cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
Efektivitas Model Problem Based Learning Mata Pelajaran Geografi Materi Pokok Ketahanan Pangan, Energi, dan Industri di Kelas XI SMA Negeri 3 Pekalongan Lestari, Mugi; Suharini, Erni; Banowati, Eva
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectivity of studying geography using problem based learning model to the students learning outcomes and positive responses of student to studying geography that uses problem based learning model. The experimental research done with quarsy experimental design model. Sampling method that used is purposive sampling with XI IPS 2 as experimental class and XI IPS 1 as a control class. Data collecting technique that used is test, questionnaires, observation, and documentation. Analysis data technique that used is normalized gain test and descriptive percentage. The result is: 1) studying geography with problem based learning model is effective to improve students learning outcomes. The cognitive study result in experiment class raised to 0.43 and include to “average” category. The affective and psychomotor study in experiment class is better than control class with “excellent” category. The study result in experiment class are better because of student got a direct experience in studying, so the knowledge that students have aren’t textual, but also more better understanding. 2) the student response to positive learning, include to “very agree” category. The conclusion of this research is problem based learning model is effective to use in studying geography on food security subject Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning terhadap hasil belajar siswa dan respon positif siswa terhadap pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning. Penelitian eksperimen yang dilakukan menggunakan model quarsy experimental design dengan rancangan nonequivalent control group design. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan yaitu test, kuisioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalized gain dan deskriptif persentase. Hasil penelitian: 1) Pembelajaran geografi menggunakan model problem based learning efektif untuk mengingkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar kognitif siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 0,43 dan masuk kedalam kategori “Sedang”. Hasil belajar afektif dan psikomotorik siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol dengan kategori “sangat baik”. Hasil belajar kelas eksperimen lebih baik karena dalam pembelajaran siswa mendapatkan pengalaman langsung, sehingga pengetahuan yang diperoleh siswa tidak hanya tekstual, namun pemahaman yang lebih luas. 2) Respon siswa terhadap pembelajaran positif, masuk kedalam kategori “sangat setuju”. Simpulan penelitian ini adalah model problem based learning efektif diterapkan dalam pembelajaran geografi materi ketahanan pangan.
Kapasitas Masyarakat Terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor di Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Tahun 2017 Mohammad, Nezar Ely; Suharini, Erni; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to (1) invent the outer islands of Indonesia (2) compile geospatial information of the outer islands of Indonesia (3) know the potentials and problems of the outer islands of Indonesia, and socialization effort of the insight of the archipelago through the presentation of nonteks books about the outer islands. Objects and subjects in this study is a phenomenon of islands in Indonesia which were arranged in the format of non-text teaching materials. The sampling technique used proporsionate stratified random sampling. Methods of data collection using documentation and questionnaires. Data analysis technique uses Descriptive qualitative analysis. The average yield of all aspects of the teacher ratings indicate the percentage of 87,44 with a decent criteria and showed excellent predicate. Thus the nontex books Know the Islands and the Administrative Regions of Indonesia worthy of use as teaching materials. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menginventarisasi pulau-pulau terluar di Indonesia (2) menyusun informasi geo spasial pulau-pulau terluar di Indonesia (3) Mengetahui potensi dan permasalahan pulau-pulau terluar di Indonesia (4) Upaya sosialisasi kesadaran berwawasan nusantara melalui pengenalan dengan media buku nonteks tentang pulau-pulau kecil terluar. Objek dan subjek penelitian ini adalah fenomena pulau-pulau di Indonesia yang disusun dalam format bahan ajar nonteks. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis Deskriptif kualitatif. Hasil rata-rata penilaian semua aspek oleh guru menunjukan presentase sebesar 87,44 dengan kriteria layak dan menunjukkan predikat sangat baik. Dengan demikian buku nonteks mengenal pulau pulau dan wilayah administratif Indonesia layak digunakan sebagai bahan ajar.
Fenomena Urban Sprawl Jabodetabek Asmi, Anisa Ulul; Juhadi, Juhadi; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to (1) Assess spatial spatial pattern (2) Assess spatial process (3) Assess sptatial structure (4) Assess trends of constructed land (5) Produces books nonteks urban sprawl phenomenon of Jabodetabek. Object of research is the urban sprawl. Analysis of the data used is GIS map analysis and qualitative descriptive. The result of this research is (1) Land use change in Jabodetabek area shows an increase of 6% of constructed land for 16 years, then the spread of urban areas to grow following the existence of a network roads, the study in terms of urban sprawl process Jabodetabek included into the type of ribbon development. The tendency of the development of land is built to the south of the Bogor city. The average yield of all aspects of the teacher ratings indicate the percentage of 81.6% with a decent criteria and showed excellent predicate. Thus nonteks book preserving the urban sprawl phenomenon of Jabodetabek decent used as the enrichment of knowledge and can be used as teaching materials geography. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui pola keruangan (2) Mengetahui proses keruangan (3) Mengetahui struktur keruangan (4) Mengetahui kecendrungan lahan terbangun (5) Tersusunya buku nonteks “fenomena urban sprawl Jabodetabek”. Obyek penelitian ini adalah urban sprawl. Analisis data yang digunakan adalah analisis peta SIG dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah (1) Perubahan penggunaan lahan wilayah Jabodetabek menunjukkan peningkatan lahan terbangun sebesar 6% dalam kurun waktu 16 tahun, kemudian persebaran kawasan perkotaan tumbuh mengikuti keberadaan jaringan jalan, sehingga ditinjau dari prosesnya pola lahan terbangun yang terbentuk termasuk kedalam tipe ribbon development. Kecendrungan perkembangan lahan terbangun yaitu ke arah selatan yaitu Kota Bogor (2) Hasil rata-rata penilaian semua aspek oleh guru menunjukan persentase sebesar 81.6% dengan kriteria layak dan menunjukan predikat baik. Dengan demikian buku nonteks Fenomena Urban Sprawl Jabodetabek layak digunakan sebagai buku pengayaan pengetahuan.
Lingkungan Rawa Pening Sebagai Sumber Belajar Geografi SMA di Kabupaten Semarang Fadilah, Nur; Santoso, Apik Budi; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research in the background by teachers who have not utilized environment Rawa Pening that has great potential to become a source of learning geography High School in Semarang distric in an outdoor study. Research purposes are: (1) To identify environment Rawa Pening that can be utilized as learning source of geography in High School, (2) To know the relevance of environment Rawa Pening with basic geography competence of High School Semarang distric, (3) To know reason teacher who have not utilized of environment Rawa Pening as a source of learning gegraphy High School. This research is a quantitative research by using Deskriptif Persentase analysis. The population in this research is all high school geography teacher of Semarang distric. For sampling with purposive sampling technique. From the results of the research obtained information 38,46% of respondent said the environment Rawa Pening is excellent used as a source of learning geography High School Semarang distric good physical, social and artificial aspect. Relevance between the environment Rawa Pening with basic competence of geography High School curriculum 2013 69,23% of respondents say good. 46,15% respondents have not utilized environment Rawa Pening as a source of geography learning indoor study only. Main reason teacher have not utilized as outdoor study because limited time and expensive cost. Penelitian dilatarbelakangi oleh guru yang belum memanfaatkan lingkungan Rawa Pening yang memiliki potensi besar untuk menjadi sumber belajar geografi SMA di Kabupaten Semarang secara outdoor study. Tujuan penelitian ini: (1) mengidentifikasi lingkungan Rawa Pening yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar geografi di SMA, (2) mengetahui relevansi lingkungan Rawa Pening dengan kompetensi dasar geografi SMA di Kabupaten Semarang, (3) mengetahui alasan guru belum memanfaatkan lingkungan Rawa Pening sebagai sumber belajar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis Deskriptif Persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru geografi SMA di Kabupaten Semarang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, dari hasil penelitian diperoleh keterangan 38,46% responden mengatakan lingkungan Rawa Pening sangat baik digunakan sebagai sumber belajar geografi baik aspek fisik, sosial dan buatan. Relevansi antara lingkungan Rawa Pening dengan kompetensi dasar geografi SMA kurikulum 2013 69,23% responden mengatakan baik. 46,15% responden memanfaatkan lingkungan Rawa Pening sebagai sumber belajar geografi hanya indoor study. Alasan utama guru belum memanfaatkan secara outdoor study karena waktu yang terbatas dan biaya yang mahal.
Pendidikan Mitigasi Bencana Tsunami dengan Menggunakan Media Pembelajaran Buku Saku Pada Masyarakat Pesisir Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen Putri, Nurrahim Adhadina Eka; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karanggadung Village is one of the villages located in the southern coastal area of Petanahan Subdistrict which has the potential of tsunami disaster and there are houses that directly adjacent to the sea. Utilization of BNPB pocket book in educational process that involves the community can be used as an alternative learning media that can support the learning process. The objectives of this research are (1) To know the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation, (2) to know the community response to the use of BNPB pocket book as a learning media in tsunami disaster mitigation education, and (3) to know the effectiveness of using BNPB pocket book as learning media in community. Research location in Karanggadung Village, Petanahan District with sample of 60 people. Methods of data collection are: observation method, test method, questionnaire method and documentation. The results of this study indicate that the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation is 47% (pre disaster), 26% (during disaster), and 29% (post disaster). The response of pocket book usage is 73% and the effectiveness of usage of pocket book media is 0.2231 which fall into low category. It can be concluded that the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation is still low and the learning media used in tsunami disaster mitigation education has not been effective in supporting learning. Desa Karanggadung merupakan salah satu desa yang berada di wilayah pesisir selatan Kecamatan Petanahan yang mempunyai potensi bencana tsunami. Pemanfaatan buku saku BNPB dalam proses pendidikan yang melibatkan masyarakat dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang mampu mendukung proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu (1)Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami, (2)Mengetahui respon masyarakat terhadap penggunaan buku saku BNPB sebagai media pembelajaran dalam pendidikan mitigasi bencana tsunami, dan (3)Mengetahui efektivitas penggunaan buku saku BNPB sebagai media pembelajaran di masyarakat. Lokasi penelitian di Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan dengan sampel masyarakat yang berjumlah 60 orang. Metode pengumpulan data berupa: metode observasi,metode tes, metode angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami sebesar 47% (pra bencana),26% (saat terjadi bencana), dan 29%(pasca bencana). Respon penggunaan buku saku sebesar 73% dan efektivitas penggunaan media buku saku sebesar 0,2231 yang masuk dalam kategori rendah. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami masih rendah dan media pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan mitigasi bencana tsunami belum efektif dalam mendukung pembelajaran.
Kearifan Lokal Untuk Antisipasi Bencana Longsor di Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan Linuwar, Tunggul Wulung; Liesnoor, Dewi; Arifien, moch
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kutorojo, village in Kajen, Pekalongan district has a variety of local wisdom. The purpose of this research: 1) To know the shape of local wisdom that lasts, 2) To analyze the meaning of local wisdom related to the anticipation of landslide, 3) To describe the local hereditary. The research is descriptive research by approach descriptive. The data obtained by the use of observation, interview and documentation. The subject of the research is elders, village the village, communities, and children aged school. The result of this research suggests that: 1) The local knowledge that there is rumah sembilan, larangan menebang pohon, perlindungan air pancuran Telaga Pakis, perlindungan lingkungan Sendang Sari, and dusun terlarang, 2) There are meaning local knowledge larangan menebang pohon by anticipation, landslide disaster. 3) The local hereditary begins advice in general glorious. Desa Kutorojo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan memiliki berbagai kearifan lokal. Tujuan penelitian ini: 1) Untuk mengetahui bentuk kearifan lokal yang berlangsung, 2) Untuk menganalisis makna kearifan lokal berkaitan dengan antisipasi bencana longsor, 3) Untuk mendeskripsikan sistem pewarisan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan deskriptif. Data di peroleh dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah sesepuh desa, kepala desa, masyarakat, dan anak usia sekolah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Bentuk kearifan lokal yang ada adalah rumah sembilan, larangan menebang pohon, perlindungan air pancuran Telaga Pakis, perlindungan lingkungan Sendang Sari, dan dusun terlarang, 2) Terdapat makna kearifan lokal larangan menebang pohon dengan antisipasi bencana longsor, 3) Sistem pewarisan lokal bersumber dari petuah-petuah luhur.
Aktivitas Belajar Siswa dalam Pembelajaran Kontekstual Menggunakan Model Jelajah Alam Sekitar Pada Mata Pelajaran Geografi Materi Atmosfer di SMA Negeri 1 Kejobong Nalisa, Ganes; Hariyanto, Hariyanto; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research are (1) to find out the level of activity in Contextual Teaching and Learning with the Jelajah Alam Sekitarmodel in atmosphere lesson in SMA Negeri 1 Kejobong, Purbalingga. The technique of data collection in this research are the observation with a sample of as many as 30 student with techniques of purposive sampling. The results showed that: (1) learning activities of students inContextual Teaching and Learning with the Jelajah Alam Sekitarmodel can be known to the average activity as much as 8,8 students are planning, analysis of 12,33, then presentation of 10,05.. From the all of third activities included to high category.Meanwhile, the average of activities taking data as much as 13,28 that very high category. In general the level of learning activities of students inContextual Teaching and Learning with the Jelajah Alam Sekitarmodel showed an average of44,66,included in the high category; correlation. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran kontekstual menggunakan model Jelajah Alam Sekitar pada materi Atmosfer di SMA Negeri 1 Kejobong, Purbalingga.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dengan sampel sebanyak 30 siswa dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Aktivitas belajar siswa dalampembelajaran kontekstual menggunakan model Jelajah Alam Sekitar dapat diketahui rata-rata aktivitas siswa dalam perencanaan sebesar 8,8, rata-rata aktivitas siswa dalam analisis sebesar 12,33, kemudian rata-rata aktivitas siswa dalam presentasi sebesar 10,05. Ketiga aktivitas tersebut masuk dalam kategori tinggi. Sedangkan rata-rata aktivitas siswa dalam pengambilan data sebesar 13,28 yang masuk dalam kategori sangat tinggi.Secara umum tingkat aktivitas belajar siswa dalampembelajaran kontekstual menggunakan model Jelajah Alam Sekitarmenunjukkan rata-rata sebesar 44,66, termasuk dalam kategori tinggi
Pengaruh Pemanfaatan Sungai Banjir Kanal Barat Sebagai Sumber Belajar Geografi Kompetensi Dasar Pelestarian Lingkungan Hidup Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 14 Semarang Tahun 2017 Santoso, Juan Andi; Aji, Ananto; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know and analyze the influence of the presence of learning Geography by making use of the River Channel Flood the West as the source of learning towards a learning outcomes, learning activities, and the attitude of caring environment students of Class XI IS ALSO KNOWN AS SMU 14. The population in this study i.e. students of Class XI IS SMAN 15 Semarang. The sample in this study i.e. students of Class XI IS 1 and IS 2. Engineering data collection using the test, the question form, and documentation. Data analysis techniques using independent samples t test test. The results showed that the learning of geography by leveraging Western Canal Flood River as a source of learning gives significant influence towards learning outcomes, learning activities, and the attitude of caring environment students of Class XI IS ALSO KNOWN AS SMU 14. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis adanya pengaruh pembelajaran Geografi dengan memanfaatkan sungai Banjir Kanal Barat sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar, aktivitas kegiatan pembelajaran, dan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IS SMAN 14 Semarang. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IS SMAN 15 Semarang. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IS 1 dan IS 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji independent sampel t tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Geografi dengan memanfaatkan sungai Banjir Kanal Barat sebagai sumber belajar memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, aktivitas kegiatan pembelajaran, dan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IS SMAN 14.
Partisipasi Siswa dalam Program Sekolah Adiwiyata SMA N 11 Semarang Sugiarti, Laras Sih; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out how the participation of students in the school program adiwiyata. The population in this study i.e., high school student N 11. The sample in this study i.e., students who are found at the time of research. The variable in this study i.e. students participation in following school programs adiwiyata. Data collection techniques using t question form and documentation. Analytical techniques descriptive test data using the percentage. The results showed that the participation of the students in the activities program of the school adiwiyata high school N 11 Semarang includes categories often. Students follow the activities into school programs adiwiyata in high school N 11 Semarang properly. Students follow the appropriate procedures or activities of an existing rule to complete the activity. The average student giving participation in any activity that is made by the school to achieve the goals of the school. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana partisipasi siswa dalam program sekolah adiwiyata. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SMAN 11 Semarang. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang dijumpai pada saat penelitian. Variabel dalam penelitian ini yaitu partisipasi siswa dalam mengikuti program sekolah adiwiyata. Teknik pengumpulan data menggunakan t angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan program sekolah adiwiyata di SMAN 11 Semarang termasuk kategori sering. Siswa mengikuti kegiatan yang menjadi program sekolah adiwiyata di SMA N 11 Semarang dengan baik. Siswa mengikuti kegiatan sesuai prosedur atau aturan yang ada sampai selesai kegiatan. Rata-rata siswa memberikan partisipasi dalam setiap kegiatan yang dibuat oleh sekolah untuk mencapai tujuan sekolah.
Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPS Geografi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Gringsing Kabupaten Batang Khafidin, Nur; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 6 No 2 (2018): Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research can be formulated, namely; 1) to find out the utilization of the school library as a learning resource, IPS grade VIII Junior High School N 3 Gringsing; 2) knowing how to influence the school library as a source of learning towards a learning outcomes SOCIAL SCIENCE at grade VIII Junior High School 3 Geringsing. The population in this research that is grade VIII SMP 3 Gringsing. The sample in this study i.e. the students VIII Junior High School Negeri 3 Gringsing. Engineering data collection using the test, the question form, and documentation. Data analysis techniques using simple regression test. The results showed that the utilization of the library as a learning resource giving significant influence against the results of student learning. students of the higher level of utilization of the library as a source of learning then the higher the learning outcomes of students, students who have otherwise pemanfataan perpsutakaan as the source of learning is low then the student learning outcomes is also low. Tujuan penelitian ini dapat dirumuskan yaitu; 1) untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gringsing; 2) Mengetahui bagaimana pengaruh perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gringsing. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Gringsing. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa VIII SMP Negeri 3 Gringsing. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. siswa semakin tinggi tingkat pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar maka semakin tinggi hasil belajar siswa, sebaliknya siswa yang memiliki pemanfataan perpsutakaan sebagai sumber belajar rendah maka hasil belajar siswa juga rendah.

Filter by Year

2012 2023