Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mediasi Dalam Sengketa Hak Asuh Anak: Tinjauan Hukum Positif Dan Prinsip Maslahah Fachry Saad Muhtadi; Muhammad Labib Muhadz; Yulia Kusuma Wardani; Rohaini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6943

Abstract

Keluarga merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak, namun angka perceraian di Indonesia yang tinggi menimbulkan sengketa hak asuh anak (hadhanah) yang kompleks. Jalur litigasi sering kali bersifat adversarial dan berdampak negatif pada psikologis anak, sehingga mediasi menjadi alternatif yang lebih humanis. Penelitian ini bertujuan menjawab dua rumusan masalah utama: pertama, bagaimana pengaturan mediasi hak asuh anak dalam hukum positif Indonesia; kedua, bagaimana prinsip maslahah dapat menjadi landasan penguatan mediasi tersebut. Menggunakan metode penelitian normatif, ditemukan bahwa meskipun PERMA No. 1 Tahun 2016 telah mewajibkan mediasi, pengaturannya masih bersifat prosedural dan belum memberikan standar substantif yang menjamin kepentingan terbaik anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip maslahah mampu memperkuat mediasi dengan menyediakan tolok ukur kualitas kesepakatan berdasarkan maqashid syari'ah (perlindungan jiwa, akal, agama, keturunan, dan harta). Integrasi prinsip ini dapat dioperasionalisasikan melalui revisi regulasi, penggunaan child impact statement, dan peningkatan kompetensi khusus mediator. Dengan demikian, prinsip maslahah menyempurnakan kerangka hukum positif guna memastikan hasil mediasi benar-benar berorientasi pada kemaslahatan anak sebagai generasi penerus.
BIJAK BERHUTANG DI ERA DIGITAL: SOSIALISASI PERLINDUNGAN HUKUM DAN RISIKO PINJAMAN ONLINE BAGI MASYARAKAT DESA SUNGAI LANGKA Sepriyadi Adhan S; Fegita Maharany; Regita Surya Prameswari; Chetrine Br Meliala; Keysa Bila Aldama; Mega Metalia; Eka Deviani; Mohammad Wendy Trijaya; Ati Yuniati; Muhammad Labib Muhadz
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 03 (2026): September 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n03.3572

Abstract

Kemudahan akses layanan pinjaman online memberikan alternatif pembiayaan yang cepat dan praktis bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai risiko, seperti pinjaman online ilegal, penyalahgunaan data pribadi,  beban biaya yang tidak transparan, dan praktik penagihan yang merugikan konsumen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan literasi hukum dan literasi keuangan digital agar masyarakat mampu mengenali risiko serta memahami hak dan kewajibannya sebagai pengguna layanan keuangan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Sungai Langka mengenai mekanisme pinjaman online, perbedaan antara layanan legal dan ilegal, risiko penggunaannya, serta bentuk perlindungan hukum bagi konsumen. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, focus group discussion (FGD), serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman peserta meningkat dari 40% pada pretest menjadi 75% pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 35 poin persentase. Selain peningkatan hasil evaluasi, peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama proses diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi yang memadukan aspek perlindungan hukum dan literasi keuangan digital dapat menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali risiko pinjaman online, memahami hak sebagai konsumen, serta menggunakan layanan keuangan digital secara lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab.