cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Economic Education
ISSN : 23017341     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Journal of Economic Education publishes articles of original researchs and conceptual studies economics teaching and learning. This journal is published by Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang.
Arjuna Subject : -
Articles 408 Documents
DITERMINAN MUTU PROSES SMK BISNIS-MANAJEMEN
Journal of Economic Education Vol 1 No 2 (2012): November 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian : untuk mengetahui Determinan mutu proses SMK negeri bisnis manajemen di eks karesidenan Surakarta. Penelitian  ini menggunakan pendekatan  korelasional  dan survey. Populasi penelitian semua guru SMK bisnis-manajemen di Eks Karesidenan Surakarta sebanyak 666 orang, sampel diambil 200 orang dengan dengan teknik proporsional random sampling. Analisa data dengan permodelan persamaan structural (SEM).  Mutu proses SMK di Eks Karesidenan Surakarta dipengaruhi oleh : kompetensi guru, budaya organisasi, pembiayaan pendikan, kepemimpinan kepada sekolah dan peran komite sekolah. Pengaruh variabel bebas terhadap mutu proses  sebesar 64 % sisanya 36 % dipengaruhi faktor lain diluar model.  Temuan dapat diaplikasikan dalam rangka mempredeksi    Mutu proses di SMKN di Eks Karesidenan Surakarta dengan mengelola variabel eksogen. Prioritas pada kompetensi guru dan pembiayaan pendidikan   Abstract ___________________________________________________________________ The study aims to investigate determinants of quality process at State Vocational Schools (SMKN's) of Business Management in Ex-Residency of Surakarta. The study used a correlational and survey approach. The study population was all business-management vocational school teachers in the Ex-Residency of Surakarta with 200 people proportionally sampled out of the population (666 people). Data analysis was performed by employing Structural Equation Modeling (SEM). It turned out that the quality process at the vocational schools in Ex-Residency of Surakarta was influenced by teachers' competence, school organizational culture, education financing, school principals' leadership and school committee's role. Independent variables influence the quality of the process by 64%, the rest 36% influenced by other factors outside the model. The findings can be applied to predict the quality process at State Vocational Schools (SMKN's) of Business Management in Ex-Residency of Surakarta with managing the exogenous variables. Priority on the competence of teachers and education financing
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL KEDISIPLINAN DAN KOMPETENSI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PRAKERIN
Journal of Economic Education Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan, mendeskripsikan kondisi kecerdasan emosional, kedisiplinan, kompetensi akuntansi dan kinerja pelaksanaan prakerin, menganalisis pengaruh kecerdasan emosional, kedisiplinan dan kompetensi akuntansi  secara simultan maupun parsial terhadap kinerja pelaksanaan prakerin. Populasi dalam penelitian ini 456 siswa dengan sampel berjumlah 214 siswa. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosional dinilai tinggi. Kedisiplinan dalam kategori yang tinggi. Kompetensi akuntansi dalam kategori yang rendah. Kinerja pelaksanaan prakerin dalam kategori yang tinggi. Berdasarkan analisis dan uji hipotesis dengan taraf kepercayaan 5%, n=214, menghasilkan (1) hasil analisi regresi secara simultan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,546 dan hasil Uji ANOVA dengan nilai sig 0,000<0,05, dengan demikian hipotesis diterima. (2) Kecerdasan emosional berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pelaksanaan prakerin, (3) Kedisiplinan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pelaksanaan prakerin, (4) Kompetensi akuntansi tidak berpengaruh terhadap kinerja pelaksanaan prakerin.The purposes of this study are describing the condition of emotional intelligence, discipline, accounting competence and the quality of the job training implementation, analyze the effect of emotional intelligence, discipline and accounting competence simultane and parcial ously toward the Quality of Job Training Implementation. The population of 456, with the total sample of 214 students. Based on the descriptive analysis, the emotional intelligence is high in value, the student discipline is in the high category, the accounting competencies is in low category,  and the quality of job training implementation is in high category. Based on the analysis and hypothesis testing with a level of confident 5%, n = 214, it conclude that (1) the results of the regression analysis simultaneously with the value of Adjusted R Square is 0.546, so the hypothesis is accepted. (2) the emotional intelligence positively has significant effect on the quality of  the job training implementation, (3) The discipline positively has significant effect on the the quality of  the job training implementation,  (4) Accounting competence does not affect the quality of the job training implementation.
FENOMENA INVESTASI BISNIS PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI KAMPUNG INGGRIS PARE KEDIRI)
Journal of Economic Education Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permintaan dan peluang baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap investasi bisnis pendidikan melalui motif ekonomi dan sosial. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Inggris, Pare pada 85 responden. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis jalur dengan software IBM SPSS 20. Selain itu, untuk menguji hubungan variabel intervening dilakukan uji Sobel dan Bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan, peluang, dan motif sosial berhubungan positif secara langsung dan signifikan terhadap investasi bisnis pendidikan, sedangkan motif ekonomi berhubungan langsung, negatif dan tidak signifikan. Selanjutnya, permintaan berpengaruh positif secara tidak langsung dan signifikan terhadap investasi bisnis pendidikan melalui motif sosial, namun tidak berpengaruh positif secara tidak langsung dan signifikan bila melalui motif ekonomi. Demikian pula dengan peluang, tidak berpengaruh positif secara tidak langsung dan signifikan terhadap investasi bisnis pendidikan baik melalui motif sosial maupun motif ekonomi.This study aimed to investigate the influence of demand and opportunity directly and indirectly towards educational business investment through social and profit motive. This study developed in Kampung Inggris, Pare with 85 respondens. The data of this study were taken by questionnaire The data analyzed by using path analysis through IBM SPSS 20 software. Besides, sobel test and bootstrapping were used to test the relationship existing intervening variables. The result showed that partially demand, opportunity, and social motive directly influence to educational business investment positively and significantly, while profit motive directly has no significant influence to educational business investment. Furthermore, demand indirectly has significant and positive influence to educational business investment positively through social motive, but it has no significant influence to educational business investment through profit motive. The last, opportunity has no significant influence to educational business investment, through both of social motive and profit motive.
ANALISIS KINERJA GURU PASCASERTIFIKASI (Studi Empiris pada Guru Akuntansi SMK Se-Kabupaten Grobogan)
Journal of Economic Education Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan komponen paling menentukan dalam sistem pendidikan yang harus mendapat perhatian sentral, pertama, dan utama. Sertifikasi guru merupakan wujud perhatian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kinerja guru. Berdasarkan hasil observasi kinerja guru akuntansi tersertifikasi pada kompetensi profesional belum maksimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan guru dalam mengembangkan program keahlian akuntansi, berkomunikasi dengan komunitas profesi secara lisan dan tulisan, mengembangkan materi, struktur konsep dan pola pikir produktif akuntansi, kemampuan menerapkan SK dan KD akuntansi,  mengembangkan keprofesian berkelanjutan, melaksanakan pengalaman kerja yang relevan dengan bidang akuntansi. Penelitian ini merupakan studi empiris dengan pendekatan mixed method. Subjek inti terdiri dari 10 guru. Metode pengambilan sampel adalah purposive random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, observasi dan angket. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa keseluruhan kinerja guru akuntansi tersertifikasi di SMK Se-Kabupaten Grobogan adalah tidak baik. Kendala yang dihadapi guru akuntansi dalam mengembangkan keprofesiannya yaitu rendahnya motivasi berprestasi, keterbatasan waktu, pengetahuan yang kurang dan persepsi terhadap peraturan pemerintah yang belum tegas. Saran yang diajukan bagi guru hendaknya meningkatkan kompetensi profesionalnya, bagi kepala sekolah hendaknya memprioritaskan pengembangan profesi guru melalui pelatihan dan membentuk tim khusus untuk mengevaluasi kinerja guru. Teachers are the most important component in the education system, must be a first, foremost and central concern. Teacher certification is a form of attention aimed at improving the welfare and performance of teachers. Based on the observation of the certified teacher’s performance in Grobogan their professional competence is not maximized. The aims of this research are to analyze the ability to: develop accounting skills program, communicate with professional communities orally and in writing, develop materials, structures, concepts of accounting and have productive mindset, skills in applying standart competencies and basic competencies of accounting subjects, develop a continual professionalism, carry out work experience relevant to the ccounting field. This research is an empirical study with a mixed method approach. Sample consist of 10 teachers. Sample is taken using random proportional technique. The data are collected by documentation, interviews, observation and questionnaires. Data analysis using mixed analisys and hypothesis test using wilcoxon test. The findings of analysis shows  that the overall performance of teachers certified in Grobogan’s vocational high school is not good. Based on the result, the following suggestions are made: the accounting teachers should improve their professional competence the principal should prioritize teachers' professional development.
MODEL PENGEMBANGAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK NEGERI SE-KABUPATEN DEMAK
Journal of Economic Education Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan menguji model I-E-O untuk mengembangkan sikap kewirausahaan siswa SMKN Se-kabupaten Demak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh input pendidikan yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat terhadap environment yang diukur dengan student engagement maupun pengaruh input pendidikan terhadap outcome pendidikan kewirausahaan berupa sikap kewirausahaan siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh environment terhadap outcome. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis multivariat Structural Equation Modeling. Jumlah populasi 667 siswa dan sampel 200 siswa. Hasil dan simpulan penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap student engagement dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Tidak terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap sikap kewirausahaan siswa. Terdapat pengaruh tidak langsung antara lingkungan keluarga terhadap sikap kewirausahaan melalui student engagement. Terdapat pengaruh  antara lingkungan masyarakat terhadap student engagement dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Terdapat pengaruh antara lingkungan masyarakat terhadap sikap kewirausahaan siswa. Terdapat pengaruh tidak langsung antara lingkungan keluarga terhadap sikap kewirausahaan melalui student engagement. Terdapat pengaruh antara student engagement dalam kegiatan pembelajaran di sekolah  terhadap sikap kewirausahaan siswa. This study tests the I-E-O model of an effort to develop an entrepreneurial attitude of SMK’s students in Demak district. The purposes of this study are to know the influence of the family environment that is educational inputs and environmental communities to environment as measured by student engagement and to know the influence of the educational input to the outcome which is entrepreneurial attitudes of the students and to determine the effect of environment on outcomes. The data was analyzed using multivariate analysis technique of SEM.The population of the study are 667 students and the sample are 200 students.The results of this study found that there is influence between family environments to Student Engagement in the learning activities at school, there is no influence of family environment on Entrepreneurship Attitude, there is indirect influence between family environmental to Entrepreneurship Attitude with student engagement as an intervening variable, there is influence of society on Student Engagement in the learning activities at school, there is  influence of society on Entrepreneurship Attitude,there is indirect influence between society to Entrepreneurship Attitude with student engagement as an intervening variable,there is effect between Student Engagement in the learning activities at school on Entrepreneurship Student Attitudes.
Prodi Pendidikan Ekonomi, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Journal of Economic Education Vol 2 No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penunggakan  pajak tahun 2011 mencapai 50% dari target. PBB merupakan salah satu jenis pajak yang memberikan sumbangan tunggakan yang lumayan berarti. Untuk itu akan di pelajari variabel yang mempengaruhi kepatuhan membayar PBB. Beberapa penyebab dari rendahnya kepatuhan membayar pajak khususnya PBB berkaitan dengan pengetahuan tentang perpajakan oleh wajib pajak bumi dan bangunan, mutu pelayanan petugas, dan kepercayaan masyarakat (trust) terhadap pemerintah dalam pengelolaan pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang berlandaskan pada filsafah positivisme yang digunakan untuk penelitian pada populasi atau sampel. Data dikumpulkan melalui angket, dokumentasi, dan wawancara. Data  disajikan dalam analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan membayar PBB wajib pajak di desa Gandarum pada kriteria sedang, pengetahuan tentang perpajakan pada kriteria sedang, mutu pelayanan pada kriteria sedang dan kepercayaan masyarakat juga pada kriteria sedang. Variabel pengetahuan tentang perpajakan, mutu pelayanan dan kepercayaan masyarakat baik secara individu maupun secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan membayar pajak bumi dan bangunan. Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak disarankan untuk meningkatkan sosialisasi tentang pajak, mutu pelayanan dengan lebih mengoptimalkan pelayanan oleh GOM serta menanamkan kepercayaan masyarakat dengan menindak tegas oknum yang menyalahgunakan kewenanan dilingkungan perpajakan. Tax  delinquency rate in 2011 reached 50% of the target. Property tax is one of the types of taxes that contributes to the rather significant arrears. Therefore, it will be in the study variables that affect adherence of paying property tax. Several  issues related to the tax knowledge of the property taxpayers, the officers service quality, and the public trust against the government in tax management are proposed in this study. This study uses a quantitative approach. Data were collected through questionnaires, documentation, and interviews. The data is presented both in descriptive statistical analysis and in inferensian parametric statistical analysis.The result of the study shows that the compliance to pay property tax in Gandarum village   is on medium criteria, the knowledge of taxation taxpayers is medium criteria, the quality of service and public trust are on the medium criteria. All Variable, both individually and jointly, significantly influence the compliance to pay property tax. Several efforts are recommended to improve taxpayer compliance, such as by increasing socialization about tax, improving service quality to better optimize the closest service, and instilling public trust in the action against persons who abuse the taxation environment authority.
PENGARUH BUDAYA, FAKTOR SOSIAL, PEMBELAJARAN KONSUMSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP PERILAKU KONSUMEN MELALUI NIAT KONSUMEN PADA SISWA SMA NEGERI KOTA SEMARANG
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA ternyata berkencenderungan berperilaku konsumtif, dan melakukankegiatan konsumsi yang tidak rasional. Disatu sisi mereka telah belajar tentang nilaihemat, dan rasional dalam mata pelajaran IPS ekonomi, tentunya hal ini berkontradiksidan menjadi kajian yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap perilakukonsumsi siswa SMA Negeri se Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan padasiswa SMA Negeri se Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini 1872 siswa,dengan sampel 220 responden melalui metode multi stage cluster proportional randomsampling. Variabel bebas terdiri dari budaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen,sikap konsumen, variabel intervening niat konsumen dan variabel terikatberupa perilaku konsumen. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner, teknikanalisis data menggunakan statisitik deskriptif angka indeks three box method, danmenggunakan SEM melalui software AMOS 18. Hasil penelitian menunjukan bahwabudaya, faktor sosial, pembelajaran konsumen, sikap konsumen berpengaruhterhadap perilaku konsumen baik secara langsung tidak langsung. Budaya mampumeningkatkan perilaku konsumsi secara rasional.Hendaknya dalam pembelajarantidak hanya fokus terhadap proses pembelajaran saintifiknya, tetapi juga penanamannilai, sikap dan karakter sehingga pendidikan konsumsi dapat diimplementasikandengan oleh siswa, sehingga menjadi seorang konsumen yang cerdas.Students have tendency to be consumtive, do irrational consumption. Altough, they havelearned rational value which learned in economics, this is contradictory and also be interestingto study in further investigation. Aim of this study is to investigate influence of cultural,social factors, learning, attitudes wher directly or indirectly to students’s consumptionbehavior at SMAN in Semarang and whether cultural, social factors, learningand attitudewhose even more strongly to affect their intention, in order to be able to do smart consumption.Research population are 1872 students, and 220 sample thorugh multi stage cluster proportionalrandom sampling method. Variables consist of cultural, social factors, learning,atitude, intentions and consumer behavior. Technique to collect data use questionnaires, anddata analysis technique use descriptive statisitic three box method, and SEM via AMOS 18software. Result shows that culture, social factors, consumer learning, consumer attitudes haspositive and significant influence to consumer behavior wher directly or through consumerintentions. Good culture can improve rational consumption behavior. learning doesn’t onlyfocus in scientific learning, but also in internalizing values, atitude and character building,especially in consumption chapter, inorder to be able to be implemented by students, thus beinga smart consumer.
PERAN TEACHER’S WORK ENGAGEMENT DALAM MEMEDIASI PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD PUBLIC GOVERNANCE TERHADAP KINERJA GURU EKONOMI SMA/MA NEGERI DI KOTA SALATIGA, KABUPATEN SEMARANG DAN KOTA SEMARANG
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja guru ekonomi di Kota Salatiga, Kabupaten Semarang dan Kota Semarangmasih rendah. Terbukti dengan hasil UKG dengan rata-rata nilai 56,11; 56,14 dan56,42. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya.Peneliti menguji pegaruh penerapan prinsip-prinsip good public governance (GPG)terhadap kinerja guru ekonomi dengan teacher’s work engagement sebagai mediator.Hasilnya, demokrasi merupakan prinsip utama dan pertama yang harus diterapkan.Demokrasi akan mempengaruhi transparansi, akuntabilitas, kewajarandan kesetaraan, dan budaya hukum. Prinsip-prinsip GPG tidak secara langsungmempengaruhi kinerja guru namun dipengaruhi oleh teacher’s work engagement.Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja guru ekonomi, maka sekolah sebaiknyameningkatkan teacher’s work engagement dengan menerapkan prinsip-prinsipgood public governance yang dimulai dengan demokrasi.Economics teacher’s performance in Salatiga, Kabupaten Semarang and Kota Semarang islow. This is based on the teachers’ performance examination (UKG) by education ministry.Most of them have score 56,11; 56,14 and 56,42 in average. The researcher analyzes the influenceof good public governance (GPG) principles toward economics teacher’s performancemediated by teacher’s work engagement. The results of this study are democracy is the firstprinciple of GPG that must be implemented, after that democracy will influence transperancy,accountability, fairness, and law enforcement, in term, influence work engagement andthen influence economics teacher;s performance. So schools must implemente the GPG thatstarted by democracy and the the others principles. And finally that wiil increase work engagementand economics teacher’s performance.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, MOTIVASI KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA MELALUI KEPRIBADIAN GURU AKUNTANSI SMK SE- KABUPATEN KENDAL
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan SMK di kabupaten Kendal sangat baik. Meskipun demikian, tetapterdapat masalah yang harus segera diselesaikan. Masalah tersebut adalah menurunnyakinerja guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Kondisi tersebut membutuhkankompensasi fianansial, motivasi kerja, disiplin kerja dan kepribadianguru yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kinerja guru. Tujuan dari penelitianini untuk mengetahui pengaruh kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplinkerja baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja guru melaluikepribadian guru Akuntansi SMK se-Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitianini 43 guru, dengan sampel 39 responden melalui metode sample random sampling.Variabel bebas terdiri dari kompensasi finansial, motivasi kerja disiplin kerja, variabelintervening kepribadian guru dan variabel terikat berupa kinerja guru. Teknikpengumpulan data dengan angket, teknik analisis data dengan jalur (path). Hasilpenelitian menunjukan bahwa kompensasi finansial, motivasi kerja, disiplin kerjaberpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru Akuntansi baik secaralangsung ataupun melalui kepribadian guru.In general, the development of vocational schools in Kendal district is very well.Nevertheless, there remains a problem that must be resolved. The problem is thedeclining performance of the teachers of the SMK Accounting in Kendal district. These conditions require financial, compensation, work motivation, work disciplineand a high teacher personality to improve the performance of teachers. Thepurpose of this study was to determine the effect of financial compensation, workmotivation, work discipline directly or indirectly to the performance by the personalityof the teacher SMK Accounting Kendal The population in this study areall teachers SMK Accounting Kendal, amounting to 43 teachers. As for the sampleusing random sampling sample totaling 39 teachers. The variables of study includefinancial compensation, work motivation and discipline as the independent variable,the teacher’s personality as intermediate variables, and teacher performance as thedependent variable. Questionnaire data collect techniques, data analysis techniquewith path. The results showed that financial compensation, work motivation, workdiscipline a positive and significant effect on teacher performance Accounting directlyor through the teacher’s personality.
PENGUASAAN KOMPETENSI MATERI KONSEP DAN PENGELOLAAN KOPERASI DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC LEARNING
Journal of Economic Education Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam mengimplementasikan kurikulum dan pembelajaran lebih menekankanpada penguasaan materi, metode pembelajaran yang digunakan guru ekonomikurang menarik sehingga siswa belum sepenuhnya terlibat dalam proses pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas 5M dalam pendekatanScientific Learning dan masing-masing kompetensi belajar yang dicapai siswa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitiansebanyak 138 siswa. Subyek penelitian sebanyak 32 siswa. Obyek pembahasandalam penelitian ini adalah penguasaan kompetensi belajar dengan pendekatan SciantificLearning. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi danwawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatanScientific Learning melalui aktivitas 5M rata-rata menunjukkan kompetensi yangbaik dilihat dari kompetensi pengetahuan, sosial dan spiritual. Hasil ulangan harianmenunjukkan bahwa sebanyak 5 (lima) siswa mendapat nilai 94 dengan predikat A,10 (sepuluh) siswa mendapat nilai 90 dengan predikat A-, 5 (lima) siswa mendapatnilai 85 dengan predikat A-, 8 (delapan) siswa mendapat nilai 84 dengan predikatA- dan 2 (dua) siswa masing-masing 78 dan 79 dengan predikat B+. Disimpulkanbahwa pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learning menunjukkan adanyapersepsi siswa yang sangat tinggi. Pembelajaran dengan pendekatan Scientific Learningmemberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan idea dan gagasanserta merumuskan konsep dan prinsip dari materi yang dipelajarinya.Teacher implements learning process and curriculum in the point of mastering material basedon the curriculum, learning method used by the teacher is less interesting so students are notfully involved in the learning. This research is to know the 5M activities and each competenceachieved by students in scientific learning approachment. This research uses qualitative descriptivemethod with 138 students and subject are 32 students. The discussion object is TheMastery of Learning Competence in Scientific Learning Approachment. In collecting data,the writer uses observation, documentation and interview. The research result shows thatlearning process in scientific learning aprroachment includes 5M in the average shows goodcompetence including knowledge , social and spiritual competence. Daily test shows that 5Student got 94 in the predicate of A, 10 students got 90 , 5 student got 85 and 8 student got84 in the predicate of A-, , 2 students got 78 and 79 in the predicate of B+. Learning processin scientific learning approachment gives opportunity for students to develop their ideas, andformulates material concept and principals, giving appreciations and enough time for studentsto be active in learning process.