cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN LKS BERBASIS REPRESENTASI KIMIA UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI REDOKS Andrianie, Dwi; Sudarmin, Sudarmin; Wardani, Sri
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan LKS berbasis representasi kimia untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada materi redoks. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Ungaran tahun pelajaran 2016/ 2017 sebanyak 407 siswa yang terbagi dalam 11 kelas. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasikan siswa kelas X-11 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-5 sebagai kelas kontrol. Pelaksanaan penelitian ini pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan LKS berbasis representasi kimia, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan metode ceramah dan diskusi. Teknik pengumpulan data adalah tes berbentuk pilihan ganda beralasan terbuka, angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketuntasan belajar klasikal sebesar 88,89% untuk kelas eksperimen dan 63,88% untuk kelas kontrol. Hasil analisis derajat miskonsepsi siswa yang diperoleh kelas eksperimen mengalami pereduksian miskonsepsi sebesar 39% dan kelas kontrol sebesar 28%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan LKS berbasis representasi kimia dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada materi redoks, meningkatkan hasil belajar kognitif siswa serta memiliki beberapa kelebihan salah satunya yaitu dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk mereduksi miskonsepsi siswa. Kata Kunci: Inkuiri terbimbing; miskonsepsi; redoks; representasi kimia. This experimental research aims to apply guided inquiry learning model assisted LKS based on chemical representation to reduce student misconception on redox material. The population of this study is the students of class X SMA Negeri 2 Ungaran 2016/2017 lesson year as many as 407 students are divided into 11 classes. Determination of the sample using purposive sampling technique that resulted the students of X-11 class as experiment class and X-5 class as control class. The implementation of this research in the experimental class using guided inquiry learning model assisted LKS based on chemical representation, while in control class using lecture and discussion method. Data collection techniques are multiple choice tests with open-ended reasoning, questionnaire, observation, and documentation. The result of data analysis shows that classical learning completeness is 88,89% for experiment class and 63,88% for control class. The result of the analysis of the students' misconception degree obtained by the experimental class experienced a reduction of misconception by 39% and control class by 28%. Based on the result of the research, it can be concluded that the guided inquiry learning model guided by LKS based on chemical representation can reduce students 'misconception on redox material, improve students' cognitive learning outcomes and have some advantages, one of them can be used as an alternative learning model to reduce student misconception. Keywords: Teaching Material; Contextual Teaching Learning; Multiple Representation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR ASPEK PENGETAHUAN PADA MATERI HIDROLISIS-BUFFER Varantika, Novanda; Susatyo, Eko Budi; Sumarni, Woro
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the magnitude of the influence of group guided inquiry on cognitive aspects of learning outcomes. The study used pretest-posttest control group design, while the sampling technique is cluster random sampling. In this research. Students at XI IPA 4 have been decided as experiment class and XI IPA 6 as control class. Data taken using objective tests with reasoning. Data obtained, analyzed by using t test and determination coefficient. Based on t-test, it is found that tcount of cognitive aspects of learning outcomes is 2,015 is bigger than tcritic is 2,00, meaning there is significant difference between mean of cognitive aspects of learning outcomes of experiment class and control class. Based on the analysis of determination coefficient obtained that study guided inquiry influence on cognitive aspects of learning outcomes of 9,00%. Based on the result of the research, it can be concluded that the study of group investigation has an effect on cognitive aspects of learning outcomes is 9,00%. Keywords: Guided Inquiry, Cognitive Aspects, Hydrolisis-buffer material.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan Lembar Kerja Siswa Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Ratnasari, Ratnasari; Susatyo, Eko Budi; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek berbantuan lembar kerja siswa terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan terpilih kelas XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes kognitif yaitu posttest, aspek kepribadian kreatif, psikomotorik, dan produk kreatif. angket untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran. Hasil uji perbedaan dua rata-rata nilai posttest menunjukkan thitung 2,19 lebih dari ttabel 1,99 dengan derajat kebebasan 69 dan taraf signifikansi 5% yang berarti rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai korelasi biserial sebesar 0,33. Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi sebesar 11,11% terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil observasi menunjukkan rata-rata nilai kepribadian kreatif, produk kreatif, dan psikomotorik siswa eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Hasil angket tanggapan siswa terhadap pembelajaran menunjukkan bahwa siswa menyukai pembelajaran berbasis proyek berbantuan lembar kerja siswa karena lebih menyenangkan, menarik, dan dapat membuat siswa lebih mudah meraih kebermanfaatan materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berbantuan lembar kerja siswa berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.
Pengaruh Student Facilitator and Explaining dengan Roda Impian Terhadap Hasil Belajar Siswa Fatimah, Nur; Sumarti, Sri Susilogati; Wardani, Sri
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh studentfacilitator and explaining dengan media roda impian berisi question card terhadaphasil belajar siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster randomsampling dan diperoleh kelas XI MIA 1 sebagai kelas kontrol dan XI MIA 2sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaituobservasi, dokumentasi, posttest dan angket. Uji hipotesis yang dilakukan yaitu ujiperbedaan dua rata-rata, analisis pengaruh antar variabel dan koefisiendeterminasi. Hasil uji perbedaan dua rata-rata nilai posttest t hitung 4,194 lebih besardari t tabel 1,995 dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 74. Hal inimenunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelaskontrol. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai korelasi biserialsebesar 0,55. Perhitungan koefisien determinasi menunjukkan student facilitatorand explaining dengan media roda impian berisi question card berpengaruhsebesar 30,25% terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis lembar observasimenunjukkan rata-rata hasil belajar siswa aspek afektif dan psikomotorik kelaseksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil analisis angketdiperoleh tanggapan positif siswa terhadap proses pembelajaran. Berdasarkanhasil penelitian, disimpulkan bahwa model student facilitator and explaining denganmedia roda impian berisi question card berpengaruh positif terhadap hasil belajarsiswa materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
Pengembangan Petunjuk Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Mengembangkan Keterampilan Generik Sains Siswa Ulia, Fitriatul; Sudarmin, Sudarmin; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan petunjuk praktikum larutan penyangga berbasis inkuiri terbimbing untuk mengembangkan keterampilan generik sains siswa yang layak dan efektif. Penelitian ini berupa penelitian research and development (R&D). Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan model 3D termodifikasi yang meliputi tahapan define, design, development. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan lembar validasi, lembar observasi, dan dokumentasi. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil validasi terhadap petunjuk praktikum pada aspek kelayakan materi, teknik penyajian, bahasa dan kegrafikan berturut-turut mendapat persentase 92,18%, 93,75%, 91,25% dan 89,58% dengan kategori sangat layak. Petunjuk praktikum dikatakan efektif jika minimal mencapai rerata nilai pada masing-masing aspek penilaian sebesar 2,8 dengan kriteria nilai tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan generik sains siswa mengalami peningkatan dari praktikum pertama ke praktikum kedua pada masing-masing aspek penilaian dengan kriteria tinggi dan sangat tinggi. Berdasarkan data yang telah terkumpul maka dapat disimpulkan bahwa petunjuk praktikum larutan penyangga berbasis inkuiri terbimbing sangat layak, efektif, dalam mengembangkan keterampilan generik sains siswa.
Pengembangan Instrumen Penilaian Unjuk Kerja pada Presentasi Tugas dengan Teknik Peer Assessment Sauma, Rizkika Sasi; Susilaningsih, Endang; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah instrumen penilaian unjuk kerja pada presentasi tugas dengan teknik peer assessment yang valid dan reliabel sehingga dapat digunakan oleh guru untuk mendapatkan penilaian pada aspek psikomotor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan Djemari Mardhapi yang merupakan pengembangan dari metode penelitian Gronlund. Instrumen penelitian yang dikembangkan diuji keefektifannya sebagai produk pengembangan. Keefektifan produk pengembangan diketahui dari ketuntasan klasikal hasil belajar siswa yaitu dari aspek psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan klasikal pada aspek psikomotorik siswa saat implementasi instrumen penilaian adalah sebesar 92,7%, sebagai dampak positif lain ketuntasan klasikal aspek kognitif kelas X MIPA 2 dan X MIPA 5 secara berturut-turut sebesar 84,2% dan 89,4% serta ketuntasan klasikal aspek afektif adalah sebesar 93,4%. Hasil validasi dari tiga validator menunjukkan instrumen penilaian yang dikembangkan ini masuk dalam kriteria valid. Hasil reliabilitas instrumen penilaian yang pertama adalah 0.983, reliabilitas kedua adalah 0.701 dan reliabilitas ketiga adalah 0.855. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian unjuk kerja yang dikembangkan layak dan efektif digunakan sebagai alat penilaian dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Instrumen Penilaian (Attitude Toward Chemistry) dengan Teknik Peer dan Self Assessment Siswa SMA N 2 Salatiga A’izzah, Astri Atina; Susialaningsih, Endang; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen penilaian afektif (attitude toward chemistry) dengan teknik peer dan self assessment yang layak digunakan dan efektif untuk mengukur sikap siswa terhadap pembelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/ R&D). yang mengadopsi pada model pengembangan 4-D (Four-D) yang dikembangkan Thiagarajan (1994) dengan tahapan penelitian yang meliputi define, design, develop, dan dissemination. Uji validitas instrumen menggunakan validasi isi yang dilakukan oleh ahli instrumen. Analisis reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha cronbach. Hasil validasi dari validator menyatakan instrumen layak digunakan untuk mengukur sikap siswa terhadap pembelajaran kimia. Nilai reliabilitas instrumen penilaian afektif (attitude toward chemistry) pada kelas implementasi untuk kegiatan pembelajaran, kegiatan praktikum dan kehidupan sosial secara berturut-turut adalah 0,708; 0,73; 0,78. Hasil analisis keefektifan instrumen penilaian, secara klasikal lebih dari 75% siswa masuk dalam kategori sikap baik. Persentase ketuntasan tiap aspek juga lebih dari 75%. Berdasarkan hasil validasi, analisis reliabilitas dan keefektivan dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian afektif yang dikembangkan layak, baik dan efektif digunakan.
Pengembangan Instrumen Penilaian Berpikir Kritis pada Pembelajaran Kimia Berpendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society) Birrian Wijaya, Unggul Robik; Sumarni, Woro; Haryani, Sri
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui validitas, reliabilitas, dan keefektifan instrumen penilaian berpikir kritis pada pembelajaran kimia berpendekatan SETS di MAN 1 Kabupaten Magelang. Pendekatan SETS yang digunakan mencakup bahwa segala sesuatu yang kita hadapi mengandung aspek science, environment, technology, and society dan mengaitkannya melalui pembelajaran terintegrasi kompentensi spiritual siswa dan berfokus pada kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Desain penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Teknik pengambilan data yang digunakan adalah metode tes, angket, dan dokumentasi. Hasil Penelitian berupa uji validitas butir soal memenuhi kriteria valid sebanyak 17 soal dan memiliki kriteria valid berdasarkan empat pakar dengan reliabilitas instrumen penilaian memenuhi kriteria reliabel. Tingkat kesukaran soal memenuhi kriteria sedang dan sukar dengan daya beda soal yaitu baik. Siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis adalah 11%. Keefektifan instrumen diperoleh dari nilai post-test siswa, menunjukan bahwa instrumen efektif menggukur kemampuan berpikir kritis secara objektif dan dapat membedakan kemampuan berpikir kritis siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah instrumen penilaian berpikir kritis dengan pendekatan SETS efektif mengukur kemampuan berpikir kritis siswa.
Implementasi Performance Assessment Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI melalui Kegiatan Praktikum Muharomah, Nur'aini; Saptorini, Saptorini; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia tidak hanya cukup dengan teori di kelas, namun perlu praktik nyata di laboratorium. Adanya kegiatan praktikum tentu memerlukan alat evaluasi yang tepat untuk menilai aktivitas belajar siswa selama melakukan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi performance assessment terhadap aktivitas belajar siswa melalui kegiatan praktikum. Desain penelitian ini menggunakan post test-only control group design. Analisis data awal menunjukkan populasi memiliki homogenitas sama dan data berdistribusi normal. Populasi penelitian meliputi siswa kelas XI tahun ajaran 2015/2016 SMA N 1 Cawas, pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas XI UNG 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data aspek psikomotorik terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa di kelas kontrol maupun eksperimen untuk praktikum (1) ke (2). Dari aspek afektif, kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi dibanding kelas kontrol yaitu 88,75 dan 80,56. Setelah post test, diketahui nilai rata-rata hasil belajar aspek kognitif siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kontrol yaitu 84,40 dan 70,40. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi performance assessment berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar siswa.
Keefektifan Pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual Menggunakan Bahan Ajar Bermuatan Karakter Terhadap Hasil Belajar Merlianita, Ditha; Cahyono, Edy; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit bulan Oktober 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan dengan pendekatan kontekstual menggunakan bahan ajar bermuatan karakter terhadap hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, yang dimulai dari observasi ke sekolah, uji normalitas dan homogenitas data awal, menentukan sampel penelitian, uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta memberikan perlakuan yang berbeda kepada kedua sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 5 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest and posttest group design. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 80,67, dan kelas kontrol 70,88. Hasil uji t nilai posttest diperoleh harga thitung (2,73) lebih besar dari ttabel (1,67). Hasil tersebut menunjukkan ada perbedaan hasil belajar kognitif kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasil uji N-Gain kelas eksperimen adalah 0,712 dan kelas kontrol 0,573. Ketuntasan belajar kelas eksperimen memenuhi proporsi ketuntasan klasikal. Pencapaian per indikator semua aspek psikomotorik dan afektif kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang dilakukan efektif terhadap hasil belajar.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue