cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN METAKOGNISI SISWA SMA Sukmawati, Ratna; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan metakognisi siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan melalui pembelajaran berbasis masalah dan mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling menghasilkan kelas XI IPA 1 dan XI IPA 4. Pada kelas eksperimen digunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan bantuan power point dan LKS PBL, dan kelas kontrol menerapkan model pembelajaran konvensional dengan bantuan power point. Pengukuran peningkatan metakognisi siswa digunakan instrumen tes dan non tes. Pada hasil uji perbedaan dua rata-rata diperoleh thitung (4,406) lebih dari t­tabel (2,001) yang berarti rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol. Kriteria peningkatan dapat diketahui dengan uji N-gain, diperoleh peningkatan hasil belajar siswa berdasarkan indikator metakognisi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu sedang dengan nilai masing-masing 0,67 dan 0,55. Hasil angket menunjukkan 87,10% siswa pada kelas eksperimen memiliki tingkat metakognisi yang sudah berkembang baik, dan kelas kontrol hanya 70%. Simpulan dari hasil penelitian penerapan model pembelajaran berbasis masalah adalah terjadi peningkatan metakognisi dan mendapat tanggapan positif dari siswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS TAKSONOMI SOLO MATERI LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS Rahayu, Puji; Kusumo, Ersanghono
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada praktik pembelajaran di sekolah, masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman tentang sistem penilaian yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Untuk itu diperlukan instrumen penilaian yang dapat melihat respon siswa terhadap pertanyaan (soal) pada materi larutan penyangga dan hidrolisis, salah satunya dengan menerapkan instrumen penilaian berbasis taksonomi SOLO (The Structure of Observed Learning Outcome). Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengkaji proses pengembangan instrumen penilaian berbasis Taksonomi SOLO pada materi larutan penyangga dan hidrolisis (2) Memperoleh inovasi bentuk instrumen penilaian berdasarkan Taksonomi SOLO pada materi larutan penyangga dan hidrolisis (3) Memperoleh instrumen penilaian berbasis Taksonomi SOLO yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development) yang terdiri atas beberapa langkah sebagai berikut : 1) Analisis teoritis dan praktis (2) Analisis Kebutuhan (3) Penyusunan draf produk (4) Validasi ahli atau pakar (5) Revisi draf (6) Uji coba produk (7) Pembuatan produk akhir. Hasil dari penelitian berupa instrumen penilaian berbasis taksonomi SOLO dengan kebaruan pemeringkatan pertanyaan (soal) yakni pertanyaan Unistruktural, Multistuktural, Relasional, dan Abstrak diperluas. Instrumen dinyatakan valid dan reliabel.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA DESTILASI BERBAHAN LIMBAH UNTUK MENINGKATKAN PSIKOMOTORIK SISWA Sumarni, Woro Sumarni; Wardani, Sri Wardani; Gupitasari, Dwi Norma
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat peraga yang layak dan praktis untuk meningkatkan psikomotorik siswa. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE, yaitu (A)nalysis, (D)esign, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas X SMA Teuku Umar Semarang, untuk uji coba skala kecil di kelas X-2 dan untuk uji coba skala besar diterapkan di kelas X-1. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi, dan penyebaran angket. Berdasarkan hasil penelitian, skor validasi dari ahli sebesar 52 yang berarti alat peraga destilasi sangat layak digunakan. Selain itu, hasil respon dari siswa dan guru dapat disimpulkan bahwa alat peraga destilasi sangat praktis digunakan dengan skor kepraktisan secara klasikal dari siswa lebih dari 50% dan respon guru sebanyak 100%. Setelah menggunakan alat peraga destilasi berbahan limbah, terdapat peningkatan psikomotorik siswa yang secara klasikal siswa sudah mencapai keterampilan sangat tinggi. Dengan demikian, alat peraga destilasi berbahan limbah dapat digunakan untuk meningkatkan psikomotorik siswa.
IMPLEMENTASI PERFORMANCE ASSESSMENT TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS XI MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM Muharomah, Nur'aini; Saptorini, Saptorini; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia tidak hanya cukup dengan teori di kelas, namun perlu praktik nyata di laboratorium. Adanya kegiatan praktikum tentu memerlukan alat evaluasi yang tepat untuk menilai aktivitas belajar siswa selama melakukan praktikum. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi performance assessment terhadap aktivitas belajar siswa melalui kegiatan praktikum. Desain penelitian ini menggunakan post test-only control group design. Analisis data awal menunjukkan populasi memiliki homogenitas sama dan data berdistribusi normal. Populasi penelitian meliputi siswa kelas XI tahun ajaran 2015/2016 SMA N 1 Cawas, pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI UNG 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data aspek psikomotorik terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa di kelas kontrol maupun eksperimen untuk praktikum (1) ke (2). Dari aspek afektif, kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibanding kelas kontrol yaitu 88,75 dan 80,56. Setelah post test, diketahui nilai rata-rata hasil belajar aspek kognitif siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kontrol yaitu 84,40 dan 70,40. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi performance assessment berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar siswa.
Penjenjangan Berpikir Kritis melalui Pembelajaran Search Solve Create Share Materi Asam Basa Karmono, Harto; Wardani, Sri; Prasetya, Agung Tri
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran search solve create share pada materi asam basa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis, dengan desain one shot case study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa ada 3 klasifikasi yaitu tidak kritis, kurang kritis, dan cukup kritis. Klasifikasi siswa di tiap tingkat kemampuan berpikir kritis yaitu 6/33 siswa tergolong tidak kritis, 16/33 siswa tergolong kurang kritis, dan 11/33 siswa tergolong cukup kritis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran search solve create share mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa, karena pada setiap tahapannya yaitu search (tahap pencarian), solve (tahap pemecahan masalah), create (tahap menyimpulkan), dan share (tahap menampilkan) memuat indikator kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa setelah dilakukan pembelajaran search solve create share cenderung pada klasifikasi kurang kritis.
The Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Berbasis Edmodo Untuk Pembelajaran Kimia yang Efektif Fadloli, Muhammad; Kusuma, Ersanghono; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an edmodo-based blended learning model in learning redox material and nomenclature compound, know the properness the media and see the effectiveness of the media toward the result of the students? cognitive learning. The excellence of edmodo media is learning can be done anywhere and anytime. The research method used is research and development method with ADDIE development model, that is: 1. analysis (potential and problem analysis; 2. design (designing edmodo); 3. Development (developing edmodo media); 4. implementation (apply edmodo media to school); 5. evaluation (provide an assessment). The data were collected using expert validation sheet, teacher and student response questionnaire, and cognitive test question. The result of this research is obtained are one expert media and two expert materials in a row to reach the percentage of 86.36, 93.75, and 79.17% with very feasible criteria. The evaluation results of teachers, students of small and large scale test reached the percentage of feasibility of 77.50, 74.64 and 74.93% with attractive criteria. The students' cognitive learning outcomes after using edmodo as a learning medium reached the percentage of classical completeness 89.89%. The conclusion of this research is the learning model based on Edmodo-based blended learning is appropriate to be used as a medium of learning redox material and material nomenclature and it is also effective for students? cognitive learning outcomes.
Keefektifan Model Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Larutan Penyangga Agustina, Diah Tria; Cahyono, Edy; Widiarti, Nuni
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of discovery learning model to students? learning outcomes in SMA Negeri 1 Sokaraja on buffer solution material. This research was true-experiment consisting of preliminary stage, preparation stage, implementation stage, and final stage. The applied design was experiment control group posttest-only design. Population in this research was class XI MIPA SMA Negeri 1 Sokaraja. Sampling was done using cluster random sampling technique. Class XI MIPA 5 as experiment class and class XI MIPA 6 as control class. Data collection includes documentation, tests, observations, and questionnaires. The result of the research shows that learning with discovery learning model in the experimental class reaches 91.18% (31 of 34 students), 100% practicum skills, 100% student attitude profile. While in the control class using ordinary learning (lecture and practice) obtained learning mastery of 67.65% (23 of 34 students), skills proficiency profile of 97%, and attitudinal profile of 94%. The experimental class students gave a positive response that the application of discovery learning model can increase students' interest and motivation. Based on the results of this study, it can be concluded that discovery learning model effective to students' learning outcomes in SMA Negeri 1 Sokaraja on buffer solution material.
ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM MELALUI TES DIAGNOSTIK Anwarudin, Azki; Nuswowati, Murbangun; Widiarti, Nuni
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik pada materi hidrolisis garam. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analisis yang terdiri dari tahap pembuatan instrumen, validasi instrumen, ujicoba instrumen, analisis data hasil ujicoba dan pelaksanaan tes. Tes diagnostik dilakukan setelah peserta didik mendapatkan pembelajaran materi hidrolisis garam. Berdasarkan analisis data hasil penelitian, diperoleh presentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada materi hidrolisis garam sebesar 22,72%. Presentase miskonsepsi tiap konsep adalah sebagai berikut: konsep reaksi hidrolisis garam sebesar 16,67%, konsep identifikasi garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah sebesar 26,33%, konsep identifikasi asam lemah dan basa kuat sebesar 18,33%, konsep identifikasi asam lemah dan basa lemah sebesar 13,33%, konsep penentuan pH larutan garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah sebesar 24,44%, konsep penentuan pH larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat sebesar 33,33%, serta konsep penentuan pH larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah sebesar 26,67%. Data hasil wawancara yang dilakukan terhadap beberapa siswa yang mengalami miskonsepsi dijelaskan penyebab miskonsepsi yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpilkan bahwa miskonsepsi yang terjadi di kelas XI MIA 3 termasuk dalam kategori miskonsepsi rendah.
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR LABORATORIUM DENGAN PEMBELAJARAN POGIL PADA MATERI TITRASI ASAM BASA Rosanti, Widya; Amalia, Nur Rizky; Harjito, Harjito; Susatyo, Eko Budi
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to analyze the basic laboratory skills with environment-based POGIL learning on acid base titration materials. POGIL learning syntax consists of orientation, exploration, concept formation, application, and cover used to train basic laboratory skills. Skills analyzed are prediction skills, observation, measure, communication, and inference. The method used is descriptive qualitative with the results of each value gives an overview of the object under study through the subject data. The result of each basic skill has an average score of 3.66 for predictive skills, 4.11 for observation skill, 4.36 measure skill, 3.83 for communication skill, 3.50 on inference skills of total score 5. Overall this research can be concluded that environment-based POGIL learning on acid-base titration material is effective for training basic laboratory skills for students. There are 30 students got good grades and 2 students got very good grades.
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM VIRTUAL LARUTAN PENYANGGA UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN PRAKTIKUM NYATA Purwaningsih, Oki; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan praktikum yang layak dan mendapat respon user yang baik dari penggunanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan 3D (Define, Design, Develop) yang direduksi dari model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) oleh Thiagarajan. Pengumpulan data dilakukasn dengan menggunakan metode observasi, angket, dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Uji statistik menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil analisis data menunjukkan bahwa panduan memperoleh skor 3.44 dan 3.60 dari penilaian ahli materi dan memperoleh skor 3.39 dan 3.65 berdasarkan penilaian ahli media. Panduan belum dapat dinyatakan kelayakannya karena hasil Uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan penilaian ahli. Hasil analisis data angket menunjukkan respon yang baik dari pengguna.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue