cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@upgris.ac.id
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
majalahlontar@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Lontar
ISSN : 08530041     EISSN : 2654458X     DOI : -
Core Subject : Education,
- Penelitian Tindakan Kelas - Penelitian Desain Dikdaktis - Penelitian Kualitatif - Penelitian Kuantitatif
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 35, No 3 (2023): Desember" : 6 Documents clear
STUDI EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN KOMPUTER PYTHON BERBASIS LOKAKARYA MODEL KOOPERATIF ANTARA TIPE JIGSAW DENGAN TIPE INVESTIGASI KELOMPOK Wardani, Theodora Indriati; Didik, Fransiscus Xaverius
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v35i3.17464

Abstract

ABSTRAK Untuk penelitian studi efektifitas pembelajaran pemrograman komputer Python ini digunakan model pembelajaran lokakarya. Model pembelajaran yang dipilih adalah model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan tipe Investigasi Kelompok. Beda kedua model itu ialah pada tipe Jigsaw pengelompokkan terdapat kegiatan pengelompokkan mahasiswa dalam dua tahap, sedangkan pada tipe Investigasi Kelompok pengelompokkan mahasiswa itu hanya satu tahap. Masalah yang diteliti adalah model pembelajaran manakah yang lebih efektif di antara kedua tipe itu. Untuk menemukan jawaban atas jawaban masalah itu dilakukan penelitian eksperimen yang membandingkan kedua tipe pembelajaran tersebut di FPMIPATI Universitas PGRI Semarang, Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi Program S1, semester 1 tahun ajaran 2023-2024. Untuk penelitian digunakan satu kelas mempunyai jumlah mahasiswa 35 orang dibagi menjadi dua kelompok, di kelompok yang satu pembelajarannya dilakukan dengan lokakarya tipe Jigsaw, sedangkan di kelompok yang kedua dilakukan dengan lokakarya tipe Investigasi Kelompok. Dari hasil kerja mahasiswa kedua kelompok itu diperoleh data skor nilai yang dinyatakan dengan angka. Data itu dihitung secara stastitik dengan uji T untuk menentukan perbandingan keefektifan kedua lokakarya itu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pemrograman komputer Python dengan lokakarya model tipe Jigsaw lebih efektif daripada tipe Investigasi Kelompok.Kata Kunci: studi efektifitas pembelajaran pemrograman komputer Python, lokakarya, model kooperatif tipe Jigsaw, model kooperatif tipe Investigasi ABSTRACT For research on the effectiveness of learning Python computer programming, a workshop learning model was used. The learning models chosen are Jigsaw type cooperative learning model and Group Investigation type. The difference between the two models is that in the Jigsaw type grouping there are student grouping activities in two stages, while in the Investigation Group type the student grouping is only one stage. The problem under study is which learning model is more effective between the two types. To find the answer to the problem, an experimental research was conducted that compared the two types of learning at FPMIPATI PGRI Semarang University, Department of Information Technology Education S1 Program, semester 1 of the 2023-2024 academic year. For the research, one class had a total of 35 students divided into two groups, in one group the learning was carried out with a Jigsaw type workshop, while in the second group it was carried out with a Group Investigation type workshop.  From the work of the students of the two groups, data on score scores were obtained expressed by numbers. The data was calculated statistically with a T test to determine the comparison of the effectiveness of the two workshops. The results of this study show that learning Python computer programming with Jigsaw-type model workshop is more effective than Group Investigation type. Keywords: study of Python computer programming learning effectiveness, workshops, Jigsaw type cooperative models, Investigation type cooperative models
Upaya Peningkatan Kemampuan Kerjasama Pada Mata Pelajaran Ipa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Dikelas Vi Sekolah Dasar Arifah, Nurul Alfiani
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama peserta didik melalui model Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA kelas VI SDN Karangrejo 02 Semarang, yang berlatarbelakang masih banyak peserta didik kelas VI SDN Karangrejo 02 Semarang belum mampu melakukan kerjasama yang baik. Dalam pembelajaran peserta didik cenderung belajar secara mandiri tanpa melakukan diskusi ataupun melakukan tanya jawab bersama dengan peserta didik lain. Khususnya Pelajaran IPA yang semestinya sangat memerlukan kerja sama dalam belajar untuk mencapai tujuan semaksimal mungkin. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan kerjasama peserta didik kelas VI SDN Karangrejo 02 Semarang. Berdasarkan lembar observasi kerjasama peserta didik menunjukkan adanya peningkatan, terbukti dari kegiatan prasiklus hasil perhitungan rata-rata 54,81, pada siklus I dengan hasil perhitungan rata-rata 66,24 meningkat, kemudian pada siklus II meningkat dengan hasil perhitungan rata-rata 83,62. Tingkat keberhasilan mencapai  dengan kualifikasi Sangat Baik (SB) dengan kategori Berhasil. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui model Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan kerjasama peserta didik kelas VI SDN Karangrejo 02 Semarang.
UPAYA PENINGKATA HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA TEMA 2 MENYAYANGI TUMBUHAN DAN HEWAN SUBTEMA 1 MANFAAT TUMBUHAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA CANVA KELAS III SEMESTER 1 SDN PEDURUNGAN LOR 02 Windiarto, Teguh; Sulianto, Joko; Ratih, Monica
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18750

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar kognitif pembelajaran tematik kelas III SDN Pedurungan Lor 02. Sebesar 38,46% peserta didik yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang bervariasi saat proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Upaya Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Tema 2 Menyayangi Tumbuhan Dan Hewan Subtema 1 Manfaat Tumbuhan Bagi Kehidupan Manusia Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Media Canva di Kelas III Semester 1 SDN Pedurungan Lor 02”. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas III SDN Pedurungan Lor 02 yang berjumlah 29 orang. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berbantu media Canva dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan yaitu minimal 75%. Pada siklus IV persentase ketuntasan peserta didik yaitu 58,62%. Siklus II mengalami peningkatan yaitu 72,41%, dan siklus V yaitu 86,20%. Berdasarkan hasil data tersebut penelitian yang dilakukan dinyatakan telah berhasil.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Berbantuan Media Papan Ludo Kelas 3 Sd Negeri Kalicari 01 Kara, Raka Bagas; Nuvitalia, Duwi; Wahyuni, Tutik
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18761

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di kelas III SDN Kalicari 01 dengan subjek penelitian 27 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada setiap siklus terdiri atas empat tahapan diantaranya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumulan data dalam penelitian ini adalah tes, pedoaman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa tema Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup. Hasil belajar aspek pengetahuan mengalami peningkatan pada muatan Bahasa Indonesia siklus I memperoleh ketuntasan klasikal 59,25% dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 88,88%. Pada muatan PPKn siklus I memperoleh ketuntasan klasikal 55,55% dan siklus II memperoleh 85,18%. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang sudah dilakukan pada siswa kelas III SDN Kalicari 01, dapat disimpulkan bahwa dengan melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Papan Ludo dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 
Penerapan Model Pbl Berbantuan Media Visual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Mengurutkan Gambar Kelas Ii Sd Negeri Bendungan Aristiani, Novia; Suyoto, Suyoto; Chayati, Anysatul
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18740

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IIA SDN Bendungan pada materi mengurutkan gambar  melalui model pembelajaran PBL berbantuan media Visual. Peneltian dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Tahapan PTK terdiri dari empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IIA SDN Bendungan berjumlah 26 peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data melalui observasi dan tes evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media visual mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IIA pada Materi mengurutkan gambar . Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Pada siklus I diperoleh presentae rata-rata klasikal hasil belajar aspek kognitif sebesar 76% kategori baik, pada diklus II mengalami peningkatan rata-rata klasikal hasil belajar sebesar 92%, kategori sangat baik. Sedangkan pada aspek psikomotorik siklus I diperoleh rata-rata klasikal sebanyak 80% kategori baik, pada siklus II mengalami peningkatan dengan peorlehan rata-rata klasikal 96% kategori sangat baik,
Penerapan Media Papena Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Penjumlahan Siswa Kelas II di SDN Bendungan Erlinawati, Rika; Suyoto, Suyoto; Chayati, Anysatul
MAJALAH LONTAR Vol 35, No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jml.v35i3.18741

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang abstrak dan tidak mudah dipahami oleh anak sekolah dasar dan siswa masih menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit dan hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Sehingga guru perlu menerapkan media pembelajaran yang diharapkan dapat menjadikan siswa lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran matematika, salah satunya adalah dengan menggunakan media papan penjumlahan (papena) pada materi tentang penjumlahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas II A SDN Bendungan pada pembelajaran matematika penjumlahan dua bilangan dengan menggunakan papan penjumlahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas II A SDN Bendungan yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis ketuntasan hasil belajar dan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa dan guru kelas II A SDN Bendungan menunjukkan hasil yang signifikan terlihat dari hasil observasi siswa sangat aktif dan antusias selama proses pembelajaran dengan menggunakan media papan penjumlahan. Sedangkan penerapan media papan penjumlahan (papena) mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II A SDN Bendungan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar dari pra siklus tuntas sebanyak 10 siswa (38%) dengan Siklus I tuntas sebanyak 16 siswa (62%) dan siklus II (77%) tuntas sebanyak 20 siswa. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2023 2023