutu baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah (1) Pemetaan mutu di SMA Negeri 1 Batang dimulai dengan meninjau ulang hasil rapor mutu atau rapor pendidikan untuk menentukan skala prioritas yang akan dijadikan acuan dalam menentukan rencana pemenuhan mutu. (2) Perencanaan pemenuhan mutu di SMA Negeri 1 Batang meliputi beberapa tahap sesuai dengan delapan standar Standar Nasional Pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk Rencana Kerja Jangka Menengah atau Rencana Kerja Tahunan yang disahkan oleh kepala sekolah, (3) Pelaksanaan pemenuhan mutu di SMA Negeri 1 Batang dimulai dengan pembentukan Tim Pengembang Mutu dan Tim Audit Mutu., (4) Pada tahap evaluasi, hasil penilaian atas pelaksanaan program harus memegang prinsip objektif, transparan, dan independen, dan (5)Penetapan standar mutu baru selalu mengacu pada delapan  Standar Nasional Pendidikan yang berlaku berdasarkan hasil pengisian EDS dengan didukung bukti fisik. Kata Kunci: Pemetaan Mutu,  Penyusunan Rencana Pemenuhan Mutu, Pelaksanaan Rencana Pemenuhan, Evaluasi atau Audit Pelaksanaan Pemenuhan Mutu, dan Penetapan Standar Mutu Baru.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DAN MTs DI KECAMATAN SUBAH DAN PECALUNGAN KABUPATEN BATANG Nufindah Pribadi
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15132

Abstract

The formulation of the problem in this research is 1) is there any effect of academic supervision on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency, 2) is there an effect of work motivation on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency, 3) is there any effect of academic supervision and work motivation on the performance of teachers in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency.This study uses a quantitative correlation approach. Data mining using a questionnaire instrument. The research locations were public junior high schools and MTs in Subah and Pecalungan sub-districts. Test Instrument is a test of validity and reliability. Prerequisite test using normality test, linearity test, multicollinearity test, homogeneity test. Data analysis used correlation test, simple linear regression test and multiple linear regression test.The results of the study (1) the effect of academic supervision on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 134.127 > Ftable 3.93 with a significance value of 0.000 <0.05. which means H0 is rejected and Ha is accepted. The hypothesis which reads "there is an influence of academic supervision on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. (2) the effect of work motivation on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 148.330 > Ftable 3.93 with a significance value of 0.000 <0.05. which means H0 is rejected and Ha is accepted. The hypothesis which reads "there is an influence of work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. (3) the effect of academic supervision and work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 81.128 > Ftable 3.08 with a significance value of 0.000 <0.05. Which means H0 is rejected and Ha is accepted. In other words, the hypothesis that reads "there is an influence of academic supervision and work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. 
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI Andy Prasetyono; Titik Haryati; I Made Sudana
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15312

Abstract

Kinerja guru dapat dikatakan bermutu bila menghasilkan karya yang baik dan dapat menghantarkan peserta didik untuk dapat meraih prestasi. Pembinaan dan pendampingan yang baik yang dilakukan oleh kepala sekolah menjadikan semangat dan motivasi guru meningkat sehingga kinerja guru mendapatkan hasil yang maksimal.Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, 2) untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan strategi  kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, 3) untuk mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kembangarum 1 Mranggen.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif.. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kepala sekolah memberikan pembinaan kedisiplinan dan teladan yang dimasukan dalam kegiatan perencanaan strategi  kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. 2) Kepala sekolah melaksanakan kegiatan seminar dan pelatihan, melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, mendatangkan para ahli, mengadakan supervisi akademik dengan rutin, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai yang masuk dalam kegiatan pelaksanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. 3) Kepala sekolah melakukan evaluasi pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kembangarum 1 Mranggen.Simpulan Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru telah dilakukan melalui pelaksanaan yang sesuai dengan prinsip manajemen yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penulis menyarankan agar kepala sekolah diharapkan membuat dan menyusun perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dengan baik. Kata Kunci : Strategi  Kepala Sekolah,  Peningkatan Kinerja Guru
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BURSA KERJA KHUSUS DI SMK NEGERI 11 SEMARANG Teguh Santoso; Muhdi Muhdi; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15135

Abstract

Permasalahan yang muncul yaitu masih adanya alumni yang belum bekerja sehingga mengganggur. Kemudian penelusuran alumni (tracer studi) kurang berjalan dengan baik sehingga belum terdata dalam database BKK dengan baik, dan kerjasama dengan DUDI dalam hal perekrutan tenaga kerja lebih sering memiliki durasi jangka pendek. Fokus dari penelitian ini implementasi manajemen bursa kerja khusus di SMK Negeri 11 Semarang dari fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan BKK di SMK Negeri 11 Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Desain penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yaitu: orientasi, eksplorasi fokus, dan analisis data. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah dan Ketua BKK dalam melaksanakan implementasi manajemen BKK yaitu: 1) Perencanaan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi perencanaan analisis kebutuhan, sosialisasi kegiatan dan penentuan sumber/pendanaan program BKK. 2) Pengorganisasian implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi penugasan kerja implementasi manajemen bursa kerja khusus, 3) Pelaksanaan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi koordinasi struktur organisasi BKK, pertemuan rutin dan penelusuran alumni, 4) Pengawasan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan melakukan standarisasi pelayanan dan evaluasi pelaksanaan program BKK. Simpulan Implementasi manajemen bursa kerja khusus telah dilakukan melalui langkah-langkah atau prosedur yang sesuai dengan prinsip manajemen yang terdiri dari empat kegiatan yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Penulis menyarankan agar kepala sekolah diharapkan lebih memperhatikan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan. Guru diharuskan untuk selalu siap dalam pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: Bursa Kerja Khusus, Manajemen, Implementasi Manajemen BKK  AbstractThe problem that arises is that there are still alumni who have not worked so that they are unemployed. Then tracer studies of alumni (tracer studies) are not going well so they are not properly recorded in the BKK database, and cooperation with DUDI in terms of recruiting workers often has a short term duration. The focus of this research is the implementation of special job market management at SMK Negeri 11 Semarang City of management functions include planning, organizing, implementing and supervising BKK at SMK Negeri 11 Semarang. The research approach used is qualitative. Qualitative research design goes through three stages: orientation, focus exploration, and data analysis. Data collection techniques are interviews, observation and documentation. This study uses a triangulation technique. Data analysis with three steps: data reduction, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study show that the school principal and the  head of the BKK in carrying out the implementation of BKK management are: 1) Planning for the implementation of the special job market management which includes planning for needs analysis, socialization of activities and determining sources/funding for the BKK program. 2) Organizing the implementation of the management of the special job market by including work assignments for the implementation of the management of the special job market. 3) Implementation of the management of the special job market by covering the coordination of the BKK organizational structure, regular meetings and tracing alumni, 4) Supervising the implementation of the management of the special job market by carrying out service standardization and evaluation of BKK program implementation. Conclusion Implementation of special job market management has been carried out through steps or procedures in accordance with management principles which consist of four activities namely, planning, organizing, implementing and supervising. The author suggests that school principals are expected to pay more attention in terms of planning, organizing, implementing and supervising. Teachers are required to always be ready in carrying out activities.Keywords: Special Job Fairs, Management, BKK Management Implementation
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI SURUH 01 KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Budi Riyanto; Ngasbun Egar; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15334

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesiapan SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar; (2) mengetahui Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang; dan (3) mengetahui Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yakni penelitian yang memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian faktual dan sistematis mengenai faktor-faktor, sifat-sifat, serta hubungan antara fenomena yang dimiliki untuk mengetahui dasar-dasarnya saja. Menggambarkan tentang realita empirik dibalik fenomena secara mendalam, rinci dan tuntas tentang Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang (Studi Kesiapan Satuan Pendidikan Non Sekolah Penggerak). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan Studi Dokumentasi. Aktifitas pengumpulan data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan teknik pengamatan yang tekun dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) SD Negeri Suruh 01 secara empirik mempunyai kesiapan untuk mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar ditinjau dari Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana,  dan Anggaran Belanja Sekolah. (2) Pelaksaan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh menunjukkan: (a) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar PPDB Zonasi terlaksana 100% dari jalur zonasi dengan jumlah peserta 43 orang dari kuota 56 orang (2 rombel). (b) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Penghapusan UN diubah menjadi AKM telah dilaksanakan untuk guru dan kepala satuan pendidikan tanggal 22-31 Agustus 2022 dan untuk siswa tanggal 2-3 November 2022 melalui proses sosialisasi, pembentukan panitia, penganggaran, dan  pelaksanaan. Hasil ANBK 2022 belum keluar sampai penelitian ini selesai dilaksanakan. (c) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Fleksibilitas Pengelolaan BOS sudah dilaksanakan dengan kenaikan anggaran BOS yang diterima SD Negeri Suruh 01 sebesar Rp 222.300.000, transfer dari pusat kerekening sekolah dan sekolah fleksibel merencanaan melalui ARKAS Kemendikbudristek, (d) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar RPP Yang Disederhanakan, dimana semua guru SD Negeri Suruh 01 sudah membuat RPP 1 lembar sebagaimana Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019. (e) Implementasi Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka di SD Negeri Suruh 01 melalui sosialisasi, pembentukan tim pengembang kurikulum, penganggaran dan terwujudlah Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka. (3) Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang yaitu: (a) faktor beban kerja guru yang meningkat dan kurangnya guru seni, (b) faktor sarana prasarana yang yang belum lengkap di semua kelas LCD  Laptop, Acces Point Wifi, buku ajar kurikulum merdeka, dan buku  bacaan lainnya. (c) faktor aplikasi PPDB online masih sering trouble saat pelaksanaan dan kemampuan IT orang tua calon siswa juga masih rendah, dan (d) faktor pembiayaan, dimana anggaran  Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Honor untuk Guru Seni belum dianggarkan di RKAS 2022.

Page 1 of 1 | Total Record : 9