cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
guided inquiry, peningkatan Penerapan Pembelajaran Guided Inquiry Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA N 2 Pati Auliyana, Dhinda; Sumarti, Sri Susilogati; Widodo, Antonius Tri
Chemistry in Education Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata hasil belajar siswa yang diberikan model pembelajaran guided inquiry dengan rerata hasil belajar siswa yang pembelajarannya diberikan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel menggunakan tehnik cluster random sampling. Instrumen berupa soal pretest-posttest, angket respon siswa, lembar angket, dan lembar ketrampilan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa secara kognitif mengalami peningkatan dari keadaan awal dan keadaan akhir baik kelas eksperimen dan kelas kontrol, yaitu rata-rata postest kelas eksperimen sebesar 91,58 dan kelas kontrol sebesar 88,78. Analisis sikap siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan siswa kelas kontrol. Analisis keterampilan siswa kelas eksperimen juga lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran guided inquiry dapat meningkatan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Guided Inquiry; hasil belajar; peningkatan
chemoentrepreneurship,soft skill Keefektifan Pendekatan Chemoentrepreneurship Berbasis Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar dan Soft Skill Siswa Pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Ruliyanti, Triya; Supartono, Supartono; Wijayanti, Nanik
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar kimia siswa kelas XI masih rendah, ditunjukkan dengan rata-rata hasil belajar pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan pendekatan chemoentrepreneurship (CEP) berbasis problem based learning (PBL) serta mengetahui peningkatan hasil belajar dan soft skill siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil analisis korelasi biserial diperoleh bahwa pendekatan CEP berbasis PBL berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif siswa ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,75 dan koefisien determinasi sebesar 29,16%. Pendekatan CEP berbasis PBL berpengaruh terhadap hasil belajar psikomotorik dan afektif siswa ditunjukkan dengan rata-rata tiap aspek kelas eksperimen yang lebih tinggi dari kelas kontrol. Pendekatan CEP berbasis PBL berpengaruh ditunjukkan dengan kenaikan skala soft skill siswa berturut-turut antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 1,065% dan 0,2%. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CEP berbasis PBL berpengaruh serta dapat meningkatkan hasil belajar dan soft skill siswa kelas XI SMA Institut Indonesia Semarang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Kata kunci : chemoentrepreneurship, problem based learning, soft skill.
multilevel, pemahaman konsep PENGGUNAAN PETA KONSEP BERBASIS MULTILEVEL DALAM PEMBELAJARAN KIMIA SISWA MATERI BUFFER-HIDROLISIS Agustin, Alfiana; Supardi, Kasmadi Imam; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan peta konsep berbasis multilevel terrhadap pemahaman konsep kimia siswa materi buffer-hidrolisis. Desain yang digunakan adalah posttest-only design. Pada kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berbasis multilevel dengan menggunakan peta konsep dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Analisis data posttest menggunakan analisis kuantitatif. Analisis data angket menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil posttest pemahaman konsep kimia siswa kelas eksperimen (76,05) lebih besar dari kelas kontrol (64,21). Hasil analisis pemahaman konsep siswa diperoleh kelas eksperimen sebesar 63% dan kelas kontrol sebesar 50%. Hasil uji korelasi biserial menunjukkan harga rb hasil penelitian sebesar 0,55 sehingga diperoleh koefisien determinasi sebesar 30,25%. Siswa memberi tanggapan yang positif terhadap pembelajaran menggunakan peta konsep berbasis multilevel. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan peta konsep berbasis multilevel berpengaruh terhadap pemahaman konsep kimia siswa.
CTL; KAPDA; kompetensi siswa; pe PENGARUH MODEL KAITKAN-ALAMI-PIKIRKAN-DISKUSIKAN-APLIKASIKAN PADA PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KOMPETENSI SISWA Kurniawati, Dwi; Widodo, Antonius Tri; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 mengharuskan pembelajaran berorientasi pada sisw. Pembelajaran hidrolisis garam bersifat teoritis, aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran CTL dilaksanakan secara kelompok dengan menugaskan siswa untuk mengaitkan pengaruh larutan garam terhadap benda atau makluk hidup sehingga di yakini mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian modified pretest- posttest group design. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model KAPDA pada pembelajaran contextual teaching and learning. Desain penelitian ini menggunakan modified pretest-posttest group design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji perbedaan rerata, analisis pengaruh antar variabel, dan penentuan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh rata- rata nilai posttest pada kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Analisis pengaruh antar variabel menghasilkan nilai koefisien biserial sebesar 0,40 dan berkontribusi sebesar 16 % terhadap kompetensi kognitif siswa. Rata-rata kompetensi ranah afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol meskipun rata-rata kompetensi kedua kelas berkategori baik pada ranah afektif dan psikomotorik. Hasil angket respon siswa terhadap penerapan model KAPDA dengan pendekatan CTL mendapatkan respon positif dan dapat diterima siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model KAPDA pada pembelajaran contextual teaching and learning berpengaruh terhadap kompetensi siswa materi hidrolisis.
Interpersonal, Inkuiri Terbimbin EFEKTIFITAS MEDIA CHEMGAME BERINTEGRASI INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL Sambodo, Agung Dono; Wardhani, Sri; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas media chemgame dalam materi redoks pada pembelajaran kimia dan meningkatkan kemampuan interpersonal siswa. Lokasi penelitian di salah satu SMA kota Semarang, motode penelitian adalah pengembangan kuantitatif, pengumpulan data diakukan dengan lembar observasi, angket tanggapan, penilaian antar teman dan soal pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tanggapan positif siswa terhadap media chemgame yang ditunjukan dengan rata-rata skor tanggapan sebesar 89,91 yang termasuk dalam kriteria sangat tinggi, penilaian antar teman menunjukan rata-rata skor 18 yang termasuk dalam kriteria sangat tinggi, nilai n-gain kemampuan interpersonal didapatkan skor sebesar 0,7845 yang termasuk dalam kriteria sangat tinggi dengan ketuntasan klasikal siswa sebesar 81,85% dengan hal ini menunjukan bahwa media chemgame layak untuk digunakan dan efektif meningkatkan kemampuan interpersonal siswa, sehingga siswa memiliki minat belajar yang tinggi
PENGARUH PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY BERBANTUAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP Fransiska, Hengky
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran guided discovery berbantuan lembar kerja peserta didik terhadap pemahaman konsep. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan model true eksperimental design tipe post test only. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 11 Semarang dengan populasi kelas X MIA yang terdiri dari empat kelas, pengambilan sampel secara cluster random sampling dan didapatkan kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen serta kelas X MIA 3 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah true eksperimental design tipe post test only dengan instrumen penelitian menggunakan soal diagnostik three tier. Analisis data didapatkan bahwa rata-rata nilai post test pemahaman konsep kelas eksperimen sebesar 57,50 sedangkan kelas kontrol sebesar 54,46. Simpangan baku sampel didapatkan sebesar 7,038 dengan ukuran sampel sebanyak 73 peserta didik. Berdasarkan uji t pemahaman konsep didapatkan thitung (1,845) > ttabel (1,67). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan lembar kerja peserta didik sebagai pendamping belajar model guided discovery terhadap pemahaman konsep peserta didik.
DESAIN MEDIA PERMAINAN EDUKASI BERORIENTASI CHEMO-EDUTAINMENT PADA PEMBELAJARAN KIMIA SMA Suryana, Olin Amin; Supardi, Kasmadi Imam; Kasmui, Kasmui
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran kimia berupa permainan edukasi, menguji tingkat kelayakan dan keefektifannya dalam pembelajaran. Penelitian ini mengacu pada model penelitian dan pengembangan ADDIE meliputi (1) analisis (analisis kebutuhan siswa, analisis kompetensi); (2) desain (penetapan pokok bahasan, pembuatan konsep permainan, diagram alir, storyboard, pengumpulan game reseource); (3) pengembangan (pembuatan media, validasi ahli media dan ahli materi, revisi produk media, uji coba skala kecil); (4) implementasi (uji coba skala besar, post test) serta (5) evaluasi (angket tanggapan siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran pada pokok bahasan sistem koloid dapat dikembangkan dengan model penelitian dan pengembangan ADDIE dengan hasil berupa perangkat lunak permainan edukasi. Hasil penilaian validator ahli materi diperoleh skor 93,5% dan ahli media sebesar 92,5%. Media permainan edukasi digunakan dalam pembelajaran dengan pencapaian ketuntasan klasikal siswa sebesar 70,968%. Secara keseluruhan, media permainan edukasi yang telah disusun layak dan efektif untuk digunakan pada proses pembelajaran.
Pencapaian Kompetensi Kognitif Pencapaian Kompetensi Kognitif pada Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Lembar Kerja Siswa Amalia, Ika Nur; Nuswowati, Murbangun; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is case study that aims to find out how the achievement of cognitive competence of students on salt hydrolysis material after the application of learning model discovery learning aided student worksheet. This research design uses pretest-posttest control group design. Sampling using purposive random sampling technique, which is based on the advice of subject teachers as well as considering the percentage of completeness of students’ semester midterms. This study used a sample class as a case study, with a research subject of 34 students. The research procedure consists of four stage: preliminary stage, preparation stage, implementation stage, and final stage. The methods used to collect data in this study include the method of documentation and test methods consisting of pretest before the implementation of learning and posttest after the implementation of learning model discovery learning. The results of the analysis on the achievement of cognitive competence shows that are there is a very significant improvement from the results of students’ pretest and posttest completeness. The large percentage of pretest that is equal to 22,95% while the percentage of completeness at least 85%, so it can be concluded that students have been able to achieve cognitive competence on salt hydrolysis material after applying learning discovery learning aided student worksheet.
miskonsepsi; tes diagnostik; tw PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA KELAS XI nurfainzani, pratiwi; Susilaningsih, Endang; jumaeri, jumaeri
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes diagnostik two-tier untuk analisis peta pemahaman siswa kelas XI SMA/MA pada materi hidrolisis-buffer yang layak. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan instrumen tes metode 4D, terdiri atas tahapan define, design, develop, and dissemination. Metode pengambilan data yang dilakukan dengan metode wawancara dan metode validasi ahli yang menggunakan instrumen lembar wawancara dan lembar validasi ahli untuk mendapatkan informasi kesulitan belajar siswa pada materi hidrolisis dan buffer maupun presepsi profil miskonsepsi yang terjadi serta hasil penilaian validator terkait pengembangan instrumen tes diagnostik two-tier multiple choice yang dikembangkan. Data hasil penelitian didapatkan validitas ahli mengenai kelayakan instrumen dengan skor 34,6 dari jumlah skor total 44 dan soal yang valid berjumlah 22 butir soal dan reliabilitas soal sebesar 0,91. Tes diagnostik two tier multiple choice yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik yang dikembangkan layak untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa kelas XI.
Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Pokok Larutan Penyangga (Buffer) Kelas XI SMA Khasanah, Ni'matul; Kusumo, Ersanghono; Jumaeri, Jumaeri
Chemistry in Education Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaan learning cycle 7E terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian eksperimen menggunakan posttest-only control design. Populasi penelitian ini terdiri dari 6 kelas. Sampel diambil melalui teknik cluster random sampling terpilih kelas MIA 5 dan MIA 6 masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengambilan data untuk hasil belajar dengan model learning cycle 7E melalui tes bentuk objektif pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar kognitif dan lembar observasi untuk mengukur hasil belajar afektif dan hasil belajar psikomotorik di akhir pertemuan. Analisis dilakukan untuk menghitung reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Hasil analisis korelasi biserial diperoleh bahwa model pembelajaran learning cycle 7E berpengaruh positif terhadap hasil belajar peserta didik ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,60 dan koefisien determinasi sebesar 36,00%. Berdasarkan hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa model learning cycle 7E terhadap hasil belajar peserta didik mencapai ketuntasan secara klasikal sebesar 88,89% dan model pembelajaran learning cycle 7E berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pokok larutan penyangga (buffer).

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue