cover
Contact Name
Ponimin
Contact Email
ponimin.fs@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jadecs.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang Gedung E8 Ruang 206
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
ISSN : 20884419     EISSN : 25486543     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
JADECS (Journal of Arts, Design, Art Education and Culture Studies) contains scientific articles of research, conceptual ideas, assessment, creation, learning, related to art, design, multimedia, and culture. The published articles prioritize the analysis of the results of the research, including: the results of study or art creation, educational studies and art learning, or socio-cultural studies linked to art, design and multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 131 Documents
KE-BHINEKA TUNGGAL IKA-AN: IDEOLOGI PENDIDIKAN SENI BERBASIS MULTIKULTURAL DI INDONESIA Iriaji Iriaji
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.912 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i12017p1-11

Abstract

Fenomena pendidikan seni saat ini mengalami dilema ketidakjelasan arah, karena beberapa alasan: (1) kemunculan pemikiran postmodernisme yang mengangkat isu-isu masalah sosial mendorong perlunya internalisasi ideologi rekontruksi sosial dalam pendidikan seni, dan (2) keinginan pengakuan, penghargaan dan pemertahanan terhadap keberagaman seni budaya mendorong perlunya pendidikan seni berbasis multikultural. Dalam mengatasi dilema tersebut penulis berkeyakinan bahwa pengalaman estetik dalam pendidikan seni di sekolah umum dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan artistik yang utuh (holistic) dan terpadu (terintegrasi) dengan masalah isu lingkungan sosial-budaya (kontekstual) melalui ideologi pendidikan seni berbasis multikultural. Dalam hal pengintegrasian pengalaman estetik, dapat dilakukan melalui kegiatan ekspresi, kreasi, apresiasi, dan sosial. Sedangkan implementasi dalam pembelajaran, bisa dilakukan melalui alternatif model pengenalan, model pengamalan, dan model perombakan; dan/atau melalui pendekatan baru dalam pembelajaran seni, yaitu pendekatan intervensi seni, pedagogi kritis, culture jammer atau melalui pendekatan critical inquiri.
DESAIN PRODUK BATIK SENTRA PRIGEN LERENG GUNUNG WELIRANG ARTISTIK DAN BERKARAKTER Triyono Widodo; Ponimin Ponimin
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.06 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i22017p63-73

Abstract

Alam tumbuhan di kawasan lereng gunung Welirang kabupaten Pasuruan terdiri dari beragam bentuk.   Hal ini menarik untuk dimanfaatkan sebagai ide pengembangan motif hias batik khas daerah setempat, mengingat di kawasan tersebut terdapat perajin batik yang sedang tumbuh. Namun sayang mereka tidak memahami cara mengembangkan potensi alam menjadi ragam motif batik  yang dapat menjadi ikon daerah wisata tersebut. Penelitian dimulai dengan membangun konsep desain motif batik khas lereng gunung welirang.  Selanjutnya mengembangkannya sebagai ide dasar desain produk motif hias batik yang berkarakter  lokal lereng timur Gunung welirang Pasuruan. Melalui penelitian pengembangan telah menghasilkan beberapa ragam  desain motif batik yang terinspirasi oleh tumbuhan lokal,   salah satu diantaranya yaitu tumbuhan matoa. Dari tumbuhan tersebut dapat dikembangkan menjadi ragam desain motif batik antara lain adalah:  (1) Buah Matoa Manis di atas Daun Kembar, (2) Matoa Satu Tangkai di atas Daun, (3) Panen Matoa di Lereng Welirang. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat memicu ide kreatif para perajin di kawasan tersebut dalam menggali alam sebagai ide motif batik
KAJIAN AKULTURASI BUDAYA PADA BUSANA WANITA CINA PERANAKAN Devanny Gumulya; Nathalisa Octavia
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1582.59 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i12017p12-25

Abstract

Budaya Cina peranakan merupakan hasil dari proses akulturasi beberapa budaya. Namun budaya Cina peranakan kini tidak lagi dikenal oleh masyarakat modern karena keunikannya yang kaya akan unsur ornamen yang bersifat filosofis tergantikan oleh budaya modern yang serba praktis dan fungsionalis. Paper ini mencoba mengkaji latar belakang sejarah dan keunikan budaya cina peranakan pada objek busana wanita kebaya dan batik. Ditemukan akulturasi budaya Jawa, Belanda, dan Cina yang sangat unik.  Perbedaan dari ketiga budaya ini saling mempengaruhi satu sama lain dan menghasilkan keunikan tersendiri yang tertuang pada kekayaan budaya Cina peranakan.
TRANSFORMASI PERTUNJUKAN WAYANG ORANG KOMUNITAS GRAHA SENI MUSTIKA YUASTINA SURABAYA Dwi Wahyu Wirawan Paneli
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.508 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i22017p74-97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengathui proses transformasi Komunitas Wayang Orang Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya dalam mementaskan sebuah pertunjukan wayang orang, (2) Mendiskripsikan bentuk transfomasi pertunjukan Wayang Orang  Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ialah: (1) konsep tranformasi budaya, (2) struktur dramatik serta elemen-elemen dari lakon Wayang Orang dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan studi fenomenolgi. Pengumpulan data melalui pengamatan terlibat, wawancara, dan perekaman. Teknik analisis data secara berkelanjutan sejak pengumpulan data awal sampai lapaoran penelitian ini berakhir. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa: (1) Transformasi pertunjukan Wayang Orang  dari kemasan THR menjadi pertunjukan kemasan dari Komunitas Graha Seni Mustika Yuastina Surabaya tidak semata-mata langsung begitu saja, (2) bentuk transformasi disertai denga perubahan elemen wayang orang, diantaranya dialog serta adegan, gerak, iringan, panggung, perlengkapan, tata rias dan busana. Fenomena yang terjadi dunia seni pewayangan sekarang ini mengisaratkan adanya pergeseran cara pandang masyarakat baik para seniman dan penikmat dalam menyikapi pertunjukan wayang orang.
KEARIFAN LOKAL MELALUI PEMBELAJARAN TARI TOPENG MALANG UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 5 MALANG JAWA TIMUR Wahyu Dewayani
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.692 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i12017p26-35

Abstract

Penelitian ini  bertolak pada kondisi perkembangan teknologi yang semakin maju, dampaknya terhadap pendidikan berakibat pada perubahan disegala aspek kehidupan. Dampak itu tampak pada  gaya hidup sebagai pola tingkah laku masyarakat sehari-hari. Pada sisi yang lain juga berakibat buruk pada sifat pribadi generasi muda. Nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat, misalnya kerukunan atau gotong royong, di dalamnya terkandung karifan lokal. Mengingat sifat mulia berangsur-angsur ditinggalkan. Pengaruh tersebut diperlukan metode pendidikan karakter melalui kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskripsi kualitatif yang diterapkan melalui pembelajaran seni tari. Hasil penelitian bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter peserta didik.
INFOGRAFIS KOMPETENSI MULTIMEDIA DAN DESAIN GRAFIS DI PROVINSI JAWA TIMUR Saiful Yahya; Mahendra Wibawa; Surya Afandi
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.429 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i22017p98-106

Abstract

Infografis merupakan bentuk penyajian visual berdasarkan data-data untuk memudahkan pemahaman pembacaan data yang disampaikan. Jawa timur sebagai salah satu provinsi yang memiliki 9 suku bangsa yang memiliki keragaman budaya mulai dari budaya Osing di ujung timur provinsi hingga budaya Mataraman di ujung barat.  Penelitian Kompetensi multimedia dan desain grafis angkatan muda kerja pada 5 kota Jawa Timur sebagai data sampling.  Tahapan penelitian diawali dengan analisa data kompetensi, pengolahan hasil analisa data menjadi data visual.  Pengolahan data menjadi data visual melalui tahapan, penggalian data visual yang berhubungan dengan data, penyederhanaan bentuk data visual, pengkomposisian data visual dan finalisasi visual.
PENCIPTAAN MOTIF BATIK KHAS PANTAI MALANG SELATAN MELALUI METODE RANTAI STILASI KREATIF BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) Lisa Sidyawati
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.338 KB) | DOI: 10.17977/um037v2i12017p36-46

Abstract

Kekayaan dan ke-eksotisan Pantai Malang Selatan perlu dikelola dengan serius mencakup semua sektor sebagai promosi kekayaan alam dan daya saing bagi wisata maritim berskala internasional. Dalam promosi dan pengelolan potensi maritim yang berada di kawasan Pantai Malang Selatan, perlu adanya dukungan dari berbagai elemen. Bukan hanya dinas terkait saja sebagai leading sector dalam mengembangkan wisata pantai, namun juga pihak Perhutani, aparat keamanan negara, tetapi juga generasi muda di sekitar kawasan Pantai Malang Selatan sebagai penerus bangsa. Melihat fenomena seperti dipaparkan, peneliti bersama siswa Sekolah Menengah Atas sebagai sample yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Pagak Sumbermanjingkulon yang notabene adalah sekolah dekat kawasan pantai Malang Selatan pada Pembelajaran Seni Budaya melakukan penciptaan motif batik khas Pantai Malang Selatan dengan metode Rantai Stilasi Kreatif Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills), karena ini adalah akses utama mengajak generasi muda khususnya siswa ikut mempromosikan Kawasan Pantai Malang Selatan melalui motif-motif yang diciptakan. Selain ikut serta dalam mempromosikan Kawasan Pantai Malang Selatan siswa juga akan ikut melestarikan batik yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang sedang gencar dilestarikan oleh pemerintah. Hasil dari penelitian ini siswa mampu menciptakan berbagai motif batik khas Pantai Malang Selatan yang mengekspose objek-objek flora dan fauna yang terdapat disekitar pantai.
PEMANFAATAN LIMBAH KAYU PADA BENGKEL MEBEL KAYU DI CURUG KARANGANYAR DENGAN PENERAPAN PRINSIP CO-DESIGN PADA PERANCANGAN DO IT YOUR SELF KIT MAINAN KAYU Devanny Gumulya
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.666 KB) | DOI: 10.17977/um037v3i12018p28-34

Abstract

Membantu komunitas sekitar kampus adalah tanggung jawab kami sebagai akademisi. Sebuah bengkel kayu yang diberi nama dari pemiliknya Budhy berlokasi di Curug, 5 km dari UPH. Berdasarkan hasil observasi, didapatkan bahwa bengkel ini menghasilkan banyak limbah kayu. Limbah tersebut dijual ke penadah dan dibakar. Pembakaran kayu menghasilkan asap polusi yang menggangu masyarakat sekitar. Melihat permasalahan ini, maka tim akademisi mencoba mencari solusinya melalui desain produk. Di sisi lain, tren konsumen menunjukkan bahwa saat ini semakin banyak orang yang mulai jenuh dengan dunia digital yang bersifat flat.  Konsumen sekarang banyak mencari kegiatan untuk aktualisasi diri, kegiatan – kegiatan untuk meningkatkan keahlian tangannya. Hal ini menjadi potensi bisnis bagi banyak perusahaan yang mencoba menawarkan tutorial workshop membuat produk di akhir pekan.  Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah co-design, sebuah metode dalam proses desain yang memungkinkan pihak – pihak (desainer, perusahaan desain, pabrik, customer bisnis) untuk saling berkomunikasi dan bekerja sama antar disiplin ilmu.  Pendekatan ini digunakan sebagai metode untuk mendesain bersama dengan customer, dengan harapan produk akan lebih dihargai dan disimpan lebih lama dari pada hanya membeli produk jadi ke toko, karena mereka berpartisipasi dalam proses desainnya.  Hasil dari kegiatan ini adalah mainan kayu dengan konsep DIY yang terdiri dari tiga boneka kayu yang dibubut dari limbah kayu sungkai,  cat acrylic, buku petunjuk serta video di social media untuk meningkatkan kesadaran public tentang manfaat yang didapatkan bagi lingkungan dengan membuat mainan kayu ini.  Mainan – mainan kayu ini dijual di toko UPH.
ANORAGA TANDHING Pelukisan Kisah Manusia Dalam Dunia Panggung Pertunjukan Kethoprak Djoko Prakosa
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.231 KB) | DOI: 10.17977/um037v3i12018p35-44

Abstract

Anoraga tandhing merupakan salah satu repertoar lakon kethoprak yang bersumber pada babad Majapahit mengkisahan Anoraga/Kuda Anjangpiani putra Adipati Ranggalawe dari kabupaten Tuban dalam membangun kariernya sebagai senapati Majapahit. Artikel  ini meneliti aspek makna yang terkandung dalam teks melalui ekspresi daramatik yang muncul dari pelakonan para aktor di atas panggung. Nilai pertunjukan dipaparkan berdasarkan pada kualitas ungkap-ungkap dramatik dalam struktur pertunjukan. Dari pengamatan terhadap pertunjukan kethoprak tersebut    Secara utuh lakon Anoraga Tandhing memperlihatkan kemapanan bentuk dan struktur pertunjukan yang mengacu pada pola bakuan dan konvensi tradisi yang berlaku. Perwatakan, tipologi, garap nilai mengacu sepenuhnya pada nilai insani dan humani, selalu menggarap konteks kemanusiaan dalam dunianya.  Bangunan sturuktur dramatik dalam lakon Anoraga Tandhing mengacu pada nilai filsafati dan kearifan local masyarakat jawa “sangkan paraning dumadi” yang selalu dikaitkan secara luluh lebur dengan konsep budi pekerti luhur dalam pilahan nilai “nistha madya, utama” (kemuliaan dan kesempurnaan hidup).
MUSIK OKLEK SEBAGAI SARANA RITUAL MASYARAKAT DESA SOBONTORO KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Harpang Yudha Karyawanto; Moh Sarjoko; Heri Murbiyantoro
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.055 KB) | DOI: 10.17977/um037v3i12018p1-7

Abstract

Kesenian tradisional dalam masyarakat memiliki fungsi dan nilai sendiri dalam keberadaanya. Musik kerakyatan mempunyai hubungan yang erat dengan kehidupan pada jaman dulu. Penelitian ini mengkaji masalah fungsi ritual dalam sebuah kesenian. Musik yang menjadi sarana ritual oleh masyarakat. Objek dalam penelitian ini kesenian musik Oklek di Desa Subontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan sifat data yang akan dianalisa, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis.  Hasil dari penelitian ini mendiskripsikan: (1) Sejarah munculnya kesenian musik Oklek di dalam masyarakat Bojonegoro, (2) Fungsi kesenian musik Oklek sebagai sarana ritual masyarakat Bojonegoro, (3) Perkembangan kesenian musik Oklek di  dalam masyarakat Bojonegoro.

Page 2 of 14 | Total Record : 131