cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI MELANJUTKAN SEKOLAH SMA/ SEDERAJAD DI KECAMATAN PAGERBARANG KABUPATEN TEGAL TAHUN 2017 Prasanta, Arsi Surya; Putro, Saptono; Setyaningsih, Wahyu
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Pendidikan merupakan hak semua warga negara. Namun, tidak semua anak dapat menikmati pendidikan tingkat SMA sederajad kususnya. Anak tidak melanjutkn sekolah SMA dipengaruh banyak faktor baik dari diri dalam sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitarnya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapatnya pengaruh kondisi sosial-ekonomi,aksesibilitas dan motivasi terhadap partisipasi melanjutkan sekolah ke SMA di Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian dalam penelitian yaitu siswa kelas IX SMP sederajad di Kecamatan Pagerbarang. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa yang akan melanjutkan sekolah dan yang tidak melanjutkan sekolah SMA diambil secara proposorsinal random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat aksesibilitas diperoleh rata-rata 67,25 atau dengan kriteria cukup. Motivasi meanjutkan sekolah diperoleh kriteria tinggi dengan persentase 71,55%. Hasil uji chi-square dipeorleh data bahwa aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan sekolah, motivasi berpegaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan seklah, serta kondisi sosial ekonomi yang meliputi pendidikan, pekerjaan dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi melanjutkan sekolah. Secara statstik hasil peritungan diperoleh aksesibilitas p= ,029, motivasi memiliki p=0,011, tigkat pendidikan p=0,000, pendapatan orang tua p=0,000, dan jenis pekerjaan p=0,000. Hasil tersebut menunjukan nilai p <0,05 sehingga semua hipotesis dterima. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang diberikan sebagai berikut: Saran bagi siswa, semangat untuk melnjutkan sekolah SMA harus tetap ada agar semua anak mendapat wajib belajar 12 tahun dimana minimal pendidikan anak adalah SMA sederajat.Saran bagi pemerintah, pihak pemerintah dapat memberikan solusi terutama berkaitan dengan aksesibilitas yang tergolong sedang dan ada banyak masyarakat yang tidak bisa ke sekolah hanya masalah keterjangkauan lokasi sekolah.   Abstract ___________________________________________________________________ Education is the right of all citizens. However, not all children can enjoy HIGH SCHOOL level education solution specifically conceived sederajad. No HIGH SCHOOL dipengaruh school melanjutkn many factors both from within themselves, others or the surrounding environment.  The purpose of this research is to know there is the influence of socio-economic conditions, accessibility and motivation towards the participation of the school to the high school in Kecamatan Tegal Regency Pagerbarang. The approach used is the quantitative research. Population studies in research namely grade IX JUNIOR sederajad in district Pagerbarang. The sample in this study i.e. students who will continue their school and who do not continue school HIGH SCHOOL taken in proposorsinal random sampling. Data collection techniques using question form or questionnaire. Technique of data analysis using chi-square test. The results of this study showed that the level of accessibility of the obtained average 67.25 or sufficient criteria.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HOREY (CRH) PADA MATERI KERAGAMAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII MTs NEGERI KAWUNGANTEN KABUPATEN CILACAP TAHUN 2016/2017 Vidiawati, Ira; Sunarko, Sunarko; Parman, Satyanta
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat efektivitas penggunaan model pembelajaran koopertatif tipe course review horey (CRH) pada materi keragaman flora dan fauna di Indonesia mata pelajaran IPS kelas VII. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimen one group pretest posttest. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran CRH dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tidak ada kaitan antara aktivitas belajar siswa dengan hasil belajar siswa. Model pembelajaran CRH efektif digunakan untuk pembelajaran IPS kelas VII Mts Negeri Kawunganten. Saran peneliti adalah penelitian menggunakan model course review horey sebaiknya dikembangkan lagi agar berjalan lebih efektif sesuai dengan materi yang ada baik oleh guru maupun peneliti lain.   Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this research was to measure the effectiveness of the use of the learning cooperative model type course review horey (CRH) on the material diversity of flora and fauna in Indonesia social studies class VII. This study uses a pre-experimental research design one group pretest and posttest. Data collection method used is the method of observation, documentation and testing. The result showed CRH learning model can improve the activity and student learning outcomes. There was no association between student’s learning activities with learning outcomes of student. CRH learning model effective used for learning social studies in class VII MTs State Kawunganten. The researcher suggest is research using the CRH learning model should be developed further in order to work more effectively in accordance with the existing material both by teacher and other researches for learning social studies class VII MTs State Kawunganten  
KONTRIBUSI PENDIDIKAN POKDARWIS (KELOMPOK SADAR WISATA) TERHADAP UPAYA PENGEMBANGAN DESA WISATA KANDRI KOTA SEMARANG Farida, Annis; Arifien, Moch.; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu upaya untuk mengembangkan desa wisata adalah dengan memberikan pendidikan bagi pokdarwis (kelompok sadar wisata) sebagai tuan rumah. Manfaat pendidikan yang diperoleh anggota pokdarwis diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pokdarwis Suko Makmur yang berjumlah 175 orang di desa wisata Kandri Kota Semarang. Sampelnya diambil sebesar 20% berjumlah 35 orang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik kuesioner dan wawancara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif persentase. Berdasarkan persentase perhitungan pendidikan pokdarwis berkontribusi sebesar 79,17% dalam upaya pengembangan desa wisata Kandri ini tegolong dalam kategori tinggi.   Abstract ___________________________________________________________________ One of the efforts to develop the tourism village is to provide education for pokdarwis (a group of conscious tour) as a stakeholder. Education benefits that accrue to members of pokdarwis expected to contribute in the efforts of the development of village tourism Kandri Semarang. The population in this research is Pokdarwis Suko makmur totalling 175 people in the tourist village Kandri Semarang. Samples taken by 20% totalling 35 people obtained using random sampling techniques. Data retrieval method in this research is by questionnaire and interview techniques. This research type is quantitative descriptive method percentage. Based on the percentage calculations account for pokdarwis education 79.17% in the development effort of tourist villages Kandri belonged in high category.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA RUANG MELALUI DELTA-NET BAGI SISWA TUNANETRA SLBN KOTA SEMARANG Baharsyah, Moh. Nasrul; Kiswanto, Andre; Budiyono, Budiyono; Benardi, Andi Irwan
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Para siswa tunanetra SLBN Kota Semarang masih kesulitan dalam membaca ruang. Berdasarkan diskusi terfokus bersama tim pengembangan,  kepala sekolah dan guru kelas tunanetra, diketahui bahwa SLBN Kota Semarang mempunyai permasalahan dalam pengadaan media pembelajaran membaca ruang. Media pembelajaran membaca ruang yang ada masih belum fungsional bagi para siswa tunanetra. Selain itu, pada program orientasi dan mobilitas, pembelajaran masih dilakukan dengan lisan tanpa alat  peraga. Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca ruang siswa tunanetra SLBN Kota Semarang melalui Model Peta Tunanetra (DELTA-NET). Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah PALS (Participatory Action and Learning System) yang menempatkan para siswa dan guru kelas tunanetra SLBN Kota Semarang sebagai subjek dan objek secara langsung dalam proses penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan sampai pelembagaan. Hasil pengabdian ini adalah (1) Terciptanya media baru berupa DELTA-NET yang lebih fungsional bagi para siswa tunanetra (2) Siswa tunanetra telah mampu dan terampil membaca ruang SLBN Kota Semarang dan sekitarnya (3) Tercipta modul sebagai pedoman pembuatan DELTA-NET (4) Guru terampil mengembangkan produk baru DELTA-NET (5) Terciptanya tim pengembang DELTA-NET dan perjanjian kerjasama antara UNNES dengan SLBN Kota Semarang.   Abstract ___________________________________________________________________ Blind students of SLB Negeri Kota Semarang have difficulties in read space. Based on focus group discussions between community service team, headmaster, and blind classes teachers, known that SLBN Kota Semarang have problems in the procurement of read space  learning media. The available read space learning media is still not functional for blind students. In addition, for orientation and mobility programs, learning process still taught verbally without any visual aids. The purpose of this community service is to improve the space read ability for blind students of SLBN Kota Semarang through Blind Map Model (DELTA-NET). The methode that use in community service is PALS (Participatory Action and Learning System) which puts the students and teachers of blind classe as subject and object directly in awareness, capacity building, scaffolding, and institutionalization. The results are (1) Created DELTA-NET that more fungsional for blind students (2) Blind students able and skilled to read space of SLBN Kota Semarang and surrounding (3) Created module as the guideline for making DELTA-NET (4) Teachers have been skilled at developing new products DELTA-NET (5) Established DELTA-NET development team and Memorandum of Agreement between UNNES with SLBN Kota Semarang.
PARTISIPASI MASYARAKAT KELURAHAN TINJOMOYO KECAMATAN BANYUMANIK TERHADAP UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA TANAH LONGSOR Ulum, Muhamad Roudhotul; Banowati, Eva; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui partisipasi masyarakat Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik terhadap upaya penanggulangan tanah longsor. Mengetahui hambatan masyarakat dalam berpartisipasi terhadap upaya penaggulangan bencana tanah longsor di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat terhadap upaya penanggulangan bencana tanah longsor meliputi pra bencana (73%) dalam kriteria baik, tanggap darurat bencana (77%) dalam kriteria baik, dan pasca bencana (72%) masuk kriteria baik. Secara keseluruhan partisipasi masyarakat terhadap upaya penanggulangan bencana masuk kategori baik dengan persentase 73%. Kesimpulan di atas meliputi partisipasi masyarakat sudah aktif dengan dilibatkan dalam tahapan pra bencana, saat terjadi potensi bencana, tanggap darurat dan pasca bencana di kawasan rawan bencana. Hambatan mayarakat antara lain 1) faktor kesibukan masyarakat terhadap pekerjaan. 2) faktor pendidikan yang sebagian besar SMA. 3) kurangnya kemampuan berkumunikasi timbal balik untuk berbicara dengan bahasa yang benar. 4) pengahasilan yang pas-pasan untuk kehidupan rumah tangga. Abstract___________________________________________________________________The purpose of this research is to know the participation of the people of Tinjomoyo Subdistrict of Banyumanik Subdistrict on the effort to overcome the landslide. Knowing the community obstacles in participating in the effort to overcome the landslide disaster in Kelurahan Tinjomoyo Banyumanik Subdistrict. The results of the study showed that community participation in the effort of preventing landslide disaster included pre-disaster (73%) in good criteria, disaster response (77%) in good criteria, and post disaster (72%). Overall community participation on disaster management efforts is categorized as good with percentage of 73%. The above conclusions include active community participation by being involved in the pre-disaster stage, during potential disaster, emergency response and post disaster in disaster prone areas. Obstacles include 1) the communitys busyness of the work. 2) the educational factors that are mostly high school. 3) lack of reciprocal communication skills to speak the correct language. 4) a mediocre income for household life.
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 GEBOG KABUPATEN KUDUS TENTANG MATERI SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DILIHAT DARI JENIS PEKERJAAN ORANG TUA Munawwaroh, Siti; Sunarko, Sunarko; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak___________________________________________________________________Tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di kalangan remaja dipengaruhi oleh orang tua. Kenyataan masih banyak orang tua yang sibuk dengan pekerjannya sehingga tidak terlalu memperhatikan masalah kesehatan reproduksi anaknya. Akibatnya kebanyakan remaja masih menganggap tabu untuk membicarakan masalah kesehatan reproduksinya dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa tentang materi sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dilihat dari jenis pekerjaan orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskripsitif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa siswa kelas XII SMA Negeri 1 Gebog memiliki rata-rata tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja sebesar 78%. Jumlah responden yang tuntas 31 orang. Nilai rata-rata melebihi KKM yaitu >65. Maka dapat dikatakan bahwa BPMPKB telah berhasil dalam melaksanakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja di SMA Negeri 1 Gebog. Orang tua yang bekerja sebagai karyawan swasta memiliki anak dengan pengetahuan sangat tinggi terhadap kesehatan reproduksi remaja. Abstract___________________________________________________________________The knowledge degree in terms of the teenage reproduction heath in the youngsters are influenced by the parents. In reality, there are so many people that are so busy with their work which makes them unaware of what happened in their children’s reproduction health. The consequence of this problem is that most teenagers think that talking about their reproduction health with their parents is considered to be taboo. This study aims to know the degree of students’ knowledge in terms of the material on socialiszation of teenage reproduction health seen from the kind of job owned by the parents. The technique of collecting the data used tests and documentation. The technique of analyzing the data used percentage descriptive. The results showed that the students of the twelfth graders of SMA Negeri 1 Gebog had the average of 78% knowledge in terms of teenage reproduction health. The number of respondents that got more than the minimum score of 65 was 31 people. It could be said that BPMPKB had succeeded in doing socialization in teenage reproduction health done in SMA Negeri 1 Gebog. Parents that work as a private employees have children that own high degree of knowledge in teenage reproduction health.
Pelaksanaan Program Siaga Bencana Di Sekolah Menengah Pertama Pada Kawasan Rawan Bencana F, Akhmad Ervin; Santoso, Apik Budi; Juhadi, Juhadi
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of research to know the level of knowledge of school residents, school policy, planning school community preparedness, and mobilization of school resources in the implementation of standby school programs disaster. This research was conducted in SMP Negeri 2 Cangkringan Subdistrict Cangkringan Sleman. Data collection techniques used were tests, interviews, questionnaires, observations, and documentation. The analysis technique uses quantitative descriptive. The research results show the level of knowledge about disaster in the effort to face the eruption of Mount Merapi incident is very good, the school policy supporting disaster preparedness school programs including unfavorable sub-variables with 40% disruption, planning of school community preparedness in reducing and facing the risk of eruption of the mountain merapi including good with sub variable which fulfilled 88,89% and mobilization of school resources within disaster risk reduction efforts eruption of Mount Merapi including good with sub variable that fulfilled 85.71%. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan  warga sekolah, kebijakan sekolah, perencanaan kesiapsiagaan warga sekolah, dan mobilisasi sumberdaya sekolah dalam Pelaksanaan program sekolah siaga bencana. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Cangkringan Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan tentang bencana dalam upaya menghadapi bencana erupsi gunung merapi termasuk sangat baik, kebijakan sekolah yang mendukung program sekolah siaga bencana termasuk kurang baik dengan sub variabel yang terpenihi 40 %, perencanaan kesiapsiagaan warga sekolah dalam upaya pengurangan dan menghadapi risiko erupsi gunung merapi termasuk baik dengan sub variabel yang terpenuhi 88,89% dan mobilisasi sumberdaya sekolah dalam upaya pengurangan risiko bencana erupsi gunung merapi termasuk baik dengan sub variabel yang terpenuhi 85,71%.    
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Kepala Keluarga Terhadap Penyediaan Air Bersih, Sanitasi, Sampah Di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Putri, Dwi Utami; Tjahjono, Heri; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of formal and non-formal education of the community, to know the magnitude of the expenditure of household allocated for the purposes of environmental management, to know the effect of educational levels and public income on environmental management in Boja Village. Researchers collected data using questionnaires, interviews, and documentation.  Data analysis technique used descriptive analysis percentage and multiple regression analysis.  The result of the research shows that the level of formal education of Boja Village is still low, while non formal education includes socialization/training related to environmental management has been followed by 49 household. A total of 88 head of household allocated their income for environmental management purposes from Rp 15.000-Rp 60.000. The variable of educational level and income level related to water supply, sanitation, garbage variable is 28,40%, so it is stated enough to have influence. The conclusion of this study is "there is a significant influence between the level of education and income on water supply, sanitation, garbage in Boja Village, Boja District, Kendal Regency”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan formal dan nonformal kepala keluarga, mengetahui besarnya pengeluaran kepala keluarga yang dialokasikan untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup, mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pendapatan kepala keluarga terhadap pengelolaan lingkungan hidup di Desa Boja. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan formal kepala keluarga Desa Boja masih rendah sedangkan pendidikan nonformal meliputi sosialisasi/pelatihan terkait pengelolaan lingkungan hidup pernah diikuti sebanyak 49 kepala keluarga. Sebanyak 88 kepala keluarga mengalokasikan pendapatannya untuk keperluan pengelolaan lingkungan hidup antara Rp 15.000 - Rp 60.000. Variabel tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan berpengaruh terhadap variabel penyediaan air bersih, sanitasi, sampah sebesar 28,40 %, sehingga dinyatakan cukup memiliki pengaruh. Simpulan dari penelitian ini adalah “ada pengaruh yang signifikan antara tingkat pendidikan dan pendapatan terhadap penyediaan air bersih, sanitasi, sampah di Desa Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal”.
Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dengan Sikap Masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Pltu Tanjung Jati B Di Kabupaten Jepara Ulia, Nafi’atul; Tukidi, Tukidi; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to understand education level of people, to understand their response toward environment, and to understand the relation of education of education level and their response. Researcher gathered data using semi-closed interview. Descriptive percentage and simple moment product relation techniques are used for data analysis. Result: (1) Education level of people living around PLTU Tanjung jati B is low. 33% not going to school/ not graduated from elementary school. (2) Response of people living around PLTU Tanjung Jati B is neutral (51%). Based on simple moment product relation calculation, it is acquired r counting 0,922. However, on r table with N=100 and significant level of 5% r is 0,195. R counting > r table (0,922 > 0,195). The conclution of this research is “there is relation between education level and people response towards environtmentof PLTU of Tanjung Jati B” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan masyarakat, mengetahui sikap masyarakat terhadap dampak lingkungan, dan mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan sikap masyrakat. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan panduan wawancara semi tertutup untuk masyarakat, dan wawancara terbuka untuk memperoleh data sekunder. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan korelasi product moment sederhana. Hasil penelitian: (1) Tingkat pendidikan masyarakat di sekitar PLTU Tanjung Jati B rendah 33% tidak sekolah/ tidak tamat SD, (2) Sikap masyarakat terhadap PLTU Tanjung Jati B tergolong netral (51%). Berdasarkan hasil perhitungan dengan rumus korelasi product moment sederhana, diperoleh r hitung sebesar 0,922 sedangkan pada r tabel dengan N= 100 dengan taraf signifikansi 5% sebesar 0,195, r hitung > r tabel (0,922 > 0,195), Ha diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah “ada hubungan antara tingkat pendidikan terhadap dampak lingkungan PLTU Tanjung Jati B”
Pemanfaatan Laboratorium Alam Geologi Karang Sambung Dalam Kegiatan Outdoor Study Materi Pokok Litosfer Kelas X Sma Negeri 1 Karangsambung Tahun Ajaran 2016/2017 P, Putri Inmas; Arifien, Moch.; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find : (1) the implementation of learning by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung period of 2016/2017, and (2) cognitive, affective and psychomotor student learning results by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung 2016/2017. Method of this research pre-eksperimen post test design. Implementation of learning  that includes student activities learning, teacher activity  learning, and completeness of learning tools. The results showed that the student activity  learning reached 83.9% so that entered  the criteria very well. Teacher activity in learning reaches 90.2% so it is included the criteria very well. Meanwhile, for the completeness of the learning tool Syllabus reached 94.4%, Lesson Plant reached 97.4% and 89.7% so that include  the criteria very well. Then the results of cognitive learning completeness reached 85%, affective learning reaches 82.9% to well criteria is very good and psychomotor achievement reachs 69.3% to good criteria. It can be concluded that learning by utilizing the Natural Geology Laboratory Karangsambung as a source of learning material Litosphere very positive impact in learning Geography Class X Senior High School 1 State of Karangsambung year 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung  Tahun Ajaran 2016/2017, dan (2) hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan memanfaatan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung  Tahun Ajaran 2016/2017. Metode dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimen post test design. Pelaksanaan pembelajaran disini yaitu meliputi aktivitas siswa dalam pembelajaran, aktivitas guru dalam pembelajaran, dan kelengkapan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran mencapai 83,9% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Aktivitas guru dalam pembelajaran mencapai 90,2% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Sedangkan, untuk kelengkapan perangkat pembelajaran Silabus mencapai 94,4%, RPP mencapai 97,4% dan 89,7% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Kemudian hasil belajar kognitif ketuntasan mencapai 85%, hasil belajar afektif mencapai 82,9% sehingga masuk dalam kriteria dangat baik dan hasil belajar psikomotorik mencapai 69,3% masuk dalam kriteria baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Geologi Karangsambung sebagai sumber belajar materi Litosfer sangat memberikan dampak positif dalam pembelajaran Geografi Kelas X SMA Negeri 1 Karangsambung Tahun 2016/2017.

Filter by Year

2012 2023