cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
e-NERS
ISSN : 23377526     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal e-NERS diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia Komisariat Manado bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Maret, September). Jurnal e-NERS memuat artikel penelitian, telaah ilmiah, dan laporan kasus dengan cakupan bidang ilmu keperawatan dari ilmu dasar sampai dengan aplikasi klinis.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
HUBUNGAN SUPERVISI KEPALA RUANGAN DENGAN KEPUASAN PERAWAT PELAKSANA DI RSUD LIUNKENDAGE TAHUNA Tampilang, Ram Marnex; Tuda, J. S.B.; Warouw, Herman
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1763

Abstract

Abstract: Supervision is an act of direct observations and periodically by the supervisor of the work performed by subordinates and then if there are any problems, immediately given guidance or assistance that is directly in order to cope. Satisfaction is a person's emotional response to the work he does. Job satisfaction is also inseparable from the role of the various parties, and one of them is the role of supervision. Aim for the head room supervision relationship is known to nurse satisfaction in hospitals implementing Liunkendage Tahuna. The study design is observational analytic cross-sectional approach. The population of the entire nurse practitioner working in eight wards in hospitals Liunkendage Tahuna. Sampling using purposive sampling. Data processed through the analysis of univariate and bivariate Chi Square. The results obtained by the analysis of the probability (p) = 0.001 <α (0.05). Conclusion, the relationship supervision chief nurse executive room with satisfaction. Advice, For the hospital in order to make improvements to the quality of head room to be included in the training and special education for the head of the room. Keywords: supervision, head room, nurse satisfaction.     Abstrak: Supervisi merupakan tindakan pengamatan secara langsung dan berkala oleh atasan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan untuk kemudian apabila ditemukan masalah, segera diberikan petunjuk atau bantuan yang bersifat langsung guna mengatasinya. Kepuasan merupakan suatu respons emosional seseorang terhadap pekerjaan yang dilakukannya. Kepuasan kerja ini juga tidak terlepas dari peranan berbagai pihak, dan salah satunya merupakan peran dari supervisi. Tujuan untuk diketahui hubungan supervisi kepala ruangan dengan kepuasan perawat pelaksana di RSUD Liunkendage Tahuna. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu seluruh perawat pelaksana yang bekerja di delapan ruang rawat inap di RSUD Liunkendage Tahuna. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data diolah secara univariat dan bivariat melalui analisis Chi Square. Hasil analisis diperoleh probabilitas (p)= 0.001 < α (0,05). Kesimpulan, adanya hubungan supervisi kepala ruangan dengan kepuasan perawat pelaksana. Saran, Bagi pihak rumah sakit agar dapat melakukan peningkatan mutu kepala ruangan dengan diikut sertakan pada pelatihan dan pendidikan khusus bagi kepala ruangan. Kata kunci: supervisi, kepala ruangan, kepuasan perawat.
HUBUNGAN PANJANG TELAPAK KAKI KANAN IBU HAMIL DENGAN UKURAN PANGGUL SEMPIT DI PUSKESMAS AIRMADIDI Malingkonor, Silvane Linny; Madianung, Agnes; Masi, Gresty
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1787

Abstract

Abstrak: Upaya penurunan kematian ibu dan anak dapat dilakukan dengan peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Jalannya persalinan dipengaruhi oleh 3P yaitu power, passage, passenger dimana gangguan persalinan akibat passage biasanya berkaitan dengan kelainan panggul wanita. Ada berbagai cara untuk memprediksi apakah seorang wanita berpanggul sempit atau tidak salah satunya dikemukakan oleh Soedarto dalam Kartu Prakiraan Persalinan Soedarto (KPPS), yaitu lewat pengukuran  panjang telapak kaki kanan ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan panjang telapak kaki kanan ibu hamil dengan ukuran panggul sempit. Metode Penelitian yaitu observasional analitik dengan menggunakan cohort. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu 30 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi yang memeriksakan kehamilannya pada tanggal 20 Desember 2012 sampai  23 Januari 2013 di Puskesmas Airmadidi. Data yang didapat dianalisa menggunakan  SPSS secara univariat yaitu dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan secara bivariat yaitu dengan menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji statistik  pearson ditemukan r hitung sebesar 0,535  > r tabel sebesar 0,361 (n = 30 dan taraf signifikan atau α  = 0,05 = 5%) dengan didapatkan nilai signifikan (P) = 0,002 yang lebih kecil dari  α = 0,05 dengan demikian maka dapat dikatakan Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat hubungan antara panjang telapak kaki kanan ibu hamil dengan ukuran panggul sempit. Kesimpulan ada hubungan panjang telapak kaki kanan ibu hamil dengan ukuran panggul sempit di Puskesmas Airmadidi. Kata Kunci: Panjang Telapak Kaki Kanan Ibu Hamil, Ukuran Panggul Sempit.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI (0-6 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Aso, Ruth S. Y.; Madianung, Agnes; Masi, Gresty
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1777

Abstract

Abstrak: Prioritas pembangunan kesehatan diarahkan pada upaya penurunan angka kematian bayi.Usia 0-24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga sering diistilahkan sebagai periode emas sekaligus periode kritis.Periode emas dapat diwujudkan apabila pada masa ini, bayi dan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai untuk tumbuh kembang optimal. Sebaliknya apabila bayi dan anak pada masa ini tidak memperoleh makanan sesuai kebutuhan gizinya, maka periode emas akan berubah menjadi periode kritis yang akan mengganggu tumbuh kembang bayi dan anak, baik pada saat ini maupun masa selanjutnya (Depkes, 2008). Tujuan penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Wori Kabupaten Minahasa Utara. Desain penelitian: observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah bayi berumur 0-6 bulan dan sampel penelitian menggunakan tekhnik purposive sampling dengan jumlah 69 bayi.Pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif hanya 30,4%. Cakupan ini masih sangat jauh dari target yang telah ditetapkan yaitu 80%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara fisik ibu, psikologis dan tingkat pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif, sedangkan sosial budaya, pekerjaan dan tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan pemberian ASI eksklusif. Saran: perlunya dukungan dari keluarga agar ibu tetap memberikan ASI eksklusif, dengan memenuhi kebutuhan zat gizi selama laktasi sehingga menghasilkan produksi air susu yang berkualitas dalam jumlah yang cukup, perlu ditingkatkan peranan dan dukungan dari petugas kesehatan melalui penyuluhan kepada ibu hamil, ibu nifas dan ibu menyusui tentang cara menyusui yang benar, manfaat ASI serta pentingnya menjaga kondisi psikis selama proses menyusui serta perlunya peningkatan pengetahuan petugas kesehatan dalam rangka mempromosikan pentingnya penggunaan dan pemberian ASI secara eksklusif. Kata Kunci: ASI eksklusif, bayi, ibu.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA OPERASI PADA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP A BLU RSU PROF. Dr. R. D. KANDOU MANADO ., Rusmini; Bawotong, Jeavery; Masi, Gresty
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1768

Abstract

Abstract: Good nutritional status is important in wound healing. Mal nutritionin surgical patients can affect the morbidity due to disruption of wound healing and decreased resistance to infection. The research objective was to identification of nutritional status relationship with the speed of wound healing in children Installing A BLU Hospital In patient Prof. DR. R.D. Kandou Manado. This study uses correlation, cross-sectional approach. The sample of 25 patients. The collection of data through observation and questionnaires. The results showeda no rmalnutritional status as many as 10 patients (40%) showed healing of wounds ≤5 days, while only 1 patient (4%) with sufficient nutrition having wound healing ≥5 days. Based on statistical tests there was no association between nutritional status at speeds wound healing in children (p=0.825) and the correlation coefficient or (r=0.047) indicating that indicates the level of a weak association with the positive pattern. Conclusions The clinical studyis very influential on the nutritional status of wound healing in which nutritional support showed a betterhealing process in surgical outcomes were good but the Stats test showed there was no correlation between the two variables. Keywords: Nutritional Status, Children, Wounds Operations, Wound healing.     Abstrak: Status gizi yang baik merupakan hal penting dalam penyembuhan luka operasi. Malnutrisi pada pasien bedah dapat mempengaruhi morbiditas karena terganggunya penyembuhan luka dan menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk teridentifikasinya hubungan status gizi dengan kecepatan penyembuhan luka operasi pada anak di Instalasi Rawat Inap A BLU RSU Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Metode penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel 25 pasien. Pengumpulan data melalui pengamatan dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan status gizi yang normal sebanyak 10 pasien (40%) menunjukan penyembuhan luka ≤ 5 hari sedangkan hanya 1 pasien (4%) dengan gizi yang cukup  memiliki penyembuhan luka ≥ 5 hari. Berdasarkan uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kecepatan penyembuhan luka operasi (p = 0,825) dan koefisien korelasi atau (r = 0,047) yang menunjukan tingkat hubungan yang lemah dengan pola positif. Kesimpulan dalam penelitian Secara klinis status nutrisi sangat berpengaruh pada penyembuhan luka dimana dukungan nutrisi menunjukan proses penyembuhan yang lebih baik pada hasil bedah yang baik tetapi pada uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara kedua variabel. Kata Kunci : Status Gizi, Anak, Luka Operasi, Penyembuhan luka.
Daftar Penyunting Penyunting, Daftar
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1127

Abstract

JURNAL e-NERS (eNS)Terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan September. Tulisan yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, telaah ilmiah, dan laporan kasus dalam bidang ilmu keperawatan. ISSN 2337-7526   Ketua Penyunting Sunny Wangko   Wakil Ketua Penyunting Sonny J. R. Kalangi   Penyunting Pelaksana Erwin Kristanto John J. Soucy Henoch Awaloei  Pengeset Gunawan Pratama  Pelaksana Tata Usaha Donny  Kaligis Joko Ariyono  Alamat Penyunting dan Tata Usaha: Sekretariat PAAI-Bagian Anatomi-Histologi, FK UNSRAT Kampus Bahu Manado. Email: paai_manado@yahoo.com Jurnal e-NERS diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia Komisariat Manado bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Maret, September). Jurnal e-NERS memuat artikel penelitian, telaah ilmiah, dan laporan kasus dengan cakupan bidang ilmu keperawatan dari ilmu dasar sampai dengan aplikasi klinis. Penyunting menerima sumbangan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain. Naskah diketik di atas kertas berukuran A4 berspasi ganda sepanjang tidak lebih dari dua puluh halaman, dengan format seperti tercantum pada halaman belakang (”Petunjuk bagi Calon Penulis eNS”). Naskah yang masuk dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah, dan tata cara lainnya.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP KECEPATAN PEMULIHAN PERISTALTIK USUS PASIEN PASCABEDAH SECTIO CAESAREA DENGAN ANESTESIUMUM DI RR CITO BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOUMANADO Karujan, Enjalita; Pandelaki, Karel; S. Hamel, Rivelino
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1796

Abstract

Abstract: At any surgery is necessary to relieve pain called anesthesia. Once the surgery is completed, the digestive function is not immediately recovered. This can be known from the sound of an unheard of intestinal peristalsis. A patient who has not recovered his gut peristalsis is recommended not to eat and drink as they may suffer from ileus (obstruction or paralysis). This situation makes patients often complain about having to wait a long time to be able to eat and drink. Therefore, it is necessary to act to accelerate intestinal peristalsis recovery, one of which is through early mobilization. From the observation in RR Cito of BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Manado Kandou found the absence SOP mobilization Sectio Caesarea postoperative patients under general anesthesia. The research objective was to determine the effect of earlymobilization to the speed of recovery of intestinal peristaltic Sectio Caesarea postoperative patient under general anesthesia. Research is Pre-experiment design using Static-Group comparsion. Samples were taken with accidental sampling technique and obtained 30 respondan. Processing data using Independent Samplest-Test spaces at a confidence level = 0.05. The results showed an average recovery time of intestinal peristalsis in postoperative patients under general anesthesia Sectio Caesarea that early mobilization is 3,200 hours, while patients who did early mobilization is 4267 hours. Significance values ​​were obtained by T-Test Independent Samples are 0000 spaces smaller than the value of a = 0.05. Conclusion early mobilization affect the speed of recovery of intestinal peristaltic Sectio Caesarea post-surgery patient under general anesthesia in RR Cito BLU Prof Dr Dr. R. D. Kandou Manado. Keywords: early mobilization, recovery speed intestinal peristaltic.   Abstrak: Pada setiap pembedahan diperlukan upaya untuk menghilangkan nyeri yang disebut anestesi. Setelah pembedahan selesai, fungsi pencernaan tidak langsung pulih. Hal ini bisa diketahui dari bunyi peristaltik usus yang belum terdengar. Seorang pasien yang belum pulih peristaltikususnya dianjurkan untuk tidak makan dan minum karena dapat menderita ileus (obstruksi atau paralisis). Keadaan ini membuat pasien seringmengeluh karena harus menunggulama untuk dapat makan dan minum.Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan untuk mempercepat pemulihan peristaltik usus, salah satunya yaitu melalui mobilisasi dini. Dari hasil pengamatan di BLU RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado menunujukkan belum adanya protap tentang mobilisasi pasien pasca bedah Sectio Caesarea dengan anestesi umum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap kecepatan pemulihan peristaltik usus pasien pasca bedah Sectio Caesarea dengan anestesi umum. Penelitian bersifat Pra-Eksperimen menggunakan desain Static-Group Comparsion. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling dan diperoleh 30 respondan. Pengolahan data menggunakan Uji-t Dua Sampel Bebas pada tingkat kepercayaan α=0.05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu pemulihan peristaltik usus pada pasien pasca bedah Sectio Caesarea dengan anestesi umum yang melakukan mobilisasi dini adalah 3.200 jam sedangkan pasien yang tidak melakukan mobilisasi dini adalah 4.267 jam. Nilai signifikansi yang diperoleh melalui Uji-t Dua Sampel Bebas adalah 0.000 lebih kecil dari nilai α=0.05. Kesimpulan mobilisasi dini berpengaruh terhadap kecepatan pemulihan peristaltik usus pasien pasca bedah Sectio Caesarea dengan anestesi umum di RR Cito BLU RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Kata kunci: Mobilisasi dini, kecepatan pemulihan peristaltik usus.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KEMANDIRIAN KEBERSIHAN PERORANGAN PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TAMAN KANAK-KANAK KARTIKA MANADO Matfikih, Nurfiana; Warouw, Sarah M.; Rottie, Julia
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1782

Abstract

Abstract: Independence of self is one of the most important aspects that should be possessed by each individual and the child, because in addition to affect performance, it also serves to help achieve the goal of life, achievements, success and earn rewards. Without the support of an independent nature, the individual and the child will be difficult to reach something in the maximum, and it will also be difficult to achieve succes. The  support of parents and the right of parenting, in accordance with conditions expected to establish children in pre-school indepedence in the exercise of an daily personal hygiene. This research to know the relationship of parenting parents with personal hygiene independence to children in pre-school at Kindergarten of Kartika Manado. The design of this study using the cross sectional approach. The method of sampling in this study is a total sampling way that some 50 parents/guardians of students. This study used a questionnaire instrument and analys Chi-Square statistical test at a significance level of 95 %: (α 0,05). The result showed there were 19 samples that had authotitarian parents, 12 samples didn’t have the independence in maintaining personal hygiene and 7 samples are independent. There are 31 samples that have parents democratic, 7 samples don’t have the independence in maintaining personal hygiene and 24 samples are independent. Result of Chi-Square test (X2) at 95 % confidence level (α 0,05), showed an association with parenting parents with personal hygiene independence to children in pre-school at Kindergarten of Kartika Manado, where the value of ρ=0,004, smaller than α=0,05. Democratic parenting was able to indepedence to children to maintain personal hygiene, it’s expected that managers at Kindergarten of Kartika Manado to promote democratic parenting to parents, so that parents can implement it in the family life. Keywords: The Parenting Parents, personal hygiene independence to children in pre-school.     Abstrak: Kemandirian merupakan salah satu aspek terpenting yang harus dimiliki setiap individu dan anak, karena selain dapat mempengaruhi kinerja, juga berfungsi untuk membantu mencapai tujuan hidup, prestasi, kesuksesan serta memperoleh penghargaan. Tanpa didukung oleh sifat mandiri, maka individu maupun anak akan sulit untuk mencapai sesuatu secara maksimal, dan akan sulit pula untuk meraih kesuksesan. Dukungan orangtua serta pola asuh yang tepat, sesuai dengan keadaan anak diharapkan mampu membentuk kemandirian anak pra sekolah dalam pelaksanaan kebersihan perorangan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan kemandirian kebersihan perorangan pada anak pra sekolah di Taman Kanak-Kanak Kartika Manado. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara total sampling yaitu sejumlah 50 orangtua/wali siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisa menggunkan uji statistic Chi-Square pada tingkat kemaknaan 95 %: (α 0,05). Hasil penelitian menunjukkan dari 19 sampel yang memiliki orang tua otoriter, 12 sampel tidak memiliki kemandirian dalam menjaga kebersihan perorangan dan 7 sampel memiliki kemandirian. Dari 31 sampel yang memiliki orang tua demokratis, 7 sampel tidak memiliki kemandirian dalam menjaga kebersihan perorangan dan 24 sampel memiliki kemandirian. Hasil uji Chi Square (X2) pada tingkat  kepercayaan 95% (α 0,05), menunjukkan ada hubungan hubungan pola asuh orangtua dengan kemandirian kebersihan perorangan pada anak pra sekolah di Taman Kanak-Kanak Kartika Manado, dimana nilai ρ= 0,004, lebih kecil dari α=0,05. Pola asuh demokratis ternyata mampu memandirikan anak pra sekolah untuk menjaga kebersihan perorangan, diharapkan agar pengelola Taman Kanak-Kanak Kartika Manado mensosialisasikan pola asuh demokratis kepada orang tua, agar orang tua dapat mengimplementasikannya di dalam kehidupan berkeluarga. Kata Kunci: Pola Asuh Orangtua, Kemandirian Kebersihan Perorangan Anak Pra Sekolah.
GAMBARAN IMPLEMENTASI STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI DI RUANGAN MAENGKET DAN RUANGAN KATRILI RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. V. L RATUMBUYSANG PROPINSI SULAWESI UTARA Kalengkongan, Nirmala A.H.; Bawotong, Jeavery; Wowiling, Ferdinand
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1773

Abstract

Abstract: The implementation of nursing is the execution actions plan which have been determined, with a view to the needs of patients are met optimally. Provision of nursing care must be according to the standard practice that has been set. The purpose of this study was to describe the conduct of implementation of Nursing Care Standards of hallucinations patients in the Mental Hospital Prof. Dr. V.L Ratumbuysang Manado. This study uses descriptive Surveying to 23 nursing documentation in the room Katirli and Maengket. The results showed that the implementation of standardized of nursing care on clients in the Mental Hospital of hallucinations Prof. DR. VL Ratumbuysang Manado which includes the assessment, diagnoses, planning, implementation and evaluation has not been carried out according to standard. It is associated by a factor of education, length of work, motivation, and the training have been followed by nurses. So that it is advisable to enhance knowledge of nurses through the training which is expected to developing the ability and skill of nurses in applying standardized of nursing care, and socialization adoption according to standard of nursing care. Keywords: Hallucinations, Nursing Standard.   Abstrak: Implementasi keperawatan adalah pelaksanaan rencana tindakan yang telah ditentukan, dengan maksud agar kebutuhan pasien terpenuhi secara optimal. Pemberian asuhan keperawatan harus sesuai dengan standar praktek yang sudah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanan implementasi Standar Asuhan Keperawatan pada pasien halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V.L Ratumbuysang Manado. Penelitian ini menggunakan metode Suvei Deskriptif  terhadap 23 dokumentasi keperawatan di ruangan Katirli dan Maengket. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi standar asuhan keperawatan pada klien halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Prof DR. V.L Ratumbuysang Manado yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi belum dilakukan sesuai dengan standar. Hal ini dihubungkan dengan faktor pendidikan, lama kerja, motivasi, dan pelatihan yang pernah diikuti oleh perawat. Sehinga disarankan untuk meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan yang diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan ketrampilan perawat dalam menerapkan standar asuhan keperawatan, serta  sosialisasi penerapan ashuan keperawatan sesuai dengan standar asuhan. Kata Kunci: Halusinasi, Standar Asuhan Keperawatan.
HUBUNGAN KEBIASAAN DAN ALASAN SOSIAL DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MASA REMAJA DI SMU NEGERI 2 JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT PROPINSI MALUKU UTARA Masuku, Junaidi; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1764

Abstract

Abstract: Smoking is one habit that commonly encountered in everyday life. Everywhere, it is easy to see people smoking, male-female, young-old and weak, rich and poor, is no exception. How smoking is a part of life, and particularly among older children. Smoking begins with the first cigarette, and the longer the intensity increased. Habits associated with smoking behavior and social reasons. Many diseases have proven to be poor due to smoke, either directly or indirectly. You should attempt to stop smoking is the duty and responsibility of all levels of society. The purpose of this research is the identification of relationships and social reasons habits with smoking behavior in adolescence in high school 2 Jailolo South West Halmahera of North Maluku. Have done a descriptive analytic study using cross-sectional design with purposive sampling technique sampling. Data obtained through the questionnaire (Questionnaire) were processed using the computer program SPSS. From the research carried out by the number of respondents 142 people obtained results: the behavior of smoking habits with 12 people (5%) and social reasons as many as 61 people (29%). This study shows that there is a social habit and reason with smoking behavior in adolescence in high school 2 Jailolo Halmahera South West District of North Maluku with p = 0.000 The results of this study are expected to be useful for parents and teachers and adolescents in order to avoid smoking behavior. Keywords: customs and social reasons with smoking behavior.   Abstrak: Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Di mana-mana, mudah menemui orang merokok, lelaki-wanita, anak kecil-tua renta, kaya-miskin; tidak ada terkecuali. Betapa merokok merupakan bagian hidup masyarakat dan khususnya di kalangan anak remaja.Merokok dimulai dengan adanya rokok pertama dan semakin lama intensitas makin meningkat. Perilaku merokok berhubungan dengan kebiasaan dan alasan sosial. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sudah seharusnya upaya menghentikan kebiasaan merokok menjadi tugas dan tanggung jawab dari segenap lapisan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah identifikasi hubungan kebiasaan dan alasan sosial dengan perilaku merokok pada masa remaja di SMU Negeri 2 Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat Propinsi Maluku Utara. Telah dilakukan penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan metode desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data diperoleh melalui daftar pertanyaan (Kuesioner) yang diolah dengan menggunakan program komputer SPSS for Windows versi 20.00. Dari penelitian yang dilaksanakan dengan jumlah responden 142 orang diperoleh hasil: kebiasaaan dengan perilaku merokok sebanyak 12 orang (5 %) dan alasan sosial sebanyak 61 orang (29 %). Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang kebiasaan dan alasan sosial dengan perilaku merokok pada masa remaja di SMU Negeri 2 Jailolo Selatan Kabupaten Halmhera Barat Propinsi Maluku Utara dengan nilai p = 0,000. Hasil penelitian ini  diharapkan dapat bermanfaat orang tua dan guru serta para remaja agar dapat menghindari perilaku merokok. Kata Kunci: kebiasaan dan alasan sosial dengan perilaku merokok.
GAMBARAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA AKADEMI KEPERAWATAN RUMKIT TK.III MANADO Wanantara, Made Ardika; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ens.v1i1.1789

Abstract

Abstract: One way to monitor the nutritional status of adults is by measuring body mass index. At present time has developed a body mass index chart adults (aged over 18 years) by using the index weight by height. The main purpose of this study is to reveal the nutritional status of students of the Academy of Nursing Rumkit Tk.III Manado. The method used in this research is descriptive method with cross sectional approach. The population in this study is the College Student Nursing Rumkit Tk.III Manado total sampling methods or sampling saturated totaling 265 people. This research was conducted at the campus of the Academy of Nursing Rumkit Tk.III Manado. The results says the respondents with a normal nutritional status as many as 213 people, respondents were underweight and nutritional status as many as 33 people, respondents with more weight nutritional status as many as 14 people and respondents with nutritional status obesity by 5 people. The conclusion of this study is the majority of respondents (80.4%) had normal nutritional status, nutritional status underweight (12.5%), nutritional status more weight (5.3%), and obesity (1.9%). Suggestion expected the Academy of Nursing Rumkit Tk.III Manado in this case more specifically on the student to be more attention to the nutritional importance keep maintaining the nutritional status of students. Keywords: Nutrient state, Students.     Abstrak: Salah satu cara untuk memantau status gizi orang dewasa ialah dengan mengukur indeks massa tubuh. Sekarang telah dikembangkan grafik indeks massa tubuh orang dewasa (umur diatas 18 tahun) dengan menggunakan indeks berat badan menurut tinggi badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi pada mahasiswa Akademi Keperawatan  Rumkit Tk.III Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Akademi Keperawatan Rumkit Tk.III Manado dengan metode pengambilan sampel  total sampling atau sampling jenuh yang berjumlah 265 orang. Penelitian ini dilaksanakan di Kampus Akademi Keperawatan Rumkit Tk.III Manado. Hasil penelitian menyebutkan responden dengan status gizi normal sebanyak 213 orang, responden dengan status gizi kurus sebanyak 33 orang, responden dengan status gizi berat badan lebih sebanyak 14 orang dan responden dengan status gizi obesitas sebanyak 5 orang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar responden (80,4%) memiliki status gizi normal, status gizi kurus (12,5%), status gizi berat badan lebih (5,3%), dan obesitas (1,9%). Saran diharapkan pihak Akademi Keperawatan Rumkit Tk.III Manado dalam hal ini lebih khusus pada bagian gizi kemahasiswaan agar lebih memperhatikan pentingnya menjaga status gizi mahasiswa. Kata kunci: Status Gizi, Mahasiswa.

Page 3 of 4 | Total Record : 33


Filter by Year

0000


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1