cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
EFEKTIVITAS MEDIA PERMAINAN BINTANG BERALIH DAN MEDIA GLOBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN MENGENAL MATA ANGIN BAGI ANAK TUNAGRAHITA KELAS VII (C) DI SLB NEGERI TAMANWINANGUN KEBUMEN
Edu Geography Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media permainan bitang beralih, mengetahui efektivitas media globe terhadap hasil belajar,dengan pokok bahasan mengenal mata angin bagi anak tunagrahita kelas VII (C) di SLB N Tamanwinangun Kebumen. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental design dengan subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII (C) tunagrahita SLB N Tamanwinangun Kebumen, kelas VII (C) 1 sebagai kelas eksperimen, kelas VII (C) 2 Sebagai kelas kontrol, kelas VII (C) 3 Sebagai Kelas Uji coba (monitoring) di SLB Negeri Tamanwinangun Kebumen.Variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa materi mengenal mata angin menggunakan media permainan bintang beralih dan hasil belajar siswa materi mengenal arah menggunakan media globe.Metode pengumpulan data untuk penelitian yaitu metode dokumentasi,tes sedangkan analisis data menggunakan t test. Hasil penelitian, menunjukan bahwa Pembelajaran menggunakan media Permainan Bintang beralih dapat memberikan hasil yang lebih baik dari pada hasil belajar siswa menggunakan media globe. Media permainan bintang beralih sangat layak digunakan sebagi media pembelajaran dengan nilai rata-rata post test pada kelas eksperimen 79,60 dengan ketuntasan 100 % lebih besar dari pada nilai rata-rata post test pada kelas kontrol sebesar 71,60 dengan ketuntasan 80% dikarenakan 1 siswa tidak mencapai batas KKM 70. Jadi hipotesis penelitian diterima. This research is intended to describe the preparation of effectiveness Shooting star game media, knowing the implementation of globe media on learning outcomes, with learning materials know the wind was the students of VII © Tunagrahita SLB N Tamanwinangun Kebumen. The subject of the research is a research are the entire 7th©was VII (C) 1 In the eksperimen, control group was VII (C) 2 and than class trial VII (C) 3 of  SLB N Tamanwinangun Kebumen. The variable of this research was students learning result in materi know the wind with Shooting star game media and the students learning result in materi know the wind with globe as media. The methods of data collection for this research are tests, and documentation method, while the analysis of the data using t test. The research results show that the Shooting star game media is very suitable to be used as a method of learning social science studies with an average expert cognitive 79,60 with succes 100% greater then the control group was 71,60 with succes 80% because one student cannot reach KKM complete. the hypothesis of the research was accepted.
KOMPARASI HASIL BELAJAR PENGGUNAAN MEDIA MACROMEDIA FLASH DAN MEDIA POWERPOINT PADA MATERI SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI KELAS X SMA NEGERI 8 SEMARANG TAHUN 2013/2014
Edu Geography Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Semarang  merupakan salah satu SMA yang memiliki fasilitas cukup memadai. Akan tetapi, pembelajaran yang berlangsung masih menggunakan media pembelajaran yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan media Macromedia Flash dengan Powerpoint dan mengetahui perbandingan hasil belajar menggunakan media Macromedia Flash dengan  Powerpoint. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 8 Semarang. Kelas eksperimen (pembelajaran menggunakan media Macromedia Flash) yaitu kelas X B sedangkan yang menjadi kelas kontrol yaitu kelas X D (pembelajaran menggunakan media Powerpoint). Variabel penelitian ini adalah hasil belajar menggunakan media Macromedia Flash dan hasil belajar menggunakan media Powerpoint serta pembelajaran menggunakan Macromedia Flash dan pembelajaran dengan menggunakan Powerpoint pada materi sejarah pembentukan bumi. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, kuesioner, dan tes.  Analisis data hasil penelitian menunjukkan thitung>ttabel yang berarti bahwa hipotesis penelitian diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan hasil belajar geografi pada materi pokok sejarah pembentukan bumi menggunakan media Macromedia Flash lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar menggunakan media Powerpoint. Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Semarang is one of the high schools have adequate facilities. However, the learning that takes place is still using simple instructional media. This study aims to determine the implementation of learning with Macromedia Flash media with Powerpoint and compare the learning outcomes of media use Macromedia Flash to Powerpoint. Subjects in this study were tenth graders of SMAN 8 Semarang. The experimental group (learning to use Macromedia Flash media) that while the class XB into the control group class XD (learning to use the media Powerpoint). The variables of this study is the result of learning to use Macromedia Flash media and learning outcomes using Powerpoint media and learning using Macromedia Flash and learning to use Powerpoint in the history of the formation of earth materials. Methods of data collection using the methods of documentation, questionnaires, and tests. Data analysis results showed tcount> ttable which means that the hypothesis is accepted. Therefore it can be concluded geography learning outcomes in the subject matter of history of the earth formation using Macromedia Flash media better than the results of learning using Powerpoint media.
PENGARUH LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 ROWOKELE KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2013/2014
Edu Geography Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) ada tidaknya pengaruh lingkungan pendidikan dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII (2) besarnya pengaruh lingkungan pendidikan dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan jenis korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Rowokele sebanyak 246 orang dengan sampel 49 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan bentuk pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase dan analisis regresi ganda yang sebelumnya telah dilakukan uji normalitas data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara lingkungan pendidikan dan disiplin belajar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII SMP Negeri 1 Rowokele Kabupaten Kebumen Tahun Ajaran 2013/2014 dengan kontribusi sebesar 0.445 atau 44 %. Secara parsial kontribusi variabel lingkungan pendidikan terhadap hasil belajar sebesar 9.67 % sedangkan kontribusi variabel disiplin belajar terhadap hasil belajar sebesar 8.64 %. This study aimed to determine : (1) whether there is influence of environmental education and discipline of learning on learning outcomes of students of class VII social studies (2) the influence of education and discipline of learning environments on learning outcomes of students of class VII social studies. This study is a description of the type of correlation. The population in this study were all seventh grade students of SMP Negeri 1 Rowokele as many as 246 people with a sample of 49 students. The research instrument used was a questionnaire with multiple choice. Analysis of the data used in this study is a descriptive analysis of percentages and multiple regression analysis previously undertaken normality test data. The results showed that there is influence between education and disciplined learning environment on learning outcomes IPS seventh grade students of SMP Negeri 1 Rowokele Kebumen Academic Year 2013/2014 with a contribution of 0445 or 44%. Partially contribute to the educational environment variable learning outcomes by 9.67% while the contribution of variable discipline of learning on learning outcomes was 8.64%.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DAN PENDAPATAN BERSIH ORANG TUA TERHADAP USIA KAWIN PERTAMA ANAK WANITA DI KECAMATAN TERSONO KABUPATEN BATANG TAHUN 2013
Edu Geography Vol 3 No 4 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya perkawinan di Kecamatan Tersono dibandingkan dengan Kecamatan-Kecamatan disekitarnya, yang mana tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga terhadap usia kawin anak di Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil dari penelitian adalah (1) Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap usia kawin anak dengan nilai prosentase sebesar 4,3% (2) Kondisi ekonomi keluarga berpengaruh terhadap usia kawin anak dengan nilai prosentase sebesar 11,6%. Sumbangan yang diberikan secara bersama-sama yaitu sebesar 69%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin rendah tingkat pendidikan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga maka kecenderungan untuk menikah di usia muda semakin tinggi. This research is motivated by the number of marriages in the District Tersono compared to sub-sub-district surrounding it’s place, the purpose of this study was to find out the effect of parents' level and economic condition of the family to the age of child marriage in the District of Tersono Batang. The method used is descriptive quantitative data collection techniques through questionnaires. The results of the study are (1) the educational attainment of parents affects the age of child marriage with a percentage value 4.3% (2) family economic conditions affect the age of child marriage with a percentage 11.6%. Donation that is given together is 69%. Based on the results of this study, it can be concluded that the lower levels of parental education and family economic condition, the tendency to marry at the young age is getting higher.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN KEGIATAN COMPOSTING DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA PESERTA DIDIK KELAS VI SD NEGERI 3 BALONG KABUPATEN JEPARA TAHUN 2014
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji kepedulian peserta didik terhadap pengelolaan lingkungan; 2) mengkaji pelaksanaan kegiatan composting dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan; 3) mengkaji efektivitas pelaksanaan kegiatan composting dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan termasuk dalam kriteria sedang yaitu sebesar 79,20%, artinya peserta didik cukup peduli terhadap pengelolaan lingkungan sekolah. Kegiatan composting dilaksanakan melalui 6 tahap kegiatan yaitu pemilahan sampah, pengecilan ukuran sampah, penyusunan tumpukan, penyiraman, pembalikan, dan pematangan kompos. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik mengikuti kegiatan tersebut dengan cukup baik. Pelaksanaan kegiatan composting dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan peserta didik efektif untuk dilaksanakan, hal tersebut terlihat dari meningkatnya kara This research intend to: 1) reviewing the student’s awareness of the environmental management; 2) reviewing the impelentation of composting activities in improving the environmental care character; 3) assessing the effectiveness of composting activities in improving the environmental care character. Data analysis techniques in this research has using descriptive analysis and t-test. The result showed that the student’s awareness of the environmental management included in medium criteria, in the amount of 79,20% meaning that students are care enough about the school’s environment management. Composting activities was implemented through 6 phase of activities, there are sorting the garbage, size reduction of garbage, pile arrangement, watering, reversal, and compost maturation. The result showed that the students have take part pretty well. The implementation of composting activities in improving the environmental care character for student is effectively for being implemented, it is seen from the increasing of student’s environmental awareness.kter peduli lingkungan peserta didik.  
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION (PENGAJARAN LANGSUNG) MATERI TEKNIK KEPRAMUKAAN KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI MADRASAH ALIYAH NAHDLATUL MUSLIMIN UNDAAN KUDUS
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran direct instruction (pengajaran langsung) pada materi teknik kepramukaan kesiapsiagaan bencana banjir di Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus dan untuk mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap materi tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif persentase. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: 1) implementasi model pembelajaran direct instruction (pengajaran langsung) materi teknik kepramukaan kesiapsiagaan bencana banjir berlangsung cukup baik, namun terdapat beberapa hambatan yang cukup signifikan, 2) Tingkat penguasaan siswa terhadap materi kesiapsiagaan pada aspek kognitif berada pada kriteria sangat tinggi sebesar 63,3 % dan tinggi sebesar 36,67 %. Pada aspek psikomotorik seluruh siswa mempunyai kriteria keterampilan yang sangat baik. This research aimed are to know implementation of direct instruction learning model (direct teaching) the scouting techniques of flood preparedness materials in Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus and to know mastery level students to such material. Observation methods of data collection, documentation, and testing. The data analysis techniques usedis descriptive percentage techniques. Based on the research  obtained results as follows: 1) implementation of direct instruction learning model (direct teaching) the scouting techniques of flood preparedness materialstake placepassably, howeverthere are some significant obstacles, 2) mastery level students to flood preparedness materialson cognitive aspects are at very high criteria 63,3 % and high 36,67 %. On psychomotor aspects all students criteria have excellent skills.
IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN KETERAMPILAN LINGKUNGAN HIDUP (KLH) DI KELAS XI SMA N 1 BANDAR KABUPATEN BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran Keterampilan Lingkungan Hidup (KLH) adalah mata pelajaran ciri khas SMA N 1 Bandar dimana mata pelajaran yang diadaptasi dari pendidikan lingkungan hidup. Adanya mata pelajaran tersebut muncul sistem manajemen pengelolaan lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi mapel KLH di kelas XI dan pengelolaan lingkungan sekolah. Populasi penelitian adalah 53 orang staff pengajar dan karyawan, serta 229 siswa kelas XI SMA N 1 Bandar. Penentuan sampel yang digunakan ialah menggunakan Purposive Sampling dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi mata pelajaran KLH sudah sangat baik (82%) dengan didukung perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru dan KBM yang dilaksanakan oleh guru dengan sangat baik (91.42%). Pengelolaan lingkungan sekolah dari sudut pandang siswa siswa yang baik (79%) diperkuat oleh opini tim adiwiyata dari sisi manajerial yang sangat baik (92%). Peneliti menyimpulkan bahwa perlu adanya guru yang berlatar belakang studi geografi agar peserta didik dapat mengetahui lingkungan hidup dari sudut pandang geografi dan multidisiplin ilmu. Environment Skill subject is a specific characteristic subject of SMA N 1 Bandar which adapted from environment education. With the subject, it can creates an environment management system of the school. This research was aimed to know how the implementation of environment skill subject and how the management of school`s environment. The population of the research was 53 teachers and staff, 229 students class XI of SMA N 1 Bandar. They were selected by Purposive Sampling with certain consideration . The results of this research showed that the implementation of environment skill subject was very good (82%) with support by a very good learning planing and leraning activity (91.42%). The management of school`s environment from students view is good (79%), in support by adiwiyata’s team opinion from managerial side is very good (92%). Based on the results of the study, the researcher recommended that it neeed for Teacher of Geography education background in order to the students know and understand environmental sustainability from the viewpoint of geography and multidisciplinary science.
PENGEMBANGAN MEDIA CD INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH CS3 PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI POKOK BAHASAN ATMOSFER KELAS VII SMP NEGERI 5 BATANG TAHUN AJARAN 2013/2014
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangan dan membuat media CD interktif berbasis Adobe Flash CS3 materi atmosfer, dan (2) mengetahui hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Batang pada materi atmosfer setelah menggunakan media CD Interaktif berbasis Adobe Flash CS3 materi atmosfer. Subjek Penelitian ini adalah kelas VII A SMP Negeri 5 Batang. Metode pengumpulan data dengan teknik angket, tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi persentase. Hasil penelitian yaitu: (1) rekapitulasi kelayakan media pembelajaran CD Interaktif sebesar 94,50% dengan kriteria”sangat layak”, rekapitulasi kelayakan materi media pembelajaran CD interaktif sebesar 90 % dengan kriteria”sangat layak” dan berdasarkan hasil tanggapan siswa ujicoba diperoleh persentase sebesar 87,9% dengan kriteria "sangat baik" (2) ketuntasan belajar siswa kelas Ujicoba (VII-A) dari hasil evaluasi yang mencapai KKM ≥ 70 sebanyak 26 siswa atau sebesar 86,67%. Dapat disimpulkan bahwa media CD interaktif sangat layak digunakan sebagai pada pembelajaran Geografi di SMP Negeri 5 Batang dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. This study aimed to: (1) develop and make of an interactive CD-based media Adobe Flash CS3 atmospheric material, and (2) determine a class VII student learning outcomes SMP Negeri 5 Batang against the atmosphere material after using the Adobe-based Interactive CD media Flash CS3 atmospheric material. The subject of this study was class VII A of SMP Negeri 5 Batang. Data were collected by questionnaire technique, tests and observation. The data analysis technique used is the description of a percentage. The results of the study are: (1) a recapitulation of the feasibility study media Interactive CD by 94.50% with the criteria of "very decent", a recapitulation of the material feasibility study media Interactive CD by 90% with the criteria of "very decent" and based on the responses of students test a percentage of 87.9 % is obtained with the criteria of " very good ", (2) mastery learning of trial class student (VII-A) of the evaluation test results were reached KKM ≥ 70 were 26 students, or by 86.67%. It can be concluded that media interactive CD is very suitable to be used as the learning of Geography in SMP Negeri 5 Batang and can improve student learning outcomes.
KUALITAS PENGELOLAAN KELAS DAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI KOTA TEGAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas pengelolaan kelas dan motivasi belajar geografi siswa kelas XI di SMA Negeri Kota Tegal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan observasi. Hasil dari penelitian adalah (1) Kualitas pengelolaan kelas yang terdapat di seluruh SMA Negeri di kota Tegal termasuk dalam kriteria sangat baik dengan prosentase sebesar 84,31% (2) Motivasi belajar geografi siswa yang terdapat di seluruh SMA Negeri di Kota Tegal termasuk dalam kriteria sangat baik dengan prosentase sebesar 81,6% Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kualitas pengelolaan kelas maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas. This research is  intended to knowing how the effect of the quality of classroom management toward the students’ motivation in learning geography at the eleventh grade students of State Senior High School in Tegal in academic year 2013/2014. This research using quantitative descriptive method with questionnaires and observation as the technique of collecting the data. The result of this research are (1) The quality of classroom management in all of State Senior High School in Tegal included into a good criteria with the presentage is 84,31 % (2) The students’ motivation in learning Geography in all of State Senior High School in Tegal Tegal included into a good criteria with the presentage is 81,6%, so the hyphothesis is accepted with the higher presentage is 0,243 or 2,43%. Based on the result of the research, it can be conclude that.
PEMANFAATAN KEBERADAAN POS PENGAMATAN GUNUNG SLAMET UNTUK PEMBELAJARAN GEOGRAFI MATERI MITIGASI BENCANA KELAS X IPS SMA NEGERI 1 BOJONG KABUPATEN TEGAL
Edu Geography Vol 3 No 5 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan belajar mengajar yang ideal seharusnya berlangsung dalam berbagai interaksi dan dibantu dengan alat bantu atau sumber-sumber belajar. Penggunaan sumber-sumber belajar sangat penting dan relevan mengingat pemanfaatan sumber-sumber belajar tersebut sangat membantu pemahaman materi. Pelaksanaan kegiatan pemanfaatan Pos Pengamatan Gunung Slamet mendapat tanggapan baik dari para siswa, namun terdapat beberapa faktor yang menghambat kegiatan tersebut. Kegiatan pemanfaatan keberadaan Pos Pengamatan Gunung Slamet pada pembelajaran geografi materi mitigasi perlu dilakukan untuk mendukung materi mitigasi bencana. Faktor jarak merupakan faktor yang paling menghambat pelaksanaan kegiatan pemanfaatan Pos Pengamatan Gunung Slamet pada pembelajaran Geografi. Faktor jarak merupakan faktor yang paling menghambat kegiatan pemanfaatan Pos Pengamatan Gunung Slamet pada pembelajaran geografi, karena jarak dari SMA Negeri 1 Bojong ke Pos Pengamatan Gunung Slamet cukup jauh. The background of this research is activity of utilization Observation Post Mount Slamet existence that has never been implemented in the learning of geography in high school. Though the utilization Observation activity of Post Mount Slamet existence in learning geography needs to be implemented to increase student understanding of the mitigation material, especially for students who stay in the area of ​​Disaster-Prone Regions Volcano eruption.  The utilization Observation activity of Post Mount Slamet existence in learning geography could be implemented through an outdoor study method. Implementation of the outdoor study by SMA Negeri 1 Bojong Tegal are executed properly. Utilization Observation of Post Mount Slamet existence in outdoor study methods were well- Students, Teachers and Officers Observation Post Mount Slamet. By learning at Observation Post Mount Slamet students become more aware about disaster mitigation materials and Disaster-Prone Regions Volcano eruption.

Filter by Year

2012 2023