cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Analisis Implementasi Kebijakan Asi Eksklusif Octavia, Aryantika Devi; Mardiana, Mardiana
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 4.30474

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Grobogan selama tiga tahun terakhir jika mengacu pada target renstra tahun 2014 sebesar 80%, maka disimpulkan bahwa Kabupaten Grobogan belum pernah mencapai target. Cakupan ASI Eksklusif terendah di Puskesmas Gubug II sebesar 7,62%, sedangkan puskesmas dengan presentase tertinggi di Puskesmas Purwodadi I sebesar 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan perbedaan implementasi kebijakan ASI Eksklusif di wilayah puskesmas Purwodadi I dan Puskesmas Gubug II. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan deskriptif komparatif. Penetapan informan sebanyak 12 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan implementasi kebijakan ASI Eksklusif di Puskesmas Purwodadi I dan Puskesmas Gubug II. Implementasi kebijakan ASI Eksklusif di Puskesmas Purwodadi I lebih baik dibandingkan dengan Puskesmas Gubug II. Aspek yang telah terlaksana dengan baik di Puskesmas Purwodadi yaitu aspek sumber daya, dan disposisi. Sedangkan Puskesmas Gubug II hanya pada aspek disposisi.
Faktor Kejadian Kegemukan pada Anak Hanifah, Khayyu
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 3.31041

Abstract

ABSTRAK Kejadian kegemukan merupakan salah satu masalah gizi yang angkanya meningkat pada anak-anak di negara berkembang maupun negara maju. Angka kejadian kegemukan di Kota Tegal meningkat dari tahun 2015 hingga tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kegemukan pada siswa sekolah dasar kelas I. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Penghitungan sampel dengan teknik simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 77 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square untuk uji bivariat dan regresi logistik untuk uji multivariat.Hasil penelitian ada hubungan antara jenis kelamin (p value=0,01), kebiasaan konsumsi fast food (p value=0,007), lama waktu tidur dalam sehari (p value=0,028), jumlah anggota keluarga (p value=0,007), riwayat kegemukan orang tua (p value=0,031). Sedangkan tidak ada hubungan antara berat lahir, kebiasaan konsumsi buah dan sayur, kebiasaan sarapan, kebiasaan konsumsi soft drink, kebiasaan konsumsi jajanan, kebiasaan olahraga, lama menonton TV dan bermain games, lama waktu bermain di luar rumah, pendidikan orang tua, pendapatan orang tua. ABSTRACT Overweight is one of nutritional problems which has increasing number in children in developing countries and developed countries. The number of overweight cases in Tegal city showing an increase from 2015 to 2017. The purpose of this study was to determine the actors associated with overweight especially in 1st grade student in South Tegal Regional. This type of research is analytic observational with cross sectional design. Sample calculation by simple random sampling until got 77 respondents as the samples’s research. Data were analyzed by chi square test for bivariate test and logistic regression for multivariate test. The result of the study was the correlation between gender (p value = 0,01), consuming fast food (p value = 0,007), duration of sleep in a day (p value = 0,028), family members (p value = 0,007), and parental fatness (0,031). While there is no relationship between birth weight, consuming fruits and vegetables, skipping breakfast, consuming soft drink, snacking, sports habits, duration of watching TV and playing games, duration of playing outdoor, parental education, and parent income.
Manajemen Kebakaran Universitas Negeri Semarang dalam Menyongsong Asesmen AUN-QA 2019 Pangestu, Widiya Amallia; Koesyanto, Herry
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.31247

Abstract

ABSTRAK Menurut Permen PU No. 26/PRT/M/2008, sistem proteksi kebakaran dan sarana penyelamatan jiwa pada bangunan gedung merupakan persyaratan teknis yang harus dipenuhi, hal tersebut dalam rangka mewujudkan kondisi aman dan tanggap terhadap kebakaran pada gedung dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan manajemen kebakaran UNNES dalam menyongsong asesmen AUN-QA 2019 (Studi Kasus di FIK, FE, FBS, dan FMIPA) berdasar standar acuan yang digunakan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, panduan wawancara, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Bagian Sarana dan Prasarana, dan Bagian Keamanan (Security). Penelitian dilakukan di dekanat FIK, FE, FBS, dan FMIPA UNNES dengan kurun waktu dari bulan Mei-Juni 2019. Hasil penelitian menunjukkan dari 14 indikator penilaian didapat persentase kesesuaian yaitu FIK 37,2%, FE 54,6%, FBS 18,36%, dan FMIPA 43,9%. Simpulan dari penelitian ini yaitu persentase kesesuaian tertinggi penerapan manajemen kebakaran terdapat pada dekanat Fakultas Ekonomi yaitu 50%. ABSTRACT According to Permen PU No. 26/PRT/M/2008, fire protection systems and facilities for saving live in buildings are technical requirements that must be fulfilled, to create safe conditions and be responsive to fires in buildings and environment. The purpose of this study is to find out the implementation of UNNES fire management on welcoming AUN-QA 2019 assessment (case study in FIK, FE, FBS, and FMIPA). The type of research is qualitative. The research instrument uses observation sheets, interview guides, and document studies. The informants are Subdivision Head of General and Staff, Facilities and Infrastructure Staff, and Security. The research was conducted at the Deanery of FIK, FE, FBS, and FMIPA UNNES from May-June 2019. The results is from 14 indicators of assessment was obtained the percentage of suitability those are FIK 37,2%, FE 54,6%, FBS 18,36%, and FMIPA 36,81%. The conclusion is the highest percentage of suitability is the Deanery of FE, that is 54,6%. Keywords: Fire, Fire Management, AUN-QA
Potensi Bahaya pada Home Industry Konveksi Wati, Isa Sukma
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.31829

Abstract

ABSTRAK Jawa Tengah pada tahun 2017 mengalami 30.383 kecelakaan kerja. Pada tahun 2018 angka kecelakaan kerja di Jawa Tengah mencapai 1.468 kasus. Sedangkan pada Kabupaten Semarang pada tahun 2015 terjadi 1.336 kasus kecelakaan kerja, yang meninggal dunia terdapat 6 orang, serta di tahun 2016 hingga bulan maret tercatat 6 pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan observasional dengan wawancara mendalam.Informan penelitian terdiri dari 16 dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak potensi bahaya pada ketiga Home Industry konveksi yaitu bahaya mekanik, bahaya ergonomic, bahaya listrik, bahaya kimia, bahaya biologi dan bahaya psikologis di setiap proses kerja konveksi. Simpulan gambaran potensi bahaya pada Home Industry konveksi Permata, Kalisegoro dan Fanny yaitu: jari terkena jarum, jari tergunting, tersandung, terjatuh, terpeleset, terpotong, tersayat, postur kerja yang janggal dengan posisi berdiri setengah membungkuk badan dan leher, aktivitas tangan secara berulang, tersengat arus listrik, kebakaran. ABSTRACT Central Java in 2017 experienced 30,383 work accidents. In 2018 the number of work accidents in Central Java reached 1,468 cases. Whereas in Semarang Regency in 2015 there were 1,336 occupational accidents, 6 people died, and in 2016 up to March 6 workers died due to work accidents.This type of research is descriptive qualitative, with an observational approach with in-depth interviews. The research informants consisted of 16 selected with purposive sampling techniques. Data collection techniques used interviews and observation.The results showed that there were many potential dangers in the three Home Industry convections. This research was conducted in May-June 2019 at the Home Industry convections Permata, Kalisegoro, Fanny. namely mechanical hazards, ergonomic hazards, electrical hazards, chemical hazards, biological hazards and psychological hazards in every work process of convection.Conclusions from the potential hazards in the Home Industry Permata, Kalisegoro and Fanny convection, namely: fingers hit by needles, fingers cut, tripping, falling, slipping, cut, slashed, odd work posture with standing position half bent body and neck, repetitive hand activities, electric shock, fire. Keywords: Potential Hazard, Hazard Identification, Hazard Control
Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) untuk Penderita Balita Gizi Buruk Aryani, Noer Arsyita; Wahyono, Bambang
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.31955

Abstract

Abstrak Puskesmas Welahan I merupakan puskesmas dengan persentase balita gizi buruk yang mengalami peningkatan setiap tahunnya, pada tahun 2015 (0,81%), tahun 2016 (4,35%) dan tahun 2017 (4,73%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program PMT-P untuk penderita balita gizi buruk di Puskesmas Welahan I Kabupaten Jepara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengambilan informan secara purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan program ini belum berjalan dengan optimal seperti pada tahap masukan terdapat kendala yaitu belum memiliki sarana gudang untuk menyimpan paket makanan, kemudian tahap proses meliputi perencaanaan seperti perhitungan harian balita, tidak ada kelompok ibu balita, kemudian tahap pemantauan belum berjalan dengan maksimal dikarenakan terdapat anggota keluarga yang ikut mengkonsumsi, serta pada tahap pencatatan belum dilaksanakan pencatatan harian daya terima terhadap makanan yang diberikan dan cakupan program PMT-P masih rendah. Saran penelitian ini adalah instansi terkait untuk meningkatkan serta pengawasan pelaksanaan program PMT-P. Kata kunci: Evaluasi, Program PMT-P, Balita Gizi Buruk. Abstract Welahan 1 Primary Healthcare Center has the percentage of malnourished children under five years old increasing every year, 0.81% in 2015, 4.35% in 2016 and 4.73% in 2017. The purpose of this study is to determine the evaluation of the Feeding Programme for under-five sufferers of malnutrition in the Welahan 1 Healthcare Center, Jepara. This research is qualitative with the informants taken by purposive sampling. The results showed that the implementation of this program had not run optimally as in the input stage there were constraints, having no warehouse facilities to store food packages, then the process stage included planning such as daily toddlers' calculations, having no toddler mother group, then the monitoring stage had not proceeded due to there are family members who consume it. In the recording stage there has not been a daily record of receiving food and the coverage of the PMT-P program is still low. From this research, it is suggested to related agencies to improve and supervision of implementation Feeding Programme. Keywords: Evaluation, Feeding’s Programme, Malnutrition Toddler.
Praktik Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Octaviyani, Melly; Budiono, Irwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Puskesmas Pandanaran merupakan puskesmas dengan cakupan pemberian ASI eksklusif terendah se-Kota Semarang tahun 2017 sebesar 29.77% (170 bayi) dan tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 40,88% (139 bayi) namun belum memenuhi target 65%. Tujuan penelitian untuk mengetahuii faktor yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pandanaran. Desain penelitian menggunakan mixed method. Jenis penelitian adalah observasionall analitik, desain cross sectional. Sampel ditetapkan sebesar 64 ibu menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yakni kuesioner dan pedoman wawancara. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Data kualitatif disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,014), pekerjaan (p=0,005), paritas (p=0,004), pelaksanaan IMD (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,001), dukungan petugas kesehatan (p=0,004), dukungan kader posyandu (p=0,001) dan tidak terdapat hubungan pendidikan, umur ibu (p=0,702), kondisi kesehatan ibu (p=0,33). Simpulan penelitian ini, pengetahuan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. ABSTRACT Pandanaran Community Health Center is a health center with the lowest coverage of exclusive breastfeeding in Semarang City in 2017 amounting to 29.77% (170 babies) and in 2018 increased to 40.88% (139 babies) but did not meet the 65% target. The purpose of the study was to determine the factors associated with the practice of exclusive breastfeeding. The research design uses mixed method. This type of research is observationall analytic withdesign cross sectional. The sample at 64 mothers using a simple random sampling technique. The research instruments were questionnaires and interview guidelines. Quantitative data were analyzed using chi square and logistic regression. Qualitative data is presented in narrative form. The results showed that there was a relationship of knowledge(p=0,001), attitude(p=0,014), employment(p=0,005), parity(p=0,004), implementation of IMD(p=0,001), family support(p=0,001), support health workers(p=0.004), support for posyandu cadres(p=0,001) and were not asossiated educationall relationship, maternal age(p=0.702), maternal health condition(p=0.33). Conclusion of this study, knowledge is the most influential factor in the practice of exclusive breastfeeding.
Manajemen Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Praja, Bravianty Agustine; Herawati, Yennike Tri; Witcahyo, Eri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.32352

Abstract

Abstrak Prolanis adalah program BPJS Kesehatan melalui FKTP bagi peserta BPJS Kesehatan dengan hipertensi dan DM tipe 2. Perhitungan rata-rata RPPB Puskesmas Sukowono belum memenuhi target minimal pada tahun 2018, yaitu 40,49%. Sedangkan RPPB Puskesmas Gumukmas telah memenuhi yaitu 100%. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran manajemen Prolanis di Puskesmas Sukowono dan Puskesmas Gumukmas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada Bulan April hingga Bulan Juli 2019. Hasil penelitian pada perekrutan peserta Prolanis Puskesmas Sukowono belum optimal dan tidak melakukan reminder. Penjaringan peserta Prolanis Puskesmas Gumukmas belum menyeluruh. Pengelolaan SDM kegiatan Prolanis Puskesmas Sukowono belum sesuai sedangkan pengorganisasian Prolanis Puskesmas Gumukmas sudah sesuai dalam semua aspek. Prolanis Puskesmas Sukowono tidak melaksanakan reminder dan home visit sedangkan Prolanis Puskesmas Gumukmas melaksanakan. Pelaksana evaluasi dan tindakan koreksi Prolanis Puskesmas Sukowono antara kepala puskesmas dan penanggung jawab Prolanis memiliki jawaban yang berbeda sedangkan jawaban kepala puskesmas dan penanggung jawab Prolanis Puskesmas Gumukmas sudah sama. Manajemen Prolanis Puskesmas Sukowono belum optimal dibandingkan dengan Prolanis Puskesmas Gumukmas. Abstract Prolanis is Social Security Agency of Health program through primary health care for hypertension and type 2 DM participants. Sukowono Primary Health Care RPPB average was not reaching minimum target in 2018, namely 40,49%. Whereas Gumukmas was reaching it namely 100%. This study was to find out the description of Prolanis management at Sukowono and Gumukmas Primary Health Care. This study was descriptive study conducted at April until July 2019. Study results showed recruitment of Prolanis participants at Sukowono was not optimal and not implement reminder while Gumukmas was not comprehensive in Prolanis participants screening. Management of Prolanis implementers at Sukowono was inapt while Prolanis organizing at Gumukmas was apt in all aspects. Sukowono Prolanis not implement reminder and home visit while Gumukmas Prolanis impelemented them. Evaluating and correcting implementer among the head of Sukowono and the person in charge of Prolanis had different answers meanwhile the answers among the head of Gumukmas and person in charge of Prolanis were same. Sukowono Prolanis management was not optimal than Gumukmas Prolanis. Keywords: Prolanis, Management
E-Booklet Personal Hygine terhadap Perilaku Pencegahan Skabies Pada Santri Pondok Pesantren Khusnuddin, Khusnuddin; Indarjo, Sofwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.32387

Abstract

Abstrak Kurangnya pengetahuan santri tentang personal hygiene dapat menimbulkan berbagai macam penyakit khususnya penyakit skabies. Kejadian skabies di ponpes mengalami peningkatan 20,8% pada tahun 2108 dan pada tahun 2019 menjadi 22,1%. Jika tidak segera ditangani penyakit skabies akan meyebar lebih luas. Faktor yang berperan dalam penyebaran penyakit ini adalah sanitasi yang buruk, kepadatan penduduk, sosial budaya, ekonomi, dan perilaku hygiene yang buruk. Peneliti mengembangkan media penyuluhan kesehatan yaitu media e-booklet personal hygine. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh e-booklet personal hygine terhadap perilaku santri Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh santri yang memenuhi kriteria inklusi dan enklusi dengan jumlah 82 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan teknik One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan nilai p atau sig = 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukan penyuluhan kesehatan menggunakan ­e-booklet personal hygine dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan peraktik responden. Saran dari penelitian ini adalah agar dilakukannya upaya peningkatan kebersihan dan kesehatan kulit agar terhindar dari penularan penyakit kulit skabies. Kata Kunci : Skabies, R&D, E-Booklet
The Safety Education (Pendidikan Keselamatan) di Sekolah Menengah Atas Sari, Kristiana Wulan; Widowati, Evi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.33081

Abstract

Road traffic injury is the leading cause of death among children aged 15-19 years old who are included in the education group level of Senior High School. The purpose of this research is to determine the overview of the application of safety education in Senior High School. This type of research is descriptive qualitative with 15 research subjects determined by purposive sampling technique. The research instrument uses interview guides, observation sheets, and document study sheets. The results obtained by an appropriate assessment indicator on the main factors of learning amounted to 69.24%, an appropriate assessment indicator on human factors is 59%, and an appropriate assessment indicator on facilities and infrastructure factors is 92%. Appropriate assessment indicators, with the largest percentage were found in the Instructional Materials and Infrastructures Sport component by 100%. Assessment indicators that are not appropriate, with the largest percentage was found in the Student component by 38.9%. While the assessment indicators are not available, the largest percentage is in the curriculum component by 40%. The implementation of safety education in Senior High School 3 Pati is still lacking.
Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis Agustini, Alya; Indrawati, Fitri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i3.33304

Abstract

Abstrak Puskesmas Bonang I merupakan puskesmas dengan jumlah penderita filariasis tertinggi di Kabupaten Demak, pada tahun 2016 (8 kasus), 2017 (10 kasus), dan 2018 (12 kasus), sedangkan cakupan minum obat pencegahan filariasis pada tahun 2016 – 2018 mengalami penurunan, yaitu 87%, 85,64 %, dan 84,88% sasaran yang meminum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) filariasis di Puskesmas Bonang I Kabupaten Demak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara semi terstruktur dengan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program belum optimal seperti, pada sosialisasi sudah diselenggarakan, namun tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang program masih kurang. Informasi pelaksanaan program belum tersampaikan secara maksimal. Sumber daya manusia dari aspek kader masih kurang. Serta belum adanya pengawasan atas obat yang diminum di rumah, untuk memastikan obat sudah diminum oleh sasaran. Kesimpulan penelitian ini yaitu program POPM filariasis di Puskesmas Bonang I sudah berjalan namun belum optimal. Abstract Bonang I health center is the health center with the highest number of patients with filariasis in Demak Regency, 8 cases in 2016, 10 cases in 2017 and 12 cases in 2018, while the coverage of taking filariasis prevention drugs in 2016 - 2018 has decreased, namely 87%, 85.64%, and 84.88% of the targets were taking drugs. The purpose of this study was to analyze the implementation of the filariasis Mass Drug Administration (MDA) program in the Bonang I health center, Demak. This type of research is descriptive qualitative research. There were 9 informants in this study who were selected through a purposive sampling technique. The instrument used was a semi-structured interview guide with descriptive data analysis. The results showed that the implementation of the program was not optimal as in socialization, but the level of awareness and understanding of the community about the program was still lacking. Information on program implementation has not been conveyed to the fullest. Human resources in terms of cadres are still lacking. And there is no supervision of drugs taken at home, to ensure the drugs have been taken by the target. The conclusion of this study is that the POPM filariasis program at Puskesmas Bonang I is already running but is not yet optimal.

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue