cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 477 Documents
METODE PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW STRATEGI CONCEPT MAPPING Puspito, Yudha; Latifah, Latifah; Miswadi, Siti Sundari
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan metode  PQ4R  melalui strategi  concept mapping pada materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur dalam mengefektifkan hasil belajar siswa. Seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Kragan sebagai populasi dalam  penelitian ini dengan sampel yang terpilih secara acak yaitu  X-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol. Rancangan penelitian menggunakan control group pre test-post test design. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yaitu metode dokumentasi untuk memperoleh analisis tahap awal, metode tes untuk mendapatkan hasil belajar aspek kognitif,  dan metode observasi untuk mendapatkan data hasil belajar aspek afektif dan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu 71,19-77,64 sedangkan pada kelas kontrol 66,02-71,85, dengan ketuntasan klasikal 86,84% pada kelas eksperimen dan 70,27% pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian  dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PQ4R dapat mengefektifkan hasil belajar siswa kelas X materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur di SMA Negeri 1 Kragan.
Pengaruh Pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiential Learning Berbantuan Lembar Kerja Siswa Arifiani, Risa; Soeprodjo, Soeprodjo; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiential Learning berbantuan Lembar Kerja Siswa (LKS) terhadap hasil belajar. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 3 Demak tahun ajaran 2011/2012. Analisis tahap awal menunjukkan data populasi berdistribusi normal dan homogen, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Dari hasil pengundian, diperoleh XI IPA 3 sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvensional berbantuan LKS) dan XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen (pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiential Learning berbantuan LKS). Analisis tahap akhir menunjukkan data kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varians yang sama. Pada uji korelasi diperoleh harga rb sebesar 0,492 yang menunjukkan korelasi yang sedang, artinya pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiential Learning berbantuan LKS berpengaruh sedang terhadap hasil belajar siswa materi larutan penyangga dan hidrolisis. Besarnya kontribusi pembelajaran ini terhadap hasil belajar siswa sebesar 24%. Hasil belajar kelas eksperimen maupun kelas kontrol telah mencapai ketuntasan. Ketuntasan belajar klasikal yang dicapai kelas kontrol maupun kelas eksperimen masing-masing 92,31% dan 100%. Rata-rata nilai afektif dan psikomotorik siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiential Learning berbantuan LKS berpengaruh positif terhadap hasil belajar kimia SMA Negeri 3 Demak.
PEMBELAJARAN BUFFER MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN Rahmawati,, Umi; Kusuma, Ersanghono; Cahyono, Edy
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan siswa, baik keaktifan dalam mengikuti pelajaran maupun keaktifan berfikir sangat mempengaruhi pemahaman siswa terhadap pokok materi. Kenyataan di SMA N 3 Rembang, keaktifan siswa masih rendah. Hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Untuk menghindari hal tersebut diperlukan metode pembelajaran yang bervariasi, salah satunya Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XI melalui penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok Larutan Penyangga. Populasi dalam penelitian eksperimen ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Rembang. Penentuan sampel dengan sistem Cluster random sampling, dan diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan menggunakan metode inkuiri terbimbing dan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ketuntasan belajar klasikal kelompok eksperimen sebesar 88% dan kelompok kontrol sebesar 17%. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 75,42 dan kelas kontrol sebesar 54,58. Hasil pengamatan pada aspek keaktifan siswa kelas eksperimen sebesar 85,88% dan pada kelas kontrol sebesar 78,70%. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa yang diajar menggunakan metode inkuiri terbimbing mempunyai hasil belajar dan keaktifan yang lebih tinggi dari pada siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION BERBASIS ELABORATION STRATEGIES TERHADAP HASIL BELAJAR Puspitaningrum, Vika Rianti; Saptorini, Saptorini; Siadi, Kusoro
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitiandigunakan model PBI berbasis  Elaboration Strategiessebagai variasi pembelajaran untuk menjadikan siswa mandiri. Dalam penerapannya di dalam kelas, PBI dilaksanakan dengan memberikan masalah kepada siswa, siswa didorong untuk memecahkan masalah dan menarik kesimpulan mengenai masalah yang diberikan. Sedangkan Elaboration Strategiesdiaplikasikan dengan kegiatan mencatat dan membantu siswa mengingat apa yang mereka baca.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari model PBI berbasis Elaboration Strategiesterhadap hasil belajar siswa serta besar pengaruh yang ditimbulkan. Metode penelitian yang digunakan quasi exsperiment design. Desain yang digunakan adalah post-test only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Analisis tahap awal menunjukkan bahwa, populasi berdistribusi normaldan homogen.Berdasarkan uji kesamaan dua varians data post testmenunjukkan bahwa Fhit (1,34 ) < Ftabel (1,93) yang berarti kedua kelompok mempunyai varians yang sama. Pada uji korelasi biseral diperoleh rbissebesar 0,5490. Didapat koefisisen determinasisebesar 30,15%. Mengenai uji ketuntasan belajar didapatkan ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen sebesar 91,89% sedangkan kelas kontrol sebesar 81,58%. Simpulan dalam penelitian ini adalah model PBI berbasis Elaboration Strategies berpengaruh terhadap hasil belajara siswa materi Larutan Penyangga dan Hidrolisis. Besarnya kontribusi model PBI berbasis Elaboration Strategies terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 30,15%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THREE STAY TWO STRAY BERBASIS INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR Rakhmawati, Zulfia; Saptorini, Saptorini; Soeprodjo, Soeprodjo
Chemistry in Education Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini digunakan model pembelajaran Three Stay Two Stray berbasis Inquiry  agar setiap siswa berperan aktif dalam pembelajaran yang selanjutnya dilihat pengaruhnya terhadap hasil belajar pada materi larutan penyangga dan hidrolisis. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Kelompok eksperimen menggunakan Pembelajaran Three Stay Two Stray Berbasis Inquiry, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Analisis tahap awal menunjukkan bahwa, populasi berdistribusi normal, homogenitas dan kesamaan keadaan awal populasi sama. Setelah diberi perlakuan kemudian dilakukan postes, diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol yaitu masing-masing sebesar 84,10 dan 74,28. Uji perbedaan dua rata-rata hasil belajar thitung (3,53) > ttabel (1,67), sehingga disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji korelasi diperoleh harga koefisien biserial sebesar 0,5336, sehingga korelasi dikatgorikan dalam kategori sedang. Ketuntasan belajar pada kelas eksperimen sebesar 93,10% sedangkan kelas kontrol sebesar 78,57%. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran three stay two stray berbasis inquiry berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga dan hidrolisis dengan memberikan kontribusi sebesar 28,47%.
EFEKTIFITAS MEDIA E-LERNING BERBASIS CHEMO-EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI KELAS X Wicaksana, Gema Arief; Nurhayati, Sri; Cahyono, Edy
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam materi hidrokarbon dan minyak bumi siswa kelas X setelah menggunakan media pembelajaran E-Learning berbasis Chemo-Edutainment. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 4 Semarang tahun 2012. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling.. Setelah dikenai perlakuan yang berbeda pada kelas eksperimen dan kontrol diketahui rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 81,91 dan kelas kontrol 76,28. Untuk uji ketuntasan belajar didapat pada kelas eksperimen thitung>ttabel yaitu 10,96 dari ttabel 2,03. Pada kelompok Kontrol juga di dapat thitung>ttabel yaitu 7,4 dari ttabel 2,03. Pada uji peningkatan hasil belajar kelas eksperimen lebih unggul dengan peningkatan nilai sebesar 44,41 sedangkan kelas kontrol 38,94. Pada uji sigifikansi pos tesdua kelas didapat hasil- ttabel>thitung>ttabel yaitu pada -12,70<7,62 <12,70.   Abstract This study aims to determine the improvement of learning outcome in the matter of hydrocarbon and petroleum from class X after using E-Learning instructional media based Chemo-Edutainment. Population study was SMAN 4 Semarang class X. Sampling using Purposive Random Sampling. Following are treated differently in the experiment known to average learning result experimental class and control class   and control classes are 76.28 and 81.91. The mastery of learning test obtained in the experiment class thitung > ttable they are 10.96 from 2.03. In the control group also obtained thitung > ttableis 7.4 out of t table 2.03. In the increase learning outcomes test experiments class leading with increasing value of 44.41 while the control class 38.94.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DASAR MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Putra, Rangga Krisma; Kusumo, Ersanghono; Nurhayati, Sri
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses dasar menggunakan media audio visual. Metode penelitian ini menggunakan true eksperimen dengan desain penelitian post test only control design, yaitu desain eksperimen dimana terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kontrol. Data penelitian hasil belajar aspek kognitif dianalisis secara statistik sedangkan hasil belajar aspek afektif dan psikomotor ditentukan secara deskriptif. Perbandingan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dibandingkan setelah diberi perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen yaitu 85,00 lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar kelas kontrol yaitu 80,04. Pembelajaran pada kelas eksperimen dan kontrol memenuhi KKM 77 dan kedua kelas juga memenuhi ketuntasan klasikal 85%, yaitu kelas eksperimen tuntas 91,67% dan kelas kontrol tuntas 86,11 %. Nilai rata-rata hasil belajar aspek afektif kelas eksperimen 84,98 lebih baik dari kelas kontrol dengan nilai 79,38. Sedangkan untuk aspek psikomotorik, nilai rata-rata hasil belajar kelas eskperimen 83,7 lebih baik daripada kelas kontrol dengan nilai 79,8. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses dasar menggunakan media audio visual efektif pada hasil belajar kimia siswa SMA N 1 Bae Kudus materi larutan asam basa.
PENGARUH PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS MASALAH BERVISI SETS TERHADAP KETERAMPILAN GENERIK SAINS Samiana, Kiki; Binadja, Achmad; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of research to determine the influence of problem-based learning chemistry SETS vision to generic science skills SMA in the achievement of competencies related hydrocarbon. The research design used a pretest-posttest control group. Method which is used to collect data is documentation, test, observation and questionnaire. Based on test results obtained Normalized Gain generic science skills of experiment group the symbolic language 0,59, the law of cause and effect 0,59, and 0,80 abstraction. While n-gain generic science skills of control group the symbolic language 0,28, the law of cause and effect 0,50, and abstraction 0,76. The average value of post-test experimental group 68 and the control group 45. The average value of affective experimental group 94 and the control group 90. The average value of psychomotor experimental group 86 and the control group 80. The test results obtained correlation biserial (rb) 0,69 with a coefficient of determination (KD) 48%. It can be concluded that the influence of problem-based learning chemistry SETS vision to generic science skills SMA in the achievement of competencies related to hydrocarbon by 48%. 
PENERAPAN MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA TRANSVISI UNTUK MENINGKATKAN KPS DAN HASIL BELAJAR Rahayu, Indah Puji; Sudarmin, Sudarmin; Sunarto, Wisnu
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner centered) menuntut dan menantang guru untuk dapat memberdayakan siswa agar memiliki keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan penerapan model PBL pada mareti larutan elektrolit-nonelektrolit dan konsep redoks berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Randublatung. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest and postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas X.A sebagai kelas eksperimen dan kelas X.C sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh dan peningkatan yang signifikan penerapan model PBL berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Besarnya pengaruh penerapan model PBL berbantuan media transvisi terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa masing-masing 62,39% dan 49,43%. Peningkatan secara signifikan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan harga t paired berturut-turut 21,99 dan 28,21 lebih besar dari t tabel 2,03. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan model PBL pada materi larutan elektrolit-nonelektrolit dan konsep redoks berbantuan media transvisi memberikan pengaruh dan peningkatan terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Randublatung.
PENERAPAN MODELLING LEARNING DENGAN VIDEO EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Adiprastyo, Bagus; Sumarni, Woro; Saptorini, Saptorini
Chemistry in Education Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains kimia siswa melalui metode modelling learning dengan bantuan media video eksperimen. Melalui metode yang diterapkan, video eksperimen digunakan sebagai bentuk pemodelan keterampilan proses sains yang diajarkan kepada siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, observasi dan angket. Penilaian keterampilan proses sains siswa dilakukan dengan assesmen unjuk kerja menggunakan instrumen lembar observasi. Berdasarkan hasil pengamatan, ditunjukkan adanya peningkatan nilai keterampilan proses sains siswa yang signifikan sebesar 20,32% dari siklus I ke siklus II. Selain itu, nilai siswa pada setiap indikator keterampilan proses sains juga mengalami peningkatan. Indikator-indikator tersebut adalah mengamati, mengelompokkan atau mengklasifikasikan, menafsirkan, meramalkan, mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis, merencanakan percobaan, menggunakan alat dan bahan, menerapkan konsep, dan mengkomunikasikan hasil. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa menerapkan modelling learning dengan video eksperimen dapat meningkatkan keterampilan proses sains kimia siswa.

Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023 Vol 12 No 1 (2023): Terbit bulan April 2023 Vol 11 No 2 (2022): Terbit bulan Oktober 2022 Vol 11 No 1 (2022): Terbit bulan April 2022 Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021 Vol 10 No 1 (2021): Terbit bulan April 2021 Vol 9 No 2 (2020): Terbit bulan Oktober 2020 Vol 9 No 1 (2020): Terbit bulan April 2020 Vol 8 No 2 (2019): Terbit bulan Oktober 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2019 Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 2 (2018): Terbit bulan Oktober 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit bulan April 2018 Vol 7 No 1 (2018): Terbit April 2018 Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017 Vol 6 No 1 (2017): Terbit bulan April 2017 Vol 5 No 1 (2016): Terbit bulan April 2016 Vol 5 No 1 (2016): Terbit Bulan April 2016 Vol 4 No 2 (2015): Terbit bulan Oktober 2015 Vol 4 No 2 (2015): Terbit Bulan Oktober 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit bulan April 2015 Vol 4 No 1 (2015): Terbit Bulan April 2015 Vol 3 No 2 (2014): Terbit Bulan Oktober 2014 Vol 3 No 2 (2014): Terbit bulan Oktober 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit bulan April 2014 Vol 3 No 1 (2014): Terbit Bulan April 2014 Vol 2 No 2 (2013): Terbit Bulan Oktober 2013 Vol 2 No 2 (2013): Terbit bulan Oktober 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit Bulan April 2013 Vol 2 No 1 (2013): Terbit bulan April 2013 Vol 1 No 2 (2012): Terbit Bulan Oktober 2012 Vol 1 No 2 (2012): Terbit bulan Oktober 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit Bulan April 2012 Vol 1 No 1 (2012): Terbit bulan April 2012 More Issue