cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Edu Geography
ISSN : 22526684     EISSN : 25490346     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Edu Geography [p-ISSN 2252-6684|e-ISSN 2549-0346|DOI 10.15294.edugeo] publishes original research and conceptual analysis of geography education. Edu Geography provides a forum for educators and scholars to present innovative teaching strategies and essential content for elementary and secondary geography, AP Human Geography, introductory college geography, and preservice methods courses. The journal invites scholarly work in the areas of how students learn and instructors teach by preserving and disseminating research. It is also a forum for discussion of state, national, and international trends in geography education. The journal seeks original manuscripts that contribute to the understanding of issues and topics associated with geography education.
Arjuna Subject : -
Articles 634 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU WARGA SEKOLAH DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN KETERCAPAIAN PROGRAM ADIWIYATA DI SMA NEGERI 1 DEMAK TAHUN 2016 Safitri, Siva; Setyaningsih, Wahyu; Tukidi, Tukidi
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejauhmana perilaku warga sekolah dalam mengelola lingkungan, (2) Ketercapaian program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Demak, dan (3)Hubungan antara perilaku warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan Sekolah dengan ketercapaian program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Demak.Pengambilan sampel dilakukan dengan cara disproportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data berupa:observasi, wawancara, dokumentasidan angket. Teknik analisis menggunakan deskriptif persentatif. Perilaku warga sekolah dalam pengelolaan sekolah memiliki kategori baik dengan hasil persentase 73,01%. Berbagai penghargaan dan prestasi sekolah peduli lingkungan telah di peroleh SMA Negeri 1 Demak.Hubungan antara perilaku warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan dengan tingkat ketercapaian program adiwiyata di SMA Negeri 1 Demak saling bersinergi. Terdapat implikasi dalam pembuatan kebijakan sekolah yang menghasilkan kegiatan-kegiatan peduli lingkungan. Berbagai kegiatan tersebut membentuk perilaku warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan dan berpengaruh terhadap hasil perolehan nilai evaluasi adiwiyata.Pihak sekolah hendaknya melakukan pemantauan dan penilaian terhadap segala bentuk kegiatan warga sekolah terutama mengenai pemilahan sampah dan warga sekolah hendaknya dapat lebih memanfaatkan sarana dan prasarana sekolahuntuk mengaplikasikan kegiatan peduli lingkungan. The goals of this research are to determine: (1) how far the behavior of school community in managing the environment, (2) how are theachievement of Adiwiyata program in SMA Negeri 1 Demak, and (3) Relationship between the behavior of school community in environmental management school with the achievement ofAdiwiyata program in SMA 1 Demak. The samplingtechnique used is a disproportionate stratified random samplingwith 263 peoples as sample. Collecting data techniques are used: observation, interview, documentation andquestionnaire. The analysis techniques is used persentatifdescriptive.. The behavior of school community in school management has good categories with 73.01%of percentage. Various awards and achievements caring school environment has been obtained SMA Negeri 1 Demak. The synergizing relationship between the behavior of school community in environmental management at the level of achievement Adiwiyata programs in SMA Negeri 1 Demak There are implications in activity of school policymakers that generate environmental awareness. These activities shape have behavior of school community in environmental management and affect the results value of the evaluation Adiwiyata program. The schools side have to used monitoring and assessment to all forms activities of school community, especially regarding the sorting of waste. The school civitas should be able to use maximaly utilize school facilities and infrastructure to apply environmental awareness activities.
PENERAPAN E-LEARNING GEOGRAFI MELALUI MEDIA BERBASIS WEB (FACEBOOK) wardhani, kusuma; Sugiyanto, R; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat mendorong berbagai lembaga pendidikan memanfaatkan sistem E-learning untuk meningkatkan efektifitas dan fleksibilitas pembelajaran. Facebook adalah situs web jejaring sosial memiliki fitur dan aplikasi yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook) dan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa setelah menerapkan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri di kota Tegal. Penentuan sampel dengan teknik Sample Random Sampling, maka diperoleh kelas X6, X7, X8, X3, dan X5 sebagai kelas eksperimen. Post test digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa; observasi digunakan untuk memperoleh data aktivitas siswa dan kinerja guru pada saat pembelajaran; dan angket digunakan untuk memperoleh data tanggapan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji proporsi satu pihak (uji z). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa kelas X pada kelas eksperimen sudah memiliki akun facebook dan dapat menerapkannya dalam pembelajaran Geografi dengan baik. Hasil uji ketuntasan belajar diperoleh siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan penerapan E-learning Geografi melalui media berbasis web (facebook) pada materi pokok Hidrosfer dapat mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) klasikal.The development of information and communication technology are rapidly pushing the various educational institutions make use of E-learning system to increase the effectivity and flexibility of learning. Facebook is a social networking website has features and applications that can be developed as a learning media. The purpose of this research was to determine the implementation of Geography E-learning through web-based media (facebook) and to determine the mastery learning of student learning result after implementing Geography E-learning through web-based (Facebook). The population of this research were students of X grade high schools in the city of Tegal. Determination of the sample used Simple Random Sampling technique, the obtained class X6, X7, X8, X3, and X5 as a experiment group. Post test was used to obtain data on student learning result, observation are used to obtain student and teacher performance activities during the learning, and questionnaires are used to obtain student responses data. Data analysis techniques using descriptive analysis of the percentage and proportion of the test (z test). The result showed that all the students of X grade in the experimental group already has a facebook account and can apply it in a geograpy lesson well. The result of the mastery learning test obtained that experimental group have achived classical mastery learning. Based on these result, we can say that learning that using classical Geography E-learning implementation through web-based media (Facebook) on the subject matter hydrosphere can achieve a classical KKM.
KENDALA GURU IPS DALAM PENGGUNAAN MEDIA PETA DAN GLOBE PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI (Studi Kasus SMP/MTs se-Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara Tahun 2011) Sawiji, Listari Putri
Edu Geography Vol 3 No 3 (2015)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran  merupakan alat bantu dalam proses pembelajaran baik pembelajaran dalam kelas maupun luar kelas. Permasalahan yang akan dikaji adalah 1) Apakah yang menjadi kendala dalam proses pengajaran geografi pada SMP/MTs di kecamatan Bangsri?. 2) Apakah  kendala dalam penggunaan media peta dan globe dalam pembelajaran Geografi pada SMP/MTs di kecamatan Bangsri. Tujuan penelitian yaitu 1) untuk mengetahui kendala dalam pembelajaran  Geografi. 2) mengetahui kendala dalam  penggunaan  media peta dan globe dalam pembelajaran.Data diperoleh dengan menggunakan angket. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media peta dan globe pada SMP/MTs di Kecamatan Bangsri pada kriteria kurang baik. Kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran yaitu jumlah media peta dan globe yang masih sedikit, keadaan media peta dan globe yang rusak. Learning Media is an invaluable tool in the learning process of learning both in the classroom and outside the classroom. Issues that will be examined are 1) what are the obstacles in the process of teaching geography in SMP / MTs in sub Bangsri? 2) whether the constraints in the use of media in teaching map and globe Geography on SMP / MTs in sub Bangsri? Purpose of this study were 1) to determine the obstacles in learning Geography 2) to constraints in the use of media in a map and globe in learning Geography. Data obtained using the  questionnaires. The conclusion of this research shows that media use maps and globes on SMP / MTs in District Bangsri the criteria is not good, because obstacles encountered. Obstacles encountered in the process of learning the number of media map and globe are still small, state media map and globe damaged.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN DOMAIN AFEKTIF YANG BERKUALITAS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA N 1 BOJA KABUPATEN KENDAL TAHUN AJARAN 2012/2013 Krisnawati, Yuhana Dwi; Sunarko, Sunarko; Santoso, Apik Budi
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN KLH (KETERAMPILAN LINGKUNGAN HIDUP) TERHADAP PARTISIPASI PENGELOLAAN SAMPAH DI SMANEGERI 1 BANDAR KABUPATEN BATANG Safitri, Dini Yuniar; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)Aktivitas siswa dalam pembelajaran KLH(2)Partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah (3)Pengaruh keaktifan siswa dalam pembelajaran KLH terhadap partisipasi pengelolaan sampah. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random samplingdengan sampel 33 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesionerdengan metode analisisstatistik deskriptif. Aktivitas siswa dalam pembelajaran KLH tergolong tinggi, karena mayoritas siswa bertanggung jawab dan berkontribusiterhadap proses pembelajaran KLH. Partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah tinggi, karena dalam pembelajaran KLH siswa telah melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai prosedur. Adanya pengaruh yang signifikan antara aktivitas siswa dalam pembelajaran KLH terhadap partisipasi pengelolaan sampah, karena siswa dapat menerapkan aktivitas pembelajaran KLH dalam bentuk partisipasi pengelolaan sampah.Guru hendaknya memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan pembelajaran di luar sekolah, misalnya kunjungan ke BLH, sehingga siswa dapat mengerti dan menerapkan sikap ramah lingkungan dimana saja. This researchpurpose isto know:(1)Students activity in KLH learning(2)Students participation in garbage management (3)Students impact for being active in KLH learning toward the participation in garbage management. The researcher used proporsional random sampling as the sample collecting technique with the sample which was consisted of 33 students. Technique of collecting the data used in this study is observation and questionnaire with statistic descriptive analysismethod. Students activity in KLH learning was classified into high, because most of the students are responsible and contributetoward KLH learning process. Students participation in garbage management was high, because in KLH learning, the students had done the garbage management activity based on the procedure. There was significant roles between the students activities in KLH learning and the participation in garbage management, because the students could apply KLH learning activities with the participation in garbage management. The teacher should give opportunities to the students to do some learning outside the school, for example visiting BLH. Therefore, students are able to understand and apply environmentally friendly anywhere.
STUDI KOMPARASI MIND MAPPING DENGAN NHT PEMBELAJARAN GEOGRAFI MATERI HIDROSFER KELAS VII Hastuti, Dwi Anna; Suhandini, Purwadi; Suharini, Erni
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Program Adiwiyata Dalam Pengelolaan Lingkungan Sekolah Dan Tingkat Partisipasi Warga Sekolah di SMP Kabupaten Wonosobo Tahun 2015 Astuti, Frismi
Edu Geography Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian di Kabupaten Wonosobo yaitu di SMP N 1 Wonosobo, SMP N 2 Kalikajar Wonosobo, dan SMP N 4 Kertek Wonosobo. Tujuan penelitian: 1) untuk mengetahui bagaimana implementasi program Adiwiyata di SMP Kabupaten Wonosobo, 2) untuk mengetahui bagaimana pengetahuan warga sekolah tentang lingkungan hidup, 3) untuk mengetahui bagaimana partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan berupa metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes, observasi, angket dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitiannya adalah: 1) pelaksanaan program adiwiyata dalam pengelolaan lingkungan sekolah di Kabupaten Wonosobo tergolong baik, 2) tingkat pengetahuan warga sekolah tentang lingkungan hidup tergolong baik yaitu 64% siswa, pengetahuan guru 89% dan tata usaha 75%, 3) warga sekolah dalam partisipasi kegiatan pengelolaan lingkungan sekolah tergolong tinggi, tingkat partisipasi siswa 52%, guru 86% dan tata usaha 50%. Dapat disimpulkan bahwa program Adiwiyata tingkat kabupaten sudah baik. Pengetahuan warga sekolah tentang lingkungan tergolong baik dan tingkat partisipasinya tergolong tinggi.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN MASYARAKAT PETERNAK SAPI PERAH DI DESA SUKORAME KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI Hartini, Hartini; Putro, Saptono; Sutardji, Sutardji
Edu Geography Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KELAYAKAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF SISWA KELAS X Nugroho, Aji Setiyo; Arifien, Moch.; Setyaningsih, Wahyu
Edu Geography Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out: (1) To determine the feasibility of the use of Geographic-Based Learning Media Interactive Multimedia Power Exogenous material in class X SMA Banyumas 2nd semester of the school year 2013/2014, (2) To determine the effectiveness of instructional media and student interest towards learning when using this instructional media. Samples were students of class X IIS 2 and X IIS 4 SMA Banyumas, determined using simple random sampling technique. Data collection techniques with documentation, questionnaires, and tests. Data analysis technique used is descriptive and percentage gain test. Results of the study are: (1) Summary of the feasibility study media with criteria 90.40% "Very Decent", (2) The results of the analysis of questionnaire responses and improved student learning outcomes of this study indicate that the media effectively, as well as students interested in learning Geography Power Exogenous material. It can be concluded that the Geography-Based Learning Media Interactive Multimedia Power Exogenous material fit for use in SMA Negeri Banyumas, effective learning media, and students interested in learning when using this media.
EVALUASI PROGRAM SEKOLAH HIJAU (GREEN SCHOOL) DI SMA NEGERI 7 PURWOREJO SEBAGAI PERSIAPAN MENUJU RINTISAN SWALIBA (SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN MITIGASI BENCANA) Windawati, Ary
Edu Geography Vol 3 No 7 (2015)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui kebijakan Program Sekolah Hijau yang diterapkan Pimpinan SMA Negeri 7 Purworejo, 2) mengkaji tingkat keaktifan dan partisipasi guru dan siswa dalam pelaksanaan Program Sekolah Hijau, 3) mengkaji faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan Program Sekolah Hijau, 4) mengevaluasi keadaan fisik sekolah yang sesuai dengan konsep SWALIBA. Sampel penelitian 7 guru dan 85 siswa dari populasi 68 guru dan 853 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian diperoleh informasi bahwa pimpinan sekolah menerapkan kebijakan mengenai pelaksanaan Program Sekolah Hijau mencakup 4 bidang pokok yakni kebijakan sekolah, kurikulum, kegiatan partisipatif dan pengembangan sarana yang diterapkan di lingkungan sekolah dan seluruh aktivitas di dalamnya. Tingkat partisipasi guru dan siswa berupa tenaga, pikiran, keahlian, barang dan uang dalam program Sekolah Hijau masuk masuk dalam kriteria tinggi. Terdapat beberapa faktor yang penghambat kelancaran Program Sekolah Hijau namun sekolah telah memiliki solusi untuk mengatasinya. Evaluasi kondisi fisik sekolah yang sesuai dengan konsep SWALIBA terdapat pada indikator lingkungan hidup meliputi udara dan cahaya, tumbuhan, sampah, air, energi, kesehatan dan budaya. The study aims to: 1) find out the Green School Program policies applied by the head of SMA 7 Purworejo, 2) examine the level of activity and participation of teachers and students in the implementation of the Green School Program, 3) examine the factors obstruct the implementation of the Green School Program at SMAN 7 Purworejo, 4) evaluate of the school in accordance with the concept of SWALIBA. The research samples are 7 teachers and 85 students from the population of 68 teachers and 853 students. The technique of collecting data using interviews, questionnaires, observation and documentation. Based on the results of the study it is concluded that the policy applied by the head of SMA 7 Purworejo to the entire school community regarding the implementation of the Green School program is divided into four key areas, those are school policies, curriculum, participatory activities and the development of facilities, the participation level of the teachers and the students in the program is an average of moderate to high, there are some factors obstacle to the smooth running of the program, but the school has had a solution to overcome them, the school that suit the SWALIBA concepts are in the environmental indicators include air and light, plants, garbage, water, energi, health and culture.

Page 7 of 64 | Total Record : 634


Filter by Year

2012 2023