cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development)
ISSN : 25415581     EISSN : 25415603     DOI : -
Core Subject : Health,
The "Higeia" (Journal of Public Health Research and Development) is a scientific periodical journal containing scientific papers in the form of qualitative and quantitative research reports or research articles (original article research paper) with focus on epidemiology, biostatistics and population, health promotion, health environment, occupational health and safety, health policy administration, public health nutrition, hospital management, maternal and child health, and reproductive health.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Pembentukan Kader Jumantik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa di Sekolah Dasar Rubandiyah, Hidayatul Issri; Nugroho, Efa
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) merupakan program dari Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai upaya pencegahan penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan Sekolah. Program tersebut belum bisa berjalan di semua sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan November 2017. Tujuan intervensi ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembentukan juru pemantau jentik (jumantik) terhadap tingkat pengetahuan siswa di SDN 1 Mluweh. Penelitian menggunakan desain One Group Pre test-Post test. Sampel sebanyak 52 siswa/siswi kelas 4 dan 5 SDN 1 Mluweh. Media yang digunakan dalam intervensi adalah flipchart dan lembar pantau jentik nyamuk. Hasil penelitian diketahui bahwa sebelum intervensi sebanyak 50,76% siswa memiliki pengetahuan tentang DBD. Selanjutnya terpilih sebanyak 4 siswa untuk dilatih menjadi kader jumantik sekolah. Setelah dilakukan intervensi, tingkat pengetahuan siswa meningkat sebesar 78,33%. Terjadi peningkatan pengetahuan pada siswa yang ditunjukkan dengan meningkatnya persentase pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan intervensi dilakukan. Abstract Eradication of Mosquito Breeding (PSN) was one of the School Health Unit (UKS) programs in preventing Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in School. But it had not been implemented in all elementary school. The purpose of this intervention was to determine the effect of Jumantik on the level of knowledge and attitude of students in SDN 1 Mluweh. This research was conducted in November 2017. Research used One Group Pre test-Post test design. Sample of 52 students of grade 4 and 5 SDN 1 Mluweh. The media used in the intervention were flipcharts and mosquito larvae observation sheets. From the result of the research, it was known that before intervention 50,76% students have knowledge about DHF. Subsequently selected as many as 4 students to be trained as Jumantik cadre in school. After intervention, the students' knowledge level was increase to 78.33%. There was an increase of knowledge toward the students shown by the increase of knowledge percentage before and after the extension activity is done. Keyword : Dengue Hemorrhagic Fever, Jumantik, Cadre, Public Health
Manajemen Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Vitriyana, Igadhini; Budiono, Irwan
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.22761

Abstract

Abstrak Berdasarkan data Pamsimas, Desa Tajungsari menunjukkan data dari total jumlah kepala keluarga 1.866 telah memiliki jamban sehat permanen sebanyak 1.106 kepala keluarga, jamban sehat semi permanen sebanyak 395 kepala keluarga, jamban sehat sharing 248 kepala keluarga dan Open Defecation Free sebanyak 117 kepala keluarga, Performance sarana air minum berkelanjutan sebesar 44,26% dan Performance kesehatan sebesar 85,94%. Data warga penerima manfaat sebesar 5.989 jiwa dengan akses sanitasi air minum sebesar 269 kepala keluarga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2018. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi manajemen pelaksanaan program Pamsimas di Desa Tajungsari. Jenis penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan belum seluruh warga terlibat dalam proses koordinasi, belum adanya keterlibatan perempuan, komunikasi diantara tim pelaksana masih kurang dan belum adanya kesepakatan mengenai pemberian gaji kepada tim pelaksana serta kurangnya sumber daya manusia pada tim pelaksana. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat kekurangan pada proses koordinasi, diperlukannya motivasi berupa edukasi kepada tim pelaksana, serta proses komunikasi dan pengarahan sudah berjalan baik. Abstract Based on Pamsimas data, total number of families in Tajungsari village were 1.866 which 1.106 families had permanent healthy toilet, 395 families had semi permanent healthy toilet, 248 families had sharing healthy toilet, and 117 families had Open Defecation Free. Performance of sustainable drinking water was about 44,26% and the performance of health was 85,95%. Local people who got benefit from this were 5.989 people with the access of drinking water were 269 families. This research was conducted on March 2018. This research has aimed to evaluate management implementation of Pamsimas. The method of this research was qualitative with case study. This research showed that not all of people have been involved in the coordination process, there was no involvement of womens, comunication between the team was less and have not yet a deal about the their salaries plus the lack of human recources. The conclusion of this research was deficiances in the coordination process, needed of motivation and education to implementation team plus commmunication, direction process had been well.
Penerapan Alat Pelindung Diri Tangan pada Pekerja Bagian Produksi Arpian, Irfan David
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.22804

Abstract

Abstrak PT Putra Albasia Mandiri adalah pabrik produksi kayu lapis yang memiliki 400 pekerja, di tempat ini ada 6% kecelakaan kerja pada tahun 2016-2017 yang direkap secara triwulan, kecelakaan kerja terbanyak terjadi pada bagian produksi yaitu sebanyak 5% kasus kecelakaan kerja seperti iritasi mata, terjepit, dan terkena gergaji. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018 bertujuan untuk mengetahui penerapan APD tangan di PT Putra Albasia Mandiri Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jumlah informan sebanyak enam responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan dokumentasi, serta pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian didapatkan gambaran APD tangan di PT Putra Albasia Mandiri sudah menerapkan APD tangan sebesar 75% yang sesuai dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor PER.08/MEN/VII/2010 pasal 7 ayat 2, faktor pendukung menggunakan APD tangan adalah ketersedian SDM seperti tenaga K3, ketersediaan alat pelindung tangan, kenyamanan, peraturan, dan pengawasan. Simpulan penelitian ini yaitu penerapan APD tangan pada pekerja di PT Putra Albasia Mandiri Temanggung yaitu sebesar 75%. Abstract PT Putra Albasia Mandiri was a plywood production plant with 400 workers, in this place there were 6% of work accident in 2016 - 2017 which a quarterly recap, in the most self-made production part of 5% of accident cases such as work eye irritation, cuffs, and exposed chainsaws. This research has been done in February 2018 and the purpose of this research to know application of PPE hand in PT Putra Albasia Mandiri Temanggung. The research method used qualitative research, the number of informants was six respondents, the research instrument used interview and documentation guidance, and the examination of data validity used triangulation of source and technique. The result of the research showed that PPE hand in PT Putra Albasia Mandiri had applied PPE Hand equal to 75% according to the Regulation of Minister of Manpower and Transmigration Year 2010 Number PER.08 / MEN / VII / 2010 Article 7 paragraph 2, supporting factor used PPE hands were availability of human resources such as K3 personnel, the availability of hand protective equipment, comfort, regulation, and supervision. The conclusion of the research was hand PPE implemantation in the workers in PT. Putra Albasia Mandiri Temanggung was 75%. Keyword : PPE, Worker, Production
Pengetahuan Risiko Pernikahan Dini pada Remaja Umur 13-19 Tahun Oktavia, Eka Radiyani; Agustin, Fatehah Rahma; Magai, Nandito Mapian; Widyawati, Sigit Ambar; Cahyati, Widya Hary
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i2.23031

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dini adalah menikah pada usia kurang dari 20 tahun. Banyaknya kejadian pernikahan pada usia muda yaitu usia dibawah 20 tahun yang merupakan salah satu permasalahan yang berkaitan dengan sistem reproduksi pada remaja yang sangat memerlukan perhatian dan resiko pernikahan dini. Untuk itu perlu diteliti tingkat pengetahuan remaja di Desa Pudak Payung tentang resiko pernikahan dini terhadap remaja usia 13 – 20 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2017 yang dilakukan di Lingkungan RW 06 kelurahan Pudak Payung Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik sampel dengan jumlah sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuosioner. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pengetahuan responden ada tiga golongan yaitu golongan baik, cukup, dan kurang. Berdasarkan data yang telah di dapat melalui kuesioner yaitu Pengetahuan responden dari 30 responden yang berpengetahuan baik sebanyak 2 responden ( 8%), responden dengan pengetahuan cukup sebanyak 23 responden (78%), dan yang berpengetahuan kurang sebanyak 5 responden (14%). Hal ini peneliti dapat simpulkan bahwa dari hasil perhitungan melalui tabel frekuensi tingkat pengetahuan responden di Desa Pudak Payung mayoritas tergolong berpengetahuan cukup dengan presentase 78%, dipengaruhi oleh rendahnya pendidikan remaja dan pemahaman dari remaja yang minim. Oleh karena itu diharapkan remaja untuk memahami dan mendapatkan informasi tentang pengetahuan resiko pernikahan dini supaya dapat menekan terjadinya pernikahan dini pada remaja di Desa Pudak Payung. Abstract Survey results in September 2017 conducted on 30 young women in Pudak Umbrella Village, found 4 young women (13.3%) who did not understand about the risk of early marriage. This had implications for the high incidence of early marriage age under 20 years, whereas in Semarang City there was already a policy on Child Friendly City. This study aimed to determine the image of early marriage risk knowledge in adolescents aged 13-19 years in Pudak Payung Urban Village. This research used descriptive quantitative research method with cross sectional study. This research activity was conducted on November 22nd, 2017 which was done in Neighborhood RW 06 Pudak Payung Urban Village Semarang. The sample of this study amounted to 30 respondents. The research instrument used questionnaires, documentation and observation. The results showed that respondents who were well knowledge as much as 2 respondents (8%), quite as much as 23 respondents (78%), and less as many as 5 respondents (14%). The conclusion of this research was the level of knowledge of adolescents aged 13-19 years in Pudak Payung Village majority classified as knowledgeable enough with percentage 78%, influenced by low education of adolescents and understanding of teenagers minimal. Keyword : Knowledge, Early Marriage, Youth
Kondisi Demografi Ibu dan Suami pada Kasus Kematian Ibu Handayani, Sri; Mubarokah, Kismi
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i1.23060

Abstract

Salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 adalah menurunnya angka kematian ibu (AKI). Di Kota Semarang AKI masih menjadi perhatian penting dimana pada 2017 kasus AKI masih tinggi yaitu 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan faktor risiko ibu meninggal karena kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, data penelitian merupakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Semarang tentang AKI tahun 2015 dan 2016. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 67 kasus AKI. Data diolah dengan menggunakan uji deskriptif dengan menyajikan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ibu meninggal rata-rata 30 tahun, dengan 70,1% tergolong dalam kelompok non-risti menurut umur. Tingkat Pendidikan ibu sebagain besar pada kategori menengah (70,1%), sebagian besar merupakan ibu rumah tangga (58,2%), Jarak melahirkan anak rata-rata 3 tahun, ibu hamil meninggal rata-rata pada kehamilan usia 33 bulan (trimester ketiga). Sebagian besar kasus melakukan kunjungan antenatal care (80,6%). Sebagaian besar kasus meninggal pada saat nifas (83,3%) dan bayi yang dilahirkan 58,3% hidup. One of targets of sustainable development goals (SDGs) 2030 is decreasing number of maternal mortality rate. In Semarang city, maternal mortality still become an important concern which is in 2017 number of cases was 23 cases. Study aimed was to describe characteristic and risk factor of maternal mortality. Study was descriptive study, data of the study was secondary data of maternal mortality of Health Department of Semarang city year 2015 and 2016. Sample was 67 cases of maternal mortality. Data analyzed with descriptive test provides frequency distribution table. Result showed that age of maternal mortality in average was 30 years old, with 70,1% was in non-high-risk group based on age. Level of education mostly in middle group (70,1%), majority was housewife (58,2%). The average of Spacing between pregnancy was 3 years, maternal mortality in average death on 33 months old pregnancy. Majority cases performed ANC (80,6%). Mostly cases death in childbed period (83,3%) and baby was delivered life (58,3%).
Keluhan Iritasi Mata Perenang di Kolam Renang Rahmawati, Nurul
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.23128

Abstract

Abstrak Rekapitulasi kualitas air kolam renang di Kota Semarang pada tahun 2016 sebanyak 80% tidak sesuai baku mutu sisa klor. Survei pendahuluan menunjukkan ketidaksesuaian kualitas sisa klor dan pH dengan baku mutu serta 60% perenang mengalami keluhan iritasi mata. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018, tujuan penelitian ini mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan iritasi mata perenang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 106, ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Data dianalisis uji chi square. Hasil menunjukan bahwa responden penelitian yang mengalami keluhan iritasi mata sebanyak 63,2% perenang. Hasil uji statistik menunjukan sisa klor (0,001), nilai pH (0,031), kacamata renang (0,0001), lama berenang (0,0001), dan gaya renang (0,0001) berhubungan dengan keluhan iritasi mata perenang. Simpulan penelitian ini variabel sisa klor, penggunaan kacamata renang, lama berenang dan gaya renang berhubungan dengan keluhan iritasi mata. Abstract Recapitulation of water quality measurement in Semarang City in 2016 was 80% unsuitable with chlorine residual quality standard. The preliminary survey showed an inconsistency with the quality standards and pH of the swimming pool then 60% have complaints of eye irritation. This study was conducted in 2018, the purpose of this research was to determine factors related with symptoms of swimmer's eye irritation. This research was analytic observational with cross sectional research design. This research sample of this research was 106, used proportional random sampling technique. Data were analyzed by using chi square test. Results showed that the respondents who experienced eye irritation symptoms as much as 63.2% swimmers. Results of statistical test showed chlorine residue (0.001), pH value (0,031), swimming glasses (0.0001), duration swimming (0.0001), and swimming style (0.0001) related to swimmer's eye irritation symptoms. The conclusions of this study was chlorine residual variables, use of swimming goggles, length of swimming and swimming styles related to eye irritation symptoms. Keyword : Symptoms, Eye Iritation, Swimmer
Faktor Lingkungan dan Perilaku Kejadian Pneumonia Balita Usia 12-59 Bulan Dewiningsih, Umar
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.23512

Abstract

Abstrak Jumlah pneumonia balita di Puskesmas Kedungmundu tahun 2017 adalah 1.091 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko lingkungan dan perilaku yang berhubungan pada balita pneumonia di Puskesmas Kedungmundu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol (40 kasus, 40 kontrol) berdasarkan proportioned stratified random sampling. Penelitian dilakukan pada bulan April 2018 menggunakan alat pengukur, observasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan uji chi square dan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang signifikan adalah keberadaan plafon (OR=5,16), luas ventilasi kamar (OR=14,79), jenis dinding rumah (OR=9,00), kepadatan hunian rumah (OR=3,77), paparan asap obat nyamuk bakar (OR=3,40), jarak rumah dan jalan (OR=6,33), dan perilaku membersihkan rumah (OR=5,12). Simpulan dari penelitian in yaitu ada keterkaitan antara keberadaan plafon, luas ventilasi kamar, jenis dinding rumah, kepadatan hunian rumah, paparan asap obat nyamuk bakar, jarak rumah dan jalan, serta perilaku membersihkan rumah pada balita pneumonia. Abstract The number of infant pneumonia at Kedungmundu Public Health Center in 2017 was 1,091 cases. The purpose of this study was to determine the environmental and behavioral risk factors associated with toddler pneumonia at Kedungmundu Health Center. The type of this study was kuantitatif with case control design (40 cases, 40 controls) based proportioned stratified random sampling. The study was conducted in April 2018 using gauges, observations, and interview guides. Data analysis used univariate, bivariate, and multivariate. Significant variables were presence of ceiling (OR = 5.16), ventilation area (OR = 14.79), house wall type (OR = 9.00), house occupancy density (OR = 3.77), the exposure of mosquito coil smoke (OR = 3,40), house and road distance (OR = 6,33), and house cleaning behavior (OR = 5,12). There is a correlation between the existence of the ceiling, area of room ventilation, type of wall of the house, density of the house occupancy, exposure of mosquito coil smoke, distance of the house and the road, and behavior of cleaning the house in toddlers pneumonia. Keyword : Environmental, Behavior, Toddlers pneumonia
Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen Arwinno, Lia Dheka
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i3.23520

Abstract

Abstrak Muskuloskeletal Disorders pada penjahit merupakan penyakit akibat kerja yang paling banyak terjadi salah satunya nyeri puggung bawah (NBP) yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Besarnya kasus dan dampak yang ditimbulkan oleh NBP pada sektor menjahit perlu dikendalikan. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada penjahit garmen PT. Apac Inti Corpora. Jenis penelitian ini adalah survei analitik, pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian yaitu 50 orang penjahit garmen dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dan hasil menunjukkan variabel berhubungan dengan keluhan NPB adalah kebiasaan olahraga (p value=0,001); masa kerja (p value=0,001); dan penambahan bantalan kursi kerja (p value=0,029). Variabel tidak berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah adalah usia (p value=1,000), Indeks Masa Tubuh (p value=1,000). Saran untuk penjahit garmen PT. Apac Inti Corpora yaitu melakukan kebiasaan olahraga berenang, istirahat 5-15 menit setelah 2 jam bekerja, dan memakai bantalan kursi kerja. Abstract Muskuloskeletal Disorders on the sewing is a disease caused by work most often one of them low back pain (LBP) that affect the work productivity. The magnitude of the case and the impact of the LBP on the sewing sector needs to be controlled. The study was conducted in May 2018. This study aimed to determine the factors associated with LBP complaints at tailor garmen PT. Apac Inti Corpora. This research used survey analytic with cross sectional approach. The number of samples used purposive sampling with 50 garment tailor. Data were analyzed by chi square test. The result test showed that variables related with LBP complaints were sport habits (p value=0,001); length of service (p value=0,001); and addition of bearing on work chair (p value=0,029). Variables that not related to LBP complaints are age (p value=1,000) and IMT (p value=1,000). Suggestions for garment tailor PT. Apac Inti Corpora is to do sporting habits swimming, rest 5-15 minutes after 2 hours of work, and wear seat cushions. Keywords : Complaints, Low Back Pain, Tailor, Garment
Penggunaan Job Hazard Analysis dalam Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja pada Pengrajin Logam Azady, Al Asyhar Aahyu; Widowati, Evi; Rahayu, Sri Ratna
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i4.23564

Abstract

Abstrak Setiap tempat kerja selalu mempunyai risiko kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Pada tahun 2013 telah terjadi 406 kasus kecelakaan kerja di Kabupaten Boyolali, 372 pekerja (91,6%) berhasil sembuh, 25 pekerja (6,1%) sementara tidak mampu bekerja, 4 pekerja (0,9%) mengalami cacat, dan 5 pekerja (1,2%) meninggal dunia. Insiden kecelakaan dan cedera di tempat kerja dapat dikurangi dengan penggunaan Job Hazard Analysis. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya serta pengendalian yang tepat pada industri logam UD. A&D dengan metode Job Hazard Analysis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 bahaya dan 82 risiko yang teridentifikasi. Hasil penilaian risiko terdapat 24 (29,6%) risiko rendah, 27 (32,9%) risiko sedang dan risiko tinggi berjumlah 31 (37,8%). Hasil penilaian dan pengendalian risiko dirancang dalam bentuk form Job Hazard Analysis. Kesimpulan penelitian ini adalah potensi bahaya yang ada belum dilakukan pengendalian secara optimal. Abstract Each workplace always has a risk of possible accidents and occupational diseases. In 2013 there were 406 work accident cases in Boyolali District, 372 workers (91.6%) recovered, 25 workers (6.1%) were unable to work, 4 workers (0.9%) were disabled, and 5 workers (1.2%) died. Incidents of accidents and workplace injuries can be reduced by the use of Job Hazard Analysis. This research was conducted in 2018. The purpose of this research is to know the potential danger and proper control on UD metal industry. A & D with Job Hazard Analysis method. The type of this research is descriptive qualitative with observational approach.The results showed 46 hazards and 82 identified risks. Risk assessment results were 24 (29.6%) low risk, 27 (32.9%) medium and high risk 31 (37.8%). The results of risk assessment and control are designed in the form of Job Hazard Analysis form. The conclusion of this research is the potential hazard that has not been done optimally. Keyword : Job Hazard Analysis (JHA), Potential Hazard, Risk Analysis
Faktor Individu, Paparan Debu, dan CO dengan Gambaran Faal Paru Petugas SPBU Novtasari, Diah Indriyani; Wijayanti, Yuni
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v2i4.23617

Abstract

Abstrak Tujuh puluh persen pencemaran udara berasal dari emisi kendaraan bermotor. Efek dari emisi kendaraan bermotor dapat mengganggu fungsi paru-paru salah satunya petugas SPBU. Penelitian ini dilakukan di dua SPBU yang berada di ruas jalan dengan volume kendaraan tertinggi pada tahun 2018 yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor individu, paparan debu, dan CO dengan gambaran faal paru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 34 petugas SPBU dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji Mann Whitney. Hasil menunjukkan ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,035), masa kerja (p=0,017), dan kebiasaan merokok (p=0,023) dengan gambaran faal paru. Sedangkan, variabel umur, lama paparan, penggunaan APD, status gizi, riwayat penyakit, paparan debu, dan CO tidak berhubungan dengan gambaran faal paru. Simpulan penelitian ini yaitu jenis kelamin, masa kerja, dan kebiasaan merokok berhubungan dengan gambaran faal paru pada petugas SPBU. Disarankan untuk menggunakan APD ketika bekerja serta mengurangi perilaku merokok. Abstract Seventy percent of air pollutions comes from motor vehicle emissions. The effects of the emissions can interfere the lung function, especially for the gas station officers. This study was conducted at two gas station located in road with highest vehicle volume in 2018 which to know the relation between individual factor, dust exposure, and CO with the lung function. The type of this study was analytic observational with cross sectional design. The sample was 34 gas station officers with total sampling technique. Data were analyzed using Chi-square and Mann Whitney test. The results showed there were related between sex (p = 0,035), length of work (p = 0,017), and smoking habit (p = 0,023) with lung function. Age, long exposure, usage of personal safety, nutritional status, history of disease, dust exposure, and CO not related with lung function. The conclusions were gender, length of work, and smoking habits related with the lung function at the gas station officer. It’s recommended to use personal safety when working and reduce smoking behavior. Keyword : Air Pollution, Motor Vehi-cle, Lung Function, Gas Station Officer

Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 3 (2024): July 2024 Vol 8 No 2 (2024): April 2024 Vol 8 No 1 (2024): January 2024 Vol 7 No 4 (2023): October 2023 Vol 7 No 3 (2023): July 2023 Vol 7 No 2 (2023): April 2023 Vol 7 No 1 (2023): January 2023 Vol 7 No Sup (2023): Suplemen July 2023 Vol 6 No 4 (2022): October 2022 Vol 6 No 3 (2022): HIGEIA: Juli 2022 Vol 6 No 2 (2022): Higeia: April 2022 Vol 6 No 1 (2022): HIGEIA: January 2022 Vol 5 No 4 (2021): HIGEIA: Oktober 2021 Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 Vol 5 No 2 (2021): HIGEIA: April 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2021 Vol 5 No 1 (2021): HIGEIA: January 2020 Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020 Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No 3 (2020): HIGEIA: July 2020 Vol 4 No Special 3 (2020): HIGEIA: November 2020 Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020 Vol 4 No Special 2 (2020): HIGEIA: October 2020 Vol 4 No Special 1 (2020): HIGEIA: September 2020 Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020 Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019 Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 2 (2019): HIGEIA: April 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 3 No 1 (2019): HIGEIA: January 2019 Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 4 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 3 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 2 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 2 No 1 (2018): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 4 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 3 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 2 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA Vol 1 No 1 (2017): HIGEIA More Issue