cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
Desain E-Supplement sebagai Bahan Ajar Multirepresentasi Asam Basa Berbasis Blended Learning Rohmawati, Baiti; Supardi, Kasmadi Imam; Susilaningsih, Endang; Wijayati, Nanik
Chemistry in Education Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan tanggapan positif siswa pada e-supplement asam basa. Desain penelitian yang digunakan yaitu model pengembangan 4D yang telah dimodifikasi. Desain penelitian tersebut terdiri dari define, design, develop, dan dissemination. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi pakar dan tanggapan siswa pada uji coba kecil, uji coba besar, dan implementasi. E-supplement yang dikembangkan memiliki karakteristik berbasis multirepresentasi dan digunakan secara online. Hasil validasi kelayakan materi dan media berturut-turut mendapat rerata skor 63,5/68 dengan kategori sangat layak dan 71/80 dengan kategori sangat layak. E-supplement yang dikembangkan mendapatkan tanggapan positif dengan proporsi 36 dari 101 siswa (35,64%) memberi tanggapan sangat baik, 60 dari 101 siswa (59,41%) memberi tanggapan baik, dan 5 dari 101 siswa (4,95%) memberi tanggapan cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian, e-supplement asam basa multirepresentasi berbasis blended learning yang dikembangkan layak dan mendapatkan tanggapan positif dari siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI ETNOSAINS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATERI REDOKS SISWA MA NEGERI BLORA Ramandanti, Sofia Kusuma; supardi, Kasmadi Imam
Chemistry in Education Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui ada dan tidaknya besarnya pengaruh pembelajaran Problem Based Learning terintegrasi etnosains terhadap pemahaman konsep siswa MA Negeri Blora. Adapun desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian posttest only experiment, dimana subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok penelitian yaitu kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2. Setelah diberi perlakuan, kedua kelompok tersebut diberikan posttest untuk mengukur hasil dari perlakuan yang telah diberikan. Hasil persentase siswa pada kategori paham konsep kelas eksperimen 1 lebih tinggi dari kelas eksperimen 2 dengan beda selisih dari nilai rata-rata sebesar 4,98%. Perbedaan persentase paham konsep antara kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2 menunjukkan bahwa pembelajaran terintegrasi etnosains berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa pada pembelajaran redoks. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 1 lebih besar dari pada kelas eksperimen 2 yaitu sebesar 51,52 dan 49,73 Perbedaan rata-rata nilai antara kelas eksperimen 1 dengan kelas eksperimen 2 menunjukkan adanya pengaruh positif penggunaan model pembelajaran terintegrasi etnosains pada materi redoks. Besarnya pengaruh problem based learning terintegrasi etnosains terhadap pemahaman konsep kimia siswa kelas X MA Negeri Blora sebesar 0,81%.
Pengembangan Panduan Praktikum Virtual Larutan Penyangga untuk Menunjang Pelaksanaan Praktikum Nyata Purwaningsih, Oki; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan praktikum yang layak dan mendapat respon user yang baik dari penggunanya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan 3D (Define, Design, Develop) yang direduksi dari model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) oleh Thiagarajan. Pengumpulan data dilakukasn dengan menggunakan metode observasi, angket, dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Uji statistik menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil analisis data menunjukkan bahwa panduan memperoleh skor 3.44 dan 3.60 dari penilaian ahli materi dan memperoleh skor 3.39 dan 3.65 berdasarkan penilaian ahli media. Panduan belum dapat dinyatakan kelayakannya karena hasil Uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan penilaian ahli. Hasil analisis data angket menunjukkan respon yang baik dari pengguna.
Pengembangan Media Chemo-Edutainment (CET) Berbasis Intertekstual sebagai Media Pembelajaran Kimia SMA Kelas XI Materi Hidrokarbon Melykhatun, Rizka Ayu; Mahatmanti, F. Widhi; Wijayati, Nanik
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kimia dengan format media Chemo-Edutainment berbasis intertekstual yang mengaitkan ketiga level representasi ilmu kimia, mengukur tingkat kelayakan dan keefektifannya, serta mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaannya pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R & D) model ADDIE. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi ahli media dan ahli materi, tanggapan siswa pada uji coba skala kecil, hasil post test siswa dan tanggapan siswa pada uji coba skala besar. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak dengan rata-rata skor validasi ahli media mencapai skor 95,5 dan skor 68 oleh ahli materi. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan bahwa siswa memberi tanggapan positif terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil post test siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan efektif terhadap hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal yang diperoleh adalah 94,29%. Selain itu, siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan pada proses pembelajaran kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran dan mendapat tanggapan positif dari siswa sebagai pengguna.
Profil Miskonsepsi Peserta Didik pada Pembelajaran Multirepresentasi Materi Asam Basa Melalui Model Blended Learning Nurhayati, Sri; Natasukma, Masya Marchelina
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil miskonsepsi peserta didik pada pembelajaran multirepresentasi materi asam basa melalui model blended learning. Penelitian ini menggunakan desain mix method eksplanatori sekuensial. Pembelajaran blended learning yang dilakukan menggunakan social network Edmodo dan pembelajaran secara face to face di kelas. Miskonsepsi dideteksi dengan menggunakan soal tes diagnostik three-tier multiple choice. Data kualitatif didapatkan dengan menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Profil miskonsepsi peserta didik menunjukkan yang paham konsep 32%., tidak paham konsep 21%, menebak 4%, miskonsepsi positif 12%, miskonsepsi negatif 6%, dan miskonsepsi 25%. Profil miskonsepsi peserta didik menunjukkan paham konsep paling tinggi pada makroskopis (66%), miskonsepsi positif paling tinggi pada mikroskopis (25%), tidak paham konsep (35%), menebak (5%), miskonsepsi negatif (11%), dan miskonsepsi (34%) paling tinggi pada simbolik.
Implementasi Manajemen Pembelajaran Kimia Berbantuan E-LKPD Terintegrasi Chemoentrepreneurship untuk Menganalisis Soft Skill Siswa Farkhati, Arum; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia memerlukan manajemen yang baik melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil wawancara dengan guru kimia diketahui soft skill siswa masih rendah. Di SMA N 12 Semarang perlu diterapkan manajemen pembelajaran terintegrasi CEP yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh profil soft skill setelah diterapkan manajemen pembelajaran terintegrasi CEP berbantuan E-LKPD. Jenis penelitian ini yaitu penelitian terapan. Desain penelitian diawali dengan membuat perencanaan pembelajaran dan dilanjutkan dengan koordinasi, pelaksanaan dan evaluasi. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas X MIPA 5 di SMA N 12 Semarang tahun ajaran 2018/2019. Soft skill siswa diperoleh dari lembar observasi ketrampilan membuat laporan produk dan membuat video produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan membuat produk dengan 10 indikator dengan persentase 95,9%; 94,1%; 80%; 88,1%; 78,2%; 74,3%; 64,9%; 75,5%; 58,6% dan 76,1%. Hasil analisis lembar angket soft skill sebanyak 19 peserta didik mempunyai soft skill wirausaha sangat baik, 15 peserta didik mempunyai soft skill wirausaha baik, serta 3 peserta didik yang mempunyai soft skill wirausaha cukup. Hasil tingkat soft skill wirausaha peserta didik termasuk dalam kriteria baik.
Analisis Pemahaman Konsep Menggunakan Three-Tier Multiple Choice Test pada Pembelajaran Hidrolisis Berbantuan Metode Blended Learning Berbasis Inkuiri Terbimbing Winarsih, Sri; Priatmoko, Sigit
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman terhadap suatu konsep tertentu merupakan faktor penting dalam pembelajaran Kimia untuk memahami konsep-konsep berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pemahaman konsep peserta didik pada materi Hidrolisis yang pembelajarannya menggunakan metode blended learning berbasis inkuiri terbimbing. Profil pemahaman konsep peserta didik menggunakan tes diagnostik three-tier multiple choice. Metode penelitian dimulai dari observasi, uji coba soal, analisis data uji coba, memperbaiki soal sampai soal layak digunakan untuk penelitian, tes diagnostik three-tier multiple choice, wawancara, analisis pemahaman konsep. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, tes, wawancara, observasi, serta angket respon peserta didik terhadap pembelajaran blended learning. Hasil analisis pemahaman konsep peserta didik secara klasikal pada pembelajaran Hidrolisis menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori paham konsep sebanyak 68%, miskonsepsi tingkat tinggi sebanyak 12%, miskonsepsi positif sebanyak 2%, miskonsepsi negatif sebanyak 16%, menebak sebanyak 1%, dan tidak paham sebanyak 1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah profil pemahaman konsep peserta didik kelas XI MIPA 2 di SMAN 2 Demak dengan kategori paham konsep sebanyak 68%, miskonsepsi sebanyak 30%, menebak sebanyak 1% dan tidak paham sebanyak 1%. Saran dari penelitian ini yaitu sebaiknya dilakukan penelitian dengan sampel yang lebih banyak dan metode blended learning lebih ditingkatkan.
Analisis Keterampilan Proses Sains Melalui Guided Inquiry Blended Learning Pada Materi Larutan Penyangga Wibowo, Syavira Vinda; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guided Inquiry Blended Learning merupakan pembelajaran kombinasi yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka mengunakan model inkuiri terbimbing dengan pembelajaran online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil keterampilan proses sains peserta didik pada materi larutan penyangga. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan menggunakan Sequential Explanatory Desaign, dan diterapkan pada kelas XI IPA 7 SMA Negeri 1 Dempet. Analisis profil keterampilan proses sains tersebut menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil keterampilan proses sains peserta didik melalui lembar observasi dan tes berkategori cukup dengan presentase sebesar 78,8%. Indikator keterampilan proses sains dengan kategori tinggi adalah pada indikator menafsirkan, dan indikator mengajukan pertanyaan termasuk dalam kategori rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model guided inquiry blended learning menghasilkan profil keterampilan proses sains peserta didik yang cukup. Penerapan guided inquiry blended learning dapat berjalan dengan baik apabila perancangan proses pembelajaran disiapkan dengan matang, dan ketersediaan teknologi dan internet harus memadai.
Pengembangan Instrumen Remidi Melalui Analisis Pemahaman Konsep Materi Asam-Basa Muttaqiin, Umar Faruq; Susilaningsih, Endang; Nuswowati, Murbangun
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemahaman konsep siswa pada materi asam-basa. Subjek untuk penelitian ini adalah 145 siswa dari SMA N 1 Ungaran, dan juga SMK Farmasi Nusaputera 2 pada tahun ajaran 2018/2019. Data dikumpulkan melalui 16 pertanyaan tes diagnostik three-tier multiple choice, dan angket yang digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap tes diagnostik yang dikembangkan. Soal yang disajikan pada tingkat pertama merupakan soal multi representasi (makroskopis, mikroskopis, dan simbolik) dengan alasan terbuka pada tingkat kedua, dan keyakinan siswa pada tingkat ketiga. Instrumen tes diagnostik yang digunakan telah di validasi oleh pakar dan mendapatkan hasil sangat layak dengan skor rata-rata 159 dari 176. Skor rata-rata untuk Angket adalah 39,75 dari skor maksimal 44 dengan kategori baik dan reliabilitas Alpha Cronbach adalah 0,714. penelitian ini menunjukkan bahwa 28% siswa memahami konsep, 4% kurang paham konsep, 43% miskonsepsi, dan 21% tidak memahami konsep asam-basa.
Keefektifan Pengembangan Instrumen Tes untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Rahayu, Vian Adi; Haryani, Sri; Dewi, Siti Herlina
Chemistry in Education Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan IPTEK di abad 21 menuntut siswa memiliki kemampuan dalam berpikir kreatif. Siswa diharapkan mampu menyelesaikan masalah dengan kreativitasnya. Hasil observasi menunjukkan belum ada instrumen tes yang dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan instrumen yang dikembangkan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model 4-D, namun dilakukan sampai tahap 3-D yaitu, define, design, dan develop. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA N 1 Banjarnegara. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Reliabilitas dihitung menggunakan rumus Alpha Cronbach. Validitas instrumen divalidasi oleh ahli. Instrumen tes dinyatakan efektif dilihat dari analisis kemampuan berpikir kreatif siswa dan ketercapaian terhadap indikator. Aspek atau indikator kemampuan berpikir kreatif yang dapat terukur menggunakan instrumen tes sebesar 68,666%. Kesimpulannya instrumen tes yang dikembangkan efektif untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue