Articles
432 Documents
Ma’pasilaga Tedong: Analisis Tradisi Adat Pemakaman Rambu Solo Di Toraja Sulawesi Selatan
Patiung, Mirawaty;
Suleman, Ari Alpriansah;
dkk, Jumadi
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini ingin memaparkan bahwa rambu solo’ memiliki beberapa rangkaian kegiatan, salah satunya yaitu Ma’pasilaga Tedong (adu kerbau). Adapun tujuan penulisan ini ingin mengungkapkan bagaimana tradisi Ma’pasilaga Tedong, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya serta pergeseran nilai akibat modernisasi. Sehinga di harapkan dapat memberikan wawasan kepada generasi muda dan masyarakat tentang tujuan awal dari tradisi Ma’pasilaga Tedong. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu metode kajian pustaka. Dalam hal ini peneliti untuk melengkapi data-datanya mengunakan literatur laporan data-data mengenai penelitian sebelum yang berkaitan dengan tradisi Ma’pasilaga tedong di Toraja. Hasil dari penulisan ini didapatkan bahwa Rambu solo’ merupakan salah satu upacara kedukaan di mana didalamnya upacara tersebut memiliki beberapa rangkaian salah satunya yaitu tradisi Ma’pasilaga Tedong. Adapun tujuan awal dari Ma;pasilaga Tedong ini adalah sebagai hiburan bagi anggota keluarga yang sedang mengalami kedukaan dan hiburan bagi masyarakat yang telah bergotong royong dalam membuat pondok-pondok yang nantinya akan dipakai dalam upacara Rambu Solo’. Namun, rupanya tujuan tersebut telah mengalami pergeseran ditengah modernisasi pada saat ini di mana Ma’pasilaga Tedong sudah di jadikan ajang perjudian bagi masyarakat.
Strategi Perilaku Orang tua Murid Terhadap Kebijakan Zonasi Sekolah Pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Desa Kramat Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang
Inkim, Panji Adam;
Rochana, Totok
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah. Terdapat beberapa strategi perilaku yang dilakukan oleh orang tua murid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui bentuk strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah pada tingkat sekolah menengah pertama; dan 2) Mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi bentuk strategi perilaku orang tua murid terhadap kebijakan zonasi sekolah pada tingkat SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi perilaku orang tua murid tingkat SMP di Desa Kramat secara besar terbagi menjadi 4 yaitu mendampingi anaknya pada saat belajar, Memasukan anaknya ke dalam Lembaga bimbingan belajar, membekali ilmu agama, dan menjalin komunikasi dengan orang tua di lingkungan terdekat. 2) Faktor yang melatarbelakangi bentuk perilaku sosial orang tua murid yang paling berpengaruh adalah tingkat pendapatan orang tua, budaya di dalam keluarga, lingkungan sekitar.
Reproduksi Berita Hoax di Media Sosial Masyarakat Desa Rendeng Kabupaten Kudus
Syania, Tiara Dwi;
Luthfi, Asma
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembentukan ruang publik baru melalui media sosial yang digunakan masyarakat Desa Rendeng, menjadi akses bebas keluar masuknya berita hoax. Melalui media sosial, reproduksi berita hoax semakin mudah dilakukan dan berakibat masifnya perkembangan berita hoax pada media sosial masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori Kekuasaan dan Pengetahuan Michle Foucault. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui proses kegiatan reproduksi berita hoax pada meda sosial masyarakat Desa Rendeng. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Perkembangan berita hoax di Desa Rendeng tidak terlepas dari karakteristik yang tedapat pada berita hoax, segmentasi penerimaan berita hoax di masyarakat, serta metode penyebaran berita hoax di Desa Rendeng, 2) Tipologi respon masyarakat terhadap berita hoax terdiri dari proses tidak langsung percaya dan proses langsung percaya dengan berita hoax, sedangkan cara masyarakat mengidentifikasi berita hoax terdiri dari media sosial yang dimiliki dan tingkat kesadaran literasi media sosial masyarakat Desa Rendeng, 3) Proses masyarakat Desa Rendeng dalam mereproduksi berita hoax terdiri dari mengedit berita hoax serta mengkombinasikan dari berbagai sumber.
Bentuk - Bentuk Perilaku Konsumtif Mantan TKW Desa Tergo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
Pramistika, Triana Aprellia;
Arsal, Thriwaty
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perilaku konsumtif merupakan kegiatan konsumsi yang tidak di dasarkan pada kebutuhan melainkan keinginan dan kepuasan semata. Penelitian ini mengkaji tentang bentuk perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW saat berada di kampung halaman. Perilaku konsumtif yang dilakukan mantan TKW di Desa Tergo merupakan wujud dari kesuksesan yang telah dicapai selama bekerja menjadi TKW. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan penampilan (fashion) dan bentuk perilaku konsumtif dari segi berbelanja untuk keperluan gengsi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dengan menggunkaan 6 informan utama yaitu mantan TKW Desa Tergo. Validitas data menggunakan Triangulasi data guna untuk membandingkan data hasil wawancara informan utama dengan kenyataan sesungguhnya. Penelitian ini menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Paul Baudrillard untuk menganalisis perilaku konsumtif yang dilakukan oleh mantan TKW di Desa Tergo yang menunjukkan suatu gaya hidup. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa perilaku konsumtif mantan TKW sudah menjadi kebudayaan. Perilaku yang ditunukan oleh mantan TKW adalah dengan berpenampilan yang up to date dengan tujuan untuk menaikan tingkat gengsi di kehidupan masyarakat Desa Tergo.
Revitalisasi Folk Song (Nyanyian Rakyat) Sebagai Media Penanaman Nilai Dikalangan Masyarakat Banjar Kalimantan Selatan
Apriati, Yuli;
Alfisyah, Alfisyah;
dkk, Laila Azkia
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh makin hilangnya nyanyian rakyat dalam kehidupan masyarakat Banjar. Nyanyian rakyat merupakan kekayaan budaya yang memiliki kearifan lokal dan mengandung nilai-nilai yang luhur. Belakangan ini nyanyian rakyat sudah tidak banyak dikenal oleh generasi muda, tersingkir oleh serbuan lagu maupun musik populer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencoba memahami apa yang menjadi harapan dan angan-angan orang Banjar tentang kebudayaannya melalui nyanyian rakyat. Lebih khusus penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menginventarisir dan menganalisis berbagai nyanyian rakyat masyarakat Banjar yang masih bertahan dan masih digunakan dalam berbagai aktifitas kehidupan serta menggali nilai sosial budayanya dan sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda agar tidak punah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini, teks lirik nyanyian rakyat Banjar yang selama ini masih tersebar secara sporadic dalam bentuk lisan yang dikumpulkan untuk kemudian dianalisa bentuk dan fungsi pendidikannya. Hasil penelitian menunjukkan Beberapa nyanyian rakyat banjar yang masih bertahan dan masih digunakan dalam berbagai aktifitas kehidupan seperti saat menidurkan anak dan juga dinyanyikan dalam berbagai permainan tradisional anak-anak. Adapun nilai-nilai pendidikan sosial budaya yang terkandung dalam beberapa nyanyian rakyat: a) Nilai pendidikan agama, b) Nilai pendidikan kesopanan, c) Nilai pendidikan etika bekerja, d). Nilai pendidikan tanggung-jawab.
Fungsi Perkumpulan Haji Bagi Masyarakat di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora
Rinja, Achmad Zahrul;
Alimi, Moh. Yasir
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi perkumpulan haji bagi masyarakat di kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua makna ibadah haji bagi anggota perkumpulan haji Kecamatan Cepu yaitu wajib dan wajib bagi mereka yang mampu, sedangkan dalam hal predikat haji mereka memaknai predikat haji dengan simbol-simbol tertentu yaitu dengan pakaian dan perilaku. Bentuk kegiatan yang dilakukan oleh IPHI Cepu digolongkan menjadi dua jenis, yaitu kegiatan untuk internal dan eksternal. Fungsi kegiatan yang dilakukan oleh IPHI Cepu yaitu agar para jamaah haji dapat mengupayakan pelestarian haji mabrur, terpenuhinya kebutuhan spiritual masyarakat, terciptanya persatuan antar ormas Islam, dan terpenuhinya kebutuhan sebagian masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Pengetahuan Lokal dalam Praktek Pertanian di Dusun Pamulian Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang
Rustiana, Dewi;
Gunawan, Gunawan
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengetahuan lokal petani juga baik dalam menyikapi adanya inovasi dalam pertanian, hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kesuburan dan kesimbangan ekosistem tanah itu sendiri. Pengetahuan lokal juga dijadikan pedoman oleh petani untuk menentukan beberapa hal dalam melakukan aktivitas pertanian di petani Dusun Pamulian Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahuai sistem pertanian masyarakat Dusun Pamulian dalam pertanian, 2) Mengetahui pengetahuan lokal dalam praktek pertanian di masyarakat Dusun Pamulian. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Dusun Pamulian, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Subjek dalam penelitian ini adalah petani Dusun Pamulian. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan ethnoscience. Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa sistem pertanian petani Dusun Pamulian menggunakan tahapan sesuai dengan pengetahuan lokal yang petani miliki dan menggunakan inovasi dalam pertanian seperti pupuk dan traktor. Praktik pertanian dengan pengetahuan lokal yang masih diterapkan, yaitu kepercayaan supranatural menghitung hari baik untuk mengelolan lahan sampai menanam padi, representasi diterapkan hal tersebut supaya pertanian mereka mendapat keselamatan serta berhati-hati dalam melakukan pekerjaan. Pengetahuan lokal lain yang masih diterapkan penggunaan bahan alami untuk menanggulai hama, hal ini juga representasi dari petani dapat mengontrol penggunaan bahan kimia agar tidak berlebihan. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian ini adalah Penelitian mengenai Pengetahuan lokal dalam praktek pertanian di masyarakat Dusun Pamulian, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang dalam proses pewarisan pengetahuan lokal pertanian pada generasi selanjutanya bisa dilakukan dalam keluarga agar pengetahuan yang sudah ada tidak hanya sekedar dipraktekan mengikuti kebiasaan yang sudah sebelumnya namun bisa dipahami sepenuhnya.
Model Pendidikan Inklusi dan Respon Orang Tua dalam Implementasi Sekolah Inklusif di MI Keji Ungaran Barat, Semarang
Ramadanti, Fahriza Ragil;
Wicaksono, Harto
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai model pendidikan inklusi dan respon orang tua dalam implementasi sekolah inklusif. Sekolah inklusif merupakan sekolah yang hadir sebagai wujud dari pogram education for all yang memberikan kesempatan bagi para anak-anak berkebutuhan khusus untuk dapat bersekolah bersama dengan anak-anak normal lainnya dalam satu sekolah reguler yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui implementasi model pendidikan inklusi di MI Keji, 2) Mengetahui strategi pelaksanaan pendidikan inklusi di MI Keji, 3) Mengetahui respon orang tua dalam implementasi sekolah inklusi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Humanistik dari Abraham Maslow dengan konsep pendidikan antidiskriminasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi model pendidikan inklusi berupa model pendidikan inklusi pada kelas reguler dengan pullout dan disandingkan dengan berbagai program inklusi yang mendukung pelaksanaan pendidikan inklusi di MI Keji, 2) Strategi pelaksanaan pendidikan berupa upaya dalam menuntaskan permasalahan dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di MI Keji berupa kesiapan madrasah yang mencakup tersedianya GPK, sarana prasana aksesibilitas, penerapan kurikulum, dan adanya peserta didik ABK, 3) Respon orang tua terhadap implementasi sekolah inklusif di MI Keji berupa respon positif dengan menerima keberadaan ABK bersanding dengan non-ABK di MI Keji, meskipun sempat berhadapan dengan respon negatif pada awal mula didirikannya MI Keji sebagai sekolah inklusif.
Perubahan Minat Pemuda Dalam Usaha Ukiran Di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara
Zulfa, Ichda Zakiyatuz;
Wijaya, Atika
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, baik dalam belajar maupun bekerja sebagai pengukir. Pemuda kurang berperan dalam mengembangkan usaha ukiran karena minatnya berubah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, 2) Mengetahui penyebab terjadinya perubahan minat pemuda dalam usaha ukiran, dan 3) Mengetahui dampak dari perubahan minat terhadap kelangsungan usaha ukiran. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adala teori pilihan rasional James S Coleman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa: 1) Bentuk perubahan minat pemuda ialah belajar keterampilan lain, menjalankan usaha sendiri, dan bekerja di luar usaha ukiran. Bentuk perubahan minat ini dilihat dari pekerjaan yang dipilih oleh pemuda. 2) Penyebab terjadinya perubahan minat pemuda disebabkan oleh tiga hal yaitu rendahnya pendapatan pengukir, image pengukir sebagai pekerjaan rendahan, dan tingkat pendidikan pemuda saat ini. 3) Dampak yang diakibatkan dari perubahan minat pemuda terhadap kelangsungan usaha ukiran adalah berkurangnya generasi penerus terhadap usaha ukiran dan usaha ukiran menjadi sepi pesanan. Kurangnya peran pemuda dalam usaha ini juga mengakibatkan usaha ukiran tidak berkembang.
Sekolah Ramah Anak: Kerja Sama Sekolah dan Orang Tua Siswa di SMP Negeri 26 Semarang
Ramadanti Putri, Indah Mentari;
Iswari, Rini
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SMP Negeri 26 Semarang merupakan sekolah di Semarang yang pertama kali mendeklarasikan sekolah ramah anak, serta mengajak orang tua siswa melakukan kerja sama dalam pelaksanaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kerja sama yang dilakukan sekolah dengan orang tua siswa dalam pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang, (2) Mengetahui pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualititatif non partisipatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumen. Lokasi penelitian berada di SMP Negeri 26 Semarang, jalan Mpu Sendok II, Kecamatan Banyumanik, Semarang. Penelitian ini menggunakan konsep kerja sama dari Hendropuspito dan kerja sama dalam pendidikan dari Zuhdi, serta pedoman sekolah ramah anak dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2015. Hasil penelitian ini adalah: (1) kerja sama antara pihak SMP Negeri 26 Semarang dengan orang tua dilakukan melalui pertemuan tatap muka, pembentukan paguyuban orang tua siswa, dan membuat grup whatsapp sebagai media komunikasi sekolah dengan orang tua siswa. (2) pelaksanaan sekolah ramah anak di SMP Negeri 26 Semarang dilakukan dengan memperhatikan komponen-komponen sekolah ramah anak yang diberlakukan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2015, akan tetapi terdapat beberapa komponen yang belum terpenuhi.