cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN DAERAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
ANALISIS PENGARUH BELANJA MODAL, DANA BAGI HASIL, DANA ALOKASI UMUM, DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA KOTAMOBAGU Andry Mokoginta; Daisy S.M. Engka; Mauna Th.B. Maramis
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 3 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.46188.24.3.2023

Abstract

Belanja modal adalah salah satu jenis pengeluaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dimana sumber dananya dapat berasal dari transfer Pemerintah Pusat ke daerah berupa dana perimbangan yang terdiri dari Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus dengan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam penelitian ini digunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui seberapa besar pengaruh empat variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Dimana didapati secara parsial variabel belanja modal, berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, secara parsial dana bagi hasil, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya belanja modal, dana bagi hasil, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus secara simultan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Modal, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana Alokasi Khusus.
DAMPAK PERTAMBANGAN BATUAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DISEKITAR KAWASAN PERTAMBANGAN (Desa Kobo Kecil dan Desa Bungko) Hamka Dilapanga; Vecky A. J. Masinambow; George M.V. Kawung
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 3 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.46397.24.3.2023

Abstract

Penambangan batuan merupakan salah satu tindakan atau kegiatan yang bertujuan untuk menggali atau memanfaatkan segala bentuk sumber daya alam batuan yang ada, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai dampak dan isu muncul akibat kegiatan pertambangan batuan ini, baik isu sosial ekonomi dan isu lingkungan hidup. Hal yang akan diangkat dalam penulisan ini adalah dampak pertambangan batuan terhadap pendapatan dan dampak pertambangan batuan terhadap kualitas lingkungan. Dalam penelitian ini dipergunakan metode penelitian dengan melakukan observasi, kuisioner sejumlah 60 (enam puluh) responden dan wawancara. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa penambangan batuan dapat menambah pendapatan masyarakat terutama penambang akan tetapi tambahan pendapatan tersebut hanya dapat digunakan untuk biaya hidup kesehariannya, juga pertambangan batuan berakibat pada penurunan kualitas lingkungan. Jika pertambangan batuan mendapat perhatian khusus oleh pemerintah Kota Kotamobagu maka ini akan menjadi pendapatan asli daerah dari sektor pertambangan dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan pertambangan. Pemerintah Kota Kotamobagu dalam hal ini dinas lingkungan hidup harus melakukan pengawasan terhadap kegiatan pertambangan batuan agar supaya kelestarian lingkungan sekitar pertambangan tetap terjaga.   Kata Kunci : Pertambangan Batuan, Pendapatan, Kualitas Lingkungan
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BMD SEBAGAI SUMBER PENERIMAAN DAERAH: OPTIMALISASI PEMANFAATAN BMD SEBAGAI SUMBER PENERIMAAN DAERAH Dean Salomo Kumenaung; Arvan Carlo Djohansjah
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 3 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.50001.24.3.2023

Abstract

Pandemi Covid 19 merupakan “bencana” dunia yang telah merusak sendi-sendi perekonomian negara dan masyarakat di seantero dunia. Pembangunan ekonomi negara wajib menjaga momentum pertumbuhan demi menjamin kesejahteraan masyarakatnya. Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) merupakan salah satu daerah yang dinilai mampu melewati masa sulit paska pandemi covid 19. SULUT mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi diatas 5% selama 2020-2022. Selain itu mampu meredam inflasi dengan belanja negara (Daerah), sehingga belanja daerah berperang sebagai shock absorber meredam dampak inflasi. Meningkatnya belanja daerah membutuhkan sumber penerimaan, termasuk dari pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Kerja sama daerah dengan dengan daerah lain dan kerja sama daerah dengan pihak ketiga telah diatur dalam PP No. 22 Tahun 2020; sehingga kerja sama dimaksud diharapkan mampu menjadi salah satu sumber penerimaan daerah yang mempuni. Kata Kunci : Pemanfaatan Barang Milik Daerah, Penerimaan Daerah
Analisis Deskriptif Dan Komparatif: Pembiayaan UMKM Melalui Fintech Vs Perbankan Konvensional Di Indonesia (2019-2023) Virginia Pongantung, Nastassja; Bernita Rottie, Priskila
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65714.26.1.2025

Abstract

Penelitian ini menganalisis posisi relatif pembiayaan UMKM melalui fintech dan perbankan konvensional di Indonesia pada 2019-2023, mencakup pra-pandemi, pandemi, dan pemulihan. Topik ini penting karena kesenjangan pembiayaan UMKM masih tinggi sementara fintech tumbuh cepat dan berpotensi melengkapi layanan perbankan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif berbasis data sekunder dari OJK, BI, BPS, dan publikasi resmi. Hasil menunjukkan outstanding pembiayaan UMKM fintech meningkat signifikan, sedangkan kredit UMKM perbankan sempat melemah pada 2020-2022 dan pulih pada 2023. Porsi fintech terhadap total pembiayaan naik, namun perbankan tetap dominan. Indikator risiko agregat relatif terjaga: TWP90 fintech terkendali dan NPL UMKM perbankan berada pada rentang moderat meski keduanya naik pada awal pandemi. Temuan ini menegaskan peran fintech sebagai komplementer, bukan substitusi, bagi perbankan dalam memperluas inklusi keuangan UMKM. Kesimpulannya, sinergi bank-fintech, pemanfaatan alternative data, dan penguatan perlindungan konsumen krusial untuk mempersempit financing gap tanpa mengorbankan kualitas portofolio. Kata Kunci—fintech; perbankan; pembiayaan; inklusi keuangan
Identifikasi Efek Limpahan Pertumbuhan Ekonomi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2015-2024 Nurfifah, Rizki; Masinambow, Vecky A. J.; Rorong, Ita Pingkan F
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65718.26.1.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi kabupaten/kota di provinsi sulawesi utara dan menganalisis efek limpahan pertumbuhan antar kabupaten/kota. Alat analisi yang dipergunakan adalah Tipologi Klassen, Identifikasi kutub pertumbuhan berdasarkan definisi yang dikemukan oleh Richardson, dan Local Indicators of Spatial Association (LISA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kabupaten/kota yang tergolong maju dan cepat tumbuh pada tahun 2015 hingga 2024 terpusat pada kawasan tengah di Provinsi Sulawesi Utara. Konsistensi sebagai daerah cepat tumbuh dan maju/kaya yang merupakan indikator kutub pertumbuhan, ditunjukan oleh Kota Manado
Dinamika NPL, Kebijakan Moneter, Dan Perhatian Digital Pariwisata Indonesia Era Pandemi Baroleh, Zefanya; Tulenan, Sophia
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65732.26.1.2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika rasio kredit bermasalah (NPL) Indonesia dalam menghadapi perubahan kondisi makro dan ketidakpastian pada era pandemi, serta menilai apakah respons sektor riil dan jejak perhatian digital dapat memperkaya pembacaan transmisi guncangan. Data bulanan digunakan untuk periode Januari 2017 hingga Juni 2025. Hubungan jangka panjang rasio NPL dengan suku bunga kebijakan, inflasi, dan indeks harga komoditas diestimasi menggunakan ARDL-ECM dengan kontrol musiman dan dummy pandemi. Hasil menunjukkan adanya hubungan level yang kuat dan mekanisme penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang; dalam jangka panjang, suku bunga kebijakan dan indeks harga komoditas berkorelasi negatif dengan rasio NPL, sedangkan inflasi berkorelasi positif. Untuk memperkuat konteks transmisi, perubahan tahunan tingkat hunian hotel diestimasi dengan regresi Newey-West dan memasukkan perubahan indeks harga komoditas, perubahan suku bunga, perubahan rasio NPL, perubahan tahunan indeks perhatian Google Trends, serta dummy pandemi. Indeks perhatian digital dan indeks harga komoditas berasosiasi signifikan dengan dinamika sektor riil, sementara pengaruh perubahan rasio NPL dan suku bunga tidak terlihat kuat pada spesifikasi ini. Temuan ini penting bagi manajemen risiko, investor, dan perumus kebijakan untuk memperkaya sistem pemantauan risiko kredit dengan membaca sinyal makro, sektor riil, dan informasi digital secara terpadu.
Analisis Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Provinsi Sulawesi Utara Paputungan, Wili Yanti; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65744.26.1.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi inklusif terhadap kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan distribusi pendapatan di Provinsi Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan dua metode yaitu Inclusive Growth Index (IGI) dan analisis regresi linear. Hasil perhitungan IGI menunjukkan bahwa, secara rata-rata, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara cenderung bersifat inklusif terhadap penurunan kemiskinan, penyerapan tenaga kerja, dan pemerataan pendapatan. Sementara itu, hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial, variabel tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan gini ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menyiratkan bahwa, meskipun secara teoretis variabel-variabel tersebut saling berhubungan, dalam kerangka model dan periode penelitian (2018–2024), perubahan pada kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan pendapatan belum memberikan dampak yang berarti secara statistik terhadap laju pertumbuhan ekonomi daerah. Kata Kunci : Kemiskinan, Ketimpangan Pendapatan, Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Sulawesi Utara.
Dinamika GDP Global, US Dollar Index, Foreign Direct Investment and Trade in Asean: Pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) Sari, Greydi Normala; Lumi, Angela Nirmala Maria
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65780.26.1.2025

Abstract

Globalisasi ekonomi meningkatkan keterkaitan antarnegara melalui perdagangan internasional, arus investasi asing langsung, dan integrasi pasar keuangan global. Kawasan ASEAN sebagai kawasan ekonomi terbuka sangat dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan variabel eksternal utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jangka panjang dan dinamika jangka pendek antara pertumbuhan ekonomi global, US Dollar Index, Foreign Direct Investment (FDI), dan perdagangan di kawasan ASEAN. Penelitian menggunakan data tahunan periode 2000–2023 dengan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM). Hasil uji kointegrasi Johansen menunjukkan adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antarvariabel. Dalam jangka panjang, perdagangan ASEAN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan GDP global, sedangkan FDI dan US Dollar Index berpengaruh negatif signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa perdagangan merupakan kanal utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi, sementara tekanan moneter eksternal dan ketergantungan pada investasi asing dapat berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi. Dalam jangka pendek, hanya perdagangan yang menunjukkan mekanisme penyesuaian signifikan terhadap ketidakseimbangan jangka panjang. Analisis impulse response dan variance decomposition menegaskan peran sentral perdagangan dalam mentransmisikan guncangan global serta sensitivitas GDP terhadap pergerakan US Dollar Index. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan perdagangan regional untuk meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi ASEAN di tengah volatilitas global. Kata kunci: GDP Global, US Dollar Index, FDI in ASEAN, Trade in ASEAN, VECM.
Analisis Tingkat Pengangguran Terbuka Di Kota-Kota Pulau Sulawesi Lumi, Angela Nirmala Maria; Sari, Greydi Normala
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.65781.26.1.2025

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), dan upah minimum terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kota-kota di Pulau Sulawesi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari 12 kota di Pulau Sulawesi selama periode 2010–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pertumbuhan ekonomi dan IPM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT, yang berarti bahwa peningkatan pada kedua variabel tersebut cenderung menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, upah minimum memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap TPT. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap TPT. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan strategi kunci dalam menekan angka pengangguran terbuka. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan yang berbasis data empiris di kawasan timur Indonesia. Kata Kunci: Tingkat Pengangguran Terbuka, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 1 (2025): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 3 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 2 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 24 No 1 (2023): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 23 No 4 (2022): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 23 No 3 (2022): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 23 No 2 (2022): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 23 No 1 (2022): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 4 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 3 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 2 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 1 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 2 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 1 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 5 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 01 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 10 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 4 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 3 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 1 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 9 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 8 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 7 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 6 (2018): PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 5 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 4 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 3 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 2 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 1 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 7 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 6 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 5 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 4 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 3 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 2 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 1 (2016): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 17, No 2 (2015) Vol 17, No 1 (2015) Vol 16, No 4 (2014) More Issue