cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
Penggunaan Energi Listrik Warga Fis dalam Mewujudkan Pilar Energi Bersih di Kampus Unnes Tahun 2018 Sholekhah, Siti Nur Fatimah; Setyowati, Dewi Liesnoor
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30145

Abstract

The purpose of this study was to determine the understanding of the FIS residents in the use of electrical energy, knowing the concerns of the leaders and managers of the FIS campus about electricity. The population in this study were leaders, facilities and infrastructure managers, lecturers, education staff and students. Sampling used stratified random sampling technique with the sample total of 99. Data collection techniques used were observation, tests, questionnaires and interviews. The results of this study indicate that FIS citizens' understanding includes high knowledge (72.0%), The attitude of citizen’s of 49,9% agreed with the existence of policies and appeals in saving electricity, and the behavior of FIS citizen’s 41,0% often made electricity savings on campus. The concern of the leaders and managers regarding the saving of electricity is the making of SOPs for the use of electrical equipment, the replacement of lamps in the FIS environment into LED lights, and the installation of air conditioners in certain rooms. Commitments given by the leadership are in accordance with the objectives, principal and function of the mandate given. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman warga FIS dalam penggunaan energi listrik, mengetahui kepedulian pimpinan dan pengelola kampus FIS tentang energi listrik. Populasi dalam penelitian ini adalah pimpinan, pengelola sarana prasarana, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan total sampel 99. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, angket dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman warga FIS yang meliputi pengetahuan tinggi (72,0%), sikap warga FIS 49,9% setuju dengan adanya kebijakan dan himbauan dalam penghematan listrik, serta perilaku warga FIS 41,0% sering melakukan penghematan listrik dikampus. Kepedulian pimpinan dan pengelola kaitannya penghematan energi listrik yaitu pembuatan SOP penggunaan peralatan listrik, penggantian lampu di lingkungan FIS menjadi lampu LED, serta pemasangan AC diruangan tertentu.
Tingkat Pengetahuan Perajin Industri Kecil Genteng Di Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen Nurazizah, Sukma Muliana; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30146

Abstract

Tile Small Industry have some practices that are detrimental to the nature conditions such as the large number of ex-pit holes and many flooded rice fields.This study aims to determine the level of knowledge of tile craftsmen small industry about the activities of tile small industry in Sruweng Subdistrict, Kebumen. The population in this study amounted to 364 tile craftsmen with a sample of 81 tile craftsmen. The sample collection method used was proportional area random sampling. Data collection tools and techniques use questionnaires and documentation. The variable in this study was the level of knowledge of tile craftsmen small industry. Data analysis techniques in this study used descriptive presentatif. Descriptive presentatif analysis with scoring method. The results showed that the level of knowledge of tile craftsmen in Sruweng Subdistrict was categorized as moderate (64.72%). Suggestion, it is necessary to increase the level of knowledge in tile small industry activities with do exactly training programs. Industri kecil genteng terdapat praktek-praktek yang merugikan kondisi alam seperti banyaknya bekas lubang bahan galian dan lahan sawah banyak yang tergenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan perajin industri kecil genteng tentang kegiatan industri kecil genteng di Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 364 perajin genteng di Kecamatan Sruweng dengan sampel 81 perajin genteng. Metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah proportional area random sampling. Alat dan teknik pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan perajin genteng. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif presentase. Proses analisis menggunakan metode skoring. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan perajin industri kecil genteng tentang kegiatan industri kecil genteng di Kecamatan Sruweng termasuk dalam kategori sedang dengan presentase 62,53%. Hal ini berarti perlu ditingkatkan lagi pengetahuan dalam kegiatan industri kecil genteng dengan mengikuti berbagai pelatihan yang tepat.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Persepsi Masyarakat Mengenai Pembangunan Kawasan Industri Candi Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang Pramawidya, Leksahawa; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30147

Abstract

This destination research examines the level of education for community funders of the Kawasan Industri Candi (KIC) in Bambankerep Sub-District, Ngaliyan District, Semarang City. In the Buffering concept , one of the most affected and closest locations is in RW1, Bambankerep Village of distance 75m and is the focus of research. The sample used was taken 15% of the population of RW1 320KK, and produced a sample of 48KK. The method of data collection in the study was conducted in three ways, namely questionnaires, interviews, and documentation. While the method of data analysis uses descriptive analysis and linear regression. Based on the results of research, There is a significant influence between the level of education and the public perception of KIC development, which is 33.7%. While the average perception of the level of education with public perceptions of KIC development of 74.12% .which is quite good. The community strongly supports development because they have positive but negative impacts on the environment. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat pendidikan terhadap persepsi masyarakat mengenai pembangunan Kawasan Industri Candi (KIC) di Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Dalam konsep Buffering, salah satu tempat yang paling terdampak dan paling dekat dengan lokasi industri adalah di RW1 Kelurahan Bambankerep dengan jarak 75m dan menjadi titik fokus penelitian. Sampel yang digunakan diambil 15% dari populasi jumlah RW1 320KK, dan menghasilkan sampel sebanyak 48KK. Metode pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan tiga cara yaitu kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan regresi linear. Berdasarkan hasil penelitian, Terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan dengan persepsi masyarakat terhadap pembangunan KIC, yaitu sebesar 33,7%. rata-rata persepsi tingkat pendidikan dengan persepsi masyarakat terhadap pembangunan KIC sebesar 74,12% termasuk dalam kriteria cukup baik. Masyarakat sangat mendukung pembangunan ini karena dianggap memiliki kontribusi positif tetapi juga terdapat dampak negatif terhadap lingkungan.
Faktor Penarik dan Faktor Pendorong Mobilitas Eks Tki Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Rochaniyah, Nina; Indrayati, Ariyani
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30149

Abstract

This study aims to determine 1) the environmental conditions of the coastal area, 2) the perception of pond farmers in the preservation of the coastal area environment in Ketawangrejo Village, 3) the participation of pond farmers in environmental conservation in the coastal area in Ketawangrejo Village, Grabag District, Purworejo Regency. The population in this study were 120 pond farmers. The sample of this study was 30 pond farmers with Proportionate Stratified Random Sampling techniques. Data collection techniques used observation, questionnaires, documentation and interviews. The data analysis technique uses descriptive percentages. Based on the results of the study, it can be seen that the condition of coastal areas has environmental degradation due to the conversion of agricultural land and forests into aquaculture areas and has a dense impact on agricultural area pollution. Farmers have understood and taken the initiative in responding to problems in the coastal area through actions to improve and preserve the coastal area. Participation of pond farmers in organizations tends to be passive from 4 forms of participation, namely partitioning ideas or ideas, energy, funds, and facilities. Banyaknya pencari kerja yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja membuat banyak penduduk Desa Purworejo melakukan moblitas antara negara menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Setiap mobilitas yang dilakukan memiliki faktor penarik dan faktor pendorongnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya mobilitas, faktor penarik dan pendorong mobilitas yang dilakukan oleh eks TKI Desa Purworejo dari tahun 1985-2015 serta persebaran berdasarkan negara tujuan. Pengambilan sampel menggunaan metode proporsional random sampling, dengan sampel sebanyak 90 orang. Penelitian ini menggunaan metode kuantitatif. Data dikumpulkan dengan kuesioner, wawancara dan dokumentasi, dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan mobilitas tertinggi yang dilakukan oleh eks TKI adalah negara tujuan Hong Kong sebanyak 29%, Taiwan 26%, Arab Saudi 16%, Malaysia dan Singapuran 10% serta Korea Selatan dan Uni Emirat Arab sebesar 4%. Faktor-faktor penarik diantaranya adalah gaji, remitan, jaminan ibadah, bahasa pengantar dan ajakan dari saudara/teman.
Motif Awan (Model Partisipatif Wisatawan) Sebagai Solusi Konservasi Hutan Evergreen di Taman Nasional Bali Barat Rani, Sri; Murtafiah, Murtafiah; Zakiyah, Neza; Benardi, Andi Irwan
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30998

Abstract

Bali Barat National Park is one of the tourist destinations on the island of Bali which was developed as a place of research, development of science and education, supporting cultivation, tourism, and recreation. The objectives of this article include: (1) knowing the evergreen forest conditions in Bali Barat National Park, (2) knowing the conservation activities that have been carried out, and (3) knowing the contribution of Motif Awan (participatory models of tourists) in maintaining conservation. The research method used is qualitative descriptive with triangulation validity test The results showed that the evergreen forest conditions in Bali Barat National Park were good, there was little damage but not so much. Existing ecosystems can improve themselves. Conservation efforts carried out include security patrols, monitoring of Bali curves, and clean environmental actions. Community involvement in conservation efforts is successful in conservation efforts and provides optimal results. Visitor participation is needed to maintain the Bali Barat National Park area, especially in relation to waste and ecosystem sustainability.
Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pengembangan Objek Wisata Bukit Cinta Kawasan Rawa Pening Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang Pangaribuan, Larosa; Arifien, Moch.
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33564

Abstract

The purpose of this research was to knowing how the stages of community participation, know what forms of community participation and how the tourism development approach is manifested in "3A"(Attractions, Accessibility and Amenities). This research use quantitative research methods. This type of research is a descriptive that using the Simple Random Sampling technique. The data collection method used is by observation, questionnaire, documentation and interview. The results of this research show that the level of community participation in Kebondowo village to development of Bukit Cinta Rawa Pening tourism object is high, this is indicated by the average percentage obtained from the answers of all respondents submitted through questionnaires to 40 respondents who showed a percentage of 70,85 % in the percentage analysis criteria included in the high category. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahapan partisipasi masyarakat, mengetahui apa saja bentuk partisipasi masyarakat dan bagaimana pendekatan pengembangan pariwisata diwujudkan dalam “3A”(Atraksi, Aksesbilitas dan Amenitas). Penilitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang diginakan adalah dengan cara observasi, kuesioner, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Desa Kebondowo dalam partisipasi pengembangan ojek wisata Bukit Cinta Rawa Pening adalah tinggi, hal ini ditunjukkan oleh persentase rata-rata yang diperoleh dari jawaban seluruh responden yang diajukan melalui kuesioner kepada 40 responden yang menunjukkan persentase sebesar 70,85% yang dalam kriteria analisis deskriptif persentase termasuk ke dalam kategori tinggi.
Pengaruh Perilaku Petani Bawang Merah dan Penggunaan Pestisida terhadap Dampak bagi Lingkungan Hidup di Desa Klampok Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes Dhiaswari, Devy Ravina; Santoso, Apik Budi; Banowati, Eva
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33565

Abstract

The purpose of this research is to (1) know the behavior of shallot farmers in the planting of shallots, (2) Knowing the use of pesticides by farmers of Shallots, (3) Knowing the influence of the behavior of shallot farmers and the use of pesticides Impact on the environment. The population in this research is all of the shallot farmers in the village Klampok Wanasari District Brebes amounting to 1549 shallots of farmers consisting of 8 RW. The sampling technique used is a proportional random sampling with a sample of 10%, obtained 94 respondents. Data suspension using observation, poll and documentation techniques. The results of this study show there is a significant influence between behavior on impact for the environment. This is evidenced by the result of counting t test = 6,792. Pesticide use has significant effect on the environment. Environmental conditions are good because the farmers ' factors have good behavior in the processing of their fields, using pesticides that are not excessive, as well as the concern of farmers on the environment of high life. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui perilaku petani bawang merah dalam bercocok tanam bawang merah, (2) mengetahui penggunaan pestisida oleh petani bawang merah, (3) mengetahui pengaruh perilaku petani bawang merah dan penggunaan pestisida terhadap dampak bagi lingkungan hidup. Populasi dalam penelitian ini seluruh petani bawang merah yang ada di Desa Klampok Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes yang berjumlah 1549 petani bawang merah yang terdiri dari 8 RW. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan pegambilan sampel sebesar 10% maka diperoleh 94 responden. Penggumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara perilaku terhadap dampak bagi lingkungan hidup. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan uji t hitung=6,792. Penggunaan pestisida berpengaruh signifikan terhadap lingkungan hidup. Kondisi lingkungan hidup baik karena faktor petani memiliki perilaku yang baik dalam mengolah lahan sawahnya, menggunakan pestisida yang tidak berlebihan, serta kepedulian petani terhadap lingkungan hidup tinggi.
Pelaksanaan Program Adiwiyata Berdasarkan Komponen Berbasis Lingkungan Irlansari, Anisa; Hardati, Puji
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33566

Abstract

Planting the character of environmental care is instilled in students as the next generation through the adiwiyata program. The purpose of this study was to determine the implementation of adiwiyata programs based on environment-based components. The population in this study were all students of SMA Negeri 1 Teras totaling 1,058 students. The sample technique used is simple random sampling by taking a sample of 3% and the results of the sample are 35 students. The variable in this study is the implementation of the adiwiyata program. The method of data collection uses the questionnaire method. The data analysis technique uses frequency statistical analysis. The results of the study show that the implementation of an environment-based curriculum gets results with high criteria because environmental learning is integrated into all subjects. Penanaman karakter peduli lingkungan ditanamkan kepada siswa sebagai generasi penerus bangsa melalui program adiwiyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program adiwiyata berdasarkan komponen berbasis lingkungan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 1 Teras sejumlah 1.058 siswa. Teknik sampel yang digunakan yaitu simple random sampling dengan mengambil sampel sebanyak 3% didapatkan hasil sampel sebanyak 35 siswa. Variabel dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program adiwiyata. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan mendapat hasil dengan kriteria tinggi karena pembelajaran lingkungan hidup terintgerasi kesemua maat pelajaran.
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Banjir Pengurus Karang Taruna dengan Metode Diskusi Berbantuan Media Audio Visual di Kelurahan Sawah Besar Tahun 2018 Prasetyo, Dwi Nova Hadi; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the knowledge level of youth organization members about flood disaster preparedness in Sawah Besar Village, and to know the increase in knowledge of the cadets about flood preparedness after socialization. The object of this study was the members of youth organization in Sawah Besar Village totally 32 people. Methods of data collection were documentation methods, socialization processes and instrument tests. Technique in analyzing data used percentage descriptive of data analysis techniques and comparison tests of knowledge average used paired t-test and n-gain test. The results showed that the knowledge of youth organization members in Sawah Besar Village increased significantly after being given information on flood disaster preparedness by using audio-visual media conducted by the Regional Disaster Handling Agency (RDHA) of Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir di Kelurahan Sawah Besar, dan mengetahui peningkatan pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir sesudah sosialisasi. Objek dari penelitian ini adalah pengurus karang taruna di Kelurahan Sawah Besar dengan jumlah anggota 32 orang. Metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi, proses sosialisasi, dan instrument test. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif persentase dan uji perbandingan rata-rata pengetahuan dengan menggunakan uji paired t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anggota karang taruna di Kelurahan Sawah Besar mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan sosialisasi tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan menggunakan media audio-visual yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.
Efektivitas Sosialisasi untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Kepala Rumah Tangga dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor di Desa Kertosari Banjarnegara 2017 Nur Faidah, Rini Tri Anjani; Indrayati, Ariyani; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33568

Abstract

This study aimed to: 1. To Know the level head of household preparedness in facing landslide natural disasters in Kertosari Village Kalibening District Banjarnegara Regency in 2017. 2. Find out the effectiveness of socialization for improving head of household preparedness in facing landslides Kertosari Village Kalibening District Banjarnegara Regency in 2017. The method of data collection was in the form of questionnaire, observation, and documentation. The technique of data analysis used one-shot case study design and analysis descriptive percentage. The result of this research showed that the level of preparedness on the indicator of knowledge and attitudes, family policies for preparedness, household emergency plan and disaster warning system for household preparedness, indicator of resource mobilization in the household was in high criteria score 607 from the maximum score 704. The effectiveness of preparedness socialization in Kertosari Village was included in the very effective category because it reached 82%. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui tingkat kesiapsiagaan kepala rumah tangga dalam menghadapi bencana alam tanah longsor di Desa Kertosari Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara tahun 2017. 2. Mengetahui efektivitas sosialisasi untuk peningkatan kesiapsiagaan kepala rumah tangga dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Kertosari Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjanegara tahun 2017. Metode pengumpulan data berupa kuesioner/angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesipsiagaan pada indikator pengetahuan dan sikap, kebijakan keluarga untuk kesiapsiagaan, rencana tanggap darurat rumah tangga dan sistem peringatan bencana untuk, mobilisasi sumberdaya dalam rumah tangga memiliki kriteria tinggi dengan skor 607 dari skor maksimal 704. Efektifitas sosialisasi kesiapsiagaan di Desa Kertosari termasuk dalam kategori sangat efektif karena mencapai 82%.

Filter by Year

2012 2023