Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASAS PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING DALAM PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH Shifa, Nabilla Nur; Sunarti, Titi; Amanda, Novia; Raisya, Putri; Ulwiyah, Shilfa Muhimatun
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v2i5.72243

Abstract

This article discusses the ideas and principles of guidance and counseling as guidelines for counselors in implementing school-based services. Applying these principles helps improve program effectiveness and supports students in understanding themselves better. The principles serve as a foundation to ensure that counseling services are conducted consistently, meet established standards, and help individuals make appropriate decisions. Key principles include openness, voluntariness, independence, dynamism, integration, normativity, professionalism, and tut wuri handayani. Overall, these principles provide practical recommendations to ensure that guidance and counseling services are delivered ethically, effectively, and in accordance with students’ developmental needs.
PEMBAYARAN KEMBALI OBJEK CESSIE PADA PENYELESAIAN PEMBIAYAAN DALAM PERJANJIAN HIWALAH: Analisis Kasus Pailit Bprs Hareukat Fauzan, Faisal; Raisya, Putri; Iqbal, Muhammad
Al-Iqtishadiah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Iqtishadiah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk penyelesaian pembiayaan bermasalah dalam perbankan syariah adalah melalui pengalihan piutang atau yang dikenal dengan Cessie. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan nasabah dalam melakukan pembayaran kembali objek cessie pada PT. BPRS Hareukat Lambaro pasca pailit, serta mengkaji kesesuaian praktik tersebut dalam akad Hiwalah berdasarkan perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan advokat pemegang cessie dan dokumentasi dari praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nasabah tidak mematuhi kesepakatan pembayaran kembali meskipun telah dilakukan penjadwalan ulang (rescheduling) oleh pihak kreditur baru. Upaya persuasif yang dilakukan seperti pemanggilan dan penawaran rescheduling belum membuahkan hasil optimal, sehingga ditempuh jalur somasi dan kemungkinan litigasi. Dalam perspektif syariah, mekanisme pengalihan piutang melalui cessie dapat dikategorikan sebagai bentuk Hiwalah al-haqq, yaitu pengalihan hak tagih kepada pihak lain yang sah secara hukum. Pihak kreditur baru tidak mengambil keuntungan dari proses ini dan lebih menekankan prinsip keadilan, tolong-menolong, dan transparansi dalam penagihan. Namun, realisasi pelunasan utang tetap bergantung pada iktikad baik debitur. Karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pendekatan keagamaan dalam meningkatkan kepatuhan nasabah terhadap pembayaran utang dalam sistem perbankan syariah.