Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut penyudutan arah sinar terhadap kualitas citra radiografi vertebra servikal pada proyeksi Anterior-Posterior (AP) ke arah cephalad. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan dilaksanakan di Laboratorium Radiologi Politeknik Muhammadiyah Makassar. Objek penelitian berupa phantom servikal yang dipaparkan sinar-X dengan variasi sudut 0°, 5°, 10°, 15°, 20°, 25°, dan 30° menggunakan parameter eksposi yang seragam. Setiap citra radiograf dievaluasi oleh dua orang dokter spesialis radiologi berdasarkan tingkat keterbacaan struktur anatomi vertebra servikal menggunakan lembar penilaian terstandar. Data hasil penilaian dianalisis secara statistik menggunakan uji Friedman untuk mengetahui perbedaan kualitas citra antarvariasi sudut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kualitas citra radiografi akibat variasi sudut penyudutan (p < 0,05). Sudut 10° menghasilkan nilai rerata peringkat (mean rank) tertinggi sebesar 2,21, yang menunjukkan kualitas visualisasi anatomi paling optimal, dengan kontur tulang yang jelas, ruang antarvertebra terbuka, serta minimnya tumpang tindih struktur. Sebaliknya, sudut ekstrem seperti 25° dan 30° menunjukkan penurunan kualitas citra yang ditandai dengan elongasi bayangan dan berkurangnya kejelasan struktur anatomis. Dapat disimpulkan bahwa penyudutan sinar memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas citra radiografi servikal, dan sudut 10° merupakan sudut yang paling optimal pada proyeksi AP cephalad. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dalam praktik radiografi servikal untuk meningkatkan kualitas diagnostik sekaligus mengurangi potensi eksposi ulang.