Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PKM Teknologi Hasil Ternak (Olahan Daging Sapi Dan Susu) Pada Tanggap Darurat Bencana Di Kabupaten Tapanuli Selatan Harahap, Angelia Utari; Nasution, Zakiyah; Aswan, Novita; Nasutuon, Bincar; Amnah, Rizky; Pane, Doharni; Laia, Nursanti; Widiasyih, Anugrah Sri; Nikmatia, Ulfa; Yanti, Dini Puspita; Mahaji, Toga; Syahfitri, Dina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13290

Abstract

Program Optimalisasi Teknologi Pengolahan Hasil Ternak Olahan Daging dan Susu dilaksanakan pada tanggal 23-24 Desember 2025 di Desa Bandar Tarutung dan Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan layanan gizi masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dan mitra posko MDMC dalam mengolah hasil ternak lokal menjadi produk pangan bergizi, tahan simpan, dan bernilai tambah, seperti abon sapi, nugget, rendang, bakso, ayam goreng, serta olahan susu. Metode pendekatan program meliputi pelatihan teknologi pengolahan pangan, penerapan sanitasi dan keamanan pangan, serta pendampingan manajemen produksi skala rumah tangga. Optimalisasi teknologi sederhana namun tepat guna mampu meningkatkan efisiensi pengolahan, memperpanjang umur simpan produk, dan menjaga kualitas gizi sebagai pangan darurat. Secara kuantitatif, program mendorong peningkatan keterampilan mitra, peningkatan volume dan ragam produk olahan, serta ketersediaan pangan bergizi siap saji di posko dan masyarakat terdampak. Hasil luaran kegiatan dalam video impact Youtube LPPM UGN, TV one Sumatera, dan media massa Waspada online menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengolahan hasil ternak, terbentuknya unit produksi pangan olahan berbasis desa, serta tersedianya produk daging dan susu yang layak konsumsi untuk mendukung layanan gizi kebencanaan. Program ini berimplikasi pada penguatan kemandirian desa, peningkatan kesiapsiagaan gizi bencana, dan pengembangan ekonomi lokal berkelanjutan di Desa Bandar Tarutung dan Desa Garoga