Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analyzing Literacy Syntax With Effective Learning lsmahani, Siti; Fatmawati, Sri Ayu; Nasution, Khairika Fitria; Nurkhaliza, Intan Siti; Amanda, Novia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12206

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggali informasi tentang pembelajaran efektif mengenai materi sintaksis literasi, dengan pembelajaran tersebut juga dapat membuat siswa memahami kualitas penerapan pembelajaran yang dilakukan siswa dengan menitik beratkan pada teknik dan media dalam pembelajaran efektif, dengan hal tersebut juga Siswa dapat merespon terhadap materi yang kita ajarkan, pembelajaran dapat dikatakan efektif karena adanya pelaksanaan pembelajaran dan proses yang komunikatif. Metode penelitian yang kami gunakan adalah metode kualitatif berdasarkan analisis data deskriptif. Prosesnya dilakukan dengan memusatkan perhatian pada data yang kita jumpai. Pembelajaran yang efektif sangat berpengaruh dalam pembelajaran literasi sintaksis karena hal tersebut sangat penting.
Persepsi Publik Pada Flexing Marketing Owner Skincare Lokal di Platform Tiktok Amanda, Novia; Athaya, Nabila Dewi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexing marketing merupakan taktik pemasaran yang banyak digunakan saat ini. Teknik pemasaran ini menawarkan cara mudah bagi pelakunya untuk mendapatkan sorotan dan dikenal dengan cepat oleh masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa flexing marketing berkaitan dengan viral marketing yang banyak digunakan oleh merek-merek besar maupun kecil. Pada penelitian ini, budaya pamer kemewahan juga erat kaitannya dengan sisi kognitif individu yang membuat mereka tertarik pada barang-barang mewah dan kehidupan glamor para influencer dan content creator. Meskipun tidak menjamin akan membuat khalayak menjadi konsumen, penelitian kualitatif melalui berbagai jenis teknik pengumpulan data ini menunjukkan beberapa efek spesifik. Alasan pertama meneliti topik ini adalah rasa ingin tahu tentang seberapa besar peran flexing marketing yang sudah dikenal luas dalam persepsi masyarakat oleh pemilik skincare lokal Indonesia di platform TikTok. Pada bagian hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan tiga bagian yang berperan aktif dalam fenomena flexing marketing, meliputi bagaimana taktik ini berhubungan dengan viral marketing dan beberapa temuan utama.
Persepsi Publik Pada Flexing Marketing Owner Skincare Lokal di Platform Tiktok Amanda, Novia; Athaya, Nabila Dewi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexing marketing merupakan taktik pemasaran yang banyak digunakan saat ini. Teknik pemasaran ini menawarkan cara mudah bagi pelakunya untuk mendapatkan sorotan dan dikenal dengan cepat oleh masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa flexing marketing berkaitan dengan viral marketing yang banyak digunakan oleh merek-merek besar maupun kecil. Pada penelitian ini, budaya pamer kemewahan juga erat kaitannya dengan sisi kognitif individu yang membuat mereka tertarik pada barang-barang mewah dan kehidupan glamor para influencer dan content creator. Meskipun tidak menjamin akan membuat khalayak menjadi konsumen, penelitian kualitatif melalui berbagai jenis teknik pengumpulan data ini menunjukkan beberapa efek spesifik. Alasan pertama meneliti topik ini adalah rasa ingin tahu tentang seberapa besar peran flexing marketing yang sudah dikenal luas dalam persepsi masyarakat oleh pemilik skincare lokal Indonesia di platform TikTok. Pada bagian hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan tiga bagian yang berperan aktif dalam fenomena flexing marketing, meliputi bagaimana taktik ini berhubungan dengan viral marketing dan beberapa temuan utama.
Pemaknaan Publik terhadap Perilaku Flexing oleh Pemilik Merek Skincare Lokal dalam Perspektif Literasi Digital Amanda, Novia; Athaya, Nabila Dewi; Boer, Rino Febrianno
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i2.5454

Abstract

This study aims to analyze how audiences interpret the flexing content of a local skincare brand owner and the role of digital literacy in this process. Using a qualitative netnographic approach, data was obtained through analysis of the brand owner's TikTok content and in-depth interviews with four informants who are both audience members and consumers. The results show that flexing as a symbolic branding strategy is interpreted in various ways, ranging from admiration to suspicion. Digital literacy plays a crucial role in filtering information, assessing content credibility, and influencing purchasing decisions. The contrasting reactions in netizen comments confirm that digital literacy levels determine how society, particularly the lower-middle class, forms perceptions of flexing practices on social media.
Penerapan MobileNetV2 untuk Klasifikasi Kondisi Buah Alpukat Mentega Amanda, Novia; Wulanningrum, Resty; Sahertian, Julian
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 9 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/bp5fen81

Abstract

Persea Americana MillĀ (Buah Alpukat Mentega) adalah salah satu jenis buah yang disukai dengan ciri khas daging tebal, lembut serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kelayakan buah alpukat mentega sangat berdampak pada harga jual dan pendapatan petani. Penyortiran yang dilakukan secara manual oleh petani sering kali tidak akurat sehingga mampu meningkatkan potensi kesalahan klasifikasi serta kerugian bagi para petani. Penelitian ini menggunakan arsitektur dari Convolutional Neural Network (CNN) yaitu MobileNetV2 untuk mengembangkan suatu sistem klasifikasi kelayakan buah alpukat mentega berdasarkan kondisi dan tampilan kulit buah pada citra. Model MobileNetV2 dilatih menggunakan citra alpukat yang telah diproses dan diklasifikasikan ke dalam tiga kelas, yaitu alpukat layak, alpukat busuk dan alpukat hama. Hasil klasifikasi menunjukan akurasi 98% epoch 10 batch size 32. Ini membuktikan bahwa arsitektur MobileNetV2 memiliki potensi tinggi untuk mengklasifikasikan kondisi buah alpukat mentega secara optimal sehingga mampu menekan kerugian petani akibat kesalahan klasifikasi serta dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil panen buah alpukat mentega.
Persepsi Publik Pada Flexing Marketing Owner Skincare Lokal di Platform Tiktok Amanda, Novia; Athaya, Nabila Dewi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flexing marketing < em>merupakan taktik pemasaran yang banyak digunakan saat ini Teknik pemasaran ini menawarkan cara mudah bagi pelakunya untuk mendapatkan sorotan dan dikenal dengan cepat oleh masyarakat Penelitian ini juga menemukan bahwa flexing marketing < em>berkaitan dengan viral marketing< em> yang banyak digunakan oleh merek merek besar maupun kecil Pada penelitian ini budaya pamer kemewahan juga erat kaitannya dengan sisi kognitif individu yang membuat mereka tertarik pada barang barang mewah dan kehidupan glamor para influencer < em>dan content creator< em> Meskipun tidak menjamin akan membuat khalayak menjadi konsumen penelitian kualitatif melalui berbagai jenis teknik pengumpulan data ini menunjukkan beberapa efek spesifik Alasan pertama meneliti topik ini adalah rasa ingin tahu tentang seberapa besar peran flexing marketing< em> yang sudah dikenal luas dalam persepsi masyarakat oleh pemilik skincare < em>lokal Indonesia di platform < em>TikTok Pada bagian hasil penelitian dan pembahasan ditemukan tiga bagian yang berperan aktif dalam fenomena flexing marketing< em> meliputi bagaimana taktik ini berhubungan dengan viral marketing< em> dan beberapa temuan utama < p>