cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
Analisis Potensi Kawasan Wisata Alam Jembangan sebagai Ekoeduwisata Desa Jembangan Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen (sebagai Sumber Belajar Materi Geografi SMA/MA Kelas X-XI) Yulianasari, Siska; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33569

Abstract

The purpose of this study are to know the potential of Jembangan Nature Tourism Area as ecoedutourism, to know the development direction of Jembangan Nature Tourism Area, to inventory the potencies of Jembangan Nature Tourism Area as geographical learning resources for SMA/MA based on the 2013 curriculum of geography syllabus.The sampling technique used for manager of the tourist area consist of the chief manager and the head of pokdarwis is purposive sampling. The results of the study show that (1) the Jembangan Nature Tourism Area has classified potential to be developed as ecoedutourism with score of 1750. (2) Based on the SWOT quadrant analysis, the Jembangan Nature Tourism Area is in the I quadrant with a progressive strategy. (3) The formulation of ecoedutourism development produces 13 development strategies (4) Based on the 2013 curriculum of geography learning,the potencies of Jembangan Nature Tourism Area can be used as geography learning source s by utilizing the environment which is supported by various existing attractions. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi Kawasan Wisata Alam Jembangan sebagai ekeduowisata, mengetahui arahan pengembangan Kawasan Wisata Alam Jembangan dan menginventarisasi potensi Kawasan Wisata Alam Jembangan sebagai sumber belajar materi geografi SMA/MA berdasarkan silabus pembelajaran geografi kurikulum 2013.Teknik sampling untuk pengelola kawasan wisata yang terdiri dari ketua pengelola dan ketua pokdarwis menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kawasan Wisata Alam Jembangan memiliki skor 1750 dengan klasifikasi potensial untuk dikembangkan sebagai ekoeduwisata. (2) Berdasarkan pada kuadran analisis SWOT Kawasan Wisata Alam Jembangan berada pada kuadran I dengan strategi progresif. (3) Perumusan strategi pengembangan ekoeduwisata menghasilkan 13 strategi pengembangan (4) berdasarkan silabus pembelajaran geografi SMA/MA Kurikulum 2013, potensi yang dimiliki Kawasan Wisata Alam Jembangan dapat dijadikan sebagai sumber belajar dengan memanfaatkan lingkungan yang didukung oleh berbagai daya tarik yang ada.
Partisipasi Siswa dalam Program Adiwiyata di SMPN 1 Bae Kudus Zulfirman, Ubaid; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33570

Abstract

SMP Negeri 1 Bae Kudus is one of some schools that have been participating in Adiwiyata programe since 2014. After participating in Adiwiyata program for one year, SMP Negeri 1 Bae Kudus was selected to be best school to implement three Adiwiyata programs in Jawa Tengah. SMP Negeri 1 Bae Kudus collaborated with several parties to support the implementation of the Adiwiyata in the school. However, the school delegate its students to attend several invitations of tree plantation and voluntary events. The participation of the students in nurturing and preserving the school environment, joining extracurricular that supports the culture of preserving the nature, and developing creativity and innovation in attempt to preserve and manage the environment was considered good. However, the level of participation of the students in joining environmental activities held by some parties outside the school was still low. SMP Negeri 1 Bae Kudus merupakan salah satu sekolah yang mengikuti program Adiwiyata sejak tahun 2014. Setelah mengikuti program Adiwiyata selama satu tahun SMP Negeri 1 Bae Kudus memperoleh prestasi sebagai pelaksana terbaik 3 program Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah. SMP Negeri 1 Bae Kudus bekerjasama dengan beberapa pihak untuk mendukung pelaksanaan Adiwiyata di sekolah. Pada beberapa kesempatan undangan untuk mengikuti kegiatan penanaman pohon dan kerja bakti SMP Negeri 1 Bae Kudus mengirimkan delegasi siswa. Partisipasi siswa dalam memelihara dan merawat lingkungan sekolah, mengikuti ektrakurikuler yang mendukung perilaku berbudaya lingkungan hidup, dan mengembangkan kreatifitas dan inovasi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sudah dalam kategori baik, sedangkan tingkat partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan oleh pihak luar sekolah masih rendah.
Partisipasi Peserta Didik dalam Pelaksanaan Kegiatan Rumah Kompos untuk Mendukung Program Adiwiyata di SMP Negeri 2 Banjarnegara Mulyadi, Wiwid Bangun; Setyowati, Dewi Liesnoor; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33572

Abstract

The implementation house of compost activities is used to support the adiwiyata program based on four components of the environment, namely environmentally sound policies, environment-based curricula, participatory based environmental activities, and environmentally friendly supporting compost houses. The aim of the research is to find out about the participation of students in the implementation of compost house activities to support the Adiwiyata's program in Junior High School 2 in Banjarnegara. The research used was a descriptive research method. The results showed that the implementation of compost houses in Banjarnegara Junior High School 2 was divided into three activities, it was planning, production, and marketing processes. Student participation in each of these activities: 1) participation in planning activities is categorized as low, students do not carry out careful planning 2) participation in production process activities is classified as moderate, because students have implemented but not according to procedure 3) participation in marketing activities is low, students carry out promotions in and outside of school, but in distribution activities only carried out in schools. Pelaksanaan kegiatan rumah kompos digunakan untuk mendukung program adiwiyata berdasarkan 4 komponen adiwiyata yaitu kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan sarana rumah kompos pendukung ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah mengetahui pelaksanaan kegiatan rumah kompos dalam mendukung program adiwiyata dan mengetahui partisipasi peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan rumah kompos. Metode penelitian yang digunakan berupa metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi peserta didik dilihat pada setiap kegiatan tersebut: 1) partisipasi dalam kegiatan perencanaan dikategorikan rendah, peserta didik tidak melaksanakan perencanaan dengan seksama 2) partisipasi dalam kegiatan proses produksi tergolong sedang, sebab peserta didik sudah melaksanakan namun tidak sesuai prosedur 3) partisipasi dalam kegiatan pemasaran tergolong rendah, peserta didik melaksanakan promosi didalam dan di luar sekolah, namun dalam kegiatan pendistribusian hanya dilaksanakan didalam sekolah.
Sistem Pewarisan dan Keberlanjutan Pengelolaan Usaha Tambak Garam Desa Genengmulyo, Kecamatan Juwana Rohana, Siti; Juhadi, Juhadi
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33574

Abstract

The research problems are include (1) How is the cooperative model type talking stick which is helped multimedia quiz creator to improve the senior high school students’ folklore attentive skill. (2) how is the principles of cooperative model type talking stick development which is helped by multimedia quiz creator to improve the senior high school students’ folklore attentive skill. This research uses research and development design (R&D), this research developes model which have been exist that is cooperative model type talking stick into cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. The results of the researches are : (1) the teacher and students’ need toward to cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. (2) cooperative model type talking stick priciples are (a) innovative learning strategy, (b) innovative learning media, (c) assessment. Masalah penelitian meliputi (1) bagaimanakah kebutuhan model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA; (2) bagaimanakah prinsip-prinsip model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D). Penelitian ini mengembangkan model yang sudah ada yaitu model kooperatif tipe tongkat bicara menjadi model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA.Hasil penelitian ini adalah: (1) kebutuhan guru dan peserta didik terhadap model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator (2) prinsip-prinsip model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator, yaitu: (a) strategi pembelajaran inovatif, (b) media pembelajaran inovatif, (c) penilaian.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Peran Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana Tanah Longsor di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Tahun 2018 Izza, Nida Sayyidatul; Tjahjono, Heri
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33576

Abstract

This study aims to determine the relationship between the level of knowledge of the community and the role of the community in managing landslides. Research variables include the level of knowledge about the material regarding landslides and the role of the community in landslide management. Data collection techniques using tests, questionnaires, observation and interviews. Data analysis using descriptive statistical techniques and product moment correlation. The results showed that the community's knowledge was very high (51%) and high (44%), while the role of the community in disaster management was not maximal because of the results of research that showed that the majority of respondents obtained moderate criteria (59.2%) and low (31.7%). The relationship between the two variables shows results that are not in the same direction or inversely proportional to the correlation coefficient of -0.08. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Variabel penelitian meliputi tingkat pengetahuan terhadap materi mengenai tanah longsor dan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana tanah longsor. Teknik pengambilan data menggunakan tes, kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat berada pada kritria sangat tinggi (51%) dan tinggi (44%), sementara itu peran masyarakat dalam penanggulangan bencana belum maksimal karena hasil penelitian yang menunjukkan sebagian besar responden memperoleh skor pada kriteria sedang (59,2%) dan rendah (31,7%). Hubungan kedua variabel tersebut menunjukkan hasil yang tidak searah atau berbanding terbalik dengan koefisien korelasi sebesar -0,08
Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Kampung Iklim Di Dusun Soka Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Tahun 2019 Putri, Ika Muliani
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.36068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Proklim di Dusun Soka Desa Lerep dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Proklim di Dusun Soka. Populasi penelitian adalah 603 KK. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Jumlah subyek penelitian lebih dari 100 maka diambil sampel 10% dari populasi sehingga diperoleh sampel sebanyak 61 responden. Variabel dalampenelitian ini adalah pelaksanaan Proklim dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Proklim. Alat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskripstif dan deskriptif persentatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) pelaksanaan Proklim di Dusun Soka sejak tahun 2017 masih berjalan hingga saat ini. Aspek Proklim meliputi pengendalian banjir, peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan sampah, limbah padat dan cair, (2) dari 8 Dusun yang ada di Desa Lerep baru Dusun Soka yang menerapkan Proklim karena dusun lain mempunyai daya tarik atau branding sendiri dan Desa Lerep adalah desa yang luas, apabila diterapkan secara bersamaan maka hasilnya tidak maksimal, (3) partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Proklim dibagi menjadi 4 yaitu partisipasi dalam pengambilan keputusan sebesar 37,7% (tinggi), partisipasi dalam pelaksanaan 52,46% (tinggi), partisipasi dalam pengambilan manfaat 57,38 (tinggi) dan partisipasi dalam evaluasi 34,43% (rendah). Abstract ___________________________________________________________________ The purpose of this research is to know the implementation of Proklim in Dusun Soka Lerep Village and community participation in the implementation of Proklim in Dusun Soka. The research population is 603 KK. The sampling technique used is Simple Random Sampling. The number of study subjects was more than 100 then sampled 10% of the population so that the sample obtained as many as 61 respondents. The variables of this scenario are the implementation of Proklim and community participation in the implementation of Proklim. Data collection tools and techniques using polls, interviews and documentation. Data analysis techniques use the statistical descriptive and descriptive percentative. The results of the study showed (1) the implementation of Proklim in Dusun Soka since 2017 is still running until now. Proklim aspects include flood control, increased food security and waste management, solid and liquid waste, (2) from 8 dusun in the village of Lerep Village, only Dusun Soka that implements Proklim because other villages have their own appeal or branding and Lerep Village is a large village, when applied simultaneously, the result is not maximal, (3) community participation in the implementation of Proklim divided into 4 namely participation in decision-making of 37.7% (high), participation in Implementation 52.46% (high), participation in the benefit of 57.38 (high) and participation in the evaluation of 34.43% (low).
SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PABRIK SEMEN DI DESA TEGALDOWO KABUPATEN REMBANG Wijayanto, Andik; Arifien, Moch; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38496

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan izin lingkungan kepada PT. Semen Indonesia sejak tahun 2012, untuk melakukan pembangunan dan penambangan di Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang karena ketersediaan bahan batu gamping yang melimpah. Pemerintah Kabupaten Rembang berharap dengan adanya pabrik semen akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui dan mendeskripsikan sikap masyarakat Desa Tegaldowo terhadap keberadaan Pabrik Semen Indonesia di Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang dan faktor-faktor yang berpengaruh pada sikap masyarakat Desa Tegaldowo terhadap keberadaan Pabrik Semen Indonesia di Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi,angket dan dokumentasi. Teknik pengujian dalam penentuan validitas data adalah menggunakan trianggulasi. Metode analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh warga Desa Tegaldowo dengan sampel 20 warga Desa Tegaldowo.Hasil penelitian ini adalah dari sekitar 20 warga yang telah peneliti wawancarai mereka mengatakan bahwa ada alasan mengapa ada penolakan dan ada yang menerima dengan beberapa faktor yang mereka katakana. Tapi secara kelseluruhan warga Desa Tegaldowo Menerima keberadaan pabrik semen.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2017 Arinta Yuni Astanti; Eva Banowati; Hariyanto Hariyanto
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui implementasi pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi hasil belajar oleh guru geografi, (2) Mengetahui kesesuaian perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) guru geografi, (3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan kurikulum 2013 oleh guru geografi di SMA Negeri se-Kabupaten Sragen. Populasi penelitian adalah semua guru geografi dan siswa kelas X IPS. Sampel penelitian sebanyak 15 orang guru geografi yang diambil menggunakan teknik total sampling dan 117 siswa kelas X IPS yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum 2013 oleh guru geografi di SMA Negeri se-Kabupaten Sragen berada pada kategori baik. Hal ini dapat dilihat dengan penyusunan RPP dan Silabus yang dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan tuntutan yang ada dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2014. Pada proses pembelajaran guru geografi sudah menerapkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang terdiri dari mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Pendekatan ini bertujuan untuk menuntun siswa secara aktif mengikuti proses pembelajaran.
HUBUNGAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 73 JAKARTA Lestari, Dwi Ayu; Suroso, Suroso; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa pada model discovery learning mata pelajaran geografi di SMA Negeri 73 Jakarta (2) mengetahui hubungan aktivitas belajar menggunakan model discovery learning terhadap prestasi belajar geografi pada siswa di SMA Negeri 73 Jakarta. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 73 Jakarta tahun pelajaran 2016/2017 dengan sampel sejumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas belajar siswa dengan menggunakan model discovery learning pada mata pelajaran geografi SMA Negeri 73 Jakarta masuk pada kriteria tinggi dengan rata-rata skor sebesar 39,86. Perolehan ini dapat dilihat dari efektivitas belajar siswa dalam kegiatan stimulation, problem statment, data colletion, data processing, verification, serta aktivitas dalam generalization
PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN GEOGRAFIS RUMAH TANGGA PETANI TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DI DESA BANYUKUNING KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG Mila Wardani; Puji Hardati; Hariyanto Hariyanto
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.38500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi sosial ekonomi dan geografis rumah tangga petani terhadap pendidikan anak di Desa Banyukuning. Populasinya adalah seluruh rumah tangga petani yang mempunyai anak usia sekolah di Dusun Krajan dan Dusun Tlogosari berjumlah 567 KK dengan sampel 15% yaitu 88 KK. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik angket, dan teknik wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi sosial ekonomi dan geografis menunjukan adanya pengaruh terhadap pendidikan anak di desa tersebut. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan statistik regresi ganda, diperoleh nilai signifikan Fhitung =40,487 dengan nilai signifikan 0,000 sedangkan nilai probabilitasnya 0,05 maka artinya variabel kondisi sosial ekonomi dan geografis berpengaruh secara signifikan terhadap variabel pendidikan anak. Hasil output diperoleh nilai R squere sebesar 0,99, maka Ha diterima ada pengaruh kondisi sosial ekonomi dan geografis berpengaruh terhadap pendidikan anak.

Filter by Year

2012 2023