cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
Desain Instrumen Tes Pemahaman Konsep Berbasis HOT dengan Analisis Model Rasch Aprilia, Nurkintan; Susilaningsih, Endang; Priatmoko, Sigit; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The demands of the 21st century, students must have a high understanding of concepts. This study aims to develop a HOT-based two-tier multiple choice diagnostic test instrument to determine the profile of students' understanding of concepts analyzed using the Rasch model. The research method used is research and development. The design of this study uses the 4D model. The subjects in this study were students of class X SMAN 1 Bae Kudus. Data collection techniques are done by observation, documentation, tests, and questionnaires. Data analysis uses classical model analysis and Rasch model. In the classical model analysis, analysis of validity, reliability, difference power, and item difficulty level was carried out, while the Rasch model analysis carried out reliability analysis, item fit, wright map, item measure, person fit, person measure and DIF items. The test instrument in this study tested the reliability and validity of the contents, constructs and items. Profile understanding of students' concepts with the criteria of understanding concepts by 55%, positive misconceptions by 10%, negative misconceptions by 17%, and not understanding concepts by 18%. Both students and teachers gave positive responses to test instrument. As many as 97% of students gave positive responses to the developed test instruments.
Desain E-Supplement sebagai Bahan Ajar Multirepresentasi Asam Basa Berbasis Blended Learning Rohmawati, Baiti; Supardi, Kasmadi Imam; Susilaningsih, Endang; Wijayati, Nanik
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan tanggapan positif siswa pada e-supplement asam basa. Desain penelitian yang digunakan yaitu model pengembangan 4D yang telah dimodifikasi. Desain penelitian tersebut terdiri dari define, design, develop, dan dissemination. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi pakar dan tanggapan siswa pada uji coba kecil, uji coba besar, dan implementasi. E-supplement yang dikembangkan memiliki karakteristik berbasis multirepresentasi dan digunakan secara online. Hasil validasi kelayakan materi dan media berturut-turut mendapat rerata skor 63,5/68 dengan kategori sangat layak dan 71/80 dengan kategori sangat layak. E-supplement yang dikembangkan mendapatkan tanggapan positif dengan proporsi 36 dari 101 siswa (35,64%) memberi tanggapan sangat baik, 60 dari 101 siswa (59,41%) memberi tanggapan baik, dan 5 dari 101 siswa (4,95%) memberi tanggapan cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian, e-supplement asam basa multirepresentasi berbasis blended learning yang dikembangkan layak dan mendapatkan tanggapan positif dari siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI ETNOSAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI REDOKS SISWA MA NEGERI BLORA Ramandanti, Sofia Kusuma; supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui ada dan tidaknya besarnya pengaruh pembelajaran Problem Based Learning terintegrasi etnosains terhadap pemahaman konsep siswa MA Negeri Blora. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian posttest only experiment, dimana subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok penelitian yaitu kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2. Setelah diberi perlakuan, kedua kelompok tersebut diberikan posttest untuk mengukur hasil dari perlakuan yang telah diberikan. Hasil persentase siswa pada kategori paham konsep kelas eksperimen 1 lebih tinggi dari kelas eksperimen 2 dengan beda selisih dari nilai rata-rata sebesar 4,98%. Perbedaan persentase paham konsep antara kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 menunjukkan bahwa pembelajaran terintegrasi etnosains berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa pada pembelajaran redoks. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 1 lebih besar dari pada kelas eksperimen 2 yaitu sebesar 51,52 dan 49,73 Perbedaan rata-rata nilai antara kelas eksperimen 1 dengan kelas eksperimen 2 menunjukkan adanya pengaruh positif penggunaan model pembelajaran terintegrasi etnosains pada materi redoks. Besarnya pengaruh problem based learning terintegrasi etnosains terhadap pemahaman konsep kimia siswa kelas X MA Negeri Blora sebesar 0,81%.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan LKS-E Multirepresentasi Terhadap Pemahaman Konsep pada Materi Larutan Asam dan Basa Hasanati, Zuyyina; Supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan penggunaan LKS-E Multirepresentasi terhadap respon siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment. Desain penelitian ini adalah posttest only control group design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas XI MIPA di MAN 2 Kota Semarang. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode tes three tier multiple choice untuk mengukur pemahaman konsep siswa dan metode angket untuk mengetahui respon siswa terhadap LKS-E Multirepresentasi. Instrumen penelitian berupa LKS-E Multirepresentasi, soal tes dan angket respon siswa. Instrumen tes yang digunakan diujicobakan terlebih dahulu sebelum digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan LKS-E Multirepresentasi terhadap pemahaman konsep yang dibuktikan dengan uji t, korelasi point biserial dan koefisien determinasi sebesar 46,4%. Siswa memberikan respon dalam kategori cukup baik terhadap LKS-E Multirepresentasi. Hasil ini berdasarkan pada rata-rata skor total angket dari 34 siswa pad akelas eksperimen adalah 29,35 dari 45. Kata Kunci: larutan asam dan basa; LKS-E multirepresentasi; pemahaman konsep.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terintegrasi Cooperative Learning tipe STAD dengan SEM Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Fuadi, Asyfa; Supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman materi kimia dalam pembelajaran dan hasil belajar kimia siswa pada materi hidrolisis garam masih kurang optimal. Maka perlu adanya inovasi model pembelajaran yang dapat membuat hasil belajar menjadi lebih baik. Salah satu model pembelajaran yang digunakan yaitu discovery learning terintegrasi cooperative learning tipe STAD dengan SEM. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI SMA Negeri 6 Semarang tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik cluster random sampling dan diperoleh kelas XI-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-3 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pretest-postest control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Pengaruh model pembelajaran discovery learning terintegrasi cooperative learning tipe STAD dengan SEM memberikan pengaruh sebesar 25,60 % dengan ketuntasan klasikal mencapai 81%. Besar peningkatan hasil belajar kelas eksperimen berdasarkan uji N-gain sebesar 0,54 dan termasuk dalam kategori sedang. Hasil analisis angket respon siswa terhadap model pembelajaran menunjukan bahwa siswa memberikan respon yang positif mengenai model pembelajaran yang diterapkan. Hasil ini menunjukan penerapan model pembelajaran discovery learning terintegrasi cooperative learning tipe STAD dengan SEM meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Instrumen Penilaian Collaborative Problem Solving Pada Materi Larutan Elektrolit Nonelektrolit Dan Analisisnya Menggunakan Rasch Model luthfiyah, ainun; Susilaningsih, Endang
Chemistry in Education Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i1.39385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk instrumen penilaian collaborative problem solving yang teruji ciri khas, kualitas, profil, kepraktisannya, serta respon siswa dan guru. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan modifikasi dari model pengembangan Borg and Gall. Langkah pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, perencanaan produk, pengembangan draf produk, uji coba skala kecil, revisi hasil uji coba, uji coba skala besar, implementasi, analisis data dan produk final. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII, XI, dan X MIPA SMAN 11 Semarang. Teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dokumentasi, serta angket. Analisis kelayakan meliputi validitas isi, validitas butir, dan validitas konstruk. Analisis soal tiap uji menggunakan model klasikal, untuk mengetahui respon siswa terhadap butir soal menggunakan model rasch di tahap implementasi. Ciri khas instrumen collaborative problem solving ialah kemampuan problem solving dan kemampuan kolaboratif yang dinilai dalam satu waktu. Kualitas instrumen dengan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Profil kemampuan collaborative problem solving siswa pada tiap uji coba menunjukkan kategori sedang. Kepraktisan produk mampu membuat siswa memecahkan suatu masalah secara berkolaborasi, soal-soal yang dibuat berkaitan dengan pemecahan masalah secara konseptual maupun daily life. Respon positif dari siswa dan guru ditunjukkan dengan jumlah persentase sebesar 58,7 %.
PROFIL METAKOGNISI PESERTA DIDIK PADA PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PENGUKURAN METAKOGNISI TERUJI PRODUK MATERI ASAM BASA Febrianti, Erta Alifah; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metakognisi merupakan salah satu keterampilan dasar pembelajaran mandiri untuk mempersiapkan pendidikan abad 21 yang diwujudkan melalui Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk instrumen tes pengukuran untuk mengetahui profil metakognisi peserta didik materi asam basa. Metode penelitian mengadaptasi model 4DThiagarajan yang dilakukan hanya sampai tahap 3D, yaitu define, design, development. Mahasiswa jurusan kimia UNNES sebanyak 10 orang sebagai subyek penelitian uji pendahuluan dan peserta didik SMA N 9 Semarang sebanyak 30 orang pada uji coba skala kecil & 60 orang pada uji coba skala besar. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari. Teknik analisis data profil metakognisi diperoleh dari analisis hasil jawaban peserta didik dan wawancara. Pengukuran reliabilitas instrumen menggunakan reliabilitas skor komposit koefisien alpha strata, dan diperoleh koefisien reliabilitas instrumen tes sebesar 0,917. Validitas instrumen tes melalui penilaian pakar dan didapatkan skor 34 dari total skor 40 sehingga dinyatakan valid. Hasil penelitian ketercapaian profil metakognisi paling tinggi pada kategori sedang yaitu 31 peserta didik dengan 49% sedangkan proporsi indikator paling tinggi pada level indikator mengembangkan pengenalan strategi berpikir dan merefleksi prosedur secara evaluative sebesar 24%. Simpulan dari penelitian ini adalah didapatkan produk pengembangan instrumen tes yang dinyatakan valid dan reliabel serta mampu mengukur profil metakognisi peserta didik dengan baik.
Pengaruh Praktikum Berbasis Guided Inquiry Berbantuan Virtual Lab terhadap Keterampilan Proses Sains Cahyaningrum, Intan; Mursiti, Sri; Sumarni, Woro; Harjono, Harjono
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bringin dengan populasi kelas XI MIPA yang terdiri dari empat kelas, pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen serta kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design dengan instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar soal. Kelas eksperimen diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran metode praktikum model konvensional. Hasil analisis keterampilan proses sains siswa secara keseluruhan menunjukkan bahwa treatment berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung (6,55) > ttabel (1,67). Keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu sebesar 85,87% dan 82,54% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan uji pengaruh antar variabel didapatkan hasil korelasi biserial sebesar 0,7219 yang termasuk dalam kategori kuat sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode praktikum berbasis guided inquiry berbantuan virtual lab berpengaruh kuat terhadap keterampilan proses sains siswa. Kata Kunci: guided inquiry; keterampilan proses sains; virtual lab
Analisis Pencapaian Kompetensi Kognitif Kimia Peserta Didik Materi Redoks Dan Tata Nama Senyawa Melalui Two Tier Digital Test Lestariningtias, Lies; Kasmui, Kasmui; Supardi, Kasmadi Imam; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik merupakan ciri tidak tercapainya kompetensi kognitif. Cara terbaik untuk mengukur pencapaian hasil kognitif peserta didik adalah melalui tes. Pencapaian hasil kognitif peserta didik dapat diukur dengan tes diagnostik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui profil pencapaian kompetensi kognitif kimia peserta didik pada materi redoks dan tata nama senyawa melalui two tier digital test. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 9 Semarang dan SMA I Sultan Agung 1. Pada penelitian ini digunakan 20 butir soal two tier multiple choice dengan alasan tertutup. Tingkat pencapaian kompetensi kognitif peserta didik kelas X SMAN 9 Semarang rata-rata adalah 51,17% dan termasuk kriteria kurang, sedangkan tingkat pencapaian kompetensi kognitif peserta didik kelas X SMA I Sultan Agung 1 rata-rata adalah 45,67% dan termasuk kriteria kurang.
Pengembangan Lembar Kerja Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Sari, Nindy Novita; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem solving is one of the abilities that students must master. In fact, the mastery of this ability is still low and the teaching material used in learning lacks training of students' problem solving abilities. Therefore, this study aims to analyze the feasibility discovery learning-based worksheet to improve students' problem solving abilities. The type of research used is Research and Development with a 4D model modified to 3D (define, design, development). The study was conducted at SMA N 1 Rembang with the subjects of class XII MIPA 5, XI MIPA 7 and XI MIPA 8. Data collection using expert validation sheets, readability questionnaires and response questionnaires. The results of expert validation gave very good responses with an average score of material experts at 3,38 and media experts at 3,6. The results of the analysis of the questionnaire responses of students gave good responses with an average score of 49,95. Overall, the research results show that the discovery learning-based worksheet to improve student's problem solving abilities is feasible to be used in chemistry learning of salt hydrolysis material.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue